Tampilkan postingan dengan label Model Rumah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Model Rumah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 Maret 2008

Mimar Sinan Arsitek Ulung dari Turki

Mimar Sinan Arsitek Ulung dari Turki

Selama empat priode kepemimpinan para penguasa itu, Sinan bertanggung jawab untuk membangun dan mengawasi setiap pembangunan di Kesultanan Ottoman.

Kerajaan Usmani Turki mewariskan begitu banyak karya arsitektur bersejarah. Masjid, gedung, sekolah hingga jembatan yang dibangun pada era kejayaan Usmani pada abad ke-16 M itu menjadi saksi bahwa Islam menguasai bidang arsitektur dan sudah memiliki arsitek-arsitek ulung.

Sederet bangunan bersejarah warisan Daulah Usmani itu tercatat merupakan karya Mimar Sinan (1489 M - 1588 M). Dialah arsitek Muslim termasyhur abad ke-16 M. Setengah abad masa hidupnya diabdikan untuk dunia arsitektur Islam. Selama masa hidupnya, tak kurang dari 476 struktur arsitektur telah diciptakan Sinan.

Tak heran, jika sejarawan arsitektur terkemuka dari Washington State University, Henry Matthews, mengagumi kehebatan Sinan. Menurut dia, arsitek Muslim dari Turki itu sebanding kehebatannya dengan arsitek terkemuka asal Italia mulai dari Brunelleschi hingga Michelangelo. Sinan merupakan arsitek terhebat pada periode klasik.

Sinan merupakan arsitek kepala dan insinyur teknik sipil pada kesultanan Usmani mulai dari 1538 hingga 1588 M. Dia mendedikasikan dirinya untuk membangun kota Istanbul di bawah empat era kepemimpinan sultan, yakni: Salim I, Sulaiman I, Salim II, dan Murad III.

Selama empat periode kepemimpinan para penguasa itu, Sinan bertanggung jawab untuk membangun dan mengawasi setiap pembangunan di Kesultanan Ottoman. Masjid Salim di Edirne serta Masjid Sulaiman di Istanbul merupakan masterpeice sang arsitek ulung. Sinan juga banyak mendidik dan membina arsitek terkemuka, salah satunya Sedefhar Mehmet Aga - arsitek Masjid Sultan Ahmad.

Kehebatan Sinan tak cuma sekedar mitos. Di perpustakaan Istana Topkapi, tiga catatan singkat kisah kehebatan Sinan masih tersimpan. Dalam catatan itu, Sinan berkisah kepada temannya Mustafa Sai tentang sejarah masa kecil serta karirnya di dunia militer.

Menurut dokumen itu, Mimar terlahir pada 15 April 1489 M di sebuah kota bernama Agirnas (sekarang Mimarsinakoy) terletak di Anatolia - dekat Kayseri sebuah provinsi yang dikuasai Sultan Salim II. Saat lahir, dia menganut agama Kristen. Salah satu impian Sinan muda adalah bersekolah di Imperial Enderun College yang terdapat di Istana Topkopi.

Namun, cita-citanya itu tak pernah kesampaian, karena Sinan tak diterima di sekolah itu. Semangat belajarnya yang begitu tinggi mengantarkannya ke Ibrahim Pasha School yang dikelola Grand Vizier Ibrahim Pasa. Kemungkinan, dia memeluk agama Islam dan mendapat nama Sinan saat studi di sekolah itu.

Awalnya dia menimba ilmu perkayuan dan matematika. Otaknya yang encer serta ambisinya yang besar membuatnya dipercaya sebagai asisten seorang asisten terkemuka. Dari arsitek itulah, dia banyak menimba ilmu. Berbilang tiga tahun, dia telah menjadi seorang insinyur arsitektur yang berbakat dan terampil.

Pada saat yang bersamaan, Sinan mengikuti latihan wajib militer di Kesultanan Usmani selama enam tahun. Dia lalu bergabung dalam Korps Janissary. Menurut beberapa sumber, Sinan menyaksikan peristiwa penaklukkan Belgrade oleh Usmani Turki. Dalam perang Mohak, Sinan menjadi anggota kavaleri.

Sinan lalu dipromosikan menjadi kapten pengawal istana. Tak lama kemudian, dia memimpin korps infanteri perwira. Lalu dia ditugaskan di Austria untuk memimpin pasukan. Sinan pun sangat mahir menembakkan meriam. Sebagai seorang yang juga menguasai arsitektur, dalam menembak Sinan mempelajari struktur terlemah untuk meruntuhkan sebuah bangunan.

Pada 1535 M, Sinan ikut serta ke Baghdad sebagai komandan pasukan istana. Dua tahun kemudian, dia juga bergabung dalam ekspedisi ke Corfu, Apulia hingga ke Moldavia. Selama masa ekspedisi militer itu Sinan tak hanya dikenal sebagai penembak jitu, namun juga seorang arsitek yang terampil dan ahli.

Saat pasukan Usmani menguasai Kairo, Sinan dipromosikan sebagai pimpinan arsitek. Dia diberi hak khusus untuk merobohkan bangunan-bangunan di kota yang ditaklukan - tentunya yang tak sesuai dengan rencana kota. Saat bertugas di Timur, Sinan ikut membangun benteng pertahanan dan jembatan. Salah satunya jembatan menuju Danube.

Sinan juga begitu ahli mengubah arsitektur gejera menjadi masjid. Bahkan, pada 1535 M, dia sempat membuatkan kapal untuk tentara dan pasukan meriam yang akan melintasi Danau Van. Ketika Aelebi Latfi Pasha menjadi Grand Vizier pada 1539 M, Sinan diangkat menjadi arsitek di Istanbul. Inilah awal kariernya sebagai arsitek sebenarnya.

Tugas utama yang harus diembannya adalah mengawasi pembangunan dan masuknya barang-barang di Kesultanan Usmani. Selain itu, Sinan juga bertanggung jawab untuk mendesain dan membangun sarana publik seperti, jalan, irigasi atau saluran air, dan jembatan. Kewenangannya semakin besar setelah diangkat menjadi Ketua arsitek istana.

Di awal kariernya sebagai arsitek, Sinan banyak berhubungan dengan pembangunan arsitektur kubah tradisional. Sebagai seorang tentara sekaligus, pendekatan arsitekturnya lebih pada sudut pandang empiris dibandingkan teoritis. Dia lalu mulai bereksperimen dengan desain dan teknik struktur kubah tunggal dan banyak kubah.

Sinan mencoba menghasilkan sebuah geometri baru yang murni, sebuah rasionalitas dan integritas spasial dalam desain dan struktur masjid. Lewat upaya itu, dia menunjukkan kreativitas dan harapannya untuk menciptakan sebuah kesatuan ruang yang jelas. Sejak itu, Sinan juga mulai mengembangkan serangkaian kubah yang bervariasi.

Kubah dan lengkungan yang didesain membengkok. Namun, dia menghindari elemen-elemen curvilinear dalam desainnya. Sinan lebih memilih mengubah lingkaran kubah ke dalam sebuah segi-empat , persegi enam, atau sistem persegi delapan. Sinan memang dikenal amat jenius dalam mengorganisasi ruang dan penciptaan resolusi tegangan lewat desain. Sinan tutup usia pada 17 Juli 1588 M.

Masterpiece
Sang Perwira Arsitek

*Periode 1538 M -1550 M
Selama periode ini, Sinan melanjutkan model arsitektur tradisional Usmani. Namun, secara bertahap dia juga mulai mengeksplorasi kemampuannya di bidang arsitektur. Selama bertugas sebagai tentara, dia banyak mempelajari arsitektur monumen di kota-kota Eropa dan Timur Tengah yang ditaklukkan Daulah Usmani.

Pada periode ini, dia mencoba membangun sebuah monumen penting yakni, Masjid Hasrev Pasha dan dua madrasah di Aleppo. Bangunan itu dibangun pada musim dingin tahun 1536 M - 1537 M. Ketika pertama kali diangkat menjadi arsitek kesultanan, Sinan membangun kompleka Haseki Hrrem yang sederhana untuk isteri Sultan Sulaiman.

Sinan juga membangun makam Laksamana Besar Hayreddin Barbosa pada 1541 M. Dia juga membangunkan sebuah masjid dengan madrasah atas perintah satu-satunya anak perempuan Sultan Sulaiman, Mihrimah Sultana. Bangunan itu juga dilengkapi dapur atau imaret.

Sultan Sulaiman memerintahkan Sinan untuk membangun sebuah masjid untuk mengenang anaknya Sehzade Mehmet yang meninggal pada usia 21 tahun. Padahal, saat itu Sinan tengah membangun Masjid Iskele. Menurut para sejarawan Masjid Sehzade merupakan karya terbesar (masterpiece) pertama Sinan.

Sinan lalu mewujudkan obsesinya untuk membangun masjid berkubah besar dengan mendirikan Masjid Fatih Pasha di Diyarbakir dan Masjid Piri Pasha di Haskay.

*Periode 1550 M - 1570 M
Sultan Sulaiman memerintahkan Sinan untuk membangun masjid lagi pada tahun 1550 M. Masjid yang kemudian dikenal dengan nama Masjid Sulaiman itu dibangun dengan dana yang begitu besar. Sulta menginginkan di sekitar masjid itu juga dilengkapi dengan empat sekolah, dapur, rumah sakit, rumah sakit jiwa, sebuah hamam, dan hospice bagi para penjelajah.

Saat itu, Sina sudah menjadi pemimpin arsitek istana. Ia mulai dibantu asisten. Masjid itu dibangun dala waktu tujuh tahun. Inilah masid pertama dengan atapnya berbentuk setengah kubus. Sinan terinspirasi dari desain Hagia Sophia.

Antara 1553 M - 1555 M, Sinan membangun sebuah masjid di Besiktas. Pada 1556 M, Sinan membangun tempat mandi bernama Haseki Harrem Hamam untuk mengganti tempat mandi antik Baths of Zeuxippus. Itulah tempat mandi yang paling indah yang dibangun Sinan.

Sekitar tahun 1559 M, dia membangun madrasah Cafer Aga. Pada tahun yang sama dia juga membangun sebuah masjid kecil untuk Iskender Pasha di Kanlika, sebelah Bosphorus. Pada 1561 M, ketika Rastem Pasha meninggal dunia, Sinan pun membangun Masjid Rastem Pasha. Sinan juga membangun masjid di Istanbul untuk Zal Mahmut Pasha antara 1560 M - 1566 M.

* Periode 1570 M - 1588 M
Sinan membangun Masjid Sokollu Mehmet Pasa di Istanbul (1571 M - 1572 M) dan Masjid Salim di Edirne 1575 M. Dalam buku biografinya berjudul "Tezkiret Al Bayan", Sinan mengaku bahwa Masjid Salim merupakan karya terbesarnya (masterpiece).

Dedikasi Setengah Abad

Lima puluh tahun lamanya Sinan mencurahkan pikirannya untuk membangun Kerajaan Usmani. Menurut Tazkirat Al-Abniya - daftar resmi hasil kerjanya - Sinan menyatakan telah membangun dan mengawasi 476 bangunan. Sebuah pencapaian yang begitu luar biasa.

Meski karya-karyanya tela berumur hampir lima abad, namun tak kurang dari 196 bangunan yang dibangun dan disupervisinya masih tetap eksis hingga saat ini. Memang tak semua bangunan dibangunnya sendiri. Untuk pembangunan gedung yang terbilang kurang penting dia mendelegasikannya kepada asistennya.

Dari 476 bangunan yang dibangunnya itu terdiri dari, 94 bangunan masjid besar, 57 gedung sekolah, 52 bangunan masjid kecil, 48 tempat pemandian, 35 istana, 22 makam, 20 caravanserai, 17 dapur umum, delapan jembatan, delapan gudang penyimpanan, tujuh madrasah, enam pengatur air, dan tiga rumah sakit.

Beberapa karya Sinan: Masjid Azapkapi Sokullu di Istanbul; Masjid Salim di Edirne; Kompleks Salaiman ; Kompleks Kilic Ali Pasha; Kompleks Molla Celebi; Tempat mandi Haseki; Masjid Piyale Pasha; Masjid Sehzade; Kompleks Mihrimah Sultan di Edirnekapi; Jembatan Mehmed Pasa Sokolovic di Visegrad; Masjid Nisanci Mehmed Pasha; Masjid Rastem Pasha; Masjid Zal Mahmud Pasha; Masjid Kadirga Sokullu; Masjid Koursoum atau masjid Usman Shah di Trikala; Al-Takiya Al-Suleimaniya di Damascus; Madrasah Yavuz Sultan Selim; Jembatan Mimar Sinan di Bayakaekmece. sumber: Republika



Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Minggu, 02 Maret 2008

Agar Senyaman Kamar Hotel Berbintang

Agar Senyaman Kamar Hotel Berbintang

Jangan asal memilih perabot. Salah pilih, bisa-bisa kamar Anda terasa sumpek dan berantakan. Sayang sekali, kan?


Tak perlu mengeluarkan banyak uang hanya untuk menikmati kenyamanan kamar di hotel berbintang. Ya, karena Anda bisa menciptakannya sendiri. Hadirkan kenyamanan ala hotel berbintang itu dengan cara mendesain dan menata ruang tidur Anda sebaik mungkin. Bagaimana caranya?

Sejatinya, tidak sulit menciptakan 'kamar hotel' di rumah kita. ''Kuncinya, kamar harus didesain terlebih dahulu sebelum memasukkan perabotan ke dalamnya,'' kata desainer interior, Rani Anggraeni. Setelah itu, barulah memilih furnitur dan aneka perlengkapan lain yang sesuai.

Untuk furnitur, pilih furnitur yang fungsional, nyaman, dan bergaya. Jadi, jangan asal memasukkan perabotan ke kamar. Hal itu bisa membuat kamar terlihat sumpek, sempit, dan berantakan. Memilih tempat tidur misalnya, jangan sekadar suka pada modelnya, tapi sesuaikan pula dengan ukuran kamar. Jangan hanya terpaku pada model juga berlaku ketika Anda memilih kasur.

Apalagi kasur merupakan perlengkapan paling penting di ruang tidur. Apalah artinya tempat tidur indah dan mahal, jika kasurnya tak mampu memberi kenyamanan pada Anda saat merebahkan badan. ''Yang penting, kasur harus bisa membuat si pemilik kamar beristirahat dengan nyaman.'' Penulis buku Ide Unik Dekorasi Interior ini menambahkan, lengkapi tempat tidur dengan bed cover, seprai, dan sarung bantal dari bahan lembut dan halus. Pilih warna yang sesuai dengan warna dinding.

Letakkan meja kecil di sisi kiri dan kanan tempat tidur. Fungsinya untuk meletakkan lampu. Di sudut ruangan, tempatkan kursi santai plus meja kecil untuk menulis atau sekadar menaruh secangkir teh. Malam hari ketika Anda belum mengantuk, kursi santai ini bisa menjadi tempat yang nyaman untuk membaca buku.

Suka menonton televisi? Tak ada salahnya menghadirkan peranti elektronik ini di ruang tidur Anda. ''Keberadaan televisi di kamar bukan sesuatu yang mengganggu asal peletakannya sesuai,'' kata Rani. Televisi bisa diletakkan di meja. Televisi layar datar dan amat tipis (LCD TV) yang sedang 'in' saat ini boleh Anda pilih. Selain tidak makan tempat, desain televisi mutakhir ini juga keren. Tampilan kamar tidur Anda pun menjadi lebih elegan karena kehadirannya.

Pencahayaan
Pencahayaan bisa menambah dimensi dan kesan drama pada sebuah ruang. Tak terkecuali pada ruang peraduan Anda. Rani, lulusan Fakultas Arsitektur Universitas Indonesia, menekankan, pencahayaan di kamar jangan hanya bersumber dari satu titik, melainkan dari berbagai titik. Ada lampu baca di sisi kiri dan kanan tempat tidur, ada pula lampu di sudut ruangan dan area tempat duduk. Pencahayaan di berbagai titik ini membuat ruangan terasa berimbang, hangat, dan nyaman.

Untuk menambah kesan mewah dan hangat, pasang lampu bercahaya kuning. Sementara cahaya lampu putih lebih cocok untuk kamar tidur berkonsep minimalis. Boleh juga menghadirkan cahaya warna-warni yang lembut. Cahaya ini menumbuhkan kesan futuristik pada kamar tidur Anda. Mana yang Anda pilih? Tentu pilih yang sesuai dengan tema dan nuansa yang ingin Anda hadirkan di ruang tidur.

Bagaimana dengan warna dinding? ''Ini tergantung pada selera si penghuni,'' tutur Rani. Namun, karena kamar tidur merupakan tempat untuk beristirahat, sebaiknya pilih warna-warna teduh dan alami. Hanya saja, ada kalanya orang menggemari warna yang gelap, atau sebaliknya mencolok (ngejreng). Boleh-boleh saja membalurkan warna-warna itu, asalkan tidak diaplikasikan secara merata ke seluruh ruangan. Jadi, tampilkan saja warna gelap atau mencolok tadi sebagai aksen di salah satu bagian kamar. Di hotel, kamar biasanya tampil dengan satu warna untuk menumbuhkan kesan sunyi dan tenang.

Seperti halnya dinding, lantai pun disarankan menggunakan warna-warna lembut. Hindari melapisi permukaan lantai dengan karpet. Sebab, karpet akan membuat ruangan terlihat lebih sempit. Namun, pada ruang tidur yang cukup luas, karpet tebal nan lembut bisa dihamparkan di sudut ruangan di bawah tempat duduk.

Jendela
Jangan sepelekan jendela kamar. Dari jendela inilah, cahaya matahari bisa menerangi kamar Anda di siang hari. Dari jendela ini pula, Anda bisa melepas pandangan ke luar kamar. Selain fungsinya yang penting ini, jendela memiliki nilai estetika yang tinggi bagi ruang tidur Anda. Penampilan jendela yang cantik, tentu menambah cantik pula ruang pribadi Anda ini.

Agar terlihat lebih cantik, hiasi jendela dengan tirai yang menarik. ''Pilih tirai jendela yang senada dengan warna dinding dan sesuai pula dengan tema kamar tidur yang Anda inginkan, apakah tema klasik atau modern,'' saran Rani.

Untuk tampilan yang mewah, Anda bisa memilih tirai dari bahan sutera, linen, atau rami. Di hotel berkelas, tirai biasanya dibuat dari bahan yang tebal untuk memberi kegelapan total ketika tirai ditutup.

Satu hal lagi yang tak boleh dilupakan jika menginginkan kamar seindah dan senyaman hotel berbintang adalah aksesori. Tapi ingat, pemberian aksesori jangan terlalu ramai. ''Aksesori yang kelewat ramai membuat ruangan terlihat padat,'' tutur ibu dua anak ini.

Rani pun memberi contoh. Letakkan vas transparan berisi bunga segar di atas meja kecil di sisi tempat tidur. Kehadiran bunga akan menimbulkan kesan fresh dan natural. Punya koleksi foto pribadi dan keluarga? Coba tata seapik mungkin di atas meja. Dan agar dinding tidak terkesan kosong, hias dengan lukisan berukuran sedang.

Dengan tatanan kamar tidur yang 'wah' seperti ini, rasanya Anda bakal makin betah berada di kamar. Ya, karena kamar tidur Anda telah senyaman kamar hotel berbintang.

Jasa Desain Interior Rumah


Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Jumat, 08 Februari 2008

Kehangatan Elemen Kayu dalam Hunian Country

Kehangatan Elemen Kayu dalam Hunian Country

Chaerunnisa - Okezone


Jasa Arsitek Rumah Minimalis

PENERAPAN gaya country yang menonjolkan material kayu sebagai unsur utama dapat memberikan kenyamanan dan kehangatan pada sebuah hunian. Pengaplikasian hunian dengan langgam ini mampu memberi sentuhan yang pas ke seluruh ruangan.

Gaya country pada umumnya digunakan di rumah-rumah di daerah dekat hutan, yang letaknya berada di luar kota. Biasanya untuk mewujudkan gaya seperti ini, orang-orang banyak yang memanfaatkan material kayu sebagai elemen interior rumah. Mereka percaya bahwa tekstur dan guratan pada kayu dapat melengkapi kesan kesejukan dan keharmonisan rumah.

Selanjutnya, terkait dengan dampak global warming (pemanasan global) yang kian terasa di seluruh muka bumi ini, hunian bergaya country yang banyak menerapkan kayu sebagai elemen pembentuknya sering dianggap berpotensial menjadi penyebab pemanasan global. Maka untuk menguranginya, terdapat beberapa poin yang dapat dilakukan, yaitu dengan menata hunian country semaksimal mungkin.

Menurut pemerhati lingkungan yang juga arsitek lansekap, Nirwono Yoga, yang dihubungi okezone melalui telepon genggamnya, Rabu (6/2/2008), rumah country memang masuk kategori rumah ramah lingkungan. Namun, kategori ramah lingkungan itu bila jumlah kayu dalam negeri itu tercukupi alias tidak mengimpor dari luar negara lain.

"Rumah country termasuk kategori rumah ramah lingkungan bila pengadaan kayu didapat dari lingkungan sekitar," papar pria yang baru mengeluarkan buku berjudul "Komedi Lenong Satire Ruang Terbuka Hijau".

Selain itu, Nirwono juga menyebutkan jika pemakaian kayu yang berkaitan dengan produksi dan siklusnya tetap berjalan dan berkesinambungan sah-sah saja digunakan. Karena kayu yang ditanam itu pasti akan digunakan lagi.

Menurut arsitek lansekap yang tergabung dalam Ikatan Arsitek Lansekap Indonesia (IALI), sejelek-jeleknya material dari kayu pasti tetap akan lapuk dan kembali ke tanah.

"Desain rumah yang menggunakan material kayu pasti akan lebih hangat dan lentur karena memiliki intensitas yang tinggi," ucap pria low profile ini.

Menurutnya lagi, material kayu memiliki tekstur yang mudah dipecahkan oleh tukang sehingga lebih murah dalam pengerjaannya. Sisi menarik lainnya adalah kayu dapat diproses dengan diukir menjadi seni dekoratif yang mempercantik tampilan hunian country Anda.

Sementara itu, bila dikaitkan dengan iklim tropis di Indonesia, hunian country yang menggunakan banyak elemen kayu cocok diterapkan bila memakai model panggung.

"Rumah kayu untuk iklim tropis cocok dengan rumah panggung tradisional, seperti yang diterapkan di Sumatera, Kalimantan, dan daerah lain. Jadi atmosfer lokal lebih terasa di sini," pungkas pria ramah ini.
(tty)

Jasa Arsitek Rumah Minimalis


Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Senin, 04 Februari 2008

Rumah Minimalis ala Indonesia

Rumah Minimalis ala Indonesia
Agustus 31, 2007

TREN arsitektur di Sulsel saat ini cenderung melirik kembali gaya rumah minimalis. Bahkan lebih spesifik, minimalis ala Indonesia. Rumah Minimalis ala Indonesia
Bagaimana model minimalis ala Indonesia? Ketua Ikatan Arsitektur Indonesia Sulsel, Ir Muaz Yahya mengungkapkan, gaya minimalis Indonesia itu cenderung bergaya tropis, tetapi tetap mempertahankan gaya minimalis.

Gaya minimalis dapat dipetakan dalam dua kelompok, yakni gaya minimalis yang diusung masyarakat ekonomi menengah ke bawah dan masyarakat ekonomi ke atas.

Ekonomi ke bawah, kata Muaz, memilih rumah dengan gaya minimalis dengan tujuan penghematan pada faktor biaya, dengan menonjolkan clean arsitektur tanpa ornamen-ornamen yang menambah pembengkakan biaya.

Sedangkan masyarakat menengah ke atas, desain minimalis tetap mengusung clean arsitektur dengan tetap membatasi ornamen-ornamen. Hanya saja, rumah minimalis kalangan menengah ke atas lebih mengutamakan kualitas. “Jadi walaupun terlihat sederhana, namun tinggi biayanya,” katanya.

Menurut Muaz, kecenderungan dunia properti saat ini, akan lebih diutamakan pada gaya minimalis. Alasannya, nilai praktis dan sederhana yang ditawarkan gaya minimalis mendapat perhatian cukup tinggi, di tengah merangkaknya bahan baku bangunan saat ini.

Adopsi dari Eropa

RUMAH dengan gaya minimalis pada dasarnya berasal dari Eropa yang diadopsi masuk ke Indonesia. Hanya, gaya minimalis Eropa, lebih berbentuk kubus, tanpa menggunakan atap. Ia juga simple dan praktis tanpa sekat-sekat.

Awalnya, menurut Muaz, kalangan arsitektur melihat gaya tersebut di tengah krisis moneter melanda Indonesia. Kalangan arsitek kemudian mensiasatinya agar kebutuhan perumahaan tetap terpenuhi.

Alhasil, gaya minimalis di usung ke Indonesia, dengan menambah sedikit gaya Tropis. “Karena kita gaya Tropis, maka rumah minimalis di Indonesia, tetap berbentuk kubus tapi ditambah atap segitiga di atasnya yang berfungsi sebagai arus aliran hujan,” kata Muaz.

Rumah minimalis akhirnya menjadi tren dan diminati semua kalangan. Bahkan justru secara tidak sengaja menjadi tren. Maklum, rumah bergaya minimalis lebih mudah perawatannya dan praktis untuk dibersihkan.

Minimalis Lebih Multifungsi

KONSEP rumah minimalis lebih multifungsi. Desain rumah minimalis lebih pada rumah tanpa sekat. Sehingga, suatu ruangan dapat dengan mudah untuk difungsikan berdasarkan selera pemiliknya.
Rumah minimalis sudah meninggalkan ornamen-ornamen karena cenderung mahal dan merepotkan. Karena pada dasarnya konsep minimalis lebih menawarkan kenyamanan, dan praktis dalam perawatannya.
Menurut Muaz, saat ini tidak hanya rumah yang ideal bergaya minimalis, kantorpun sangat memungkinan untuk bergaya minimalis. Sebab gaya minimalis, lanjut Muaz, dapat didesain pada rumah atau ruangan dengan tipe apa saja.
“Minimalis itu cocok untuk semua tipe rumah,” katanya.
Di Makassar, konsep rumah minimalis cukup banyak ditemukan. Seperti yang dikembangkan di kawasan Panakkukang sebagai konsep town house.
Perkembangan tersebut, kata Muaz, mengisyaratkan apresiasi arsitektur Sulsel yang tinggi terhadap tren rumah.


Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Kamis, 31 Januari 2008

Kredenza, Furnitur Mini yang Multifungsi

Kredenza, Furnitur Mini yang Multifungsi


MELETAKKAN pernak-pernik atau hiasan di atas kredenza tidak bisa asal asalan. Perlu trik agar penghias interior rumah ini terlihat cantik dan menawan. Banyak orang yang kurang akrab dengan sebutan kredenza pada penamaan sebuah furnitur.

Padahal, sebagian besar ruangan di setiap rumah terdapat kredenza sebagai elemen interior ruangannya. Walau furnitur mini ini sering luput dari perhatian orang, penataannya tetap harus diperhatikan. Sebenarnya jenis furnitur yang satu ini biasa ada di ruangan pada rumah Anda. Peran kredenza yang sangat fungsional membuat furnitur ini menjadi salah satu item yang harus Anda miliki dalam rumah. Kredenza mempunyai beberapa fungsi yang dapat Anda manfaatkan.

”Kredenza berfungsi sebagai tempat penyimpanan sekaligus menjadi dekorasi sebuah ruangan,” sebut desainer interior Timothy Iddo Malachi. Hal senada juga diutarakan desainer interior Erfiena.” Selain sebagai tempat penyimpanan (storage), kredenza juga dapat menjadi aksen atau pemanis sebuah ruangan dan tempat meletakkan pajangan,”ucapnya. Dalam sebuah rumah, kredenza sangat diandalkan untuk menaruh dan menyimpan berbagai jenis barang. Baik itu hanya benda-benda kecil (pernak-pernik) maupun barang-barang yang penting dan berukuran besar, misalnya televisi.

Kredenza sangat sesuai diletakkan di ruang keluarga atau di ruang makan berukuran luas.Sebenarnya,furnitur mini ini dapat diletakkan di ruangan apa saja. ”Tapi, penempatannya di ruang mana tergantung dari model dan desain kredenza itu sendiri seperti apa,”papar Erfiena dari Celta Ferer Interior Design & Furniture. Dilihat sekilas, kredenza memiliki bentuk yang sama dengan lemari pakaian. Namun, ukuran kredenza jauh lebih kecil daripada lemari.

”Rata-rata ukuran kredenza itu tingginya sekitar satu meter dengan dua sampai empat pintu,” kata Timothy yang akrab dipanggil Timmy. Menurut Timmy yang mengelola blog igloodesigndecor. multiply.com, fungsi kredenza yang diletakkan di ruang makan tak jauh beda dengan fungsi kredenza di ruangan lain.Fungsinya adalah untuk menyimpan peralatan makan atau bisa juga menjadi tempat menaruh hidangan saat acara jamuan makan. Kredenza juga klop diletakkan di ruang foyer, area khusus dalam rumah yang berfungsi sebagai ruang transisi sebelum memasuki ruang tamu.

Di sinilah kredenza menjadi point of interestsebu interestsebuah ruangan. Karena itulah harus ditata seapik mungkin mengingat letak foyer berada di urutan pertama di dalam rumah. Walaupun bentuk dan tingginya itu termasuk ”mini”, ukuran kredenza tersebut berbanding terbalik dengan perannya yang besar. Lagi pula kehidupan rumah tangga pasti memerlukan sebuah benda yang dapat menyimpan berbagai macam barang. Kredenza itu penting tidak penting karena kembali lagi ke kebutuhan penghuninya.

Meski begitu,tak bisa dimungkiri kalau setiap penghuni rumah memang memerlukan kredenza karena multifungsi,” kata Erfiena yang sudah bergabung di Celta Ferer selama tiga tahun. Berbagai macam ukuran panjang bisa disesuaikan dengan ukuran ruangan yang akan ditempati kredenza. Sebaiknya Anda meletakkan kredenza menempel dengan dinding sebuah ruangan. Dengan begitu, ukuran panjang kredenza tak jadi soal dengan luas ruangannya.

Namun, tak ada salahnya jika Anda memosisikan kredenza di tengah ruangan. Selain berfungsi sebagai tempat penyimpanan, kredenza pun berperan ganda yakni menjadi pembatas antara ruang satu dan ruang lainnya. ”Sangat bagus jika Anda menaruh kredenza dengan model dua muka, jadi bagian depan belakang terlihat sa- ma,” saran Timmy, alumnus Universitas Trisakti. Timmy mencontohkan, misalnya ruang keluarga dan ruang makan yang berdekatan dapat ”dipisahkan” dengan kredenza dua muka tersebut. Hasilnya pasti akan lebih optimal dan efisien. (wida/MG14) okezone

Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Selasa, 29 Januari 2008

Kiat Renovasi Rumah Sederhana

Kiat Renovasi Rumah Sederhana

Mungkin anda adalah salah satu pemilik rumah sederhana (RS) yang dibiayai oleh BTN atau lebih dikenal dengan Rumah KPR RS BTN. Rumah yang anda miliki tersebut bisa bertipe 21, 36 atau 45, sedangkan luas tanahnya terdapat beragam ukuran yang tergantung daerahnya.

Pada saat anda menarik napas lega setelah direalisasikan oleh BTN dan pada hari itu secara langsung berarti memiliki rumah sendiri, maka bagi anda yang akan langsung menempati rumah tersebut (untuk ditinggali sendiri), sudah barang tentu terlintas di benak anda untuk segera merenovasi rumah tersebut sesuai dengan angan-angan dan keinginan untuk lebih nyaman tinggal di rumah mungil tersebut. Memang beberapa model rumah sederhana tersebut hanya diberikan standar sederhana tergantung model yang dipilih dan disesuaikan dengan kemampuan angsuran/nilai kredit masing-masing pemilik. Tetapi rumah-rumah tersebut secara umum masih bisa dikembangkan secara optimal, sehingga rumah-rumah BTN tersebut dikenal sebagai ''rumah tumbuh''.

Seperti anda ketahui, kondisi rumah yang telah direalisasikan tersebut memiliki standar seperti ruangan tidur, ruang tamu dan ruang makan, kamar mandi/WC, teras, halaman depan dan halaman belakang. Sedangkan untuk bahan material finishing disesuaikan dengan developernya apakah ada peningkatan mutu atau penambahan-penambahan lainnya.

Merencanakan Pengembangan

Dalam merencanakan pengembangannya yang harus dipegang kaidahnya adalah memiliki rumah yang sehat dan nyaman. Sehat bagi penghuni dan lingkungan, apabila hal tersebut sudah dipedomani maka kenyamanan akan mudah didapati. Pengembangan sehat tersebut dapat berupa menata sedemikian mungkin tetapi harus memiliki pedoman sbb: ventilasi dan sirkulasi udara yang baik, memiliki pencahayaan alami dan buatan yang cukup, memiliki pencapaian antarruang yang efisien, memiliki standar keamanan yang dapat terpantau (peralatan listrik, gas, teralis, pagar, dll), memiliki sumber air yang memadai (PAM, jetpump, sumur, dll).

Membangun atau Merenovasi

Dalam merencanakan pengembangan anda dapat memutuskan apakah membangun, merenovasi atau hanya mengubah penampilan eksterior/interior saja. Untuk membangun dan merenovasi yang paling diperhatikan adalah merancang jadwal pelaksanaan pekerjaan, sebab jangan sampai pembangunan yang anda rencanakan tersebut berhenti di tengah perjalanan, atau jangan membangun pada saat anda akan berlebaran atau bepergian dalam waktu lama, sehingga akan mengakibatkan membengkaknya biaya, situasi kurang nyaman dan akibat-akibat yang lain yang tidak anda duga sebelumnya.

Apabila renovasi yang anda rencanakan adalah untuk menaikkan jumlah lantai maka harus dipertimbangkan faktor cuaca, sebab rata-rata rumah sederhana hanya berlantai 1 (satu) yang berarti anda harus memperhitungkan untuk membuka kap atap, sehingga otomatis dapat anda bayangkan apabila turun hujan. Namun kalau sekadar untuk mengubah penampilan eksterior/interior dapat dilaksanakan kapan saja anda mau karena sifat pekerjaan pengubahan penampilan ini tidak terlalu mengganggu kegiatan rumah sehari-hari.

Tetapkan Prioritas

Ketika anda memutuskan untuk merenovasi rumah sederhana tersebut, di samping menetapkan prioritas renovasi dan jadwal pelaksanaan pekerjaan sebaiknya sudah dipastikan seberapa besarnya budget anda, sehingga anda akan mudah memperkirakan kebutuhan pembangunan/renovasi sesuai prioritas dan besarnya anggaran biaya untuk pelaksanaan.

Langkah pertama adalah menghitung kemampuan financial budged anda, apakah sudah mencukupi atau masih kurang apabila kurang apakah anda dapat mencukupinya dari meminjam dari Bank atau dari meminjam orangtua/kerabat, sehingga dalam penetapan prioritas ini anda dapat berhitung apakah akan merenovasi kecil-kecilan atau merenovasi dengan cara bertahap.

Langkah kedua adalah menetapkan tambahan ruangan untuk mensuport kebutuhan rumah sehari-hari misalnya dapur, kamar mandi/WC dan ruang cuci, teras dan carport, kamar tambahan lengkap dengan ukurannya.

Langkah ketiga adalah menentukan bahan dan material yang diperlukan (lantai keramik, kayu kamper, genting/asbes, bahan cat, dll). Apakah bahan dan material tersebut berstandar istimewa, sedang atau biasa dan biasanya dikenal dengan KW 1, KW 2 atau KW 3 (KW = kualitas).

Langkah keempat adalah menentukan tenaga pelaksana pekerjaan (tukang). Untuk pelaksana pekerjaan ini ada beberapa keahlian yang berbeda-beda dan harga upahnya. Sedangkan dalam cara kerja akan anda temui sistem tenaga kerja borongan atau sistem kerja dengan pembayaran sekaligus bahan dan tenaga. Selain itu, sistem kerja harian atau sistem kerja dengan upah harian dan bahan diadakan sendiri oleh pemberi tugas.

Wujud Ekspresi Diri

Karena rumah sederhana ini akan ditempati seluruh keluarga maka selain anda tentunya ada anggota keluarga turut berperan untuk menentukan pengembangan rumah ini. Anggota ini terutama istri/suami, mertua/orangtua, teman/kerabat atau hanya anda berdua. Dengan prinsip merombak seminimal mungkin, tetapi memperoleh hasil semaksimal mungkin, rumah ini harus dicoba dapat mengekspresikan keinginan berdua dengan menghadirkan ruang-ruang yang fungsional dan nyaman.

Rumah selayaknya sesuai dengan gaya hidup dan ekspresi penghuninya, sehingga walaupun RS tersebut cukup sederhana sebaiknya didesain dengan gaya yang pas. Sebab, kondisi rumah yang tak terlalu luas maka konsep yang hendak ditonjolkan adalah, sebisa mungkin berkesan lapang, tetapi kompak. Oleh karena itu, antara ruang duduk, ruang makan, dan teras belakang dibuat menyatu, menyambung sampai ke taman belakang yang berkesan mengalir tanpa batas. Selain itu unsur cahaya alami yang masuk ke dalam ruangan pun diupayakan sebanyak mungkin untuk menghemat pemakaian lampu pada siang hari dan diupayakan sirkulasi udara yang lancar, sebab anda dapat menghemat penggunaan AC dan udara di dalam ruangan tidak sumpek (system cross ventilation).

Warna cat sangat berperan untuk mempengaruhi suasana di dalam rumah, ekspresi warna cat tersebut dapat bermacam-macam misalnya warna hijau/biru yang suka dengan keteduhan, kuning/krem/pink mencerminkan kehangatan, putih mencerminkan gaya simpel, praktis dan sederhana, sedangkan warna-warna gelap dapat dipakai sebagai pelengkap aksentuasi (pintu, kusen, batas ruangan).

Selain ruangan sebagai wujud ekspresi diri anda yang tak kalah penting adalah pertimbangan anda memilih furniture yang berukuran sesuai dengan rumah mungil anda ini. Jangan sampai anda memilih furniture yang berukuran besar-besar karena di samping harganya lebih mahal juga akan mengakibatkan ruangan berkesan sempit dan membatasi gerak anggota keluarga.

Perawatan

Bagian yang sering terlupakan dalam melakukan renovasi adalah bagaimana anda merawat rumah tersebut. Sedapat mungkin anda harus cermat memperhitungkannya, sebab beberapa kasus terjadi setelah selesai renovasi, karena saluran air kotor mampet maka harus membongkar lantai yang baru diganti.

Maka sebagai pedoman praktis apabila anda akan membangun/merenovasi terlebih dahulu dipastikan kemudahan dalam perawatannya antara lain memperhatikan/membuat jalur khusus untuk saluran air kotor dan bersih yang mudah dicapai kemudian berikan tanda khusus (bak kontrol, lubang ventilasi septictank, saluran PDAM, saluran arir bersih dari pompa air, jalur pipa gas), perhatikan jalur-jalur kabel listrik dan pembagiannya/distribusinya agar tidak terjadi konsleting yang mengakibatkan kebakaran, perhatikan pula derajat kemiringan talang agar tidak terjadi kebocoran, buatlah man hole/atau plafon yang tidak dipaku pada pojok ruangan yang tidak terekspos untuk kemudahan anda merawat bagian atas/bawah atap rumah. (sut, berbagai sumber)


Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Kamis, 24 Januari 2008

Persiapan Membeli Rumah

PERSIAPAN MEMBELI RUMAH
Oleh: Safir Senduk
Dikutip dari Tabloid NOVA No. 695/XIV

Rini baru saja menidurkan Adit, putranya yang berusia 3 tahun ketika suaminya, Indra, menghampirinya dan berkata, "Ma, aku rasa sudah waktunya kita punya rumah sendiri."

Ah, bertahun-tahun rasanya kalimat itu sangat diharapkan Rini keluar dari mulut suaminya. Betapa tidak, setelah 5 tahun perkawinan mereka, Indra tidak pernah benar-benar menyatakan berniat untuk memiliki rumah. Sampai saat ini mereka memang masih tinggal bersama orang tua Indra. Walaupun mertuanya sangat menyayanginya, sebetulnya Rini lebih senang jika bisa tinggal di rumah sendiri. Lagi pula Adit yang selama ini tidur bersama mereka, sepertinya sudah mulai pantas untuk punya kamar sendiri.

Pembaca, bila kita bertanya kepada setiap orang yang belum memiliki rumah, hampir semuanya spontan mengatakan bahwa akan lebih baik bila mereka bisa memiliki rumah sendiri dibanding sekadar menyewa. Alasannya bisa bermacam-macam. Saya di sini tidak ingin bicara tentang apa untung ruginya memiliki rumah sendiri dengan hanya menyewa saja. Karena sekali lagi, ada banyak sebab yang melatarbelakangi timbulnya keinginan untuk memiliki rumah sendiri.

Oke, keinginan, sih, keinginan. Tapi saya rasa tidak semua dari Anda punya cukup uang, kan, untuk bisa memenuhi keinginan tersebut? Ini karena kondisi keuangan masing-masing dari Anda berbeda-beda. Tidak jadi masalah bagi Anda yang pada saat ini sudah memiliki dana yang cukup untuk bisa membeli rumah. Tapi bagaimana bagi Anda yang belum memiliki dana yang cukup pada saat ini?


Kapan Saat yang Tepat untuk Membeli Rumah?

Bagi Anda yang pada saat ini belum memiliki rumah, kapan sih saat yang tepat bagi Anda untuk membelinya? Sebetulnya tidak ada jawaban yang pasti. Sejumlah peristiwa yang terjadi dalam kehidupan Anda mungkin adalah pertanda bahwa sudah saatnya bagi Anda untuk membeli sebuah rumah. Misalnya saja, rencana menikah atau bertambahnya anggota keluarga mungkin merupakan suatu pertanda bahwa Anda mungkin sudah harus memiliki rumah sendiri.

Perhatikan bahwa membeli rumah, baik bagi yang baru pertama kali maupun bagi yang sudah beberapa kalinya, selalu merupakan suatu keputusan penting yang perlu pemikiran matang. Iya dong, karena dengan membeli rumah, maka Anda mungkin harus memiliki suatu komitmen jangka panjang. Kalau nanti rumah Anda rusak-rusak pada tahun kelima, ketujuh atau kesembilan, Anda kan tetap harus keluar uang untuk memperbaikinya kan? Itulah yang dimaksud dengan komitmen jangka panjang, yaitu bahwa apa pun yang terjadi dengan rumah itu, selama rumah itu adalah milik Anda, maka Anda harus merawatnya.

Bagi Anda yang membeli rumah secara kredit, maka Anda mungkin harus membayar cicilan rumah dengan jangka waktu yang bervariasi, mulai dari satu, tiga, lima, hingga 15 tahun lamanya. Belum lagi Anda juga harus membayar biaya-biaya lain yang mungkin muncul di tengah jalan, seperti perawatan rumah, renovasi, perluasan, dan lain-lain sehingga dalam perjalanannya nanti rumah Anda mungkin akan terus menyesuaikan diri dengan gaya hidup Anda sekeluarga.


Bagi Sebagian Orang, Punya Rumah adalah Impian

Jika ditinjau dari fungsinya, rumah semata-mata adalah tempat bernaung. Jangan lupa bahwa memiliki tempat untuk bernaung merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus terpenuhi seperti layaknya makanan dan pakaian. Kalau Anda butuh makan dan butuh pakaian, maka Anda juga perlu tempat untuk bernaung.

Bagi kebanyakan orang, memiliki rumah adalah suatu impian yang sudah ada dalam benak mereka sejak jauh-jauh hari, di mana seringkali impian itu terbentuk dari pengalaman hidup mereka. Mungkin saja seseorang yang di masa kecilnya tidak mempunyai halaman untuk bermain ingin sekali memiliki rumah dengan halaman yang luas. Di lain pihak, bagi orang yang kebetulan dilahirkan sebagai anak tunggal mungkin saja menginginkan rumah mungil yang asri dan nyaman.

Karena itu, tidak ada rumusan yang tepat ketika berbicara tentang seperti apa rumah idaman itu, karena rumah dengan model seperti ini mungkin cocok untuk orang dengan tipe ini tetapi belum tentu cocok untuk orang dengan tipe itu.

Namun demikian, terkadang kita dihadapkan pada kenyataan bahwa secara ekonomi kita belum mampu memiliki rumah, tidak peduli bahwa kebutuhan untuk punya rumah sendiri mungkin sudah sangat mendesak sekalipun. Belum lagi ditambah dengan adanya keinginan kuat untuk mewujudkan rumah idaman dengan model ini atau itu.

Yang pasti, ketika Anda sudah memutuskan untuk membeli rumah, maka selalu ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan, seperti kondisi ekonomi, kecenderungan turun naiknya harga rumah, bunga kredit bank dan ­ yang paling penting ­ kondisi keuangan Anda. Sudah cukup amankah penghasilan Anda? Berapa jumlah tabungan Anda saat ini? Berapa jumlah pengeluaran rutin Anda? Dan lain sebagainya dan lain sebagainya.

Pada tulisan kali ini, saya akan membahas tentang langkah-langkah persiapan apa yang harus Anda lakukan bila Anda memutuskan untuk membeli rumah:

Putuskan rumah seperti apa yang Anda inginkan dan cobalah mencarinya
Ada baiknya bila Anda terlebih dahulu mengambil kertas dan menuliskan apa yang sebetulnya menjadi kebutuhan Anda yang bisa dipenuhi dalam rumah itu, seperti berapa jumlah kamar yang Anda inginkan? Berapa jumlah kamar mandinya? Sebesar apa halamannya? Haruskah rumah itu memiliki garasi? Seperti apa kondisi atap yang Anda inginkan?

Setelah itu, coba tuliskan juga fasilitas-fasilitas umum macam apa yang Anda inginkan disekitar rumah Anda, apakah rumah Anda harus berada di pinggir jalan raya? Apakah Anda ingin agar rumah Anda dekat dengan rumah ibadah? Atau apakah Anda ingin agar ada sekolah di dekat rumah Anda?

Setelah menuliskannya, tiba waktunya bagi Anda untuk mulai mencari rumah yang memenuhi ­ atau paling tidak mendekati ­ keinginan Anda. Mungkin ada baiknya bila Anda datang ke berbagai pameran rumah karena disana Anda bisa mendapatkan banyak sekali informasi rumah dari para sales yang siap membantu Anda. Ditambah lagi, di pameran biasanya juga ditawarkan potongan harga yang cukup besar.

Tentu saja, sebaiknya Anda tidak langsung percaya pada gambaran kondisi rumah yang tertera pada brosur penjualan atau maket di pameran tersebut, karena dalam prakteknya seringkali kenyataannya berbeda dengan apa yang ada di lapangan. Apa yang harus Anda lakukan adalah dengan datang ke lokasi dan melihatnya sendiri. Malah kalau perlu, buat sejumlah foto dari rumah-rumah tersebut pada saat kunjungan agar bisa Anda pelajari sendiri foto-foto tersebut di rumah.

Lihatlah beberapa rumah sekaligus, karena makin banyak kemungkinan yang Anda lihat akan makin baik. Bandingkan satu dengan yang lain, sehingga dari situ Anda akan memiliki gambaran tentang rumah mana yang terbaik untuk Anda.




Lihat berapa harga rumah dan berapa jumlah yang harus Anda bayar untuk bisa membelinya
Kita anggap saja Anda sudah tahu tentang rumah mana yang Anda inginkan. Setelah itu, tanyakan berapa harganya. Jangan kaget kalau harganya mahal, karena rumah sebetulnya adalah salah satu pembelian terbesar yang mungkin pernah Anda lakukan dalam hidup Anda.

Oh ya, kadang-kadang mungkin ada biaya-biaya lain juga lho yang harus Anda bayar. Contohnya seperti Biaya Pemesanan (booking fee), Akte Jual Beli, Biaya Balik Nama Serfikat, Biaya Jasa Notaris dan lain sebagainya. Jadi sebetulnya, tidak hanya harga rumah itu saja yang harus Anda bayar, tetapi ada biaya-biaya lain juga yang harus Anda antisipasi sehingga dari sini Anda bisa menghitung berapa jumlah keseluruhan yang harus Anda bayar untuk bisa mendapatkan rumah yang Anda inginkan.




Hitung berapa jumlah dana yang Anda miliki saat ini
Setelah tadi Anda melihat rumah yang Anda inginkan dan menanyakan harganya, sekarang cobalah menghitung berapa jumlah dana yang Anda miliki pada saat ini. Dana tersebut bisa berasal dari tabungan, deposito atau dari koleksi investasi Anda yang lain. Kemudian, barulah kita masuk ke langkah berikut




Putuskan apakah Anda akan membeli secara tunai atau kredit
Anda sudah menghitung berapa jumlah dana yang Anda miliki pada saat ini. Dari situ, sekarang pertanyaannya adalah: apakah dana Anda cukup untuk bisa membeli rumah tersebut secara tunai? Kalau ya, bagus. Anda mungkin bisa langsung membeli rumah tersebut dan persoalannya selesai. Bagaimana bila Anda tidak memiliki uang yang cukup untuk membeli rumah tersebut secara tunai? Jelas Anda harus ambil kredit.

Kalau Anda datang ke bank, maka bank biasanya memiliki produk kredit yang bisa dimanfaatkan untuk membeli rumah. Nama produk ini adalah KPR atau Kredit Pemilikan Rumah. Untuk bisa mengambil KPR, maka bank biasanya tidak akan mau membayari rumah Anda 100%. Mereka hanya akan membayari rumah Anda sekitar 70% dari harga rumah, sisanya yang 30% harus Anda bayar sendiri dari kantong Anda. Bagaimana caranya? Kalau harga rumah yang Anda inginkan adalah Rp 100 juta, maka Anda harus membayar dulu 30%-nya dari kantong Anda (dalam contoh ini berarti Rp 30 juta). Setelah itu, barulah bank akan melunasi sisanya yang 70% (yaitu Rp 70 juta). Di sini, jumlah 30% yang Anda bayar dianggap oleh bank sebagai Uang Muka (Down Payment = DP)




Siapkan dananya
Sekarang, bagaimana kalau dana yang Anda miliki tidak cukup untuk bisa membayar Uang Muka yang 30% itu? Boro-boro bisa bayar yang 30 %, wong untuk bayar 10 %-nya saja enggak cukup Gimana dong kalau begitu?

Bila demikian, maka Anda mungkin harus menabung secara rutin untuk bisa mengumpulkan uang muka tersebut. Sebagai contoh, kalau harga rumah yang Anda inginkan adalah Rp 100 juta, 30 %-nya berarti Rp 30 juta. Nah, kalau dana Anda saat ini cuma Rp 5 juta, ini berarti Anda harus menabung untuk bisa mengumpulkan sisanya yang Rp 25 juta.

Di lain pihak, bisa saja Anda menabung bukan untuk membayar Uang Muka, tetapi untuk membayar rumah tersebut secara tunai 100 %. Walaupun mungkin hal ini bisa memakan waktu lama, tetapi dengan demikian Anda tidak perlu ambil kredit lagi kan? Dalam contoh di atas, ini berarti Anda harus menabung sampai bisa mengumpulkan Rp 100 juta dalam rekening Anda agar bisa membeli rumah tersebut secara tunai.

Tapi awas, jangan lupa untuk memasukkan unsur inflasi dalam perhitungan Anda. Artinya, harga rumah pada saat ini adalah Rp 100 juta. Anda lalu memutuskan untuk menabung selama satu tahun agar dana Rp 100 juta tadi bisa terkumpul. Tapi, mungkin saja setelah satu tahun harga rumah tersebut sudah naik sekitar sepuluh, duapuluh, atau tiga puluh persen. Jadi, jumlah yang harus Anda tabung bukan lagi Rp 100 juta, tetapi sebaiknya ­ mungkin - sekitar Rp 130 juta.

Pada nomor mendatang, kita akan membahas tentang strategi apa yang harus Anda tempuh bila Anda ingin membeli rumah melalui jalur kredit. Kasarnya, bagaimana strateginya agar Permohonan KPR Anda bisa diterima oleh bank.





TAWAR, TAWAR, TAWAR
Bila Anda membeli rumah dari pengembang (developer), maka rumah tersebut biasanya masih baru, berada di kompleks perumahan dan belum pernah ditempati sama sekali. Untuk rumah seperti ini, biasanya harga yang ditawarkan pengembang adalah harga pas.

Namun demikian, Anda bisa juga tidak membeli rumah dari pengembang, tetapi dari orang yang sudah menempati rumah tersebut. Jadi, istilahnya adalah rumah bekas. Nah, untuk rumah seperti ini biasanya harga yang ditawarkan masih bisa dinegosiasikan. Karena itu, ada beberapa informasi yang sebaiknya Anda dapat sehingga Anda bisa lebih siap dalam melakukan tawar menawar harga dengan si penjual:


Cek apakah harga rumah yang ditawarkan penjual kurang lebih sama dengan harga rumah lain dengan kondisi yang sama dan di lokasi yang sama. Bila harga rumah di tempat lain tersebut lebih rendah, Anda mungkin bisa meminta si penjual menurunkan harganya.

Cek juga kondisi rumah tersebut, apakah rumah itu memiliki sejumlah kerusakan yang ­ tidak bisa tidak ­ harus diperbaiki oleh Anda sebagai pemilik barunya nanti. Semakin banyak kerusakannya, posisi tawar menawar Anda bisa lebih kuat karena Anda bisa meminta si penjual menurunkan harga rumahnya.

Cek juga sudah berapa lama rumah tersebut ditawarkan untuk dijual. Jika rumah itu sudah ditawarkan dalam waktu yang cukup lama, maka si penjual mungkin akan makin ingin menjual rumahnya dan mau menerima tawaran harga yang lebih rendah.


Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Senin, 21 Januari 2008

Rumah Gaya Jepang

STRUKTUR RUMAH JEPANG
Hal terpenting yang harus diperhitungan pada saat membangun rumah du Jepang adalah ketahanannya terhadap 4 musim termasuk pada musim panas dan musim dingin. Rumah tradisional Jepang dibuat dengan terlebih dahulu memasang tiang kayu utama ditengah. Lantai ditinggikan sekitar 10 cm dari tanah lalu ditutup dengan balok kayu untuk lantai, hal ini bertujuan untuk menghindari embun dari tanah.
Area dapur dan ruang masuk memiliki lantai yang terbuat dari kayu namun ruangan dimana biasanya digunakan untuk duduk seperti ruang tamu, lantainya ditutupi dengan sejenis anyaman yang disebut tatami. Orang Jepang tidak biasa menggunakan kursi di ruangan beralasan tatami ini, mereka biasa duduk dengan beralasan tatami atau menggunakan bantal tipis yang disebut zabuton. Inilah alasannya mengapa orang Jepang melepas sepatunya ketika masuk rumah.
Kerangka rumah Jepang terbuat dari kayu dan sisi melebarnya ditopang oleh tiang vertikal, balok yang disusun mendatar dan bingkai diagonal. Bingkai diagonal merupakan adaptasi dari teknologi asing yang diadaptasi oleh masyarakat Jepang. Ciri khas dari rumah Jepang adalah adanya atap yang lebar dan atap yang tinggi untuk melindungi penghuninya dari sinar matahari di musim panas.
Pada masa lalu dinding rumah terbuat dari anyaman bambu yang direkatkan dengan adonan tanah sebagai perekat atau lem nya, namun kini banyak material lain yang bermacam-macam untuk membuat dinding rumah Jepang. Bahan yang sering digunakan saat ini adalah plywood (tripleks). Pada masa lalu banyak rumah yang memiliki tiang penyangga yang tersembunyi yang berada di balik dinding. Pada jaman Meiji (1868-1912), rumah dibuat dengan metode baru dengan memasang tiang penyangga di dalam dinding untuk mengurangi bahaya ketika terjadi kebakaran. Pada jaman Meiji banyak atap ditutupi dengan sirap atau jerami, namun kini biasanya atap rumah ditutupi dengan genteng atap yang disebut kawara. Rumah Jepang saat ini dibuat dengan kombinasi gaya tradisional dan teknologi modern.
B.H.D
Sumber : www.jpf.go.jp/kyouzai/


Rumah tradisional Jepang dibuat dari kayu dan ditunjang tiang-tiang kayu. Namun dewasa ini rumah Jepang biasanya mempunyai kamar-kamar bergaya Barat dengan lantai kayu dan kerap dibangun dengan tiang-tiang baja. Lagi pula, makin banyak keluarga di kawasan perkotaan tinggal di gedung-gedung apartemen baja beton yang besar.



Ada dua perbedaan besar dengan rumah Barat, yakni orang tidak mengenakan sepatu di dalam rumah dan setidaknya ada satu ruang yang cenderung dirancang dalam gaya Jepang, berlantaikan tatami. Orang melepaskan sepatu begitu memasuki rumah agar lantai rumah tetap bersih. Genkan, jalan masuk, merupakan tempat untuk melepaskan sepatu, meletakkannya, dan mengenakannya kembali. Setelah melepaskan sepatu, orang Jepang mengenakan sandal rumah.




Tatami adalah sejenis tikar tebal yang dibuat dari jerami, sudah dipakai di rumah Jepang sejak sekitar 600 tahun yang lalu. Sehelai tatami biasanya berukuran 1,91 x 0,95 meter. Ukuran ruang/kamar biasanya didasarkan pada jumlah tatami. Lantai tatami terasa sejuk pada musim panas dan hangat pada musim dingin, dan tetap lebih segar daripada karpet selama bulan-bulan lembab di Jepang.



Selasa, 28 Maret 2006 06:14:56
Artikel Iptek - Bidang Tata Kota, Perumahan dan Permukiman
Perkembangan Rumah Prefabrikasi
Oleh Muhammad Sani Roychansyah


Rumah prefabrikasi (disingkat prefab) adalah rumah yang kontruksi pembangunannya cepat karena menggunakan modul hasil fabrikasi industri (pabrik). Komponen-komponennya dibuat dan sebagian dipasang oleh pabrik (off site). Setelah semuanya siap, kemudian diangkut ke lokasi, disusun kembali dengan cepat, sehingga tinggal melengkapi utilitas (utility) serta pengerjaan akhir (finishing). Dengan demikian, beberapa manfaat seperti waktu konstruksi yang cepat, lingkungan pembangunan yang lebih bersih, dan biaya yang lebih murah, dapat diraih. Karena biasanya berdasar atas modul, maka keleluasaaan pemilihan disain pun menjadi terbatas pada apa yang telah tersedia. Namun ini tidak mengurangi minat pasar untuk terus menggunakannya.

Dibalik fakta yang dijelaskan di atas, konotasi kata prefabrikasi saat ini mengalami perubahan. Era sebelumnya rumah prefabrikasi hanya mengandung terminologi: material terbatas, massal dan hibrid pada suatu lokasi, moduler, panel, fabrikan (manufactured), dengan sistem semi-fix (pre-engineered system). Namun kini, terutama di Jepang, rumah prefab tak ada bedanya dengan rumah-rumah biasa: materialnya beragam bahkan high-tech end, tidak harus massal pembangunanya (fleksibel sesuai kebutuhan), dan bersifat permanen. Faktor terakhir ini (budaya berumah) tak lepas dari perjalanan sejarah industri perumahan di Jepang sendiri.

Perkembangan Rumah Prefabrikasi

Definisi rumah prefab di dunia sangat beragam. Di Amerika atau Canada rumah prefab lebih dikenal sebagai manufactured house yang bertumpu pada struktur baja, mengikuti mobile home atau caravan sebagai rumah dinamis yang menjadi pendahulu untuk hampir empat abad lamanya (sebutan lain adalah portable house prefab). Ini juga tidak lepas dari proses produksi manufactured house yang 85% di antaranya harus diselesaikan di dalam pabrik, atau masih dibedakan dengan modular house sebagai rumah prefab. Data tahun 1996, 24% konsumsi rumah baru di Amerika adalah rumah keluaran pabrik ini (3% di antaranya adalah rumah prefab moduler).

Kasus di Eropa (terutama negara-negara baltik) dan Jepang berbeda lagi. Rumah prefab hanya mempunyai satu definisi. Yaitu sebagai rumah dengan modul tertentu dan dibangun layaknya rumah biasa (dari satu lantai sampai low rise house). Bedanya adalah sebagian dari komponennya banyak yang diselesaikan di pabrik. Beberapa kalangan mengelompokkan pendefinisian ini ke dalam dwellhouse prefab dan telah menjadi bagian dari budaya berumah di negara-negara tersebut. Setelah perang dunia kedua, dengan banyaknya proyek rehabilitasi permukiman atau pembangunan massal, rumah prefab banyak menjadi pilihan karena kecepatan pembangunannya dan murah. Kayu banyak digunakan sebagai pilihan utama material bangunan karena sifat fleksibiltiasnya (menyangkut teknologi pada saat itu).

Dari kayu ini, saat ini material bangunan untuk rumah prefab sudah sangat beragam, seperti beton pracetak (precast concrete), baja ringan (light gauge-steel), kayu lapis (timber framed) dan beragam materi mutakhir lainnya. Dari produksi massal, saat ini masyarakat bisa memilih rumah-rumah prefab itu secara individu dengan hanya memilih disain di katalog atau ruang pamer (housing plaza) dan beberapa modifikasi yang dimungkinkan. Rumah akan berdiri dalam waktu pengerjaan (construction time) tak lebih dari sebulan setelah semua syarat (termasuk tanah tentunya) tersedia.

Merespon Isu Keberlanjutan

Dewasa ini, imej rumah prefab sebagai rumah semi permanen mulai pudar. Bahkan di Jepang anggapan rumah prefab adalah rumah sementara itu hampir tidak ada. Objektivitas ini didukung oleh budaya bermukim di Jepang dan erat hubungannya dengan dasar-dasar rumah Jepang itu sendiri, seperti adanya kebiasaan penggunaan modul untuk ukuran ruang (jou, ken, kiwari, dan sebagainya). Perkembangan aspek-aspek kenyamanan, gaya, fungsi, kekuatan, kemudahan perawatan, dan keterjangkauan dari rumah prefab ini menjadikannya mengalami peningkatan dalam penjualan. .



Daiwa House dan Sekisui House yang telah lama bergerak dalam bisnis real estat sejak awal tahun 1960-an, yang diikuti Mitsui House dan Misawa Home, telah menggunakan konsep rumah prefab untuk produk-produknya sejak awal. Dengan mempercepat jangka waktu konstruksi dan pengerjaan di lokasi, kualitas terkontrol di pabrik, maka beberapa masalah yang berhubungan dengan biaya konstruksi dan gangguan terhadap lingkungan saat konstruksi sedikit banyak bisa tereduksi. Selain itu respon terhadap isu berkeberlanjutan mulai lebih diperbarui dengan pemanfaatan material-material bangunan ramah lingkungan (eco friendly materials), seperti penggunaan bahan-bahan daur ulang (recycled materials) dan sistem fisika bangunannya pun lebih bertumpu pada solar atau hybrid power system.

Meskipun terdapat keterbatasan disain (minimalis) pada disain rumah prefab, namun pada kenyataannya produksi rumah prefab di Jepang (termasuk untuk ganti model) menunjukkan kecenderungan naik akhir-akhir ini (dari tahun 1991-2000 tiap tahun terdapat pembangunan sekitar 1.2-1.5 juta rumah prefab ini, JREI, 2000). Peran pemerintah, dalam hal ini Pemerintah Jepang dalam mendorong pengembangan rumah prefab sebagai bagian dari metode memperbanyak jumlah rumah layak bagi masyarakat pun berperan besar. Faktor mahalnya harga tanah dan bangunan menjadi faktor penghambat masyarakat memiliki rumah, terutama bagi keluarga muda. Mereka yang memilih tinggal di pinggiran kota atau kota-kota kecil lah yang dibidik sebagai konsumen rumah prefab ini. Mereka lebih memilih hidup di atas rumah sendiri meskipun kecil. Persis seperti ungkapan Frank Gehry, seorang arsitek dunia dalam merespon perkembangan rumah mungil prefab ini, "The problem with the younger generation is that no-one is interested in making monuments".

Muhammad Sani Roychansyah, staf di Jurusan Arsitektur dan Perencanaan FT UGM, saat ini sebagai Postdoctoral Research Fellow pada Department of Architecture and Building Science, Tohoku University, Sendai, Jepang.



Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Sabtu, 19 Januari 2008

Renovasi Rumah

RENOVASI RUMAH
Oleh: Ahmad Gozali

Saya ingin sekali merenovasi rumah yang sudah berumur lebih dari 10 tahun. Bukannya untuk mengejar mode desain rumah yang belakangan kian bervariasi, tapi karena pada beberapa bagian rumah sudah layak untuk dibongkar karena lapuk dan banyak bocor. Dan terus terang saja kebutuhan ruang pun sebenarnya mendesak, cuma saya berusaha menerima keadaan rumah apa adanya.

Sejak membeli rumah lima tahun lalu, saya belum melakukan renovasi berarti pada rumah. Dana eksis yang ada di dalam tabungan saya cuma Rp 50 juta. Tiap bulannya saya bisa menyisihkan Rp 5 juta untuk menabung. Dari perhitungan dengan arsitek yang mendesain rumah kami, untuk kualitas standar bangunan yang kami inginkan tersebut diperlukan dana sekitar Rp 300 juta untuk membangun rumah, bukan sekadar renovasi. Ada kekurangan dana sebesar Rp 250 juta.

Saya ingin berembuk dengan Pak Gozali soal pilihan renovasi atau membangun rumah keseluruhan dengan kemampuan keuangan saya yang ada. Kalau saya membangun rumah sekaligus, maka total biaya yang dikeluarkan bisa lebih sedikit dibanding jika melakukan renovasi sebagian demi sebagian. Mana yang bisa saya pilih? Banyak orang mengatakan bahwa kalau membangun rumah itu harus nekad, kalau menunggu uangnya cukup bisa malah tak membangun rumah. Apakah berarti saya harus utang bank? Bisakah Bapak membantu saya menentukan keputusan dengan bijaksana? Terima kasih atas saran dan jawabannya.

Hafidz Anggoro
Joglo, Jakarta Barat


Jawab:

Pak Hafidz, sayang Anda tidak menyebutkan ukuran rumah atau berapa anggota keluarga Anda. Karena kalau kita lihat, biaya pembangunan rumah Rp 300 juta itu sudah lumayan besar kalau tujuan Anda memang bukan untuk mengikuti tren model rumah, melainkan ingin memiliki rumah yang tidak lagi bocor dan dengan ruangan yang cukup. Kalau Anda lakukan survei ke perumahan-perumahan, bisa dilihat bahwa harga rumah sekitar Rp 300 juta adalah rumah dengan ukuran yang lumayan besar, mungkin rumah dengan ukuran bangunan di atas 100 meter. Dan ingat, harga rumah di perumahan itu bukan hanya bangunannya saja, tapi sudah termasuk tanahnya juga lho.

Untuk menunggu sampai uangnya cukup, rasanya terlalu lama. Padahal kebutuhan akan rumah sudah semakin mendesak dengan mulai rusaknya kondisi rumah dan keperluan penambahan ruangan. Tapi, kalau harus mengambil kredit dengan nominal Rp 250 juta juga sepertinya cukup berat. Kalau dihitung-hitung dari jumlah yang bisa Anda tabungkan per bulan itu menjadi cicilan hutang semua, maka hutangnya akan bisa dilunasi dalam jangka waktu sekitar 5 tahun. Tapi ingat, yang dihitung oleh bank bukanlah seberapa besar Anda mampu menabung, bank memiliki patokan sendiri untuk cicilan hutang. Yaitu 30 persen atau 40 persen dari penghasilan rutin per bulan. Jadi, kalau kita misalkan penghasilan Anda Rp 8 juta dan selama ini Anda bisa menabung Rp 5 juta. Bank hanya akan memperbolehkan Anda untuk mencicil Rp 2,4 atau paling besar Rp 3,2 juta. Ini berarti jangka pelunasannya bisa lebih dari 10 tahun. Bisa jadi Anda sudah butuh renovasi lagi pada saat kreditnya lunas.

Saran saya, kalau pun Anda harus mengambil kredit dari bank, pastikan cicilannya tidak akan memberatkan Anda karena kebutuhan lain di masa depan akan tetap ada. Jangan alokasikan semua potensi surplus untuk membayar hutang. Apalagi hutang jangka panjang. Karena kalau tidak ada tabungan sama sekali, Anda bisa jadi perlu berhutang lagi untuk menutupi kebutuhan yang mendesak. Dengan bertambahnya hutang, cicilan yang harus dibayar pun akan semakin besar. Akibatnya, kemampuan keuangan Anda malah terus berkurang dari waktu ke waktu.

Coba ajukan kredit dengan skema KPR pada bank agar jangka waktunya bisa diatur cukup panjang sehingga cicilannya pun bisa lebih ringan. Coba bicarakan kembali dengan arsitek Anda dan minta ia untuk memberikan saran untuk meminimalisir biaya pembangunan rumah ini. Sekarang ini sudah banyak konsep pembangunan rumah dengan biaya minimal, namun dengan kualitas dan penampilan yang tidak kalah menarik. Misalnya, dengan memanfaatkan bahan-bahan tertentu yang lebih murah dan mudah didapat, atau menghindari penggunaan bahan-bahan yang lebih bersifat artistik, namun kurang fungsional.

Sebagai langkah alternatif, coba survei berapa harga rumah baru di sekitar tempat tinggal Anda sekarang dengan ukuran yang Anda inginkan. Lalu bandingkan dengan harga tanah yang sekarang Anda tempati. Kalau ternyata harga tanahnya sudah lebih tinggi dari harga rumah baru (beserta tanahnya), kenapa tidak Anda jual saja tanah Anda sekarang dan pindah ke rumah baru yang lebih murah. Memang langkah ini mungkin tidak akan Anda sukai karena harus pindah lokasi rumah, tapi setidaknya layak dipertimbangkan sebelum membuat keputusan.

Salam
Ahmad Gozali
Perencana Keuangan



Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Jumat, 11 Januari 2008

Rumah Idaman; Fungsional dan Aman

Rumah Idaman; Fungsional dan Aman

Jasa Bangun Rumah Online

Punya keinginan membangun rumah idaman? Jangan terburu nafsu, karena bujukan teman atau saudara yang sudah lebih dulu punya rumah. Atau ’nafsu’ mengikuti model rumah yang sedang tren. Jangan nanti anda sudah membangun rumah dengan susah payah, malah tidak sesuai dengan jiwa anda bahkan membuat anda sendiri tidak betah.

Pertama yang harus anda perhatikan adalah aktifitas anda. Jika anda termasuk kategori sibuk, seperti pulang kerja sudah malam dan berangkat kerja harus pagi, maka otomatis kegiatan anda lebih banyak di kamar. Karenanya buatlah kamar anda senyaman mungkin atau fokuskan pembangunan rumah di kamar anda. Demikian juga bila anda amat suka berlama-lama di kamar mandi, maka kamar mandi bisa menjadi titik fokus rumah anda.

Keberadaan ruang tamu bisa diabaikan, dengan alasan orang yang bertandang ke rumah anda pastinya adalah orang yang sudah dekat dengan keluarga anda. Maka di ruang keluarga anda bisa menjamu ’tamu’ anda. Jadi areal untuk membuat ruang keluarga menjadi lebih luas kan? Kalau sekedar tamu yang temporary, anda bisa menerimanya di teras atau gazebo anda.

Ruang tidur tamu juga tidak perlu anda pikirkan. Jika dalam sebulan anda belum tentu menerima tamu yang menginap di rumah anda, sebaiknya tidak perlu membuat ruang tidur tamu. Anda bisa manfaat ruang tersebut untuk ruang lainnya. Jika ingin membuat rumah bertingkat, pertimbangkan anggota keluarga yang sudah sepuh (tua) serta balita. Buatlah tangga yang aman, untuk meminimalisir kecelakaan dalam rumah. Jika ada balita di rumah anda, buatlah pintu pengaman di bawah anak tangga, agar balita anda tidak bermain di sepanjang anak tangga, ini sangat membahayakan.

Sementara untuk dapur, anda harus punya perhitungan yang matang, karena dapur memerlukan banyak komponen, seperti kompor gas, lemari pendingin, microwave dan sebagainya. Bila dikalkulasikan, dana untuk pembangunan dapur beserta isinya lebih besar ketimbang ruangan lainnya. Penataannya juga harus sedemikian rupa, agar dapur anda tampil cantik. Karena banyaknya perangkat listrik di dapur, usahakan agar kabelnya dapat tertata denga baik agar aman dan tidak terjangkau balita anda.

Jangan pula membuat rumah hanya terpatok pada besarnya saja, lebih baik bangun rumah secara fungsional. Misalnya, anda punya keluarga terdiri dari empat orang anggota keluarga, dua putra yang sedang beranjak dewasa serta anda dan pasangan. Hanya karena anda merasa aktifitas putra-putra anda yang bejibun, maka anda membangun rumah yang super besar agar bisa menampung seluruh aktfitas mereka. Bisa jadi saat rumah anda rampung, putra sulung anda menikah, memutuskan hengkang dari rumah dan membangun keluarga sendiri. Beberapa tahun kemudian putra bugsu anda menyusul kakaknya. Alhasil di rumah besar tersebut anda hanya tinggal berdua.

Agar rumah yang anda bangun bisa menjadi rumah idaman, sebaiknya perhitungkan dengan baik nilai fungsional tiap ruangannya. Karena rumah tersebut akan menjadi jiwa dan roh anda, maka harus anda pertimbangkan dengan baik, agar upaya anda ini tidak menjadi mubazir. So, built your sweet home...


Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Kerai Kayu Digemari Pemilik Rumah Modern Minimalis

Kerai Kayu Digemari Pemilik Rumah Modern Minimalis

Jasa Arsitek Rumah Modern Minimalis

Pembuatan kerai kayu banyak memanfaatkan meranti. Kelebihannya, kayu ini tahan panas dehingga tidak mudah melengkung.


Jendela adalah salah satu elemen penting dalam sebuah rumah. Selain berfungsi sebagai jalan sirkulasi udara dan masuknya sinar matahari, jendela juga mendatangkan keindahan, terutama jika didesain dengan bagus dan menarik.

Fungsi jendela menjadi optimal bila arus udara masuk dan keluar dari rumah berlangsung dengan baik. Dan, sinar matahari pun diperlukan sebagai pencahayaan dan agar rumah tidak lembab serta demi kesehatan para penghuninya,

Namun, bisa jadi sinar matahari yang masuk berlebihan sehingga menyebabkan barang-barang, terutama furnitur dari kayu, dalam ruangan berjendela, pudar. Untuk itu perlu penutup jendela.

Ada beberapa jenis penutup jendela. Tapi, pada prinsipnya ada tiga jenis penutup jendela yaitu kerai (blind), tirai (curtain), dan vitrase (sheers).

Kerai terbuat dari kayu dan kain. Kerai yang terbuat dari kayu menciptakan suasana etnik pada interior rumah. Yang biasa dimanfaatkan sebagai kerai adalah kayu meranti.

Kerai kayu meranti bisa menahan sinar matahari yang terlalu terik atau udara yang terlalu dingin. Dengan demikian, perabotan atau furnitur dalam rumah bisa terlindungi dari kerusakan.

Sedangkan kerai dari kain biasanya terbuat dari jenis kain tebal. Misalnya kain belacu, tenun, atau kain katun. Umumnya kerai ini, yang juga dikenal sebagai Roman Blind, dibuka atau ditutup dengan cara menggulung kain ke atas.

Setiap lembar penutup jendela model ini terbagi menjadi beberapa bagian yang berfungsi sebagai lipatan. Untuk memberi bentuk yang indah, pada lipatan-lipatan tadi diisi dengan batangan kayu atau besi. Penutup jendela ini pas untuk rumah dengan desain klasik maupun modern.

Kerai yang sekarang banyak berkembang terbuat dari kayu (wood blind). Perkembangan ini terjadi seiring selera dan selera masyarakat pada rumah modern minimalis.

Salah satu produsen kerai dari kayu meranti adalah PT Artistic Inovasi Jakarta. Dewi, dari perusahaan tersebut mengungkapkan, kayu meranti merupakan jenis kayu yang banyak digunakan untuk pembuatan kerai. Kelebihan katu ini dibanding jenis kayu lain adalah tahan panas. ''Sehingga tidak mudah melengkung,'' ungkapnya.''

Tidak mudah melengkung tidak berarti tidak bisa melengkung. ''Namun, butuh waktu lama bagi kayu meranti untuk melengkung. Karena itu, kayu jenis ini banyak digunakan sebagai kerai,'' lanjut Dewi.

Harga kerai dari kayu meranti ditawarkan oleh perusahaan tersebut secara bervariasi. Yang berukuran 2,5 cm dijual Rp 280 ribu per meter persegi. Sedangkan yang berukuran 5 cm harganya Rp 390 ribu per meter persegi.

Produsen wood blind lainnya adalah PT Indah Jaya Perkasa yang produksinya bermerek Sintaiyo. Desain yang dikembangkan modern minimalis. Karena itu, wood blind biasanya digunakan untuk perumahan yang bercorak modern minimalis maupun ruang perkantoran.

Ada dua ukuran, 25 mm dan 50 mm. Untuk yang berukuran 25 milimeter, harga yang ditawarkan Rp 350 ribu per meter persegi. Sedangkan yang berukuran 50 milimeter dijual seharga Rp 450 ribu per meter persegi.

Tidak panas
Sugiyanto dari Kiawood Blinds mengungkapkan, wood blind kini lebih banyak digunakan oleh konsumen daripada yang terbuat dari kain.

Penutup jendela model ini memiliki kelebihan tersendiri. ''Wood blind tidak panas. Kalau digunakan untuk rumah yang menghadap barat atau timur, maka hawa panasnya tidak bisa masuk ke dalam rumah. Jadi, udara di dalam rumah tetap sejuk,'' katanya. Kelebihan lainnya, wood blind tahan terhadap rayap karena sebelum digunakan kayu dioven terlebih dahulu.

Sugiyanto mengatakan, kalau di luar negeri wood blind lazim digunakan sejak 20 tahun lalu, di Indonesia baru sekitar 10 tahun silam. Namun baru benar-benar digunakan dan ngetren dua hingga tiga tahun terakhir,'' tuturnya.

Perawatan wood blind tidak rumit. Untuk menghilangkan debu kerai kayu ini dibersihkan dengan kemoceng. Berapa kali frekwensi membersihkan kerai kayu ini tergantung kondisi rumah. Kalau memang kotor sebaiknya dibersihkan setiap hari.

Jasa Arsitek Rumah Modern Minimalis

(jar )

Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Optimisme Business Park

Optimisme Business Park

Jasa Arsitek Minimalis

Seiring dengan perkembangan zaman, orang menginginkan semuanya serba lebih cepat dan efisien. Inilah yang mendorong business park makin berkembang.


Tahun 2007 mendatangkan semangat dan optimisme kalangan para pelaku bisnis properti. Mereka yakin kondisi bisnis akan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Optimisme tersebut dibangun di atas realitas makro ekonomi yang terjadi di akhir 2006 dan awal 2007. Di antaranya tingkat suku bunga yang semakin rendah, laju inflasi yang semakin terkendali, serta pertumbuhan ekonomi yang semakin mantap.

Kondisi tersebut diyakini akan berdampak positif bagi perkembangan business park (kawasan bisnis). Pelaku bisnis di bidang ini meyakini perkembangan tahun ini akan melebihi dari pencapaian tahun sebelumnya.

Salah satu pelakunya adalah PT Sanggraha Daksamitra yang mengembangkan Soewarna Business Park seluas 102 hektar di kawasan Cengkareng. Karena letaknya dekat dengan Bandara Soekarno Hatta, kawasan bisnis mendapat banyak respons dari konsumen.

Selain menyediakan ware housing (pergudangan), pengembang juga menawarkan kompleks perkantoran, kawasan industri ringan, pusat distribusi dan logistik, dan lapangan golf 18 hole (Klub Golf Cengkareng).

Senior General Manager Soewarna Business Park, Ishak Chandra, mengungkapkan, meski sempat terkena imbas kenaikan BBM pada akhir 2005, perseroan ini mencapai kinerja cukup menggembirakan hingga akhir 2006. Ini ditandai dengan occupancy rate (tingkat hunian) di kawasan Soewarna Business Park yang meningkat hingga 85 persen dari total lahan yang ditawarkan.

''Hingga saat ini, dari 80 perusahaan yang menempati komplek pergudangan dan perkantoran, 11 di antaranya merupakan bangunan dengan fasilitas built to suit,'' kata Ishak kepada wartawan.

Pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 6-7 persen pada 2007 dengan melakukan peningkatan belanja untuk sektor riil, penurunan suku bunga, pembukaan arus investasi asing sebanyak-banyaknya, dan mendorong laju pertumbuhan ekspor impor.

Menurut Ishak, optimisme ini akan semakin meningkatkan pertumbuhan berbagai sektor bisnis, termasuk business park.

Bagi Soewarna Business Park, pertumbuhan ekspor dan impor tersebut semakin memperluas peluang untuk menarik berbagai perusahaan, baik yang airport business related maupun non-airport business related, melakukan investasi di kawasan bisnis ini.

Pada 2007 ini, pihaknya akan lebih memfokuskan untuk menawarkan konsep bangunan dengan fasilitas built-to-suit kepada para calon penyewa. Dengan konsep ini, konsumen bisa menentukan sendiri desain dan model bangunan yang hendak disewanya.

''Walaupun banyak pengembang yang menawarkan kawasan perkantoran dan pergudangan, kami sangat yakin, target pertumbuhan bisnis sebesar 20 persen pada tahun ini bisa kami raih. Ini karena keunikan konsep business park yang kami tawarkan,'' tutur Ishak.

Selain built-to-suit, beberapa pengembangan model bisnis lain, yang direncanakan sebelumnya, juga akan mulai diimplementasikan pada 2007. Ini untuk mengantisipasi dan menjawab kebutuhan para calon penyewa di masa mendatang.

Menurut Ishak, keberhasilan sebuah bisnis sangat tergantung dari seberapa besar bisnis tersebut mampu menjawab permasalahan yang ada. Tidak hanya permasalahan di masa sekarang namun juga lima tahun mendatang. ''Kami optimistis tahun ini akan lebih baik dari tahun sebelumnya,'' terangnya.

Hal baru
Research Manager Lembaga Riset dan Konsultan Properti, Jones Lang LaSalle, Anton Sitorus, menilai business park masih merupakan hal baru di Jakarta. Bisnis ini muncul dan berkembang karena adanya kebutuhan dan tuntutan dari perusahaan-perusahaan asing yang melakukan aktivitas bisnisnya di Indonesia.

Karena itu, lokasi business park tidak boleh terlalu jauh dari bandara. Sebab hal itu akan sangat membantu perusahaan-perusahaan yang ada di sana. ''Saya melihat business park mulai berkembang pesat dua hingga tiga tahun terakhir ini,'' katanya.

Perkembangan ini karena tumbuhnya sektor logistik. Seiring dengan perkembangan zaman, orang menginginkan semuanya serba lebih cepat dan efisien. Dulu, orang menyimpan barang di gudang yang kosong. Sekarang, gudang dituntut lebih canggih, fleksibel, dengan kondisi yang lebih baik. ''Hal inilah yang mendorong business park makin berkembang,'' ungkap Anton.

Di luar negeri, lanjutnya, business park sering disebut sebagai science park. Sebab kawasan ini selalu dilengkapi dengan fasilitas teknologi yang canggih.

Selain business park, subsektor yang termasuk properti industrial lainnya adalah manufacturing (pabrik) dan pergudangan. Manufacturing berkembang pesat pada era 1990-an. Namun, karena krisis ekonomi dan moneter, perkembangannya sekarang agak lambat.

''Permintaan untuk subsektor manufacturing saat ini rendah. Bahkan banyak yang menutup pabriknya dan pindah ke negara lain, seperti Cina dan Vietnam. Yang sedang berkembang saat ini adalah business park dan pergudangan,'' papar Anton.

Jasa Arsitek Minimalis



Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Kamis, 10 Januari 2008

"Dining Room" yang Membangkitkan Selera

"Dining Room" yang Membangkitkan Selera

"DINING room" atau ruang makan dalam sebuah rumah merupakan salah satu tempat yang sentral. Penataan ruang makan yang cantik akan mampu membangkitkan selera makan. Ruang makan bergaya modern yang dikombinasikan dengan gaya klasik, misalnya, memberi kesan anggun dan romantis

SEDANGKAN ruang makan bergaya klasik Inggris dengan kursi bergaya Prancis, dan warna dinding yang lebih cerah, mengesankan sebuah kesegaran. Penataan kedua ruang makan itu setidaknya mampu membangkitkan selera makan penghuni rumah.

Pada dining room bergaya modern, kata Rini I Sukasdewo, arsitek lulusan Universitas Indonesia (UI), tampak pada model furnitur yang digunakan, serta tidak adanya profil pada list plafon. Furniturnya simpel dengan kaki kursi yang ramping, tapi tekstur kain pelapis kursi merupakan fabrikan sehingga kesan kombinasi dengan gaya klasik sangat terasa.

Pengolahan pada dinding dibuat berkotak-kotak, sedangkan gerbang pemisah ruangan (architrave) digunakan marmer. "Ini merupakan aksen agar terkesan lebih mewah," kata Rini dalam percakapan dengan Kompas, Selasa (22/4). Meja kecil panjang (console) yang terbuat dari batu granit hitam memberi kesan simpel dan itu salah satu ciri gaya modern. Plafonnya sengaja dibuat tinggi sehingga terkesan lebih luas.

Permainan lighting juga sangat penting. Penggunaan indirect lighting memberi kesan romantis dan anggun, sebab lampu tidak langsung menyinari seluruh ruang makan, akan tetapi hanya pada bagian-bagian tertentu saja. Aksesori pemanis seperti vas bunga dan pot bunga di meja makan menambah kesan tersebut.

Gaya modern dining room ini dikombinasikan dengan gaya klasik, yang terlihat jelas pada penggunaan chandelier (lampu gantung) dan wall lamp (lampu dinding), serta pada mirror (kaca) yang dipasang di dinding ruang makan. Adapun lantai ruang makan berpola diagonal dengan border agar terkesan seperti ada frame.

Sementara pada dining room bergaya klasik Inggris, menurut Rini, ditonjolkan warna cerah agar muncul kesan segar. English dining room ini dipadu dengan beberapa elemen, seperti kursi makan bergaya khas Perancis dan meja makan bergaya mediterania yang terbuat dari batu granit. Pemberian warna cerah di sekitar ruang makan, mengesankan adanya kesegaran. Apalagi ada bunga-bunga di vas dan jendela yang memungkinkan udara segar masuk ke ruangan.

Lantai di ruang makan ini tidak berpola (pattern), menggunakan kayu (parquete) dengan pilihan warna terang, coklat muda. Supaya kesannya lega, dipasang kaca yang ditanam di dinding. Plafonnya juga dibuat tinggi sehingga terkesan lebih lapang. Pada list plafon ada profil. Lampu yang digunakan bergaya klasik Eropa.

Ruang makan ini terkesan indah, terutama pemiliknya memasang gorden yang mengikuti bentuk pintu yang melengkung agar kemegahan pintu tetap terlihat makin indah.

Arsitek Rini berpendapat, sebuah dining room harus memperhatikan pencahayaan agar tercipta suasana romantis dan kesegaran yang mampu membangkitkan selera makan. Peran lampu gantung di atas meja makan-apakah itu gaya modern atau klasik-dianggap penting. Agar sebuah ruang makan terkesan luas dan lapang, sebaiknya plafon dibuat lebih tinggi.

Pada rumah yang ukurannya lebih luas dan besar, biasanya pemiliknya membedakan antara ruang makan keluarga sehari-hari dan ruang makan formal untuk menjamu tamu. Namun pada rumah-rumah yang sedang dan kecil, dining room sebaiknya ditata sebaik mungkin, diciptakan untuk membangkitkan selera makan. (KSP)

Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Sabtu, 05 Januari 2008

Arsitek Taman Minimalis

Arsitek Taman Minimalis

Metamorfosis Taman Relief

Kini, taman relief mulai tergeser oleh kehadiran taman minimalis.


Di rumah-rumah yang berlahan cukup luas, keberadaan taman seperti sebuah keniscayaan. Taman yang asri akan membuat penghuni makin nyaman berada di rumah. Lantas, taman seperti apa yang cocok untuk hunian Anda?

Menjelang tahun 1990-an, taman relief tampil sebagai bentuk taman yang paling digemari. Keberadaannya seolah ikut menegaskan status sosial pemilik rumah. Maklum saja, untuk membuatnya diperlukan dana yang tidak sedikit. Namun, hasilnya seimbang. Rumah tampak lebih mewah, asri, dan tentunya natural.

Pada masanya, taman relief tampil dengan cirinya yang khas. Ada bebatuan berbentuk ceruk-ceruk tebing, air terjun mini, dan aneka tanaman hias disusun sebagai aksen. Biasanya, taman relief dipasangkan dengan kolam. ''Otomatis, perawatannya lebih rumit lantaran serangan lumut,'' jelas Farah Fakhriyah, arsitek yang menekuni bidang pertamanan (lanskap).

Kini, model taman relief seperti itu sudah tergolong usang. Yang belakangan makin mendapat tempat di hati masyarakat adalah taman minimalis. ''Kemungkinan besar, taman relief sekarang cuma ada di rumah-rumah lama,'' imbuh Farah.

Bisa dibilang, inilah metamorfosis taman relief. Seiring perkembangan arsitektur lanskap, taman relief pun menemukan bentuk baru. ''Menyesuaikan dengan tren arsitektur, taman minimalis makin disukai,'' kata alumnus Universitas Pancasila, Jakarta, ini.

Taman minimalis, lanjut Farah, tidak begitu rumit untuk diwujudkan. Luas lahan pun tak mesti menjadi kendala. ''Lahan luas ataupun kecil bisa dijadikan area taman.''

Meski begitu, jika bidang yang tersedia terlampau kecil, pesona taman tidak akan terpancar optimal. Lahan yang amat terbatas membuat taman kelihatan sempit. ''Agar lebih indah, tentu dibutuhkan luas tanah yang memadai,'' ucap Farah.

Taman akan terlihat lebih menawan jika diletakkan di posisi pinggir. Lahan berbentuk huruf 'L' dengan lebar antara dua sampai tiga meter, cukup ideal untuk dijadikan taman. ''Di bawahnya dapat disediakan kolam seperti gaya zaman dulu ataupun rumput,'' papar arsitek dari perusahaan jasa konsultasi arsitektur PT Genta Cipta Design ini.

Unsur bebatuan alam
Seperti halnya taman relief model lama, taman minimalis juga kerap melibatkan unsur bebatuan alam. Ciri inilah yang membuatnya seolah menjadi kelanjutan gaya taman relief terdahulu.

Meski disebut taman minimalis, tren sekarang sejatinya bukan murni minimalis. Sebab, taman minimalis lebih kental dengan permainan beton atau kaca. ''Yang saat ini digandrungi ialah taman minimalis dengan campuran unsur etnik Bali,'' urai Farah.

Unsur Bali tampak melalui penggunaan batuan alam. Perpaduan gaya minimalis dan etnik menyembulkan kesan tersendiri. ''Hunian terasa dingin dan sejuk.''

Nuansa yang lebih memukau bisa diciptakan dengan permainan air terjun. Agar terlihat lebih alami, tebarkan bebatuan di dasar dan sekitar air terjun. ''Untuk batunya bisa dipakai koral abu-abu atau warna-warni serta batu flores hijau.'' Jangan lupa, tampilkan pula beberapa tumbuhan air. ''Tumbuhan air seperti teratai kecil dapat disertakan sebagai pemanis,'' Farah berbagi tips.

Taman serupa juga dapat dibangun di dalam rumah. Keberadaannya membantu melunakkan dan menyegarkan bangunan bergaya minimalis. ''Kesannya, rumah menjadi lebih terbuka. Soalnya, hunian minimalis biasanya miskin jendela bukaan besar,'' kata Farah yang tengah menggarap taman dalam di Klinik Pasutri milik dr Boyke Dian Nugraha SpOG.

Membuat sendiri atau jasa bangun taman minimalis

Walau tak lagi menjadi tren, sah-sah saja bila Anda ingin mempercantik hunian dengan taman relief. Anda ingin membuat sendiri? Menurut Farah, bisa saja. Namun, jika tidak mengerti triknya, risiko gagal cukup besar. ''Untuk membuat air terjun misalnya, ada teknik yang mesti dikuasai.''

Risiko apa yang mungkin dihadapi oleh mereka yang tidak ahli membuat taman relief? Kebocoran paling sering terjadi. Selain itu, air bisa jadi tak mengalir dengan semestinya. ''Pengerjaan bebatuannya mungkin juga tidak rapi. Otomatis, pemilik rumah akan mengeluarkan biaya lebih banyak.''

Selain air terjun, salah satu elemen yang sangat penting ditambahkan pada taman relief adalah lampu sorot. ''Penempatannya bisa dari dalam air atau dari bebatuan ke dinding relief. Efeknya sangat dramatis dan lebih hidup,'' komentar Farah.

Jika Anda berminat membuat taman relief, jatuhkan pilihan pada taman relief modern. Taman jenis ini cenderung mudah dirawat. Terlebih, bebatuan yang dipakai sebagai relief telah dilapisi bahan tahan air. Alhasil, Anda akan lebih mudah membersihkannya. ''Cukup dibersihkan dengan sikat ketika mulai ditempeli lumut.'' Gampang, kan?

Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Kamis, 03 Januari 2008

Gazebo, Nuansa Lain Gaya Bersantai di Taman Rumah

Gazebo, Nuansa Lain Gaya Bersantai di Taman Rumah

GAZEBO ialah suatu bentuk bangunan (pondok) kecil yang dibuat dan ditempatkan di tengah halaman atau taman dan dimaksudkan sebagai tempat bersantai anggota keluarga pada saat-saat tertentu.

Bangunan gazebo ada yang dibuat permanen, semipermanen, atau nonpermanen dari berbagai jenis material bahan dasar dan dengan penyelesaian akhir (finishing) yang berbeda pula.

Sebenarnya gazebo sudah dikenal sejak dahulu kala, khususnya oleh kaum bangsawan bangsa Cina tempo dulu. Dibuat dalam berbagai bentuk yang menarik, biasanya digunakan untuk bersantai para bangsawan zaman dulu saat perjamuan teh atau sebagai tempat bercanda para putri dengan dayang-dayangnya.

Gazebo dalam lingkungan kerajaan tentu saja lebih semarak, lebih lega, dengan berbagai tanaman berbunga indah dan harum mewangi menghiasi seluruh bagian taman. Tentu saja ukiran dan reliefnya merupakan hasil karya seniman-seniman kelas satu.

Bentuk gazebo kala itu umumnya mengambil bentuk lingkaran atau segi delapan.

Letaknya

Penempatan gazebo yang umum ialah di bagian tengah taman atau halaman rumah. Bentuk dan luas gazebo sebaiknya disesuaikan dengan luas halaman (taman). Bentuk gazebo yang besar tentu saja sangat tidak harmonis dengan keadaan lahan yang sempit. Sebaliknya, gazebo yang kecil sangat tidak ideal jika dibangun pada lahan yang luas.

Gazebo yang letaknya berdekatan dengan rumah (bangunan utama), selain tidak memiliki nilai estetika juga akan menghilangkan nuansa santai yang hendak diciptakan. Tak kalah pentingnya, hal tersebut menyalahi konsep arsitektur karena buangan air hujan dari teritisan atap kemungkinan akan menerpa gazebo.

Sejalan dengan konsep dasar fengsui, jauhkan gazebo dari jalur yang menghalangi pintu utama rumah agar tidak menutup jalur masuk hawa bagus yang membawa keberuntungan dan kebahagiaan.

Sangat dianjurkan penempatan gazebo yang dekat dengan kolam atau air terjun buatan. Dengan demikian, keindahan air terjun yang bergemericik atau liukan indah ikan-ikan yang berwarna-warni di kolam dapat dinikmati secara optimal, yang pada akhirnya akan menambah relaksasi jiwa dan pikiran pada saat bersantai.

Bahan dasar gazebo sangat bergantung pada luasan lahan yang tersedia. Untuk halaman yang cukup luas, gazebo dapat dibangun secara permanen, terbuat dari beton atau susunan bata. Adapun sentuhan akhirnya tergantung selera masing-masing orang. Dilapis dengan plesteran semen, memakai tempelan batu alam, atau cukup bata ekspos saja.

Gaya country dengan bahan dasar kayu yang dipelitur gloss (mengkilap) ataupun doff (buram) sangat ideal untuk halaman yang luasnya lebih kecil. Biaya yang dibutuhkan untuk membuat gazebo model ini juga lebih minim.

Jika menghendaki pengeluaran anggaran seminim mungkin, gazebo yang dikreasikan dengan memakai material bambu merupakan solusi yang tidak mengecewakan. Bahkan, limbah bambu pun masih dapat dipergunakan sepanjang masih layak pakai secara struktural.

Finishing dengan pelitur, cat kayu, atau melamin, beberapa di antara banyak pilihan yang cukup bagus hasilnya. Masing-masing pilihan finishing memiliki keistimewaan dan keindahannya sendiri.

Material atap tentu saja mesti sesuai dengan material struktur gazebo itu sendiri. Atap sangat penting untuk menjaga keberlangsungan acara bersantai. Selain meneduhkan dari cahaya Matahari, juga untuk melindungi dari siraman air jika terjadi hujan atau terpaan embun di malam hari.

Pelengkap fengsui

Bangunan ini tidak menyalahi konsep fengsui. Sebaliknya, gazebo merupakan salah satu unsur pelengkap bagi keutuhan yang disyaratkan dalam fengsui pertamanan. Beberapa aspek utama fengsui pertamanan adalah pohon (tanaman), air (kolam, air terjun), bebatuan, gunung (bukit buatan), dan bangunan (griya, pondok); bangunan atau griya yang dimaksud di sini tentu saja adalah gazebo.

Gazebo sangat membantu terciptanya nuansa harmonis dalam keluarga saat berkumpul bersama. Keakraban, keceriaan, dan kegembiraan berkeluarga yang tidak terukur nilainya dapat lahir dari tempat ini yang sesungguhnya beranggaran sangat hemat. Inilah sebenar-benarnya "fengsui" yang paling mendasar dalam kehidupan kita.

Setidaknya suasana santai yang tercipta di sebuah gazebo jauh lebih efisien dibandingkan dengan bersantai ke mal atau ke bioskop. Cukup dengan teh hangat dan kue kecil yang lezat, kenikmatan dan kebahagiaan pun menjelma.

Yoppy OL


Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Tren Eksterior Rumah di Jabodetabek

Tren Eksterior Rumah di Jabodetabek
Mediterania dan Minimalis Paling Diminati Konsumen


JAKARTA – Bila punya waktu senggang cobalah berjalan-jalan di Perumahan Pantai Indah Kapuk (PIK), di kawasan Jakarta Utara. Atau coba pula ke kompleks perumahan Kota Wisata di Cibubur. Khususnya, bagi Anda yang berdomisili di sekitar kawasan Serpong atau Tangerang, cobalah meluangkan waktu mengitari perumahan Bumi Serpong Damai (BSD). Bila Anda jeli, maka kita akan menemukan kesamaan dari tipe, bentuk dan desain eksterior rumah-rumah yang tersusun rapi?

Ya. Itulah tema Mediterania yang saat ini sangat digemari konsumen, khususnya masyarakat di sekitar Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi). Memang selain tema Mediterania masih ada tema lainnya semisal Art Deco, Gothic, dan gaya Yunani. Namun Mediterania-lah yang kini tengah menjadi tren.
Mengapa tema ini diminati? Dhony Rahajoe, Manajer Promosi Perumahan BSD, berpendapat, selera masyarakatlah yang menentukan segalanya. Menurutnya, tema Mediterania memang belum lama menjadi tren di sektor properti, khususnya perumahan kelas menengah dan atas.
“Penyebabnya karena ada perubahan kultur pada masyarakat kita khususnya golongan menengah atas. Dulu bentuk Mediterania sama sekali tidak dilirik, dan konsumen juga tidak terlalu mempermasalahkan bentuk dan eksterior dari rumah yang akan dihuni. Prinsipnya, asal rumah aman dihuni. Tetapi kini konsumen semakin selektif dan mulai memperhatikan keindahan,” kata Dhony Rahajoe.
Dhony mengakui, dibandingkan tema lainnya, Mediterania memang terkesan lebih ceria karena warna-warna yang menyertainya umumnya warna pastel. Bentuk eksterior dan desain rumah juga lebih rileks dan tidak kaku seperti rumah kebanyakan, dengan ornamen-ornamen khusus di sana-sini. BSD sendiri, jelas Dhony, selalu mengikuti perkembangan selera konsumen sebelum membangun suatu cluster tertentu yang mengusung tema tertentu.
“Seperti pada Taman Chrysant 2 yang bentuk rumahnya bergaya Yunani, kita tidak mungkin langsung membangun seluruh rumah. Bisa-bisa nanti tidak laku. Awalnya, kita coba bangun beberapa rumah dengan gaya Yunani. Eh, ternyata laris manis. Lantas kita putuskan membangun cluster khusus dengan seluruh bangunan bergaya Yunani,” katanya.

“Sold”
Sementara itu, Perumahan elit Pantai Indah Kapuk (PIK) yang punya produk terbaru yaitu cluster Bukit Golf Mediterania, juga mengusung tema Mediterania. Indra Bramono, General Affairs Manager PT Mandara Permai, developer yang mengembangkan PIK, dalam perbincangan dengan SH mengakui, lebih dari setengah rumah-rumah yang ditawarkan dan berjumlah sekitar 1.800 unit sudah sold alias terbeli.
“Konsepnya adalah Mediterania, di mana masing-masing cluster punya akses cuma satu, sehingga eksklusivitas oke. Bukit Golf Mediterania juga dilengkapi jogging track di antara rumah yang satu dengan lainnya dengan lebar 3 meter. Lalu ada dua country club, di masing-masing sudut Utara, Timur, Barat dan Selatan,” paparnya.
Di kawasan yang sedang dikembangkan ini, PT Mandara Permai mengusung konsep PIK sebagai mixed use area atau areal multi fungsi yakni sebagai pusat komersial dan hunian eksklusif. Di tengah hunian ada shopping arcade dengan konsep city walk. Lantas di belakang shopping arcade ada townhouse atau rumah tinggal eksklusif. Ada pula Diamond Circle yang di dalamnya bakal dibangun pusat belanja, apartemen, perkantoran, dan lain-lain. Untuk mengembangkan cluster yang prestisius ini, Indra mengungkapkan pihak Mandara Permai menggandeng developer lainnya, yakni Agung Podomoro dan Agung Sedayu Grup. Ia cukup optimis cluster Bukit Golf Mediterania akan mencapai prestasi dari perumahan PIK yang sudah lebih dulu hadir, dimana dari sekitar 1.600-an unit rumah mewah sekitar 90 persennya sudah dihuni.
Tema Mediterania juga cukup kental terasa di Perumahan Kota Wisata yang berlokasi di kawasan Cibubur. Itu karena manajemen Kota Wisata sengaja merangkum konsep Lima Benua untuk desain rumah di sana. Mulai dari gerbang masuk, jenis, bentuk, eksterior serta suasana rumah disesuaikan dengan nuansa internasional. Pesona Monaco, Sentra Eropa, Orlando, Pesona Beverly Hills, hingga Mediterania, menyatu dalam cluster-cluster yang ada disini.
“Kota Wisata merupakan pionir untuk konsep Lima Benua. Jadi tipe-tipe rumah kita disain bernuansa mancanegara termasuk Mediterania,” kata Handrean Hidayat, Sales Manager Kota Wisata.
Kota Wisata dibangun oleh konsorsium PT Duta Pertiwi (anak perusahaan Grup Sinar Mas) bersama dengan Marubeni (Jepang), Land and House (Thailand) dan LG (Korea Selatan).

Minimalis

Belakangan, tema lainnya yakni tema Minimalis, juga kian digemari. Tema yang berangkat dari Negeri Matahari Terbit, Jepang, itu, cukup berbeda dari tema Mediterania. Pada tema ini tidak banyak ornamen atau desain khusus pada bentuk bangunan rumah dan bangunan lebih terkesan simple namun tetap indah dipandang. Dari segi warna, pada tema Minimalis juga tidak terlalu mencolok karena memanfaatkan warna-warna silver, abu-abu, termasuk warna putih dan pastel.
Salah satu perumahan kelas atas yang memanfaatkan tema Minimalis adalah Perumahan Mahogany yang juga berada di kawasan Cibubur. Perumahan yang kini sedang dipasarkan oleh developer PT Suryamas Dutamakmur itu menghadirkan sesuatu yang berbeda bagi konsumen kelas atas, apalagi jika bukan tema Minimalis. Di sini harga rumah berkisar Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar.
Sedangkan di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Perumahan Kayu Putih Residences yang harga rumah terendahnya sekitar Rp 1 miliar, juga mengusung tema Minimalis. Asal tahu saja, rumah-rumah yang dipasarkan oleh developer Premiere asal Prancis tersebut, juga diserbu oleh peminat. Luar biasa bukan?
Gambaran di atas menunjukkan, perumahan khususnya bagi kelas menengah atas, terus mengalami dinamika/perubahan. Tema Mediterania dan Minimalis, adalah selera terkini dari kultur budaya masyarakat. Ini juga membuktikan bahwa sektor properti utamanya perumahan adalah juga menjadi cermin dari selera masyarakat kita.
(SH/rudy victor sinaga)


Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi