Tampilkan postingan dengan label Rumah Kayu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rumah Kayu. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Februari 2008

Mendeteksi kualitas rumah anda

7 Tips dan panduan untuk menginspeksi dan mendeteksi kualitas rumah anda


Rumah yang baru anda miliki dan tempati bukan berarti tanpa masalah, berikut adalah 7 tips dan panduan untuk menginspeksi dan mendeteksi kualitas rumah anda apakah rumah anda memang layak untuk dihuni, berikut tipsnya :

1. Struktur Bangunan [ Building Structure ] , Struktur dari bangunan yang anda miliki & tempati akan sangat menentukan ketahanan dari rumah & hunian anda, apabila anda membeli rumah di sebuah perumahan atau membangun rumah anda sendiri maka jangan sungkan2x untuk menanyakan kepada ahlinya apakah struktur bangunan yang anda miliki telah sesuai dengan standart struktur bangunan yang ada, jangan menyesal di kemudian hari apabila suatu saat terjadi bencana ” Gempa ” yang tidak diinginkan dan rumah anda menjadi korbannya. so….?? Perhatikan baik2x untuk masalah yang satu ini.

2. Kontrol air Sanitasi [ Water Control ], Hal ini menyangkut kontrol air limbah ( buangan ) & Air Hujan. Pastikan kondisi rumah memiliki ketinggian yang lebih daripada muka tanah / jalan dan pastikan lubang2x pembuangan atau saluran pembuangan yang ada memiliki dimensi yang besar serta sesuai dengan kapasitas buangan air hujan di rumah anda karena apabila rumah anda sudah dibangun dan ada kesalahan pemilihan dimensi / ukuran pada saluran pembuangan yang anda miliki, sudah dipastikan rumah anda akan kebanjiran di saat musim hujan tiba…:),

Hal ini akan berdampak sangat besar dan andapun akan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk mengatasi masalah ini. Seperti membobol kembali lantai rumah anda yang sudah bagus karena anda harus memperbaiki lagi saluran yang mampet dan macet.

3. Atap ( Roof ) , Pada aplikasi atap bangunan pastikan proses instalasinya sesuai dan tidak meninggalkan sedikitpun kesalahan pada pemasangannya, gunakan pemilihan material yang sesuai antara penutup atap ( genteng ) dengan material rangka yang anda gunakan untuk atap anda. apakah akan menggunakan atap berupa genteng beton, seng, dll serta apakah akan menggunakan rangka kayu, bambu, aluminium dsb.

4. Detail ( Finishing ), Anda harus memperhatikan finishing detail pengerjaan dari rumah yang anda miliki atau anda pesan ( dari perumahan ), seperti finishing pengerjaan lantai, Pintu, Kitchen Set, kamar mandi, dapur, Daun pintu dan jendela dll, Hal ini dianggap penting karena proses finishing yang bagus ( tidak harus mahal ) akan sangat berpengaruh pada performance dan estetika dari rumah anda.

5. Dapur dan Kamar Mandi [ Kitchen and Bathroom ], Perhatikan area dapur anda dengan seksama, apakah ketinggian meja dapur sudah sesuai dengan proporsi tinggi anda, apakah sink ( tempat cuci piring & gelas ) anda sudah sesuai penempatannya, apakah dapur anda termasuk dalam dapur kotor / dapur bersih atau kedua2xnya, konsultasikan hal ini dengan seorang interior desainer yang khusus menangani masalah dapur agar dapur yang anda miliki bisa menjadi lebih nyaman dan aman untuk kegiatan memasak anda, Perhatian juga area kamar mandi anda dengan seksama apakah saluran pembuangannya bisa bekerja dengan baik dan apakah area kamar mandi anda sudah mendapatkan penghawaan yang cukup.

6. Sistem Elektrikal [ Elctrical system ]. Pastikan sistem elektrikal yang anda aplikasikan di dalam rumah anda benar2x direncanakan dengan matang sebelumnya. Dari mulai penempatan MCB ( master Circuit Break )nya, penempatan stop kontak dan saklar, penempatan saluran antenna TV, serta penempatan titik2x lampu di dalam rumah anda.

7. Sejarah Kondisi Tanah ( Site Land )
Tips ke tujuh sebagai panduan untuk anda dalam menginspeksi kualitas rumah anda ( tips tambahan dari mas john f papilaya ) adalah dengan menganalisa Sejarah Kondisi Tanah pada site yang anda miliki, Hal ini akan sangat menentukan :

- Kualitas Tanah Anda ( Kualitas kesuburan tanahyang anda miliki )
- Kualitas Air Bersih ( apakah layak digunakan untuk konsumsi air minum, mandi, proses cuci mencuci, atau malah tidak layak dan berbahaya apabila digunakan untuk kegiatan seperti di atas).

Analisa terhadap Sejarah Kondisi Tanah yang anda miliki merupakan salah satu hal yang pokok dan mendasar dalam menentukan kualitas rumah anda karena sebaik apapun rumah / bangunan yang anda miliki, jika tidak ditunjang dengan kondisi tanah yang ideal untuk sebuah hunian bagi keluarga anda, maka rumah yang anda tempati akan terasa kurang nyaman dan bisa memberikan dampak yang negatif dari segi kesehatan anggota keluarga anda.

Demikian tips dari kami. semoga bermanfaat dan bisa memberikan pencerahan bagi anda.

Selamat menikmati

perspektif-magazine.com




Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Jumat, 22 Februari 2008

Renovasi Rumah Secara Bijak

Renovasi Rumah Secara Bijak

by. Arsitek Modern Minimalis

Agar renovasi rumah tidak mengeluarkan biaya yang tinggi, bertindak secara bijak menjadi kunci utama dalam merenovasi rumah. Berikut beberapa hal yang bisa dijadikan pertimbangan sebelum memutuskan.

Menilik seberapa penting area tersebut memerlukan renovasi adalah langkah pertama yang bisa dilakukan. Apabila kayu penahan sudah lapuk atau kebocoran di area tertentu, tentu memerlukan perbaikan. Hal ini pun bukan semata-mata estetikanya yang diperlihatkan, akan tetapi untuk kenyamanan dan keamanan rumah.

Renovasi ini apabila dilakukan sebelum menjual rumah maka perbandingan biayanya secara cermat dengan harga jual akan sesuai pasaran atau tidak akan terjual dengan harga rendah dikarenakan terjadi kebocoran atau kayu penahan yang lapuk. Perlu diperhatikan juga hindarilah biaya renovasi yang terlalu tinggi dan tidak sebanding dengan harga jual.

Bila ingin membuat perubahan secara signifikan sekaligus mendongrak nilai jual rumah, area dapur, dan kamar mandi adalah daerah favorit untuk ditilik calon pembeli. Perubahan di dua area ini sesuai dengan tren pasar atau meningkatkan kenyamanannya akan menjadi satu nilai lebih. Fokuskan perubahan di beberapa titik saja agar tidak terjadi pembengkakan biaya.


Mempertahankan karakter rumah dalam setiap perubahan yang dilakukan adalah langkah kedua yang harus dicermati. Sayangnya hal ini justru kerap terlupakan ketika melakukan renovasi.


Apabila perubahan memang dimaksudkan untuk mempersiapkan rumah sebelum dijual, perhatikanlah pemilihan warna dan desain yang digunakan. Menyesuaikannya dengan selera pasar pada umumnya dapat mempercepat rumah tersebut terjual. Menggunakan warna-warna netral dengan desain simple namun menarik, misalnya bisa dijadikan pilihan.



Sumber : Kompas



Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Tren Perkembangan Apartemen

Tren Perkembangan Apartemen


Apartemen merupakan sebuah hunian layaknya rumah pada umumnya, hanya saja jika diperumhan-perumahan, unit-unit kavlingnya, ditata horizontal tersebar di seluruh lahan yang tersedia, sedangkan apartemen, unit-unit kavlingnya ditata vertial sehingga tercipta sebuah massa bangunan tinggi yang berisi unit-unit hunian. Biasanya ditiap lantianya terdiri antara 4-8 tergantung perencanna apartemen tersebut.


Saat ini dibeberapa kota besar, apartemen tumbuh bak cendawan dimusim hujan. Beberapa pegamat property berpendapat bahwa jumlah unit apartemen sudah over supply, artinya sekarang ini, banyak unit apartemen yang masih ditawarkan kepada masyarakat.


Dari tahun 1981-1999 jumlah apartemen yang terbangun mencapai 25,000 unit. Tahun 2007 diperkirakan jumlahnya akan melonjak hampir 2 kali lipatnya yaitu sekitar 40,000 unit (data Pusat Studi Properti Indonesia). Karena semakin banyaknya pilihan, maka pertimbangan memilih apartemen menjadi lebih komplek.

Lokasi dan harga masih menjadi pertimbangan utaman, tetapi ada banyak hal lain yang bisa dijadikan pertimbangan, yaitu, fasilitas didalam apartemen, luasan unit, serta manajemen properti yang mengatur warga didalam apartemen tersebut

Ada satu hal lagi yang mungkin belum menjadi pertimbangan utama dalam memilih apartemen yaitu desain. Dalam banyak hal, pertimbangan desain apartemen merupakan pertimbangan kesekian, karena pertimbangan harga, lokasi, efektifitas, efisiensi, kenyamanan dan jaminan rasa aman, menjadi prioritas.

Tren Desain Apartemen


Desain Apartemen, khususnya Indonesia, tidak banyak mengalami metamorfosa gaya yang ekstrem, artinya dari tahun ke tahun tidak banyak ditemui hal baru dari desain apartemen-apartemen tersebut. Tetapi kecenderungan gaya saat ini, baik arsitektur maupun desain interiornya adalah gaya minimalis modern.


Gaya ini bukan gaya lokal tentunya, tetapi lebih pada mengikuti arus yang berkembang saat ini. Tidak dapat dipungkiri globalisasi membawa dampak terhadap gaya arsitektur bangunan-bangunan kita. Dulu sebelum gaya minimalis ini muncul, berkembang gaya yang macam-macam dari gaya mediterina, klasik, modern dan lain-lain.


Dalam penerjemahan didalam bangunan seperti apartemen, minimalis mempunyai kesan bersih, simple dan lega. Apartemen dengna gaya minimalis biasanya fasadenya menggunakan bahan kaca dan bahan metal seperti baja atau alumunium. Bahan-bahan ini lebih mudah dibersihkan dan jika kotor, tidak terlalu kelihatan


Berbeda dengan bahan beton atau bata. Jika kena hujan punya kecenderungan tumbuh lumut atau muncul warna coklat-coklat bekas aliran air. Dan jika kena matahari, biasabya catnya menjadi pudar. Desainnya pun simple tidak terlalu banyak permainan bidang. Desain seperti ini bisa dilihat di apartemen City of Tomorro di Bundaran Waru Surabaya dan Sudirman Place.

Tren Interior


Untuk interior minimalis mempuyai kecenderungan yaitu penguranga sekat ruang dan penekanan pada bukaan-bukaan yang memungkinkan cahaya alam leluasa masuk. Bukaan itu, misalnya jendela kaca yang lebar di kamar tidur, ruang keluarga, teras, dapur, ruang makan, dan bahkan sampai ke kamar mandi.

Tetapi bagaimana "memainkan" bukaan ruang itu sehingga skylight benar-benar dapat dimanfaatkan, tetapi pada sisi lain privacy dan keamanan pemilik apartemen tidak terusik.

Banyak apartemen akhirnya menyiasati masalah ini dengan menggunakan kaca berkualitas atau melapisi kaca tersebut dengan kaca film, sehingga publik di luar ruang itu tidak dapat melihat isis rumah/apartemen. Tetapi pemilik rumah dapat leluasa melihat pemandangan di luar. Selain itu, pemilik rumah dapat menggunakan beberapa jenis gorden yang memungkinnkan aspek keamanan dan privacy-nya lebih terjaga.

Penghuni apartemen biasanya mereka yang berada dalam grup usia 26 sampai 45 tahun, berpendidikan tinggi, dengan pengalaman hidup di luar negeri. Umumnya sudah menikah ataupun yang baru menikah.

Tren yang berkembang, denah ruang dengan 3-4 kamar tidur lebih disukai dibanding yang hanya 1 kamar tidur saja atau studio. Konsep every room is living room tampaknya mulai berkembang.


Interior mulai melihat bahwa tren di Skandinavia dan Eropa ini sudah diminati para penghuni rumah yang tata ruangnya harus optimal. Desain seperti ini dirancang untuk memberikan citra baru terhadap gaya kehidupan urban yang dilandasi oleh beberapa pertimbangan fungsional.

Dinding terkadang didominasi oleh latar belakang warna alam yang netral (coklat, krem, putih) fokus mata diarahkan kepada elemen yang menjadi aksen, seperti stainless steel, kaca, marmer yang cenderung doff. Untuk memberikan highlight pada objek yang menjadi fokus, peranan dari tata lampu sangat penting.

Semuar ruangan memang perlu sentuhan yang terbaik, kamar tamu harus anggun, tetapi juga fungsional. Kamal tidur perlu nyaman supaya bisa nyenyak tidur, kamar mandi dan dapur perlu cukup terang dan mudah dipakai tanpa menyulitkan perawatan.

Teknologi pun berperan dalam meningkatkan utilitas ruang dalam. Teknologi smart-condo pun dipasang untuk memudahkan penggunaan ruang dari pengendalian tata udara, tata suara, tata lampu sampai tata pengawasan, sehingga penghuni dapat sepenuhnya menikmati ruang yang disediakan secara optimal.

Furnitur

Semua perlengkapan rumah didesain harus dapat memudahkan hidup atau mempunyai utilitas yang tinggi selain memberi penampilan yang menawan. Elemen desain fungsional ini, dikeas sedemikian rupa guna menciptakan suasana nyaman atau menciptakan ambiance yang membuat betah tinggal diapartemen.


Tren furnitur saat ini adalah menggabungkan elemen alam, seperti urat kayu dengan produk industril seperti stainless steel. Kemasan baru ini memberi suatu kombinasi desain yang unik yang dapat segera menghangatkan suhu suatu ruanga.

Sedangkan bentuknya ada kecenderungan lebih disederhanakan dan mengurangi aksesorisnya. Jadi gaya yang lagi diminati adalha yang menggunakan bentuk geometris, warna hangat dan memadukan bahan kayu yang metal dengan nuansa modern yang mempunyai kesan high art dan high tech.

Warna

Tren waran untuk ruangan atau interior pun berubah-ubah . Jika dahulu melulu krem atau putih yang merupakan warna aman untuk dipadu padankan dengan warna apa saja, sekarang orang sudah berani untuk menabrakkan warna-warna itu. Warna dasar merupakan warna yang paling sering dipakai.

Kadang kuning dipadukan dengan biru. Merah dengan kuning dan lain-lain. Jadi tren yang penuh warna juga memberi sentuhan yang menghangatkan ruangan atau suasana, memberikan sentuhan sederhana di tembok juga karpet dan perabotan.

Rumahku (Rudy D. Ibrahim)
Arsitek Rumah Tinggal



Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Rabu, 13 Februari 2008

Eksotika Taman Jepang

Eksotika Taman Jepang

Eksotika Taman Jepang


SEDERHANA namun kaya unsur alam,salah satu ciri khas yang melekat pada konsep taman bergaya Jepang. Anda pun bisa mengaplikasikannya di rumah. Bagaimana bentuknya?

Penataan sebuah taman pada hunian sangat penting. Salah satunya adalah menentukan konsep taman yang sesuai dengan konsep bangunan rumah. Dengan demikian, desain yang holistik pada bangunan utama sampai pada tamannya bisa Anda miliki.

Taman jepang sesuai dengan namanya diadopsi dari gaya taman yang biasa ada di halaman rumah orang Jepang. Desain lanskapnya yang sederhana membuat siapa pun mampu mengadopsi taman jepang ini ke dalam area tempat tinggalnya. Walau memang di tempat asalnya, taman ini berada di area subtropis.

"Mengingat letak geografis Jepang, sebenarnya taman jepang ini kurang pas disebut taman tropis karena Jepang sendiri terletak di kawasan subtropis," sebut arsitek lanskap Immanuel Purba.

Indonesia yang berada di garis khatulistiwa tak terlalu bermasalah bila ingin mengonsepkan sebuah taman pada hunian. Jadi, taman jepang ini pun sah-sah saja Anda pilih sebagai konsep taman rumah Anda. Justru dengan adanya lahan hijau dalam rumah, akan berguna untuk daerah resapan air selain menjadi area estetis.

Menurut arsitek lanskap Widjatmiko Heru, ciri taman bergaya Jepang dapat dilihat dari tanamannya. "Biasanya tanaman di taman bergaya Jepang bentuknya tertata rapi karena sengaja dipangkas.

"Selain tertata rapi, tanaman yang menghiasi taman jepang tidak rimbun seperti tanaman di taman tropis. Kalaupun ada, lagi-lagi dibentuk bulat atau dibonsai," kata Widjatmiko yang menjabat sebagai direktur PT Agla Pradipta Tama.

"Taman Jepang itu cenderung simpel dan kesan yang tampak adalah tenang," papar Immanuel yang biasa disapa Iman dari Alaminti Stonesia.

Di negara asalnya, orang Jepang merancang tamannya ini seperti menggambarkan alam itu sendiri. Hal ini sangat berkaitan dengan filosofi Zen yang sangat mementingkan keseimbangan dan pendekatan pada alam.

Elemen alam berupa air menjadi hal yang tidak bisa dipisahkan dari taman bergaya Jepang. "Ciri lainnya yaitu taman ini lebih bermain dengan unsur air karena terdapat pengaruh dari kepercayaan pada filosofi Zen itu sendiri," kata Iman, alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB) ini.

Unsur minimalis juga melekat pada taman jepang. Dengan tanaman yang tidak terlalu rimbun membuat taman bergaya jepang terlihat simpel dan bersih. Jarang ada tanaman yang dibiarkan tumbuh liar karena selalu dipangkas dan dibentuk.

Materi keras (hardscape) pada taman jepang diisi oleh batu-batuan, koral, kerikil, dan pasir. Ornamen bergaya Jepang memang tak jauh dari unsur batu dan kayu. "Di taman jepang bisa dipasang stone lamp, kolam ikan, atau air mancur," kata Widjatmiko, arsitek yang sudah bekerja di PT Agla Pradipta Tama sejak 1994.

Ornamen taman lain pun bisa Anda pilih untuk melengkapi Taman Jepang Anda.Namun, penempatannya harus tetap diperhatikan dan jangan sampai berbagai macam ornamen dipasang semua di area taman. Cukup satu atau dua macam tanpa mengurangi kesan sederhana pada Taman Jepang ini.

"Kehadiran gazebo dengan desain khas Jepang, jembatan kecil di atas kolam, jalan-jalan setapak, atau ornamen taman lain yang berbahan material bambu mampu menambah nilai estetis taman jepang Anda," ujar Iman.

Menurut dia, lebih bagus kalau elemen air ini dihadirkan dalam bentuk air mancur yang keluar dari pipa bambu. Air mengalir ke bebatuan, lalu mengalir tenang ke kolam ikan. Elemen air inilah yang tak bisa dipisahkan dari sebuah taman sehingga membuat suasana damai, nyaman, dan mampu merasakan senyapnya alam. Sumber: Okezone


Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Selasa, 12 Februari 2008

Kumpul di Ruang Keluarga, Yuk!

Kumpul di Ruang Keluarga, Yuk!

Iklim tropis yang memiliki limpahan sinar matahari, segarnya semilir angin, dan beraneka kekayaan alam bisa jadi sarana untuk mendekorasi sebuah hunian sehat. Akan sangat ideal bila ruangan-ruangan bisa berhadapan langsung dengan bagian luar yang terbuka.

Rumah modern tropis seperti ini memiliki ciri khas yang terkesan relaks, natural, dekat dengan alam, dan simpel.

RUANG KELUARGA NYAMAN
Salah satu ruangan yang paling penting pada sebuah hunian adalah ruang keluarga, di sinilah pusat interaksi seluruh keluarga. Kegiatan bersantai, termasuk membaca dan menonton TV dilakukan di sini. Interiornya perlu dirancang praktis dan bisa menjadi pusat berbagai aktivitas.

Untuk merespons iklim tropis, sebuah ruang keluarga perlu dirancang simpel, bersih, dan ringan, walaupun menggunakan banyak material alam, termasuk bebatuan.


MENGOLAH RUANG
Penataan ruang keluarga yang efisien menciptakan kesan modern yang bisa didapatkan lewat pemilihan tekstur, bahan, dan warna mebel yang akan diletakkan di dalamnya.

Yang paling utama dalam interior modern tropis adalah keterkaitan yang erat terhadap unsur tropikal dan bisa membaur dengan alam. Penggunaan material yang berasal dari alam, seperti kayu dan batu. Tidak menutup kemungkinan juga untuk menggunakan material yang kontras, dari bahan yang tidak alami, seperti metal atau kaca, untuk menciptakan karakter yang kontemporer.

POSISI HARUS STRATEGIS
Di iklim tropis, masalah paling utama adalah cuaca. Interior yang tepat untuk hunian tropis tidak boleh terjebak dalam satu style saja, namun harus disesuaikan dengan kondisi alam dan lingkungannya. Artinya, ruangan harus dilengkapi dengan bukaan-bukaan yang optimal untuk pencahayaan dan sirkulasi udara yang alami. Teras yang cukup besar untuk pergerakan udara, naungan yang lebar untuk melindungi ruangan dari panas dan hujan.
Penggunaan material kayu pada bukaan-bukaan memberikan ventilasi dan difusi yang baik terhadap panas dan melindungi rumah dari jamur dan bakteri akibat lembap.

“Ruang yang kelihatannya sederhana pun dapat menjadi istimewa, asalkan semua indra, mulai dari visual, bau, suara, sampai raba, dapat distimulasi secara maksimal. Karena itu, hubungan antara ruang keluarga dan luar rumah sangatlah penting,“ saran Irianto PH dari Antara Architects. Jadi ketika duduk di dalam ruang keluarga, rasanya seperti berada di teras, dan penghuni dapat merasakan bau rerumputan, semilir angin, dan cahaya matahari yang menyenangkan. Sumber Femina Online


denah contoh rumah


Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Ide untuk Hunian

Ide untuk Hunian



RUANG TAMU
Warna dapat menciptakan kesan dinamis pada ruangan. Tak perlu repot mengganti warna dinding, tetapi berikan sentuhan warna melalui warna pada upholstery. Hanya saja, Anda harus konsisten pada gradasi warna tertentu sehingga tidak bertabrakan. Misalnya, jika memilih hijau sebagai warna utama, pilihlah warna lain yang tidak mencolok sebagai aksen, seperti krem.

RUANG TIDUR ANAK
Pasti banyak mainan bertebaran di ruang ini. Anda dapat menyiasatinya dengan membuat rak-rak tumpuk (vertikal) di atas kepala tempat tidur.
Cukup beli papan kayu masing-masing selebar 20 cm tebal 2 cm, dan pasang menggunakan siku terbuat dari kayu.
Jika ingin tampilan ruang berubah drastis, Anda dapat meniru pemasangan rak yang menggunakan kisi-kisi kayu di sepanjang dinding, di atas kepala tempat tidur.

DAPUR
Sama seperti memasang rak di kamar anak, dapur juga dapat Anda lengkapi dengan rak-rak sejenis. Namun gunakan papan kayu dengan lebar 25 - 30 cm agar bisa memuat koleksi bumbu. Selain itu, letakkan cermin pada satu sisi dinding, untuk menciptakan kesan luas.

RUANG MAKAN
Warna putih membuat ruang sempit terasa lebih luas dan bersih. Lapisi meja serta lemari dengan pelapis sintetis warna putih, yang dijual di toko bangunan dengan nama umum veneer.
Tempelkan veneer secara merata pada mebel Anda. Pelapis ini mudah dibersihkan, jadi Anda tidak perlu khawatir jika ada kuah atau minuman yang tumpah. Sumber Femina Online

arsitek rumah modern minimalis


Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Jumat, 08 Februari 2008

Kehangatan Elemen Kayu dalam Hunian Country

Kehangatan Elemen Kayu dalam Hunian Country

Chaerunnisa - Okezone


Jasa Arsitek Rumah Minimalis

PENERAPAN gaya country yang menonjolkan material kayu sebagai unsur utama dapat memberikan kenyamanan dan kehangatan pada sebuah hunian. Pengaplikasian hunian dengan langgam ini mampu memberi sentuhan yang pas ke seluruh ruangan.

Gaya country pada umumnya digunakan di rumah-rumah di daerah dekat hutan, yang letaknya berada di luar kota. Biasanya untuk mewujudkan gaya seperti ini, orang-orang banyak yang memanfaatkan material kayu sebagai elemen interior rumah. Mereka percaya bahwa tekstur dan guratan pada kayu dapat melengkapi kesan kesejukan dan keharmonisan rumah.

Selanjutnya, terkait dengan dampak global warming (pemanasan global) yang kian terasa di seluruh muka bumi ini, hunian bergaya country yang banyak menerapkan kayu sebagai elemen pembentuknya sering dianggap berpotensial menjadi penyebab pemanasan global. Maka untuk menguranginya, terdapat beberapa poin yang dapat dilakukan, yaitu dengan menata hunian country semaksimal mungkin.

Menurut pemerhati lingkungan yang juga arsitek lansekap, Nirwono Yoga, yang dihubungi okezone melalui telepon genggamnya, Rabu (6/2/2008), rumah country memang masuk kategori rumah ramah lingkungan. Namun, kategori ramah lingkungan itu bila jumlah kayu dalam negeri itu tercukupi alias tidak mengimpor dari luar negara lain.

"Rumah country termasuk kategori rumah ramah lingkungan bila pengadaan kayu didapat dari lingkungan sekitar," papar pria yang baru mengeluarkan buku berjudul "Komedi Lenong Satire Ruang Terbuka Hijau".

Selain itu, Nirwono juga menyebutkan jika pemakaian kayu yang berkaitan dengan produksi dan siklusnya tetap berjalan dan berkesinambungan sah-sah saja digunakan. Karena kayu yang ditanam itu pasti akan digunakan lagi.

Menurut arsitek lansekap yang tergabung dalam Ikatan Arsitek Lansekap Indonesia (IALI), sejelek-jeleknya material dari kayu pasti tetap akan lapuk dan kembali ke tanah.

"Desain rumah yang menggunakan material kayu pasti akan lebih hangat dan lentur karena memiliki intensitas yang tinggi," ucap pria low profile ini.

Menurutnya lagi, material kayu memiliki tekstur yang mudah dipecahkan oleh tukang sehingga lebih murah dalam pengerjaannya. Sisi menarik lainnya adalah kayu dapat diproses dengan diukir menjadi seni dekoratif yang mempercantik tampilan hunian country Anda.

Sementara itu, bila dikaitkan dengan iklim tropis di Indonesia, hunian country yang menggunakan banyak elemen kayu cocok diterapkan bila memakai model panggung.

"Rumah kayu untuk iklim tropis cocok dengan rumah panggung tradisional, seperti yang diterapkan di Sumatera, Kalimantan, dan daerah lain. Jadi atmosfer lokal lebih terasa di sini," pungkas pria ramah ini.
(tty)

Jasa Arsitek Rumah Minimalis


Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Keserasian Gaya Klasik-Kontemporer

Keserasian Gaya Klasik-Kontemporer

Jasa Arsitek Rumah Minimalis

PERPADUAN dua gaya arsitektur klasik dan kontemporer tampak selaras pada hunian Presiden Direktur PT Guido M.L Hendrik. Bagaimana bentuknya?

Rumah bergaya klasik merupakan idaman Hendrik sejak lama. Namun, gaya kontemporer juga menjadi favoritnya. Akhirnya untuk mewujudkan hunian idamannya itu, pengusaha muda ini menggabungkan dua gaya tersebut. Jadilah konsep rumah klasik kontemporer yang cantik dan nyaman.

Di lahan seluas 980 meter persegi ini, Hendrik yang akrab disapa Abeng mendesain rumahnya. Guna mendapatkan kenyamanan akses yang tak jauh dari pintu tol, dia sengaja mencari lokasi dekat jalan raya utama di Cikarang Selatan. Namun, agar tak terganggu dengan kebisingan jalan, Abeng memilih tanah yang letaknya sedikit menjauh dari Jalan Raya Industri Tegal Gede.

"Membuat suasana nyaman dekat jalan raya, tapi tidak berisik. Jadi dari jalan raya harus melalui jalan sepanjang kurang lebih 25 meter untuk bisa mencapai rumah induk," sebut bapak satu anak ini.

Agar suasana asri bisa didapat, akses lokasi rumah dihias dengan taman dan dibatasi dua pagar yang berbeda. Di area depan rumah,sebuah bangunan dengan lebar 22 meter persegi berdiri kokoh dan memiliki level ketinggian yang berbeda. Hendrik sengaja membuat pintu masuk menuju ruang tamu lebih tinggi agar rumah tersebut bisa terlihat anggun dan juga untuk menghormati tamu.

Sebelum masuk ke dalam rumah,Abeng terlebih dahulu menunjukkan lahan kebun dan tempat bermain bulutangkis di sebelah kanan rumah. "Kebun ini akan dibangun lagi satu rumah yang terpisah dengan rumah induk," ujar pengusaha di bidang sipil kontraktor ini . Lahan tersebut akan diisi oleh tiga rumah yang terpisah. Tampak sebuah rumah di sudut,tetapi sementara ini digunakan untuk kantor mertua Abeng.

Adapun dari pintu masuk tersebut bisa disimpulkan kalau rumah ini bergaya kontemporer. Fasad bangunannya bergaya modern tropis dengan penggunaan kaca melengkung di beberapa bukaan berukuran besar. Namun, jika diperhatikan, ada beberapa aksen klasik yang ditambahkan pada area depan ini.

Gaya klasik semakin kuat saat melihat tatanan interior pada ruang tamu yang menggunakan satu set kursi gaya Victorian lengkap dengan gorden yang juga bergaya klasik. Sedikit berjalan lebih ke dalam, akan ditemukan grandfather's clock, khas gaya rumah klasik.

Ketinggian di area ini berbeda dengan ruang tamu, begitu juga ketika menginjak area di sebelah barat rumah bertingkat dua tersebut.

Sebelah barat rumah Abeng merupakan area privasi, sedangkan bagian timur merupakan area publik. Namun, sebelum menjelajah bagian timur, SINDO terlebih dahulu mengeksplorasi bagian barat yang jadi inti rumah.

Hal unik tampak di ruangan ini. Sebuah tangga yang tidak lazim didesain sebagai akses menuju lantai dua. Tangga tersebut satu arah namun berliku-liku mengikuti kontur dinding ruangan tersebut. Tampak panjang dan landai, juga klasik dengan railing kayu.Area void ini juga memiliki sebuah furnitur minibar dan sebuah lemari penyimpan koleksi milik keluarga.

Semakin ke dalam, akan ditemukan ruang keluarga lengkap dengan kursi bergaya Victorian. Penataan kursi sengaja dirapatkan ke dinding agar lebih leluasa dan jadi tempat bermain anak. "Dari sini bisa mengakses ke kamar anak, kamar tidur, toilet, ruang makan, dan dapur kering," sebut suami Nurlina sambil menyalakan sebuah televisi berlayar lebar. Ruang keluarga ini diterangi bukaan kaca melengkung yang tadi terlihat dari luar rumah, juga menerangi kamar tidur.

Dapur kering yang disebut Abeng tadi tidak terlalu besar karena terbagi dengan satu set meja makan.Selain itu, pendiri klub mobil Generation of Territory (G.O.T) ini mengatakan area tersebut termasuk jarang dipakai. "Paling kalau ada tamu saja," ujar pria kelahiran 4 Juni 1981 ini singkat.
(sindo//tty) okezone

Jasa Arsitek Rumah Minimalis


Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Menata Teras Rumah

Menata Teras Rumah

Arsitek Rumah Minimalis

Teras rumah merupakan bagian luar dari bangunan rumah. Kehadirannya merupakan satu kesatuan dari seluruh bentuk rumah. Maka, bentuknya pun harus dibuat sedemikian indah karena mencerminkan keindahan rumah secara utuh. Sebagai ruang perantara lingkungan dalam dan luar rumah, karakter teras sama dengan karakter ruang dalam.

Ada dua jenis teras, yaitu depan dan belakang. Teras depan sebagai tempat untuk menyambut tamu karena itu bentuknya ditekankan sisi estetisnya. Sementara teras belakang bersifat privat sehingga bentuknya dibuat untuk menampung kegiatan keluarga atau menyalurkan hobi seperti melukis, membaca koran, minum the di sore hari, atau bercengkaram dengan keluarga.

Di teras depan, seseorang sering menerima tamu yang berkunjung. Karena itu, bagian ini menjadi sangat penting dan perlu ditata agar tampak lebih indah dan cantik.

Luas teras bervariasi tergantung luas rumah secara keseluruhan. Jika rumah luas dan memiliki sisa tanah yang cukup, maka biasanya ruang untuk teras juga cukup luas.

Teras bisa berbentuk ruangan setengah terbuka, atau ruang datar yang luasnya 1x2 m2 yang hanya berisi beberapa kursi. Luas dan bentuk teras sangat tergantung kebutuhan dan kebiasaan pemilik rumah. Yang jelas, karena fungsinya penting bagi sebuah rumah maka teras perlu penataan indah dan cantik.

Untuk menata teras, perlu diperhatikan beberapa hal:

1. Agar lebih nyaman dan indah, material untuk teras seperti lantai, dinding, maupun plafonnya sebaiknya berbeda dari ruangan lain. Untuk lantai, pilihlah bahan yang tidak licin karena berada di luar rumah dan sering terkena hujan. Materialnya bisa dari kayu, keramik, atau batu alam.

2. Jika teras tidak terlalu luas, maka pemilihan furnitur dan perabot pendukung perlu diperhatikan. Pilihlah furnitur yang tidak terlalu besar ukurannya. Kalau furniturnya besar ruang semakin sempit.

3. Jika aktivitas di dalam rumah tidak terlalu padat, teras bisa ditata dengan corak yang sederhana. Tatanan seperti ini lebih cocok dengan situasi rumah dibanding penataan yang kompleks dan rumit.

4. Jika ukuran teras luas, penataannya bisa dengan gaya yang atraktif. Misal dengan gaya tropikal, natural, atau komposisi padat. Beberapa gaya ini bisa meminimalkan kesan kaku yang biasanya tampil di rumah.

5. Jika Anda hobi mengoleksi berbagai benda antik atau barang seni, tidak ada salahnya untuk memajang benda-benda tersebut di teras rumah. Selain untuk memperindah, hal itu juga bisa memperlihatkan karakter pemilik rumah.

Selain di depan dan belakang, teras juga bisa dibangun di samping rumah jika memang ada lahan yang tersisa. Di mana pun letaknya, teras perlu ditata sedemikian rupa agar terlihat cantik dan indah. Kesan indah pada teras bisa mempengaruhi kesan rumah secara keseluruhan.

(jar/dari berbagai sumber ) Republika


Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Senin, 04 Februari 2008

Bersantai di Lantai Atas

Bersantai di Lantai Atas
Agustus 31, 2007

Jika anda mempunyai ruang lebih di lantai atas, jangan dibiarkan kosong dan tidak berfungsi. Anda dapat melirik salah satu cara untuk memanfaatkannya secara optimal.

Buatlah teras rumah di lantai atas (balkon), selain dapat mengakomodir kebutuhan ruang yang berhubungan langsung dengan alam, teras atas juga bisa menjadi tempat sangat pribadi bagi pemilik yang ingin menikmati suasana sore hari tanpa ada gangguan dari tetangga atau pun orang yang lalu lalang di depan rumah.

Teras di lantai atas bisa terletak di depan atau di bagian belakang tergantung keinginan dan arsitektur rumah. Bila memungkinkan, teras atas yang terletak di belakang rumah akan lebih baik untuk menjaga privacy pemiliknya, Namun jika harus terletak di depan rumah pun, tak jadi masalah asalkan pemilik kreatif membuat suasana teras atas menjadi asri.

Idealnya, kata konsultan rumah, Taka Wong, teras di lantai atas memiliki tempat duduk meja kecil dan pagar pembatas yang disesuaikan dengan arsitektur rumah.

Teras yang terletak di depan misalnya, di bagian samping bisa ditanami tumbuhan peneduh yang merambat. Ini dapat digunakan untuk meminimalisir matahari yang masuk secara langsung. Jika pemilik ingin nuansa alam di terasnya, gunakan papan kayu yang panjangnya sekitar 1,5 meter dan lebar 20 sentimeter yang padat dan bertekstur lembut. Sekelilingnya padat ditanami bunga-bunga kecil dan berdaun banyak dan juga palem yang tahan sinar matahari langsung. Disarankan tanaman di teras atas menggunakan pot, sehingga mudah dirawat dan dapat dipindahkan terlebih dahulu ketika hendak disiram.

Sementara untuk kursi, dapat dipilih kursi kayu yang memiliki sandaran sedikit melengkung, sehingga orang yang duduk dapat sedikit santai. Meja bundar kayu, dikelilingi empat kursi yang cukup untuk satu keluarga.

Yang terpenting dari teras di lantai atas adalah struktur atap di atasnya. Disarankan jika terasnya memiliki ukuran yang sempit maka atap harus menutupi semua ruang teras di bawahnya. Ini berguna agar pemilik masih bisa menikmati suasana teras meskipun hujan turun. Sementara jika terasnya luas, maka atapnya bisa hanya setengah dari teras tersebut. Dengan begitu pemilik dapat menikmati suasananya di saat hari cerah maupun hujan.

Bahan atapnya pun bervariasi sesuai keinginan pemilik, bisa menggunakan fiber atau genting. Fiber yang transparan bisa membuat teras di bawahnya menjadi terang, sementara genting bisa membuat teduh. Fiber juga bisa menjadi teduh jika pada teras itu terdapat tanaman merambat yang bisa tumbuh di bawah fiber. Dengan begitu ada kesan alami dari masuknya matahari yang tertangkap dahulu oleh tanaman.

Jika atap teras menggunakan kayu, Taka menyarankan agar bentuk kuda-kuda atap berbentuk kerucut dan sedikit landai. Ini berguna untuk menahan air hujan yang turun tidak jatuh secara frontal, dan tidak membasahi pinggiran teras.

Jika melihat kecenderungan rumah diperkotaan, teras lantai atas yang sempit sering digunakan untuk ruang menjemur pakaian dan tidak dimanfaatkan secara optimal. Bahkan terkadang teras dilindungi pagar besi yang rapat, hingga berkesan seperti rumah penjara. Untuk itu mulai sekarang cobalah merubah teras yang terabaikan di rumah Anda menjadi ruang pribadi untuk keluarga berkumpul. Meski hanya diisi oleh dua pot bunga dan dua kursi, itu cukup untuk bersantai dan melepas lelah sehabis bekerja, atau mengo-brol santai dengan keluarga. batubata.com



Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Minggu, 03 Februari 2008

Keserasian Gaya Klasik-Kontemporer

Keserasian Gaya Klasik-Kontemporer

PERPADUAN dua gaya arsitektur klasik dan kontemporer tampak selaras pada hunian Presiden Direktur PT Guido M.L Hendrik. Bagaimana bentuknya?

Rumah bergaya klasik merupakan idaman Hendrik sejak lama. Namun, gaya kontemporer juga menjadi favoritnya. Akhirnya untuk mewujudkan hunian idamannya itu, pengusaha muda ini menggabungkan dua gaya tersebut. Jadilah konsep rumah klasik kontemporer yang cantik dan nyaman.

Di lahan seluas 980 meter persegi ini, Hendrik yang akrab disapa Abeng mendesain rumahnya. Guna mendapatkan kenyamanan akses yang tak jauh dari pintu tol, dia sengaja mencari lokasi dekat jalan raya utama di Cikarang Selatan. Namun, agar tak terganggu dengan kebisingan jalan, Abeng memilih tanah yang letaknya sedikit menjauh dari Jalan Raya Industri Tegal Gede.

"Membuat suasana nyaman dekat jalan raya, tapi tidak berisik. Jadi dari jalan raya harus melalui jalan sepanjang kurang lebih 25 meter untuk bisa mencapai rumah induk," sebut bapak satu anak ini.

Agar suasana asri bisa didapat, akses lokasi rumah dihias dengan taman dan dibatasi dua pagar yang berbeda. Di area depan rumah,sebuah bangunan dengan lebar 22 meter persegi berdiri kokoh dan memiliki level ketinggian yang berbeda. Hendrik sengaja membuat pintu masuk menuju ruang tamu lebih tinggi agar rumah tersebut bisa terlihat anggun dan juga untuk menghormati tamu.

Sebelum masuk ke dalam rumah,Abeng terlebih dahulu menunjukkan lahan kebun dan tempat bermain bulutangkis di sebelah kanan rumah. "Kebun ini akan dibangun lagi satu rumah yang terpisah dengan rumah induk," ujar pengusaha di bidang sipil kontraktor ini . Lahan tersebut akan diisi oleh tiga rumah yang terpisah. Tampak sebuah rumah di sudut,tetapi sementara ini digunakan untuk kantor mertua Abeng.

Adapun dari pintu masuk tersebut bisa disimpulkan kalau rumah ini bergaya kontemporer. Fasad bangunannya bergaya modern tropis dengan penggunaan kaca melengkung di beberapa bukaan berukuran besar. Namun, jika diperhatikan, ada beberapa aksen klasik yang ditambahkan pada area depan ini.

Gaya klasik semakin kuat saat melihat tatanan interior pada ruang tamu yang menggunakan satu set kursi gaya Victorian lengkap dengan gorden yang juga bergaya klasik. Sedikit berjalan lebih ke dalam, akan ditemukan grandfather's clock, khas gaya rumah klasik.

Ketinggian di area ini berbeda dengan ruang tamu, begitu juga ketika menginjak area di sebelah barat rumah bertingkat dua tersebut.

Sebelah barat rumah Abeng merupakan area privasi, sedangkan bagian timur merupakan area publik. Namun, sebelum menjelajah bagian timur, SINDO terlebih dahulu mengeksplorasi bagian barat yang jadi inti rumah.

Hal unik tampak di ruangan ini. Sebuah tangga yang tidak lazim didesain sebagai akses menuju lantai dua. Tangga tersebut satu arah namun berliku-liku mengikuti kontur dinding ruangan tersebut. Tampak panjang dan landai, juga klasik dengan railing kayu.Area void ini juga memiliki sebuah furnitur minibar dan sebuah lemari penyimpan koleksi milik keluarga.

Semakin ke dalam, akan ditemukan ruang keluarga lengkap dengan kursi bergaya Victorian. Penataan kursi sengaja dirapatkan ke dinding agar lebih leluasa dan jadi tempat bermain anak. "Dari sini bisa mengakses ke kamar anak, kamar tidur, toilet, ruang makan, dan dapur kering," sebut suami Nurlina sambil menyalakan sebuah televisi berlayar lebar. Ruang keluarga ini diterangi bukaan kaca melengkung yang tadi terlihat dari luar rumah, juga menerangi kamar tidur.

Dapur kering yang disebut Abeng tadi tidak terlalu besar karena terbagi dengan satu set meja makan.Selain itu, pendiri klub mobil Generation of Territory (G.O.T) ini mengatakan area tersebut termasuk jarang dipakai. "Paling kalau ada tamu saja," ujar pria kelahiran 4 Juni 1981 ini singkat.Sumber Okezone

Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Eksotika Taman Jepang

Eksotika Taman Jepang


SEDERHANA namun kaya unsur alam,salah satu ciri khas yang melekat pada konsep taman bergaya Jepang. Anda pun bisa mengaplikasikannya di rumah. Bagaimana bentuknya?

Penataan sebuah taman pada hunian sangat penting. Salah satunya adalah menentukan konsep taman yang sesuai dengan konsep bangunan rumah. Dengan demikian, desain yang holistik pada bangunan utama sampai pada tamannya bisa Anda miliki.

Taman jepang sesuai dengan namanya diadopsi dari gaya taman yang biasa ada di halaman rumah orang Jepang. Desain lanskapnya yang sederhana membuat siapa pun mampu mengadopsi taman jepang ini ke dalam area tempat tinggalnya. Walau memang di tempat asalnya, taman ini berada di area subtropis.

"Mengingat letak geografis Jepang, sebenarnya taman jepang ini kurang pas disebut taman tropis karena Jepang sendiri terletak di kawasan subtropis," sebut arsitek lanskap Immanuel Purba.

Indonesia yang berada di garis khatulistiwa tak terlalu bermasalah bila ingin mengonsepkan sebuah taman pada hunian. Jadi, taman jepang ini pun sah-sah saja Anda pilih sebagai konsep taman rumah Anda. Justru dengan adanya lahan hijau dalam rumah, akan berguna untuk daerah resapan air selain menjadi area estetis.

Menurut arsitek lanskap Widjatmiko Heru, ciri taman bergaya Jepang dapat dilihat dari tanamannya. "Biasanya tanaman di taman bergaya Jepang bentuknya tertata rapi karena sengaja dipangkas.

"Selain tertata rapi, tanaman yang menghiasi taman jepang tidak rimbun seperti tanaman di taman tropis. Kalaupun ada, lagi-lagi dibentuk bulat atau dibonsai," kata Widjatmiko yang menjabat sebagai direktur PT Agla Pradipta Tama.

"Taman Jepang itu cenderung simpel dan kesan yang tampak adalah tenang," papar Immanuel yang biasa disapa Iman dari Alaminti Stonesia.

Di negara asalnya, orang Jepang merancang tamannya ini seperti menggambarkan alam itu sendiri. Hal ini sangat berkaitan dengan filosofi Zen yang sangat mementingkan keseimbangan dan pendekatan pada alam.

Elemen alam berupa air menjadi hal yang tidak bisa dipisahkan dari taman bergaya Jepang. "Ciri lainnya yaitu taman ini lebih bermain dengan unsur air karena terdapat pengaruh dari kepercayaan pada filosofi Zen itu sendiri," kata Iman, alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB) ini.

Unsur minimalis juga melekat pada taman jepang. Dengan tanaman yang tidak terlalu rimbun membuat taman bergaya jepang terlihat simpel dan bersih. Jarang ada tanaman yang dibiarkan tumbuh liar karena selalu dipangkas dan dibentuk.

Materi keras (hardscape) pada taman jepang diisi oleh batu-batuan, koral, kerikil, dan pasir. Ornamen bergaya Jepang memang tak jauh dari unsur batu dan kayu. "Di taman jepang bisa dipasang stone lamp, kolam ikan, atau air mancur," kata Widjatmiko, arsitek yang sudah bekerja di PT Agla Pradipta Tama sejak 1994.

Ornamen taman lain pun bisa Anda pilih untuk melengkapi Taman Jepang Anda.Namun, penempatannya harus tetap diperhatikan dan jangan sampai berbagai macam ornamen dipasang semua di area taman. Cukup satu atau dua macam tanpa mengurangi kesan sederhana pada Taman Jepang ini.

"Kehadiran gazebo dengan desain khas Jepang, jembatan kecil di atas kolam, jalan-jalan setapak, atau ornamen taman lain yang berbahan material bambu mampu menambah nilai estetis taman jepang Anda," ujar Iman.

Menurut dia, lebih bagus kalau elemen air ini dihadirkan dalam bentuk air mancur yang keluar dari pipa bambu. Air mengalir ke bebatuan, lalu mengalir tenang ke kolam ikan. Elemen air inilah yang tak bisa dipisahkan dari sebuah taman sehingga membuat suasana damai, nyaman, dan mampu merasakan senyapnya alam. Sumber: Okezone

Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Kamis, 31 Januari 2008

Rumah Joglo Tahan Gempa

Rumah Joglo Tahan Gempa


Bangunan Joglo menimbulkan interpretasi arsitektur Jawa yang mencerminkan ketenangan.

TAK hanya megah, indah, sarat makna dan nilai-nilai sosiokultural, arsitektur bangunan joglo juga dapat meredam gempa. Bagaimana desainnya?

Sebuah bangunan joglo yang menimbulkan interpretasi arsitektur Jawa mencerminkan ketenangan, hadir di antara bangunan- bangunan yang beraneka ragam. Interpretasi ini memiliki ciri pemakaian konstruksi atap yang kokoh dan bentuk lengkung-lengkungan di ruang per ruang.

Rumah adat joglo yang merupakan rumah peninggalan adat kuno dengan karya seninya yang bermutu memiliki nilai arsitektur tinggi sebagai wujud dan kebudayaan daerah yang sekaligus merupakan salah satu wujud seni bangunan atau gaya seni bangunan tradisional.

Joglo merupakan kerangka bangunan utama dari rumah adat Kudus terdiri atas soko guru berupa empat tiang utama dengan pengeret tumpang songo (tumpang sembilan) atau tumpang telu (tumpang tiga) di atasnya. Struktur joglo yang seperti itu, selain sebagai penopang struktur utama rumah,juga sebagai tumpuan atap rumah agar atap rumah bisa berbentuk pencu.

Pada arsitektur bangunan rumah joglo, seni arsitektur bukan sekadar pemahaman seni konstruksi rumah, juga merupakan refleksi nilai dan norma masyarakat pendukungnya. Kecintaan manusia pada cita rasa keindahan, bahkan sikap religiusitasnya terefleksikan dalam arsitektur rumah dengan gaya ini.

Pada bagian pintu masuk memiliki tiga buah pintu,yakni pintu utama di tengah dan pintu kedua yang berada di samping kiri dan kanan pintu utama. Ketiga bagian pintu tersebut memiliki makna simbolis bahwa kupu tarung yang berada di tengah untuk keluarga besar, sementara dua pintu di samping kanan dan kiri untuk besan.

Pada ruang bagian dalam yang disebut gedongan dijadikan sebagai mihrab, tempat Imam memimpin salat yang dikaitkan dengan makna simbolis sebagai tempat yang disucikan, sakral, dan dikeramatkan. Gedongan juga merangkap sebagai tempat tidur utama yang dihormati dan pada waktuwaktu tertentu dijadikan sebagai ruang tidur pengantin bagi anak-anaknya.

Ruang depan yang disebut jaga satru disediakan untuk umat dan terbagi menjadi dua bagian, sebelah kiri untuk jamaah wanita dan sebelah kanan untuk jamaah pria. Masih pada ruang jaga satru di depan pintu masuk terdapat satu tiang di tengah ruang yang disebut tiang keseimbangan atau soko geder, selain sebagai simbol kepemilikan rumah, tiang tersebut juga berfungsi sebagai pertanda atau tonggak untuk mengingatkan pada penghuni tentang keesaan Tuhan.

Begitu juga di ruang dalam terdapat empat tiang utama yang disebut soko guru melambangkan empat hakikat kesempurnaan hidup dan juga ditafsirkan sebagi hakikat dari sifat manusia.

”Untuk membedakan status sosial pemilik rumah, kehadiran bentangan dan tiang penyangga dengan atap bersusun yang biasanya dibiarkan menyerupai warna aslinya menjadi ciri khas dari kehadiran sebuah pendopo dalam rumah dengan gaya ini,” tutur Zulfikar Latief, pemilik galeri Rumah Jawa, yang menyediakan rumah adat joglo dan furnitur etniknya.

Kesan yang akan timbul dari arsitektur bangunan tradisional joglo sering kali terasa antik dan kuno, hal ini timbul melalui kehadiran perabot hingga pernak-pernik pendukung bernuansa lawas yang dibiarkan apa adanya. Namun, dalam penataan hunian bergaya ini tidak ada salahnya bila dikombinasikan dengan gaya modern maupun minimalis.

“Dalam menata rumah joglo, sah-sah saja bila dikombinasikan antara rumah minimalis dengan rumah etnik. Salah satu hal yang lazim dilakukan banyak orang ialah pemakaian pintu gebyok sebagai pintu utama, sementara furnitur yang digunakan berlanggam modern. Ini dilakukan untuk memberi kesan tidak terlalu berat,” ungkap pria yang akrab disapa Itang.

Nuansa asli sering terasa melalui kehadiran hunian berarsitektur tradisional joglo.Kesan inilah yang sengaja dihadirkan oleh bangunan-bangunan modern bergaya etnik yang banyak diaplikasikan pada hunian maupun bangunan umum seperti restoran.

Eksotika Joglo Pencu
Tiga pintu yaitu depan, samping kiri dan kanan hadir dengan makna simbolisnya.

JOGLO Pencu. Ketika seseorang mengatakan kata tersebut, ingatan kita akan segera tertuju pada sebuah rumah tradisional yang berasal dari daerah Kudus (salah satu bagian dari kebudayaan Jawa).

Rumah dengan berbagai keindahan dengan karakter khusus ini tampil memikat melalui kerumitan yang cukup tinggi pada ornamen hias yang ada pada hampir setiap ruang yang ada pada rumah joglo pencu. Karakter spesifik yang ada tersebut sangat berbeda dengan apa yang ada di dalam bangunan tradisional yang ada di Jawa pada umumnya.

Perbedaan lain dapat dijumpai pada bentuk ornamen ukir yang diterapkan, pola susunan ruang dan dimensi yang kemudian berdampak pada proporsi ukuran dari masing-masing ruangnya. Meskipun ruang yang digunakan sama, tetapi terjadi perbedaan yang cukup besar pada dimensidimensi ruangan yang terjadi jika dibandingkan dengan rumah tradisional Jawa pada umumnya.

Hal tersebut dapat terjadi karena kebudayaan yang berpengaruh besar di dalam masyarakat Kudus bukan hanya kebudayaan Jawa saja. Letaknya di jalur perdagangan dan mata pencaharian sebagian besar penduduknya sebagai pedagang memunculkan bentuk yang sekarang dapat dijumpai pada rumah joglo pencu.

Bangunan tradisional seperti rumah joglo yang banyak memakai elemen natural di dalamnya, terbukti tahan terhadap bencana alam seperti gempa. Banyak faktor yang menyebabkan joglo tanggap gempa. Sengaja digunakan kata tanggap gempa bukan tahan gempa karena bangunan ini sepertinya dapat merespons dan berdialog dengan gaya gempa.

Pertama, sistem struktur yang digunakan. Orang menganggap joglo berstruktur rangka karena memang terlihat batang-batang kayu yang disusun membentuk rangka. Struktur joglo menerapkan sistem tenda atau tarik. Hal ini didasarkan pada sistem dan sifat sambungan kayu yang digunakan (cathokan dan ekor burung), semuanya bersifat mengantisipasi gaya tarik. Sistem struktur tarik inilah yang membuat joglo bersifat fleksibel sehingga dapat tanggap terhadap gaya-gaya gempa.

“Bangunan joglo dapat meredam gempa karena memiliki keterkaitan antarstruktur dan materialnya, sambungan antarkayu yang tidak kaku sehingga fleksibel dan memiliki toleransi tinggi terhadap gempa,” ungkap arsitek dan kontraktor dari Mitra Graha Asri Mandiri Ir Wisnu Brata. Kedua, sistem distribusi beban.

Bangunan joglo memiliki soko guru (tiang utama) 4 buah dan 12 buah soko pengarak. Ruang yang tercipta dari keempat soko guru disebut rong-rongan, yang merupakan struktur inti joglo. Soko-soko guru disatukan oleh balok-balok (blandar-pengeret dan sunduk-kili) dan dihimpun-kakukan oleh susunan kayu yang berbentuk punden berundak terbalik di tepi (tumpangsari) dan berbentuk piramida di tengah (brunjung).

Susunan kayu ini bersifat jepit dan menciptakan kekakuan sangat rigid. Soko-soko pengarak di peri-peri dipandang sebagai pendukung struktur inti. Faktor ketiga adalah sistem tumpuan dan sistem sambungan. Sistem tumpuan bangunan joglo menggunakan umpak yang bersifat sendi. Hal ini untuk mengimbangi perilaku struktur atas yang bersifat jepit.

Sistem sambungannya yang tidak memakai paku, tetapi menggunakan sistem lidah alur, memungkinkan toleransi terhadap gaya-gaya yang bekerja pada batang-batang kayu. “Toleransi ini menimbulkan friksi sehingga bangunan dapat akomodatif menerima gaya-gaya gempa,” tutur Wisnu.

Pemilihan dan penggunaan bahan bangunan adalah faktor keempat. Penggunaan kayu untuk dinding (gebyok) dan genteng tanah liat untuk atap disebabkan material ini bersifat ringan sehingga relatif tidak terlalu membebani bangunan.

Pada awalnya penutup atap yang dipakai adalah jerami, daun kelapa, daun tebu, sirap, dan ilalang. Oleh karena merebak penyakit pes, pemerintah kolonial Belanda mengganti penutup atap dengan genteng supaya lebih sehat. (chaerunnisa) okezone
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Selasa, 29 Januari 2008

Karisma Modern - Oriental Desain Minimalis

Karisma Modern - Oriental


Desain modern minimalis banyak dipengaruhi oleh budaya Skandinavia dan Amerika. Kesederhanaan bentuk mebel dan tata letak ruang, serta minimnya detail, yang merupakan ciri utama gaya ini, adalah cerminan dari sisi pragmatis masyarakat masa kini.

Namun, warna monokromatik yang biasanya mendominasi gaya ini, cenderung membuat ruang terasa monoton dan berkesan dingin.

Untuk itu, tak ada salahnya jika Anda memadukan gaya Barat tersebut dengan gaya oriental Cina yang unik dan khas.

Budaya Cina sudah memengaruhi budaya Indonesia kurang lebih sejak 1500 tahun lalu. Adanya perdagangan Indonesia-Cina, membuka jalan bagi masuknya ornamen-ornamen khas Cina. Sutra, lukisan, porselen, dan gerabah adalah beberapa contoh pernik khas Cina yang hingga kini sering digunakan sebagai pelengkap interior.



Warna keemasan yang melambangkan keberuntungan atau kemakmuran serta warna merah perlambang kebahagiaan, juga dianggap sebagai warna ‘wajib’ bagi desain interior yang mengadaptasi gaya oriental tersebut.

Bila ruang modern dengan dominasi mebel bergaris tegas dan cenderung maskulin dipadankan dengan elemen oriental, hasilnya adalah keseimbangan tataan interior yang lebih kaya makna, warna, serta detail. Mebel berbahan kayu dengan garis-garis geometris dipercantik dengan hadirnya kain penutup sofa atau bantal-bantal penuh corak dan sulaman khas Cina (chinosserie silk embroidery). Penggunaan wallpaper (kertas pelapis dinding) dengan motif-motif yang semarak, membuat ruang terasa lebih hangat dan hidup.

Selain itu, aksentuasi pernik, seperti anyaman bambu, porselen, lampu gantung berbahan sutra merah, serta mebel modern berukir Cina (carved latticework) yang ditempatkan pada sudut-sudut ruang, menambah keselarasan tataan interior modern-oriental ini.
Sumber Femina Online
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Kiat Renovasi Rumah Sederhana

Kiat Renovasi Rumah Sederhana

Mungkin anda adalah salah satu pemilik rumah sederhana (RS) yang dibiayai oleh BTN atau lebih dikenal dengan Rumah KPR RS BTN. Rumah yang anda miliki tersebut bisa bertipe 21, 36 atau 45, sedangkan luas tanahnya terdapat beragam ukuran yang tergantung daerahnya.

Pada saat anda menarik napas lega setelah direalisasikan oleh BTN dan pada hari itu secara langsung berarti memiliki rumah sendiri, maka bagi anda yang akan langsung menempati rumah tersebut (untuk ditinggali sendiri), sudah barang tentu terlintas di benak anda untuk segera merenovasi rumah tersebut sesuai dengan angan-angan dan keinginan untuk lebih nyaman tinggal di rumah mungil tersebut. Memang beberapa model rumah sederhana tersebut hanya diberikan standar sederhana tergantung model yang dipilih dan disesuaikan dengan kemampuan angsuran/nilai kredit masing-masing pemilik. Tetapi rumah-rumah tersebut secara umum masih bisa dikembangkan secara optimal, sehingga rumah-rumah BTN tersebut dikenal sebagai ''rumah tumbuh''.

Seperti anda ketahui, kondisi rumah yang telah direalisasikan tersebut memiliki standar seperti ruangan tidur, ruang tamu dan ruang makan, kamar mandi/WC, teras, halaman depan dan halaman belakang. Sedangkan untuk bahan material finishing disesuaikan dengan developernya apakah ada peningkatan mutu atau penambahan-penambahan lainnya.

Merencanakan Pengembangan

Dalam merencanakan pengembangannya yang harus dipegang kaidahnya adalah memiliki rumah yang sehat dan nyaman. Sehat bagi penghuni dan lingkungan, apabila hal tersebut sudah dipedomani maka kenyamanan akan mudah didapati. Pengembangan sehat tersebut dapat berupa menata sedemikian mungkin tetapi harus memiliki pedoman sbb: ventilasi dan sirkulasi udara yang baik, memiliki pencahayaan alami dan buatan yang cukup, memiliki pencapaian antarruang yang efisien, memiliki standar keamanan yang dapat terpantau (peralatan listrik, gas, teralis, pagar, dll), memiliki sumber air yang memadai (PAM, jetpump, sumur, dll).

Membangun atau Merenovasi

Dalam merencanakan pengembangan anda dapat memutuskan apakah membangun, merenovasi atau hanya mengubah penampilan eksterior/interior saja. Untuk membangun dan merenovasi yang paling diperhatikan adalah merancang jadwal pelaksanaan pekerjaan, sebab jangan sampai pembangunan yang anda rencanakan tersebut berhenti di tengah perjalanan, atau jangan membangun pada saat anda akan berlebaran atau bepergian dalam waktu lama, sehingga akan mengakibatkan membengkaknya biaya, situasi kurang nyaman dan akibat-akibat yang lain yang tidak anda duga sebelumnya.

Apabila renovasi yang anda rencanakan adalah untuk menaikkan jumlah lantai maka harus dipertimbangkan faktor cuaca, sebab rata-rata rumah sederhana hanya berlantai 1 (satu) yang berarti anda harus memperhitungkan untuk membuka kap atap, sehingga otomatis dapat anda bayangkan apabila turun hujan. Namun kalau sekadar untuk mengubah penampilan eksterior/interior dapat dilaksanakan kapan saja anda mau karena sifat pekerjaan pengubahan penampilan ini tidak terlalu mengganggu kegiatan rumah sehari-hari.

Tetapkan Prioritas

Ketika anda memutuskan untuk merenovasi rumah sederhana tersebut, di samping menetapkan prioritas renovasi dan jadwal pelaksanaan pekerjaan sebaiknya sudah dipastikan seberapa besarnya budget anda, sehingga anda akan mudah memperkirakan kebutuhan pembangunan/renovasi sesuai prioritas dan besarnya anggaran biaya untuk pelaksanaan.

Langkah pertama adalah menghitung kemampuan financial budged anda, apakah sudah mencukupi atau masih kurang apabila kurang apakah anda dapat mencukupinya dari meminjam dari Bank atau dari meminjam orangtua/kerabat, sehingga dalam penetapan prioritas ini anda dapat berhitung apakah akan merenovasi kecil-kecilan atau merenovasi dengan cara bertahap.

Langkah kedua adalah menetapkan tambahan ruangan untuk mensuport kebutuhan rumah sehari-hari misalnya dapur, kamar mandi/WC dan ruang cuci, teras dan carport, kamar tambahan lengkap dengan ukurannya.

Langkah ketiga adalah menentukan bahan dan material yang diperlukan (lantai keramik, kayu kamper, genting/asbes, bahan cat, dll). Apakah bahan dan material tersebut berstandar istimewa, sedang atau biasa dan biasanya dikenal dengan KW 1, KW 2 atau KW 3 (KW = kualitas).

Langkah keempat adalah menentukan tenaga pelaksana pekerjaan (tukang). Untuk pelaksana pekerjaan ini ada beberapa keahlian yang berbeda-beda dan harga upahnya. Sedangkan dalam cara kerja akan anda temui sistem tenaga kerja borongan atau sistem kerja dengan pembayaran sekaligus bahan dan tenaga. Selain itu, sistem kerja harian atau sistem kerja dengan upah harian dan bahan diadakan sendiri oleh pemberi tugas.

Wujud Ekspresi Diri

Karena rumah sederhana ini akan ditempati seluruh keluarga maka selain anda tentunya ada anggota keluarga turut berperan untuk menentukan pengembangan rumah ini. Anggota ini terutama istri/suami, mertua/orangtua, teman/kerabat atau hanya anda berdua. Dengan prinsip merombak seminimal mungkin, tetapi memperoleh hasil semaksimal mungkin, rumah ini harus dicoba dapat mengekspresikan keinginan berdua dengan menghadirkan ruang-ruang yang fungsional dan nyaman.

Rumah selayaknya sesuai dengan gaya hidup dan ekspresi penghuninya, sehingga walaupun RS tersebut cukup sederhana sebaiknya didesain dengan gaya yang pas. Sebab, kondisi rumah yang tak terlalu luas maka konsep yang hendak ditonjolkan adalah, sebisa mungkin berkesan lapang, tetapi kompak. Oleh karena itu, antara ruang duduk, ruang makan, dan teras belakang dibuat menyatu, menyambung sampai ke taman belakang yang berkesan mengalir tanpa batas. Selain itu unsur cahaya alami yang masuk ke dalam ruangan pun diupayakan sebanyak mungkin untuk menghemat pemakaian lampu pada siang hari dan diupayakan sirkulasi udara yang lancar, sebab anda dapat menghemat penggunaan AC dan udara di dalam ruangan tidak sumpek (system cross ventilation).

Warna cat sangat berperan untuk mempengaruhi suasana di dalam rumah, ekspresi warna cat tersebut dapat bermacam-macam misalnya warna hijau/biru yang suka dengan keteduhan, kuning/krem/pink mencerminkan kehangatan, putih mencerminkan gaya simpel, praktis dan sederhana, sedangkan warna-warna gelap dapat dipakai sebagai pelengkap aksentuasi (pintu, kusen, batas ruangan).

Selain ruangan sebagai wujud ekspresi diri anda yang tak kalah penting adalah pertimbangan anda memilih furniture yang berukuran sesuai dengan rumah mungil anda ini. Jangan sampai anda memilih furniture yang berukuran besar-besar karena di samping harganya lebih mahal juga akan mengakibatkan ruangan berkesan sempit dan membatasi gerak anggota keluarga.

Perawatan

Bagian yang sering terlupakan dalam melakukan renovasi adalah bagaimana anda merawat rumah tersebut. Sedapat mungkin anda harus cermat memperhitungkannya, sebab beberapa kasus terjadi setelah selesai renovasi, karena saluran air kotor mampet maka harus membongkar lantai yang baru diganti.

Maka sebagai pedoman praktis apabila anda akan membangun/merenovasi terlebih dahulu dipastikan kemudahan dalam perawatannya antara lain memperhatikan/membuat jalur khusus untuk saluran air kotor dan bersih yang mudah dicapai kemudian berikan tanda khusus (bak kontrol, lubang ventilasi septictank, saluran PDAM, saluran arir bersih dari pompa air, jalur pipa gas), perhatikan jalur-jalur kabel listrik dan pembagiannya/distribusinya agar tidak terjadi konsleting yang mengakibatkan kebakaran, perhatikan pula derajat kemiringan talang agar tidak terjadi kebocoran, buatlah man hole/atau plafon yang tidak dipaku pada pojok ruangan yang tidak terekspos untuk kemudahan anda merawat bagian atas/bawah atap rumah. (sut, berbagai sumber)


Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Minggu, 27 Januari 2008

Cahaya elemen estetis dalam interior rumah.

Cahaya elemen estetis dalam interior rumah.

PERMAINAN CAHAYA


Femina-Online: Cahaya merupakan unsur yang tidak kalah penting dalam merancang interior rumah. Cahaya memberi pengaruh sangat luas dan mampu menimbulkan efek dan nuansa tertentu. Permainan cahaya juga dapat menjadi detail serta elemen estetis dalam interior rumah.

Pencahayaan terbagi menjadi dua macam. Pertama, cahaya alami (natural ligthing) yang berasal dari sinar matahari langsung. Cahaya ini biasanya masuk melalui jendela, bukaan atap/ vide, atau penggunaan genting kaca. Terang cahaya alami akan terus berganti karena kedudukan matahari yang terus bergeser.

Kedua, cahaya buatan (artificial lighting) yang sengaja dibuat dan berasal dari sinar lampu atau lilin. Sama halnya dengan cahaya alami, bias sinar buatan ini juga berfungsi ganda. Sebagai penerang ruangan sekaligus sebagai pencipta keindahan dan suasana tertentu bagi rumah.

Dari jatuhnya sinar, cahaya juga dibagi menjadi beberapa jenis. Pembagian ini merupakan teknik dasar untuk menciptakan nuansa dan efek yang berbeda pada rumah.

1. Pencahayaan langsung, yaitu jatuhnya sinar lampu pada ruang. Sistem ini adalah sistem yang paling umum. Saat ini, pencahayaaan langsung juga sudah berkembang, tidak hanya berasal dari atas ruangan, tetapi juga dari lantai. Lampu yang ditanam di dalam lantai (biasanya lantai kayu untuk memudahkan bongkar pasang lampu) dan mengarah ke atas menimbulkan kesan unik pada rumah.

2. Pencahayaan tidak langsung, yaitu jika sumber cahaya tidak terlihat atau disembunyikan dari pandangan mata seseorang. Sehingga, cahaya yang dirasakan adalah berupa pantulannya saja. Sistem ini banyak digunakan untuk drop ceiling atau untuk dinding sebagai aksentuasi. Adanya pantulan cahaya yang berpendar dari langit-langit atau dinding membuat ruangan terasa lebih mewah. Anda dapat menerapkannya pada ruang keluarga, ruang tamu, dan ruang tidur. Gunakan lampu berwarna kuning untuk menciptakan suasana hangat.

3. Pencahayaan setempat atau aksen adalah jatuhnya sinar lampu yang diarahkan pada objek tertentu. Sistem ini biasanya digunakan untuk menciptakan suasana dramatis pada rumah. Misalnya, penyinaran lampu sorot pada lukisan atau tangga, penggunaan lampu gantung di atas meja makan, penggunaan lampu duduk dan stand-ing lamp pada ruang tamu atau ruang keluarga.
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Selasa, 22 Januari 2008

Sudut-sudut Nyaman di Rumah Tinggal

Sudut-sudut Nyaman di Rumah Tinggal

MASIH adakah sudut-sudut di rumah Anda yang belum termanfaatkan? Atau, serambi-serambi di sisi rumah yang masih bisa diolah menjadi sudut-sudut santai yang cantik dan manis?

Bila rumah sudah dihuni lebih dari sepuluh tahun, biasanya rutinitas perawatan rumah sudah seperti robot. Penghuni pun sudah tidak punya waktu khusus lagi memperhatikan setiap sudut rumah, maka keindahan dan kenyamanan sudah tidak terperhatikan lagi.

Semua diserahkan kepada “tukang kebun” dengan instruksi agar halaman, taman dan sudut-sudut rumah selalu harus rapi, bersih terawat. Begitu, kan?

Bahwa area-area tersebut perlu penyegaran dan perubahan, mungkin tidak terpikirkan. Padahal dengan aktivitas keseharian anggota keluarga yang begitu tinggi, pada saat tertentu seringkali kita membutuhkan tempat untuk berkumpul seluruh keluarga dalam suasana mesra.

Sekadar melampiaskan rindu sambil memanjakan keluarga dengan tempat yang santai, ramah, hangat, kursi yang empuk, pemandangan yang menyenangkan.Terlebih bila dilengkapi dengan hidangan teh atau kopi panas, cemilan kesukaan keluarga, bersama seluruh anggota keluarga dengan penuh keakraban. Wowww!

Apakah untuk mendapatkan suasana seperti itu kita harus selalu pergi ke suatu tempat khusus yang jauh dari rumah?

Untuk menghilangkan kejenuhan di rumah, sekali-sekali sih boleh-boleh saja. Tapi, tidak ada salahnya juga bila tempat-tempat seperti itu kita ciptakan sendiri di rumah.

Memang, menciptakan area seperti yang diinginkan membutuhkan lahan yang relatif agak luas. Tapi bukan berarti harus dibuat mewah dan mahal loh. Yang penting di sini, ada niat, sedikit kreativitas dan usaha yang sungguh-sungguh dalam mewujudkannya.

Area ini bisa berada di beranda, bisa juga di area khusus sejenis gazebo atau saung atau bisa pula di sudut halaman belakang yang rindang.

Yang harus diperhatikan mungkin perangkat duduk. Perangkat duduk tidak perlu mencari bentuk-bentuk yang terlalu serius, malah kalau memungkinkan, bisa mencari barang-barang di gudang yang sudah lama tidak terpakai, seperti kursi kayu atau bale-bale atau mungkin tempat tidur tempo dulu dengan tiang-tiang kelambu di setiap sudutnya.

Coba keluarkan semua barang-barang tersebut dari ruang penyimpanan barang bekas, dibersihkan, diperbaiki bentuknya, di warnai ulang atau dipolitur ulang, rasa-rasanya bentuk lama akan kembali utuh dan menarik.

Kursi makan tempo dulu yang terbuat dari kayu bisa kita buat menjadi kursi taman dengan memotong sedikit kaki-kakinya ( kurang lebih 5 cm, karena tinggi kursi makan rata-rata 45 cm, sementara kursi taman sebaiknya dibuat agak lebih rendah agar lebih santai). Bila sudah diperbaiki dan kembali terlihat menarik bisa diletakkan di satu sudut halaman dengan penataan yang berbeda. Area lantai mungkin akan lebih menarik bila dilapisi dengan paving blok atau batu kali pipih bertekstur halus agar perangkat kursi tidak berhubungan langsung dengan rumput atau tanah. Selain itu juga mempermudah perawatannya. Kalau memungkinkan, lengkapi juga dengan bale-bale atau bangku panjang agar lebih berkesan hangat.

Di sudut lain, untuk membuat tempat tidur lama atau bale-bale nyaman diduduki, hamparkan semacam kasur tipis. Lapisi kasur dengan kain pelapis berwarna cerah dan lembut berbahan katun agar tidak kaku dan nyaman ketika bersentuhan dengan kulit. Lengkapi juga dengan bantal-bantal hias sebagai pelengkap.

Agar tempat tidur bekas ini (atau bale-bale atau saung mungil) terlihat lebih cantik, mengapa tidak kita gantung kelambu atau semacam tirai tipis dengan warna-warna lembut bak sebuah peraduan putri di taman istana?

Yang lebih penting lagi, tanaman-tanaman hias yang terawat baik dan sehat, juga pepohonan rindang dan sejuk di sekitar area ini akan membuat tempat bersantai kita tidak kalah dengan tempat-tempat rekreasi di hotel-hotel mewah.

Kadang-kadang, hanya beberapa langkah yang kita lakukan, namun dampaknya sangat luar biasa, baik terhadap diri kita sendiri maupun bagi anggota keluarga penghuni rumah secara fisik juga psikis.

Jadi, jangan pernah memandang remeh perabotan bekas yang selama ini menjadi penghuni gudang di rumah Anda


Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Senin, 21 Januari 2008

Rumah Gaya Jepang

STRUKTUR RUMAH JEPANG
Hal terpenting yang harus diperhitungan pada saat membangun rumah du Jepang adalah ketahanannya terhadap 4 musim termasuk pada musim panas dan musim dingin. Rumah tradisional Jepang dibuat dengan terlebih dahulu memasang tiang kayu utama ditengah. Lantai ditinggikan sekitar 10 cm dari tanah lalu ditutup dengan balok kayu untuk lantai, hal ini bertujuan untuk menghindari embun dari tanah.
Area dapur dan ruang masuk memiliki lantai yang terbuat dari kayu namun ruangan dimana biasanya digunakan untuk duduk seperti ruang tamu, lantainya ditutupi dengan sejenis anyaman yang disebut tatami. Orang Jepang tidak biasa menggunakan kursi di ruangan beralasan tatami ini, mereka biasa duduk dengan beralasan tatami atau menggunakan bantal tipis yang disebut zabuton. Inilah alasannya mengapa orang Jepang melepas sepatunya ketika masuk rumah.
Kerangka rumah Jepang terbuat dari kayu dan sisi melebarnya ditopang oleh tiang vertikal, balok yang disusun mendatar dan bingkai diagonal. Bingkai diagonal merupakan adaptasi dari teknologi asing yang diadaptasi oleh masyarakat Jepang. Ciri khas dari rumah Jepang adalah adanya atap yang lebar dan atap yang tinggi untuk melindungi penghuninya dari sinar matahari di musim panas.
Pada masa lalu dinding rumah terbuat dari anyaman bambu yang direkatkan dengan adonan tanah sebagai perekat atau lem nya, namun kini banyak material lain yang bermacam-macam untuk membuat dinding rumah Jepang. Bahan yang sering digunakan saat ini adalah plywood (tripleks). Pada masa lalu banyak rumah yang memiliki tiang penyangga yang tersembunyi yang berada di balik dinding. Pada jaman Meiji (1868-1912), rumah dibuat dengan metode baru dengan memasang tiang penyangga di dalam dinding untuk mengurangi bahaya ketika terjadi kebakaran. Pada jaman Meiji banyak atap ditutupi dengan sirap atau jerami, namun kini biasanya atap rumah ditutupi dengan genteng atap yang disebut kawara. Rumah Jepang saat ini dibuat dengan kombinasi gaya tradisional dan teknologi modern.
B.H.D
Sumber : www.jpf.go.jp/kyouzai/


Rumah tradisional Jepang dibuat dari kayu dan ditunjang tiang-tiang kayu. Namun dewasa ini rumah Jepang biasanya mempunyai kamar-kamar bergaya Barat dengan lantai kayu dan kerap dibangun dengan tiang-tiang baja. Lagi pula, makin banyak keluarga di kawasan perkotaan tinggal di gedung-gedung apartemen baja beton yang besar.



Ada dua perbedaan besar dengan rumah Barat, yakni orang tidak mengenakan sepatu di dalam rumah dan setidaknya ada satu ruang yang cenderung dirancang dalam gaya Jepang, berlantaikan tatami. Orang melepaskan sepatu begitu memasuki rumah agar lantai rumah tetap bersih. Genkan, jalan masuk, merupakan tempat untuk melepaskan sepatu, meletakkannya, dan mengenakannya kembali. Setelah melepaskan sepatu, orang Jepang mengenakan sandal rumah.




Tatami adalah sejenis tikar tebal yang dibuat dari jerami, sudah dipakai di rumah Jepang sejak sekitar 600 tahun yang lalu. Sehelai tatami biasanya berukuran 1,91 x 0,95 meter. Ukuran ruang/kamar biasanya didasarkan pada jumlah tatami. Lantai tatami terasa sejuk pada musim panas dan hangat pada musim dingin, dan tetap lebih segar daripada karpet selama bulan-bulan lembab di Jepang.



Selasa, 28 Maret 2006 06:14:56
Artikel Iptek - Bidang Tata Kota, Perumahan dan Permukiman
Perkembangan Rumah Prefabrikasi
Oleh Muhammad Sani Roychansyah


Rumah prefabrikasi (disingkat prefab) adalah rumah yang kontruksi pembangunannya cepat karena menggunakan modul hasil fabrikasi industri (pabrik). Komponen-komponennya dibuat dan sebagian dipasang oleh pabrik (off site). Setelah semuanya siap, kemudian diangkut ke lokasi, disusun kembali dengan cepat, sehingga tinggal melengkapi utilitas (utility) serta pengerjaan akhir (finishing). Dengan demikian, beberapa manfaat seperti waktu konstruksi yang cepat, lingkungan pembangunan yang lebih bersih, dan biaya yang lebih murah, dapat diraih. Karena biasanya berdasar atas modul, maka keleluasaaan pemilihan disain pun menjadi terbatas pada apa yang telah tersedia. Namun ini tidak mengurangi minat pasar untuk terus menggunakannya.

Dibalik fakta yang dijelaskan di atas, konotasi kata prefabrikasi saat ini mengalami perubahan. Era sebelumnya rumah prefabrikasi hanya mengandung terminologi: material terbatas, massal dan hibrid pada suatu lokasi, moduler, panel, fabrikan (manufactured), dengan sistem semi-fix (pre-engineered system). Namun kini, terutama di Jepang, rumah prefab tak ada bedanya dengan rumah-rumah biasa: materialnya beragam bahkan high-tech end, tidak harus massal pembangunanya (fleksibel sesuai kebutuhan), dan bersifat permanen. Faktor terakhir ini (budaya berumah) tak lepas dari perjalanan sejarah industri perumahan di Jepang sendiri.

Perkembangan Rumah Prefabrikasi

Definisi rumah prefab di dunia sangat beragam. Di Amerika atau Canada rumah prefab lebih dikenal sebagai manufactured house yang bertumpu pada struktur baja, mengikuti mobile home atau caravan sebagai rumah dinamis yang menjadi pendahulu untuk hampir empat abad lamanya (sebutan lain adalah portable house prefab). Ini juga tidak lepas dari proses produksi manufactured house yang 85% di antaranya harus diselesaikan di dalam pabrik, atau masih dibedakan dengan modular house sebagai rumah prefab. Data tahun 1996, 24% konsumsi rumah baru di Amerika adalah rumah keluaran pabrik ini (3% di antaranya adalah rumah prefab moduler).

Kasus di Eropa (terutama negara-negara baltik) dan Jepang berbeda lagi. Rumah prefab hanya mempunyai satu definisi. Yaitu sebagai rumah dengan modul tertentu dan dibangun layaknya rumah biasa (dari satu lantai sampai low rise house). Bedanya adalah sebagian dari komponennya banyak yang diselesaikan di pabrik. Beberapa kalangan mengelompokkan pendefinisian ini ke dalam dwellhouse prefab dan telah menjadi bagian dari budaya berumah di negara-negara tersebut. Setelah perang dunia kedua, dengan banyaknya proyek rehabilitasi permukiman atau pembangunan massal, rumah prefab banyak menjadi pilihan karena kecepatan pembangunannya dan murah. Kayu banyak digunakan sebagai pilihan utama material bangunan karena sifat fleksibiltiasnya (menyangkut teknologi pada saat itu).

Dari kayu ini, saat ini material bangunan untuk rumah prefab sudah sangat beragam, seperti beton pracetak (precast concrete), baja ringan (light gauge-steel), kayu lapis (timber framed) dan beragam materi mutakhir lainnya. Dari produksi massal, saat ini masyarakat bisa memilih rumah-rumah prefab itu secara individu dengan hanya memilih disain di katalog atau ruang pamer (housing plaza) dan beberapa modifikasi yang dimungkinkan. Rumah akan berdiri dalam waktu pengerjaan (construction time) tak lebih dari sebulan setelah semua syarat (termasuk tanah tentunya) tersedia.

Merespon Isu Keberlanjutan

Dewasa ini, imej rumah prefab sebagai rumah semi permanen mulai pudar. Bahkan di Jepang anggapan rumah prefab adalah rumah sementara itu hampir tidak ada. Objektivitas ini didukung oleh budaya bermukim di Jepang dan erat hubungannya dengan dasar-dasar rumah Jepang itu sendiri, seperti adanya kebiasaan penggunaan modul untuk ukuran ruang (jou, ken, kiwari, dan sebagainya). Perkembangan aspek-aspek kenyamanan, gaya, fungsi, kekuatan, kemudahan perawatan, dan keterjangkauan dari rumah prefab ini menjadikannya mengalami peningkatan dalam penjualan. .



Daiwa House dan Sekisui House yang telah lama bergerak dalam bisnis real estat sejak awal tahun 1960-an, yang diikuti Mitsui House dan Misawa Home, telah menggunakan konsep rumah prefab untuk produk-produknya sejak awal. Dengan mempercepat jangka waktu konstruksi dan pengerjaan di lokasi, kualitas terkontrol di pabrik, maka beberapa masalah yang berhubungan dengan biaya konstruksi dan gangguan terhadap lingkungan saat konstruksi sedikit banyak bisa tereduksi. Selain itu respon terhadap isu berkeberlanjutan mulai lebih diperbarui dengan pemanfaatan material-material bangunan ramah lingkungan (eco friendly materials), seperti penggunaan bahan-bahan daur ulang (recycled materials) dan sistem fisika bangunannya pun lebih bertumpu pada solar atau hybrid power system.

Meskipun terdapat keterbatasan disain (minimalis) pada disain rumah prefab, namun pada kenyataannya produksi rumah prefab di Jepang (termasuk untuk ganti model) menunjukkan kecenderungan naik akhir-akhir ini (dari tahun 1991-2000 tiap tahun terdapat pembangunan sekitar 1.2-1.5 juta rumah prefab ini, JREI, 2000). Peran pemerintah, dalam hal ini Pemerintah Jepang dalam mendorong pengembangan rumah prefab sebagai bagian dari metode memperbanyak jumlah rumah layak bagi masyarakat pun berperan besar. Faktor mahalnya harga tanah dan bangunan menjadi faktor penghambat masyarakat memiliki rumah, terutama bagi keluarga muda. Mereka yang memilih tinggal di pinggiran kota atau kota-kota kecil lah yang dibidik sebagai konsumen rumah prefab ini. Mereka lebih memilih hidup di atas rumah sendiri meskipun kecil. Persis seperti ungkapan Frank Gehry, seorang arsitek dunia dalam merespon perkembangan rumah mungil prefab ini, "The problem with the younger generation is that no-one is interested in making monuments".

Muhammad Sani Roychansyah, staf di Jurusan Arsitektur dan Perencanaan FT UGM, saat ini sebagai Postdoctoral Research Fellow pada Department of Architecture and Building Science, Tohoku University, Sendai, Jepang.



Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Jumat, 11 Januari 2008

Ingin Membangun Rumah Minimalis

Ingin Membangun Rumah Minimalis

Membangun Rumah Minimalis

Saya berencana membangun rumah di atas tanah dengan luas 200 m2, dan saya ingin membangun rumah dengan 2 lantai, lantai pertama memiliki ruangan 2 kamar tidur, 2 kamar mandi, dapur, ruang tamu dan ruang makan, garasi sedangkan lantai 2 dibangun dengan 1 kamar utama, musholla, ruang baca atau ruang kerja, kamar mandi dan balkon.

Saya ingin rumahnya bergaya minimalis dan kira-kira berapa budget yang saya butuhkan untuk membangun rumah impian saya tersebut. Dan bisa kah saya meminta design interior dan exteriornya?

Oh ya saya sangat menyukai warna ungu, orange, dan putih bisakah semuanya dikombinasikan dengan furniture dari kayu jati?


Violet

Jawaban

Ibu Violet yang saya hormati,

Rumah Minimalis memang sedang trend. Wabahnya ada di mana-mana. Hingga di kampung-kampung kecil dan gang senggol tempat saya mengambil jalan pintas untuk mengantar anak saya sekolah. Namanya juga trend masa kini. Tak bisa ditahan lajunya.

Sebenarnya agak sulit memadukan warna ungu dan orange. Apalagi jika harus dikombinaksikan dengan kayu jati. Ungu dan orage identik dengan warna publik yang biasa digunakan di bangunan-bangunan yang bersifat bisnis. a juga identik dengan warna 'ngejreng' yang silau dan menyolok di mata. Sifat warna inilah yang agak bertentangan dengan sifat rumah yang merupakan bangunan hunian.

Hingga agak bertabrakan dengan kayu jati yang bersifat adem dan teduh. Maka jika ingin tetap digunakan harus hati-hati dalam bereksperimen. Teori yang paling sederhana adalah melaburkan warna-warna tersebut secara tidak dominan. Membuatnya hanya ada pada spot ruang tertentu saja. Atau hanya berupa garis aksentuasi yang ringan dan tidak menyolok.

Untuk membangun rumah paling tidak harga paling murah adalah 1, 5 juta per meter perseginya. Itu juga dengan spesifikasi bahan yang sangat sederhana. Jadi jika dikalikan 200 m2 luas bangunan maka dana yang ibu persiapkan adalah 300 juta. Belum ditambah dengan fee arsitektur, fee pelaksanaan dan izin-izin dalam pembangunan seperti IMB.

Untuk disain, saya agak sulit menayangkannya di sini. Karena data yang ibu berikan belum jelas. Tidak ada ukuran dimensi tanah, yang justru merupakan data yang paling penting bagi saya untuk mengolah disain.

Jika ibu ingin langsung berkonsultasi dengan saya dan tim design and build, kami ada arsitek@eramuslim.com atau di 0818 06 22 0506. Alamat kantor di Jati Agung 1 B4/ 12 Pondok Gede- Bekasi.

Demikian Ibu Violet, semoga bermanfaat keterangan saya,


Ir. Andan Nadriasta

Jasa Bangun Rumah Minimalis


Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Mencegah Rayap

Mencegah Rayap

Jasa Interior Rumah Online

Kita pasti mengenal rayap.Binatang kecil ini bisa kita temukan di dalam tanah atau di dalam kayu. Mereka memang pemakan kayu sehingga kita sering dibuat jengkel karena benda-benda di rumah kita yang terbuat dari kayu menjadi keropos. Rayap banyak ditemukan di daerah tropis dan subtropis. Di daerah tropis binatang ini banyak ditemukan dari mulai kawasan pantai hingga ke daerah yang ketinggiannya mencapai 3.000 meter di atas permukaan laut.

Rudy C Tarumingkeng, PhD, guru besar Institut Pertanian Bogor pada tulisannya Biologi dan Perilaku Rayap seperti diturunkan oleh www.hayati-ipb.com, perkembangan hidup rayap melalui proses metamorfosa hemimetabola (secara bertahap). Secara teori, perkembangan rayap melalui stadium telur, nimfa, dan akhirnya dewasa. Semua jenis rayap makan kayu dan bahan berselulosa. Namun, perilaku makan rayap ini berbeda dari setiap jenis rayap. Dan, hampir semua jenis kayu potensial untuk dimakan rayap. Tak heran jika pintu, meja, atau kursi di rumah kita dan barang-barang lain yang terbuat dari kayu keropos dimakan rayap tanpa kita sadari.

Rayap bersarang dalam kayu, makan kayu, dan jika perlu menghabiskannya sehingga hanya lapisan luarnya yang tersisa. Kalau kayu-kayu tersebut ditekan dengan jari, tak ada ubahnya seperti kita menekan kotak kertas saja.

Selain kayu, ada jenis rayap yang memakan kayu yang masih hidup (batang pohon) dan bersarang di dahan atau batang pohon. Ini rayap jenis Neotermes tectonae yang menimbulkan kerusakan (pembengkakan) yang dapat menyebabkan kematian pohon jati. Binatang-binatang kecil itu harus dikendalikan. Jika tidak, maka barang-barang yang terbuat dari kayu semakin banyak yang dimakan. Bila itu terjadi, kerugian besar menghadang kita.

Untuk mencegah dan mengendalikan binatang rayap ini ada beberapa langkah yang disarankan oleh Rudy sebagai berikut:

1. Untuk mencegah berkembangnya rayap di halaman rumah atau bangunan, hindari bahan-bahan kayu seperti sisa-sisa tunggak pohon. Sebab, hal itu potensial untuk menjadi sumber infeksi rayap. Selain itu, hindari pohon-pohon tua yang telah mati. Sebab, itu biasanya menjadi sarang bagi rayap.

2. Hindari kontak langsung antara tanah dengan bagian-bagian kayu dari bangunan. Sebab, jika bahan kayu langsung mengenai tanah, rayap akan mudah memakan kayu tersebut. Bila bangunan itu sederhana, cara ini dapat memperlambat serangan rayap.

3. Gunakan bahan kayu yang awet atau yang tahan terhadap serangan rayap. Misalnya, bagian teras dibuat dari kayu jati. Jika tidak, beri bahan-bahan kayu dengan antirayap. Garam pengawet, seperti garam Wolman dengan retensi yang cukup, bisa digunakan untuk menangkap rayap yang menyerang jenis kayu di bawah atap. Sementara itu, bahan kayu yang berada di luar bangunan, bahan pengawet yang bisa digunakan adalah yang larut minyak, seperti kreosot.

4. Perlindungan antirayap yang efektif adalah dengan membuat benteng yang kuat di bagian pondasi bangunan. Caranya, campur bahan pondasi dengan termitisida.

5. Bila bangunan atau barang-barang Anda sudah terserang rayap, maka lakukan penanganan dengan cara yang ramah lingkungan.

Interior Rumah


Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi