Kamis, 10 Januari 2008

Rumah Aman untuk Anak

Rumah Aman untuk Anak

Menjadi kewajiban orang tua untuk menciptakan suasana rumah yang nyaman, aman, dan tidak mendatangkan petaka bagi si kecil. Rumah sebaiknya diatur sedemikian rupa agar si kecil bias bebas beraktifitas dan orang tua dapat memonitor semua kegiatannya.

Berikut beberapa tips agar rumah tetap aman:

Ruang tidur, di lantas atas

1.Usahakan jendela dapat dibuka dari sebelah atas. Kunci jendela yang bisa dijangkau oleh si kecil karena hal ini bisa membahayakan. Tanpa sepengetahuan orang lain, ada kemungkinan ia coba-coba membuka jendela.

2.Pastikan semua jendela aman. Jika perlu pang teralis, agar si kecil bisa membuka jendelanya, toch� dia tidak mungkin keluar dari jendela tersebut.

3.Hindari meletakkan parfum, pewarna kuku, benda tajam, dan obat-obatan di dalam kamar. Selain kamarnya sendiri, si kecil tentu ingin bisa bermain di seluruh ruangan di rumah, termasuk kamar ayah ibunya atau kakak-kakaknya. Pastikan bahwa barang-barang berbahaya tersebut berada jauh dari jangkauannya.

4. Periksa karpet agar tidak membuat si kecil tersandung. Atau jika karpet di rumah bukan merupakan benda atau hiasan ruangan yang terlalu penting, lebih baik gulung karpet untuk sementara waktu.

5. Periksa kabel-kabel dari meja ke stop kontak agar tidak terlalu panjang. Stop kontak yang letaknya bisa dijangkau oleh si kecil sangat berbahaya. Jika di rumah Anda ada stop kontak yang letaknya bisa dijangkau oleh si kecil, lebih baik ditutup dengan plester jika sedang tidak digunakan.

6. Usahakan semua perhiasan, obat, korek api tidak tergeletak sembarangan.


Lemari

1. Lepaskan pembungkus plastik pakaian dari laundry
2. Letakkan butiran kapur barus jauh dari jangkauan si kecil
3. Bila koper atau kotak sepatu disimpan dalam lemari, jaga agar tetap teratur dan seimbang.

Kamar mandi

1. Periksa semua pintu. Apakah sudah agak sulit membuka/menutupnya? Bila ya, segeralah perbaiki untuk menghindari seseorang terkunci di dalamnya

2. Jika Anda menyimpan kotak obat dalam kamar mandi, sebaiknya selalu dalam keadaan terkunci.

3. Jika di bawah wastafel ada lemari penyimpan, hindari digunakan untuk menyimpan cairan pembersih kaca, toilet, keramik atau bak mandi.

4. Hindari memasang alat pembersih permanen dalam toilet Anda. Karena si kecil tertarik akan cairan-cairan yang berwarna.

5. Jika anda sedang mengisi bath tub, jangan sampai si kecil luput dari pengawasan. Si kecil bisa terbakar bila airnya terlalu panas atau jatuh ke dalam bath tub.

6. Periksa keset, agar si kecil tidak tersandung.

7. Pastikan tempat sampah Anda memiliki penutup yang rapat.

8. Tutuplah kran air serapat mungkin, karena si kecil senang bermain-main dengannya.

9. Letakkan alat-alat listrik sejauh mungkin dari air.

10. Letakkan keset anti selip pada dasar bath tub atau di bawah pancuran.



Dikutip dari Majalah BundaBalita edisi 25 Mei-24Juni 2003
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

1 komentar:

  1. beberapa tambahan tips utk home safety:
    - pintu penghalang di depan tangga yg bisa diselot, agar anak balita tidak nyelonong naik.
    - letak kompor harus cukup tinggi agar jika sedang memasak tidak akan terjangkau anak. Bisa gunakan model standing oven atau jika kompor biasa harus ditaruh di atas meja semen.

    -hendarwin@yahoo.com-

    BalasHapus