Tampilkan postingan dengan label Arsitek Modern. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Arsitek Modern. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 Maret 2008

Agar Senyaman Kamar Hotel Berbintang

Agar Senyaman Kamar Hotel Berbintang

Jangan asal memilih perabot. Salah pilih, bisa-bisa kamar Anda terasa sumpek dan berantakan. Sayang sekali, kan?


Tak perlu mengeluarkan banyak uang hanya untuk menikmati kenyamanan kamar di hotel berbintang. Ya, karena Anda bisa menciptakannya sendiri. Hadirkan kenyamanan ala hotel berbintang itu dengan cara mendesain dan menata ruang tidur Anda sebaik mungkin. Bagaimana caranya?

Sejatinya, tidak sulit menciptakan 'kamar hotel' di rumah kita. ''Kuncinya, kamar harus didesain terlebih dahulu sebelum memasukkan perabotan ke dalamnya,'' kata desainer interior, Rani Anggraeni. Setelah itu, barulah memilih furnitur dan aneka perlengkapan lain yang sesuai.

Untuk furnitur, pilih furnitur yang fungsional, nyaman, dan bergaya. Jadi, jangan asal memasukkan perabotan ke kamar. Hal itu bisa membuat kamar terlihat sumpek, sempit, dan berantakan. Memilih tempat tidur misalnya, jangan sekadar suka pada modelnya, tapi sesuaikan pula dengan ukuran kamar. Jangan hanya terpaku pada model juga berlaku ketika Anda memilih kasur.

Apalagi kasur merupakan perlengkapan paling penting di ruang tidur. Apalah artinya tempat tidur indah dan mahal, jika kasurnya tak mampu memberi kenyamanan pada Anda saat merebahkan badan. ''Yang penting, kasur harus bisa membuat si pemilik kamar beristirahat dengan nyaman.'' Penulis buku Ide Unik Dekorasi Interior ini menambahkan, lengkapi tempat tidur dengan bed cover, seprai, dan sarung bantal dari bahan lembut dan halus. Pilih warna yang sesuai dengan warna dinding.

Letakkan meja kecil di sisi kiri dan kanan tempat tidur. Fungsinya untuk meletakkan lampu. Di sudut ruangan, tempatkan kursi santai plus meja kecil untuk menulis atau sekadar menaruh secangkir teh. Malam hari ketika Anda belum mengantuk, kursi santai ini bisa menjadi tempat yang nyaman untuk membaca buku.

Suka menonton televisi? Tak ada salahnya menghadirkan peranti elektronik ini di ruang tidur Anda. ''Keberadaan televisi di kamar bukan sesuatu yang mengganggu asal peletakannya sesuai,'' kata Rani. Televisi bisa diletakkan di meja. Televisi layar datar dan amat tipis (LCD TV) yang sedang 'in' saat ini boleh Anda pilih. Selain tidak makan tempat, desain televisi mutakhir ini juga keren. Tampilan kamar tidur Anda pun menjadi lebih elegan karena kehadirannya.

Pencahayaan
Pencahayaan bisa menambah dimensi dan kesan drama pada sebuah ruang. Tak terkecuali pada ruang peraduan Anda. Rani, lulusan Fakultas Arsitektur Universitas Indonesia, menekankan, pencahayaan di kamar jangan hanya bersumber dari satu titik, melainkan dari berbagai titik. Ada lampu baca di sisi kiri dan kanan tempat tidur, ada pula lampu di sudut ruangan dan area tempat duduk. Pencahayaan di berbagai titik ini membuat ruangan terasa berimbang, hangat, dan nyaman.

Untuk menambah kesan mewah dan hangat, pasang lampu bercahaya kuning. Sementara cahaya lampu putih lebih cocok untuk kamar tidur berkonsep minimalis. Boleh juga menghadirkan cahaya warna-warni yang lembut. Cahaya ini menumbuhkan kesan futuristik pada kamar tidur Anda. Mana yang Anda pilih? Tentu pilih yang sesuai dengan tema dan nuansa yang ingin Anda hadirkan di ruang tidur.

Bagaimana dengan warna dinding? ''Ini tergantung pada selera si penghuni,'' tutur Rani. Namun, karena kamar tidur merupakan tempat untuk beristirahat, sebaiknya pilih warna-warna teduh dan alami. Hanya saja, ada kalanya orang menggemari warna yang gelap, atau sebaliknya mencolok (ngejreng). Boleh-boleh saja membalurkan warna-warna itu, asalkan tidak diaplikasikan secara merata ke seluruh ruangan. Jadi, tampilkan saja warna gelap atau mencolok tadi sebagai aksen di salah satu bagian kamar. Di hotel, kamar biasanya tampil dengan satu warna untuk menumbuhkan kesan sunyi dan tenang.

Seperti halnya dinding, lantai pun disarankan menggunakan warna-warna lembut. Hindari melapisi permukaan lantai dengan karpet. Sebab, karpet akan membuat ruangan terlihat lebih sempit. Namun, pada ruang tidur yang cukup luas, karpet tebal nan lembut bisa dihamparkan di sudut ruangan di bawah tempat duduk.

Jendela
Jangan sepelekan jendela kamar. Dari jendela inilah, cahaya matahari bisa menerangi kamar Anda di siang hari. Dari jendela ini pula, Anda bisa melepas pandangan ke luar kamar. Selain fungsinya yang penting ini, jendela memiliki nilai estetika yang tinggi bagi ruang tidur Anda. Penampilan jendela yang cantik, tentu menambah cantik pula ruang pribadi Anda ini.

Agar terlihat lebih cantik, hiasi jendela dengan tirai yang menarik. ''Pilih tirai jendela yang senada dengan warna dinding dan sesuai pula dengan tema kamar tidur yang Anda inginkan, apakah tema klasik atau modern,'' saran Rani.

Untuk tampilan yang mewah, Anda bisa memilih tirai dari bahan sutera, linen, atau rami. Di hotel berkelas, tirai biasanya dibuat dari bahan yang tebal untuk memberi kegelapan total ketika tirai ditutup.

Satu hal lagi yang tak boleh dilupakan jika menginginkan kamar seindah dan senyaman hotel berbintang adalah aksesori. Tapi ingat, pemberian aksesori jangan terlalu ramai. ''Aksesori yang kelewat ramai membuat ruangan terlihat padat,'' tutur ibu dua anak ini.

Rani pun memberi contoh. Letakkan vas transparan berisi bunga segar di atas meja kecil di sisi tempat tidur. Kehadiran bunga akan menimbulkan kesan fresh dan natural. Punya koleksi foto pribadi dan keluarga? Coba tata seapik mungkin di atas meja. Dan agar dinding tidak terkesan kosong, hias dengan lukisan berukuran sedang.

Dengan tatanan kamar tidur yang 'wah' seperti ini, rasanya Anda bakal makin betah berada di kamar. Ya, karena kamar tidur Anda telah senyaman kamar hotel berbintang.

Jasa Desain Interior Rumah


Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Jumat, 22 Februari 2008

Renovasi Rumah Secara Bijak

Renovasi Rumah Secara Bijak

by. Arsitek Modern Minimalis

Agar renovasi rumah tidak mengeluarkan biaya yang tinggi, bertindak secara bijak menjadi kunci utama dalam merenovasi rumah. Berikut beberapa hal yang bisa dijadikan pertimbangan sebelum memutuskan.

Menilik seberapa penting area tersebut memerlukan renovasi adalah langkah pertama yang bisa dilakukan. Apabila kayu penahan sudah lapuk atau kebocoran di area tertentu, tentu memerlukan perbaikan. Hal ini pun bukan semata-mata estetikanya yang diperlihatkan, akan tetapi untuk kenyamanan dan keamanan rumah.

Renovasi ini apabila dilakukan sebelum menjual rumah maka perbandingan biayanya secara cermat dengan harga jual akan sesuai pasaran atau tidak akan terjual dengan harga rendah dikarenakan terjadi kebocoran atau kayu penahan yang lapuk. Perlu diperhatikan juga hindarilah biaya renovasi yang terlalu tinggi dan tidak sebanding dengan harga jual.

Bila ingin membuat perubahan secara signifikan sekaligus mendongrak nilai jual rumah, area dapur, dan kamar mandi adalah daerah favorit untuk ditilik calon pembeli. Perubahan di dua area ini sesuai dengan tren pasar atau meningkatkan kenyamanannya akan menjadi satu nilai lebih. Fokuskan perubahan di beberapa titik saja agar tidak terjadi pembengkakan biaya.


Mempertahankan karakter rumah dalam setiap perubahan yang dilakukan adalah langkah kedua yang harus dicermati. Sayangnya hal ini justru kerap terlupakan ketika melakukan renovasi.


Apabila perubahan memang dimaksudkan untuk mempersiapkan rumah sebelum dijual, perhatikanlah pemilihan warna dan desain yang digunakan. Menyesuaikannya dengan selera pasar pada umumnya dapat mempercepat rumah tersebut terjual. Menggunakan warna-warna netral dengan desain simple namun menarik, misalnya bisa dijadikan pilihan.



Sumber : Kompas



Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Tren Perkembangan Apartemen

Tren Perkembangan Apartemen


Apartemen merupakan sebuah hunian layaknya rumah pada umumnya, hanya saja jika diperumhan-perumahan, unit-unit kavlingnya, ditata horizontal tersebar di seluruh lahan yang tersedia, sedangkan apartemen, unit-unit kavlingnya ditata vertial sehingga tercipta sebuah massa bangunan tinggi yang berisi unit-unit hunian. Biasanya ditiap lantianya terdiri antara 4-8 tergantung perencanna apartemen tersebut.


Saat ini dibeberapa kota besar, apartemen tumbuh bak cendawan dimusim hujan. Beberapa pegamat property berpendapat bahwa jumlah unit apartemen sudah over supply, artinya sekarang ini, banyak unit apartemen yang masih ditawarkan kepada masyarakat.


Dari tahun 1981-1999 jumlah apartemen yang terbangun mencapai 25,000 unit. Tahun 2007 diperkirakan jumlahnya akan melonjak hampir 2 kali lipatnya yaitu sekitar 40,000 unit (data Pusat Studi Properti Indonesia). Karena semakin banyaknya pilihan, maka pertimbangan memilih apartemen menjadi lebih komplek.

Lokasi dan harga masih menjadi pertimbangan utaman, tetapi ada banyak hal lain yang bisa dijadikan pertimbangan, yaitu, fasilitas didalam apartemen, luasan unit, serta manajemen properti yang mengatur warga didalam apartemen tersebut

Ada satu hal lagi yang mungkin belum menjadi pertimbangan utama dalam memilih apartemen yaitu desain. Dalam banyak hal, pertimbangan desain apartemen merupakan pertimbangan kesekian, karena pertimbangan harga, lokasi, efektifitas, efisiensi, kenyamanan dan jaminan rasa aman, menjadi prioritas.

Tren Desain Apartemen


Desain Apartemen, khususnya Indonesia, tidak banyak mengalami metamorfosa gaya yang ekstrem, artinya dari tahun ke tahun tidak banyak ditemui hal baru dari desain apartemen-apartemen tersebut. Tetapi kecenderungan gaya saat ini, baik arsitektur maupun desain interiornya adalah gaya minimalis modern.


Gaya ini bukan gaya lokal tentunya, tetapi lebih pada mengikuti arus yang berkembang saat ini. Tidak dapat dipungkiri globalisasi membawa dampak terhadap gaya arsitektur bangunan-bangunan kita. Dulu sebelum gaya minimalis ini muncul, berkembang gaya yang macam-macam dari gaya mediterina, klasik, modern dan lain-lain.


Dalam penerjemahan didalam bangunan seperti apartemen, minimalis mempunyai kesan bersih, simple dan lega. Apartemen dengna gaya minimalis biasanya fasadenya menggunakan bahan kaca dan bahan metal seperti baja atau alumunium. Bahan-bahan ini lebih mudah dibersihkan dan jika kotor, tidak terlalu kelihatan


Berbeda dengan bahan beton atau bata. Jika kena hujan punya kecenderungan tumbuh lumut atau muncul warna coklat-coklat bekas aliran air. Dan jika kena matahari, biasabya catnya menjadi pudar. Desainnya pun simple tidak terlalu banyak permainan bidang. Desain seperti ini bisa dilihat di apartemen City of Tomorro di Bundaran Waru Surabaya dan Sudirman Place.

Tren Interior


Untuk interior minimalis mempuyai kecenderungan yaitu penguranga sekat ruang dan penekanan pada bukaan-bukaan yang memungkinkan cahaya alam leluasa masuk. Bukaan itu, misalnya jendela kaca yang lebar di kamar tidur, ruang keluarga, teras, dapur, ruang makan, dan bahkan sampai ke kamar mandi.

Tetapi bagaimana "memainkan" bukaan ruang itu sehingga skylight benar-benar dapat dimanfaatkan, tetapi pada sisi lain privacy dan keamanan pemilik apartemen tidak terusik.

Banyak apartemen akhirnya menyiasati masalah ini dengan menggunakan kaca berkualitas atau melapisi kaca tersebut dengan kaca film, sehingga publik di luar ruang itu tidak dapat melihat isis rumah/apartemen. Tetapi pemilik rumah dapat leluasa melihat pemandangan di luar. Selain itu, pemilik rumah dapat menggunakan beberapa jenis gorden yang memungkinnkan aspek keamanan dan privacy-nya lebih terjaga.

Penghuni apartemen biasanya mereka yang berada dalam grup usia 26 sampai 45 tahun, berpendidikan tinggi, dengan pengalaman hidup di luar negeri. Umumnya sudah menikah ataupun yang baru menikah.

Tren yang berkembang, denah ruang dengan 3-4 kamar tidur lebih disukai dibanding yang hanya 1 kamar tidur saja atau studio. Konsep every room is living room tampaknya mulai berkembang.


Interior mulai melihat bahwa tren di Skandinavia dan Eropa ini sudah diminati para penghuni rumah yang tata ruangnya harus optimal. Desain seperti ini dirancang untuk memberikan citra baru terhadap gaya kehidupan urban yang dilandasi oleh beberapa pertimbangan fungsional.

Dinding terkadang didominasi oleh latar belakang warna alam yang netral (coklat, krem, putih) fokus mata diarahkan kepada elemen yang menjadi aksen, seperti stainless steel, kaca, marmer yang cenderung doff. Untuk memberikan highlight pada objek yang menjadi fokus, peranan dari tata lampu sangat penting.

Semuar ruangan memang perlu sentuhan yang terbaik, kamar tamu harus anggun, tetapi juga fungsional. Kamal tidur perlu nyaman supaya bisa nyenyak tidur, kamar mandi dan dapur perlu cukup terang dan mudah dipakai tanpa menyulitkan perawatan.

Teknologi pun berperan dalam meningkatkan utilitas ruang dalam. Teknologi smart-condo pun dipasang untuk memudahkan penggunaan ruang dari pengendalian tata udara, tata suara, tata lampu sampai tata pengawasan, sehingga penghuni dapat sepenuhnya menikmati ruang yang disediakan secara optimal.

Furnitur

Semua perlengkapan rumah didesain harus dapat memudahkan hidup atau mempunyai utilitas yang tinggi selain memberi penampilan yang menawan. Elemen desain fungsional ini, dikeas sedemikian rupa guna menciptakan suasana nyaman atau menciptakan ambiance yang membuat betah tinggal diapartemen.


Tren furnitur saat ini adalah menggabungkan elemen alam, seperti urat kayu dengan produk industril seperti stainless steel. Kemasan baru ini memberi suatu kombinasi desain yang unik yang dapat segera menghangatkan suhu suatu ruanga.

Sedangkan bentuknya ada kecenderungan lebih disederhanakan dan mengurangi aksesorisnya. Jadi gaya yang lagi diminati adalha yang menggunakan bentuk geometris, warna hangat dan memadukan bahan kayu yang metal dengan nuansa modern yang mempunyai kesan high art dan high tech.

Warna

Tren waran untuk ruangan atau interior pun berubah-ubah . Jika dahulu melulu krem atau putih yang merupakan warna aman untuk dipadu padankan dengan warna apa saja, sekarang orang sudah berani untuk menabrakkan warna-warna itu. Warna dasar merupakan warna yang paling sering dipakai.

Kadang kuning dipadukan dengan biru. Merah dengan kuning dan lain-lain. Jadi tren yang penuh warna juga memberi sentuhan yang menghangatkan ruangan atau suasana, memberikan sentuhan sederhana di tembok juga karpet dan perabotan.

Rumahku (Rudy D. Ibrahim)
Arsitek Rumah Tinggal



Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Selasa, 12 Februari 2008

Kumpul di Ruang Keluarga, Yuk!

Kumpul di Ruang Keluarga, Yuk!

Iklim tropis yang memiliki limpahan sinar matahari, segarnya semilir angin, dan beraneka kekayaan alam bisa jadi sarana untuk mendekorasi sebuah hunian sehat. Akan sangat ideal bila ruangan-ruangan bisa berhadapan langsung dengan bagian luar yang terbuka.

Rumah modern tropis seperti ini memiliki ciri khas yang terkesan relaks, natural, dekat dengan alam, dan simpel.

RUANG KELUARGA NYAMAN
Salah satu ruangan yang paling penting pada sebuah hunian adalah ruang keluarga, di sinilah pusat interaksi seluruh keluarga. Kegiatan bersantai, termasuk membaca dan menonton TV dilakukan di sini. Interiornya perlu dirancang praktis dan bisa menjadi pusat berbagai aktivitas.

Untuk merespons iklim tropis, sebuah ruang keluarga perlu dirancang simpel, bersih, dan ringan, walaupun menggunakan banyak material alam, termasuk bebatuan.


MENGOLAH RUANG
Penataan ruang keluarga yang efisien menciptakan kesan modern yang bisa didapatkan lewat pemilihan tekstur, bahan, dan warna mebel yang akan diletakkan di dalamnya.

Yang paling utama dalam interior modern tropis adalah keterkaitan yang erat terhadap unsur tropikal dan bisa membaur dengan alam. Penggunaan material yang berasal dari alam, seperti kayu dan batu. Tidak menutup kemungkinan juga untuk menggunakan material yang kontras, dari bahan yang tidak alami, seperti metal atau kaca, untuk menciptakan karakter yang kontemporer.

POSISI HARUS STRATEGIS
Di iklim tropis, masalah paling utama adalah cuaca. Interior yang tepat untuk hunian tropis tidak boleh terjebak dalam satu style saja, namun harus disesuaikan dengan kondisi alam dan lingkungannya. Artinya, ruangan harus dilengkapi dengan bukaan-bukaan yang optimal untuk pencahayaan dan sirkulasi udara yang alami. Teras yang cukup besar untuk pergerakan udara, naungan yang lebar untuk melindungi ruangan dari panas dan hujan.
Penggunaan material kayu pada bukaan-bukaan memberikan ventilasi dan difusi yang baik terhadap panas dan melindungi rumah dari jamur dan bakteri akibat lembap.

“Ruang yang kelihatannya sederhana pun dapat menjadi istimewa, asalkan semua indra, mulai dari visual, bau, suara, sampai raba, dapat distimulasi secara maksimal. Karena itu, hubungan antara ruang keluarga dan luar rumah sangatlah penting,“ saran Irianto PH dari Antara Architects. Jadi ketika duduk di dalam ruang keluarga, rasanya seperti berada di teras, dan penghuni dapat merasakan bau rerumputan, semilir angin, dan cahaya matahari yang menyenangkan. Sumber Femina Online


denah contoh rumah


Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Ide untuk Hunian

Ide untuk Hunian



RUANG TAMU
Warna dapat menciptakan kesan dinamis pada ruangan. Tak perlu repot mengganti warna dinding, tetapi berikan sentuhan warna melalui warna pada upholstery. Hanya saja, Anda harus konsisten pada gradasi warna tertentu sehingga tidak bertabrakan. Misalnya, jika memilih hijau sebagai warna utama, pilihlah warna lain yang tidak mencolok sebagai aksen, seperti krem.

RUANG TIDUR ANAK
Pasti banyak mainan bertebaran di ruang ini. Anda dapat menyiasatinya dengan membuat rak-rak tumpuk (vertikal) di atas kepala tempat tidur.
Cukup beli papan kayu masing-masing selebar 20 cm tebal 2 cm, dan pasang menggunakan siku terbuat dari kayu.
Jika ingin tampilan ruang berubah drastis, Anda dapat meniru pemasangan rak yang menggunakan kisi-kisi kayu di sepanjang dinding, di atas kepala tempat tidur.

DAPUR
Sama seperti memasang rak di kamar anak, dapur juga dapat Anda lengkapi dengan rak-rak sejenis. Namun gunakan papan kayu dengan lebar 25 - 30 cm agar bisa memuat koleksi bumbu. Selain itu, letakkan cermin pada satu sisi dinding, untuk menciptakan kesan luas.

RUANG MAKAN
Warna putih membuat ruang sempit terasa lebih luas dan bersih. Lapisi meja serta lemari dengan pelapis sintetis warna putih, yang dijual di toko bangunan dengan nama umum veneer.
Tempelkan veneer secara merata pada mebel Anda. Pelapis ini mudah dibersihkan, jadi Anda tidak perlu khawatir jika ada kuah atau minuman yang tumpah. Sumber Femina Online

arsitek rumah modern minimalis


Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Jumat, 08 Februari 2008

Rumah dengan Gaya Minimalis

Rumah dengan Gaya Minimalis

by: rumah-ku


Jasa Arsitek Renovasi Rumah


Saat ini kata ‘minimalis’ begitu sering kita dengar, terutama jika berhubungan dengan dunia arsitektur dan rumah. Artikel ini mengajak Anda untuk mengetahui apakah minimalis itu sesungguhnya, dan bagaimana mengaplikasikan minimalisme dalam gaya arsitektur rumah Anda.

Gaya minimalis pada intinya merupakan suatu jawaban atas keadaan yang dicetuskan oleh orang-orang yang menganut paham minimalisme sebagai protes terhadap keadaan masyarakat yang tidak menghargai sumber daya alam dengan mengeksploitasi habis-habisan sumber daya alam untuk hal-hal yang tidak perlu dalam kehidupan sehari-hari.

Gerakan minimalisme ini merupakan gerakan 'back to basic' atau kembali kepada kesederhanaan, konon gerakan ini timbul di Amerika yang merupakan suatu hal yang dapat dianggap positif dari suatu gerakan zaman modern.

Minimalis kemudian berkembang menjadi sebuah pola pikir, bekerja, dan suatu cara hidup. Dalam dunia arsitektur modern hal ini dilihat sebagai cara pandang baru dalam desain sebagai refleksi cara hidup masyarakat urban yang serba praktis, ringan, efisien, dan penuh kesederhanaan.

Rumah minimalis mengedepankan aspek fungsional. Di rumah minimalis,tiap ruang bisadipastikan memilikifungsi yang jelas.Ruang yang ada di dalamnya betul-betul diperlukan oleh penghuni.


Rumah minimalis jelas akan terasa nyaman untuk ditinggali bagi masyarakat urban yang serba praktis, fungsional, ringan, hemat, dan efisien, karena minimalis adalah pengejawantahan gaya hidup mereka, sesuai dengan kebutuhan fungsi mereka. Simbol gaya hidup metropolis.

Karena itu rumah bergaya minimalis banyak jadi pilihan kaum urban. Dari namanya, rumah minimalis merupakan rumah dengan tampak, struktur, dan tata ruang yang sederhana (minimal). Bentuknya yang simpel dan straight forward membuatnya cocok dengan gaya hidup masyarakat urban. Untuk aplikasi rumah minimalis, tidak terbatas pada ukuran atau luas tanah.

Gaya minimalis di Indonesia sebenarnya telah mengalami perkembangan yang cukup berbeda daripada yang telah dipahami secara internasional sebagai ‘minimalisme’. Gaya yang sesungguhnya pada minimalisme memiliki prinsip 'less is more' yang menggebu-gebu. Prinsip arsitektur modern minimalis ini sebenarnya mengikuti prinsip arsitektur 'form follow function atau bentuk mengikuti fungsi. Karena itu bentuk-bentuk yang tidak perlu dihilangkan.

Tren minimalis yang sekarang hadir di Indonesia bukan merupakan minimalis murni, namun sudah digabungkan dengan berbagai gaya lainnya, seperti modern, mediterranean, atau klasik. Secara umum, gaya minimalis di Indonesia adalah minimalis tropis yang dicirikan dengan adanya teras. Minimalis yang murni tidak mengenal adanya teras.

Di Indonesia, kita mendapati ornamentasi atau hiasan-hiasan masih banyak digunakan, dan minimalisme telah menjadi sebuah gaya arsitektur yang berdiri sendiri, kadang-kadang 'gaya minimalis' dianggap sebagai istilah pengganti untuk 'gaya arsitektur modern'. Hal ini bisa dipahami, karena kebudayaan Indonesia yang sarat dengan ornamentasi atau hiasan.


Arsitektur Minimalis
Minimum is ultimate ornament. Minimum menjadi tujuan sekaligus ornamen itu sendiri yang sederhana dan murni (simple and pure). Garis-garis lurus, bidang-bidang datar yang mulus, terkadang kasar, dan pertemuan bidang yang serba siku tegak lurus. Blocking massa, material, pencahayaan, pengulangan, sirkulasi ringkas, optimalisasi multifungsi ruang dan berurut.

Rumah minimalis pun hadir dengan karakter lebih jelas (bentuk dan ruang geometris, sederhana), lebih baik (kokoh), dan lebih kuat dengan ruang- ruang yang kosong (sedikit ornamen dan perabotan). Prinsipnya semakin sederhana, maka kualitas desain, ruang yang ada, dan penyelesaian bidang struktur harus semakin lebih baik.

Rumah minimalis menekankan bentuk desain yang lugas, polos, sederhana, tidak rumit, kompak, dan efisiensi ruang.

Bentuk, ukuran, dan tata letak dari rumah bergaya minimalis, seperti untuk ruang tidur, ruang tamu, kamar mandi, atau dapur, secara umum relatif sama dengan rumah bergaya lain seperti modern, mediterranean, atau klasik.

Ciri paling menonjol rumah minimalis semuanya serba simpel, garis tegas, persegi, kotak-kotak, dan serba siku. Bahkan minimalis murni lantai rumah tidak difinishing. Tidak menggunakan keramik, hanya diplester atau diberi tekstur batu. Begitu juga dengan pergola, tidak lengkung, tapi lurus, garisnya tegas, dan simpel.

Inti dari minimalisme itu sebenarnya adalah mendapatkan 'hasil maksimal dari sesuatu yang minimal. Pada akhirnya nilai keindahan rumah minimalis tidak lagi mengandalkan ornamen dan obyek artifisial, tetapi lebih bermakna kepada sebuah kejujuran bentuk, fungsi, dan penjiwaan ruang yang diciptakan. Maka tak heran jika kemudian rumah minimalis menjadi pilihan masyarakat urban yang merindukan kejujuran, kesederhanaan, dan kepolosannya.

Jasa Arsitek Renovasi Rumah


Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Konsep Postmodern Jernih dan Jujur

Konsep Postmodern Jernih dan Jujur

Jasa Arsitek Rumah Minimalis

Rumah bergaya modern berkembang dengan pesat akhir-akhir ini dan berdampak luas pada pengolahan gaya arsitektur rumah tinggal. Pada arsitektur rumah tinggal gaya arsitektur tersebut juga telah bergeser menjadi postmodern.

Adapun rumah bergaya arsitektur modern yang berkembang pesat di Indonesia memiliki ciri khas kejernihan dan kejujuran desain. Misalnya penggunaan batuan ekspos atau finishing tembok tanpa dicat, finishing kamprot, dan sebagainya. Penggunaan detail bentuk gaya juga sangat minimal dengan makin sedikit hiasan makin baik.

Gaya arsitektur modern terbagi pula menjadi 'aliran-aliran' gaya desain, modern natural, modern minimalis, modern chic dan sebagainya. Masing-masing memiliki kaidah desain yang spesifik. Desain minimalis misalnya, merupakan aliran modern yang sangat fungsional dan tidak memberi ruang pada bentuk ornamentasi atau hiasan sama sekali (minimal), bahkan bentuk bangunan dan penataan denah pun sangat minimalis, segalanya serba sederhana.

Untuk furniture, bisa menggunakan furniture bergaya modern yang sesuai untuk rumah tinggal. Furniture ini juga tidak banyak berornamentasi. Kesan furniture yang clean, simple dan tanpa hiasan berlebihan adalah ciri khas dari furniture bergaya modern. Desain furniture semacam ini dapat berpadu dengan baik pada rumah-rumah bergaya modern. Sebagai contoh, sebuah meja makan dengan desain modern menggunakan kaca sebagai daun mejanya. Kursi-kursi yang 'clean look' atau terlihat bersih dan simple memiliki sedikit unsur lengkung pada bagian atasnya yang memberikan kesan manis.

Desain interior rumah bergaya modern bisa menjadi desain yang unik dan menarik, bila mengetahui kaidah-kaidah desain ruang interiornya. Bila kesulitan mencari furniture dengan desain modern, jangan ragu bertanya kepada penjaga toko tentang furniture bergaya modern yang sesuai untuk rumah berlanggam modern anda.

So, sudah punya furnitur pilihan untuk ruangan modern minimalis anda?

sumber : perempuan.com


Jasa Arsitek Rumah Minimalis


Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Keserasian Gaya Klasik-Kontemporer

Keserasian Gaya Klasik-Kontemporer

Jasa Arsitek Rumah Minimalis

PERPADUAN dua gaya arsitektur klasik dan kontemporer tampak selaras pada hunian Presiden Direktur PT Guido M.L Hendrik. Bagaimana bentuknya?

Rumah bergaya klasik merupakan idaman Hendrik sejak lama. Namun, gaya kontemporer juga menjadi favoritnya. Akhirnya untuk mewujudkan hunian idamannya itu, pengusaha muda ini menggabungkan dua gaya tersebut. Jadilah konsep rumah klasik kontemporer yang cantik dan nyaman.

Di lahan seluas 980 meter persegi ini, Hendrik yang akrab disapa Abeng mendesain rumahnya. Guna mendapatkan kenyamanan akses yang tak jauh dari pintu tol, dia sengaja mencari lokasi dekat jalan raya utama di Cikarang Selatan. Namun, agar tak terganggu dengan kebisingan jalan, Abeng memilih tanah yang letaknya sedikit menjauh dari Jalan Raya Industri Tegal Gede.

"Membuat suasana nyaman dekat jalan raya, tapi tidak berisik. Jadi dari jalan raya harus melalui jalan sepanjang kurang lebih 25 meter untuk bisa mencapai rumah induk," sebut bapak satu anak ini.

Agar suasana asri bisa didapat, akses lokasi rumah dihias dengan taman dan dibatasi dua pagar yang berbeda. Di area depan rumah,sebuah bangunan dengan lebar 22 meter persegi berdiri kokoh dan memiliki level ketinggian yang berbeda. Hendrik sengaja membuat pintu masuk menuju ruang tamu lebih tinggi agar rumah tersebut bisa terlihat anggun dan juga untuk menghormati tamu.

Sebelum masuk ke dalam rumah,Abeng terlebih dahulu menunjukkan lahan kebun dan tempat bermain bulutangkis di sebelah kanan rumah. "Kebun ini akan dibangun lagi satu rumah yang terpisah dengan rumah induk," ujar pengusaha di bidang sipil kontraktor ini . Lahan tersebut akan diisi oleh tiga rumah yang terpisah. Tampak sebuah rumah di sudut,tetapi sementara ini digunakan untuk kantor mertua Abeng.

Adapun dari pintu masuk tersebut bisa disimpulkan kalau rumah ini bergaya kontemporer. Fasad bangunannya bergaya modern tropis dengan penggunaan kaca melengkung di beberapa bukaan berukuran besar. Namun, jika diperhatikan, ada beberapa aksen klasik yang ditambahkan pada area depan ini.

Gaya klasik semakin kuat saat melihat tatanan interior pada ruang tamu yang menggunakan satu set kursi gaya Victorian lengkap dengan gorden yang juga bergaya klasik. Sedikit berjalan lebih ke dalam, akan ditemukan grandfather's clock, khas gaya rumah klasik.

Ketinggian di area ini berbeda dengan ruang tamu, begitu juga ketika menginjak area di sebelah barat rumah bertingkat dua tersebut.

Sebelah barat rumah Abeng merupakan area privasi, sedangkan bagian timur merupakan area publik. Namun, sebelum menjelajah bagian timur, SINDO terlebih dahulu mengeksplorasi bagian barat yang jadi inti rumah.

Hal unik tampak di ruangan ini. Sebuah tangga yang tidak lazim didesain sebagai akses menuju lantai dua. Tangga tersebut satu arah namun berliku-liku mengikuti kontur dinding ruangan tersebut. Tampak panjang dan landai, juga klasik dengan railing kayu.Area void ini juga memiliki sebuah furnitur minibar dan sebuah lemari penyimpan koleksi milik keluarga.

Semakin ke dalam, akan ditemukan ruang keluarga lengkap dengan kursi bergaya Victorian. Penataan kursi sengaja dirapatkan ke dinding agar lebih leluasa dan jadi tempat bermain anak. "Dari sini bisa mengakses ke kamar anak, kamar tidur, toilet, ruang makan, dan dapur kering," sebut suami Nurlina sambil menyalakan sebuah televisi berlayar lebar. Ruang keluarga ini diterangi bukaan kaca melengkung yang tadi terlihat dari luar rumah, juga menerangi kamar tidur.

Dapur kering yang disebut Abeng tadi tidak terlalu besar karena terbagi dengan satu set meja makan.Selain itu, pendiri klub mobil Generation of Territory (G.O.T) ini mengatakan area tersebut termasuk jarang dipakai. "Paling kalau ada tamu saja," ujar pria kelahiran 4 Juni 1981 ini singkat.
(sindo//tty) okezone

Jasa Arsitek Rumah Minimalis


Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Warna-warna Dingin dalam Interior

Warna-warna Dingin dalam Interior

Arsitek di Jakarta

Seperti halnya warna-warna hangat, maka warna-warna dingin juga dikenal karena efeknya yang memberi nuansa atau perasaan dingin, sejuk. Kita akan coba secara sederhana mencoba merasakan efekyang ditimbulkan oleh warna-warna berikut ini.

Coba rasakan hijau dari padang rumput yang membentang. Atau warna biru kehijauan dari warna air laut. Juga warna abu-abu keperakan dari unsur logam besi. Ya, semua warna itu ada
dalam satu kelompok warna-warna dingin.Kelompok warna itu mulai dari warna hijau sampai ke arah warna biru.

Warna-warna dingin, seperti halnya warna-warna hangat, secara umum juga memiliki sifat yang cukup beragam, mulai dari yang sifatnya tenang menyejukkan, sampai kepada dingin yang memberi nuansa tenang menyegarkan. Warna-warna dingin menyejukkan bisa didapatkan dari warna-warna biru kehijauan, warna-warna biru, sampai warna-warna biru keunguan. Sementara warna-warna dingin yang menyegarkan kita peroleh dari warna-warna hijau kekuningan, warna-warna hijau,sampai warna-warna hijau kebiruan.

Warna-warna Netral
Bagaimana dengan warna-warna abu-abu? Abu-abu pada dasarnya adalah perpaduan dua warna netral hitam dengan putih, dan sifatnya bisa menjadi warna latar belakang yang menenangkan, tidak membuat tekanan berlebih pada emosi manusia. Warna-warna abu-abu seringkali diasosiasikan dengan peralatan yang terbuat dari logam, bersifat bersih, dingin, dan juga diasosiasikan kepada nuansa modern. Sementara warna hitam sering diasosiasikan selain sebagai latar belakang, sesuatu yang kosong, kehampaan alam semesta, juga bisa disosiasikan sebagai sesuatu yang mistis, sedih, atau bahkan sesuatu yang negatif. Berlawan dengan hitam, warna putih diasosiasikan sebagai sesuatu yang tenang, luas terbuka, bersih. Sumber Kompas



Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Selasa, 05 Februari 2008

Kos Bergaya Minimalis

Minim, Tetapi Elegan dan Memikat

Kost Bergaya Minimalis. Bangunan bergaya arsitektur minimalis masih menjadi tren di 2008 ini. Tren ini ditangkap pengembang, bahkan pelaku bisnis kos-kosan macam seperti di daerah Cikutra Barat untuk merebut pasar.

Di zaman yang serba praktis, dinamis, dan cepat saat ini, rumah bukanlah sekedar tempat tumpukkan perabot hias dan ornamen berkelas. Sesuai fungsinya, rumah yang ideal harus memberi kenyamanan, keamanan, sekaligus higenis. Esensi inilah yang melahirkan tren minimalis.

Sekretaris Jendral Real Estate Indonesia Teguh Satrio dalam perbincangan, Jumat (4/1) mengungkapkan, tren rumah minimalis yang mewabah sejak 2000-an ini akan terus bertahan di 2008 ini. Dan, masih akan populer dalam beberapa tahun ke depan. Ini tidak terlepas dari pergeseran pola pikir pasar yang lebih mementingkan aspek fungsional dan efisiensi ruang.

Bangunan bergaya interior atau arsitektur minimalis sejatinya menekankan hal-hal yang bersifat esensial atau fungsional. Bentuk-bentuk geometris elementer macam garis, persegi dan kubus, tanpa ornamen atau dekorasi menjadi karakternya. Sudut-sudut tegas dan warna netral macam putih dan krem terlihat menonjol. Keindahan atau kemewahan lebih terkesan dari keapikan susunan detail struktur atau arsitektur, bukan dari kerumitan ornamen penyertanya.

Layaknya tren, arsitektur jenis ini tidaklah statis. Fleksibilitas dan kompromistis terhadap aspek geografis, iklim, dan selera, menyebabkan pola arsitektur minimalis yang kini banyak dipakai di Indonesia, tidak lagi murni. Minimalis modern, minimalis tropis, dan minimalis kontemporer, jadi ragam variasi. Pengunaan material batu alam berwarna gelap netral, logam, dan pilar (asal terbatas) pun tidak lagi diharamkan.

”Minimalis tropis misalnya, mengakomodasi atap dan teras dalam struktur. Dalam konsep minimalis yang murni, kan tidaklah dikenal atap,” ucap Syarif Maulana Nuriman dari PT. Putera Papan Seruni, pengembang Buah Batu Regensi. Perumahan ini menyediakan pula kluster-kluster khusus yang berasitektur minimalis modern seharga Rp 300 juta – Rp 1,1 miliar.

Peluang pasar yang menjanjikan dari tren yang terus mewabah ini pun dicermati para pengembang dan pelaku bisnis properti di Bandung. Mereka mengadaptasi gaya ini ke dalam kluster-kluster atau town house yang baru dikembangkan. Selain Buah Batu Regency, ada pula Kota Baru Parahyangan, Metro Regency Margahayu Raya, dan Town House de Bale Pakuan Ciumbuleuit.

Di tempat yang disebut terakhir ini, seluruh rumah bahkan dibuat seragam bergaya minimalis modern. ”Bagaimanapun, kami bertindak berdasar tren pasar. Saat ini, tren minimalis itu kan masih terlihat menjanjikan. Kami berani mengembangkan karena tren jenis ini lebih abadi dan orang tidak cepat bosan,” ucap Indra Susanto dari Manejemen de Bale Pakuan. Tidak main-main, pasar perumahan ini pun ditujukan kepada golongan menengah atas. Harganya dipukul rata, yaitu Rp 2, 42 miliar untuk luas bangunan 350/150. Dan, sudah 95 persen terjual dalam waktu kurang 2 tahun !

Merambah kos

Uniknya, wabah arsitektur minimalis ini tidak hanya menjalar ke bisnis properti, melainkan juga bisnis jasa dan persewaan kamar (kos). Namun, kuncinya tetap satu, merebut pasar. Tengok saja di sebuah bilangan di Cikutra Barat, Kota Bandung. Di sini, terdapat bangunan kos dan salon ”Abelle” yang berasitektur minimalis kontemporer.

Riska Jamilia, salah satu penghuninya, mengatakan, keunikan asrsitektur itulah yang menjadi daya tarik kos itu. Membedakannya dengan kos lainnya. Di tempat itu, ia bisa merasakan ciri khas arsitektur yang tengah naik daun, sesuatu hal yang belum bisa diperolehnya di rumah. Tanpa perlu membeli, bisa menjadi bagian dari simbol identitas gaya hidup kaum urban itu.

Yang menarik, gaya rumah minimalis ternyata identik dengan personasifikasi pemiliknya. Ada tiga makna filosofis desain minimalis yang bisa dikaitkan dengan karakter manusia, yaitu orientasi kualitas, mementingkan esensi, dan menyukai kebersihan.

Teguh Satrio mengungkapkan, karakter personasifikasi macam ini umumnya ditemui pada pria yang tengah mengejar karir. Atau, belum di puncak karir. Golongan inilah yang umumnya memiliki rumah-rumah bergaya minimalis.

Ia menambahkan, ke depan, aspek fungsional akan lebih mendominasi tren arsitektur modern ketimbang seni desain semata. (Yulvianus Harjono)
JAKARTA, KOMPAS -





Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Minggu, 03 Februari 2008

Keserasian Gaya Klasik-Kontemporer

Keserasian Gaya Klasik-Kontemporer

PERPADUAN dua gaya arsitektur klasik dan kontemporer tampak selaras pada hunian Presiden Direktur PT Guido M.L Hendrik. Bagaimana bentuknya?

Rumah bergaya klasik merupakan idaman Hendrik sejak lama. Namun, gaya kontemporer juga menjadi favoritnya. Akhirnya untuk mewujudkan hunian idamannya itu, pengusaha muda ini menggabungkan dua gaya tersebut. Jadilah konsep rumah klasik kontemporer yang cantik dan nyaman.

Di lahan seluas 980 meter persegi ini, Hendrik yang akrab disapa Abeng mendesain rumahnya. Guna mendapatkan kenyamanan akses yang tak jauh dari pintu tol, dia sengaja mencari lokasi dekat jalan raya utama di Cikarang Selatan. Namun, agar tak terganggu dengan kebisingan jalan, Abeng memilih tanah yang letaknya sedikit menjauh dari Jalan Raya Industri Tegal Gede.

"Membuat suasana nyaman dekat jalan raya, tapi tidak berisik. Jadi dari jalan raya harus melalui jalan sepanjang kurang lebih 25 meter untuk bisa mencapai rumah induk," sebut bapak satu anak ini.

Agar suasana asri bisa didapat, akses lokasi rumah dihias dengan taman dan dibatasi dua pagar yang berbeda. Di area depan rumah,sebuah bangunan dengan lebar 22 meter persegi berdiri kokoh dan memiliki level ketinggian yang berbeda. Hendrik sengaja membuat pintu masuk menuju ruang tamu lebih tinggi agar rumah tersebut bisa terlihat anggun dan juga untuk menghormati tamu.

Sebelum masuk ke dalam rumah,Abeng terlebih dahulu menunjukkan lahan kebun dan tempat bermain bulutangkis di sebelah kanan rumah. "Kebun ini akan dibangun lagi satu rumah yang terpisah dengan rumah induk," ujar pengusaha di bidang sipil kontraktor ini . Lahan tersebut akan diisi oleh tiga rumah yang terpisah. Tampak sebuah rumah di sudut,tetapi sementara ini digunakan untuk kantor mertua Abeng.

Adapun dari pintu masuk tersebut bisa disimpulkan kalau rumah ini bergaya kontemporer. Fasad bangunannya bergaya modern tropis dengan penggunaan kaca melengkung di beberapa bukaan berukuran besar. Namun, jika diperhatikan, ada beberapa aksen klasik yang ditambahkan pada area depan ini.

Gaya klasik semakin kuat saat melihat tatanan interior pada ruang tamu yang menggunakan satu set kursi gaya Victorian lengkap dengan gorden yang juga bergaya klasik. Sedikit berjalan lebih ke dalam, akan ditemukan grandfather's clock, khas gaya rumah klasik.

Ketinggian di area ini berbeda dengan ruang tamu, begitu juga ketika menginjak area di sebelah barat rumah bertingkat dua tersebut.

Sebelah barat rumah Abeng merupakan area privasi, sedangkan bagian timur merupakan area publik. Namun, sebelum menjelajah bagian timur, SINDO terlebih dahulu mengeksplorasi bagian barat yang jadi inti rumah.

Hal unik tampak di ruangan ini. Sebuah tangga yang tidak lazim didesain sebagai akses menuju lantai dua. Tangga tersebut satu arah namun berliku-liku mengikuti kontur dinding ruangan tersebut. Tampak panjang dan landai, juga klasik dengan railing kayu.Area void ini juga memiliki sebuah furnitur minibar dan sebuah lemari penyimpan koleksi milik keluarga.

Semakin ke dalam, akan ditemukan ruang keluarga lengkap dengan kursi bergaya Victorian. Penataan kursi sengaja dirapatkan ke dinding agar lebih leluasa dan jadi tempat bermain anak. "Dari sini bisa mengakses ke kamar anak, kamar tidur, toilet, ruang makan, dan dapur kering," sebut suami Nurlina sambil menyalakan sebuah televisi berlayar lebar. Ruang keluarga ini diterangi bukaan kaca melengkung yang tadi terlihat dari luar rumah, juga menerangi kamar tidur.

Dapur kering yang disebut Abeng tadi tidak terlalu besar karena terbagi dengan satu set meja makan.Selain itu, pendiri klub mobil Generation of Territory (G.O.T) ini mengatakan area tersebut termasuk jarang dipakai. "Paling kalau ada tamu saja," ujar pria kelahiran 4 Juni 1981 ini singkat.Sumber Okezone

Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Arsitek Rumah Tinggal

Arsitek Rumah Tinggal

arsitek rumah tinggal

arsitek bangunan rumah

arsitek jakarta

arsitek minimalis

arsitek rumah

arsitektur rumah

arsitek interior

arsitek modern

bangun rumah

biro arsitek

contoh rumah

denah rumah

desain rumah

design rumah

gambar rumah

interior rumah

jasa arsitek

renovasi rumah

Rumah Jakarta

Rumah Minimalis

rumah idaman


 




Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Kamis, 31 Januari 2008

Sentuhan Oriental pada Interior

Sentuhan Oriental pada Interior

ERMAINAN warna natural pada furnitur dipadu dengan komposisi geometris yang bersih, itu menjadi fokus pada ruang tamu yang juga berfungsi sebagai living room.

Walau banyak ditemukan sentuhan-sentuhan Timur pada areal ruang tamu di hunian dengan konsep ini, suasananya secara keseluruhan tetap memancarkan kesan modern. Komposisi ruang duduk yang nyaman dengan kombinasi modern membuat tatanan ruang terasa lebih cozy. Untuk mengentalkan sentuhan oriental, Thomas yang keturunan Tionghoa ini melengkapi interior hunian dengan lukisan, ukiran kaligrafi China, dan sejumlah patung hampir di seluruh sudut ruangan.

Ada credenza yang dirancang khusus berupa bentuk yang terinspirasi paham kubisme furnitur klasik oriental.Keberadaannya secara tidak langsung berfungsi sebagai pemikat visual sekaligus membuat ruang terasa artistik. ”Saya sendiri juga punya ruang rileks sebagai areal favorit untuk menonton televisi di kursi malas yang nyaman ini,” kata Thomas, lulusan New York Film Academy Jurusan Sinematografi itu.

Sentuhan modern kental terasa di ruang tidur milik putra pasangan Peter Nawailis dan Herita Muliadinata ini.Pewarnaan dinding putih digabung dengan warna abu-abu menjadi aksen pemanis tampilan ruang berukuran 6 x 6 meter persegi ini. ”Warna kamar tidur mulai dari dinding hingga pembentuk interior lain sengaja dipilih berwarna putih yang natural agar ruang berkesan luas, bersih, dan masuk ke seluruh furnitur,” tutur pengagum Jim Carey dan Stephen Chow ini. Sisi lain yang membuat unik areal favoritnya itu terdapat kamar mandi yang dibalut lemari geser. Untuk memasuki areal tersebut harus melalui sebuah lemari dulu, itu membuat tatanan ruang seolah-olah tersembunyi. (chaerunnisa) okezone

Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Rumah Joglo Tahan Gempa

Rumah Joglo Tahan Gempa


Bangunan Joglo menimbulkan interpretasi arsitektur Jawa yang mencerminkan ketenangan.

TAK hanya megah, indah, sarat makna dan nilai-nilai sosiokultural, arsitektur bangunan joglo juga dapat meredam gempa. Bagaimana desainnya?

Sebuah bangunan joglo yang menimbulkan interpretasi arsitektur Jawa mencerminkan ketenangan, hadir di antara bangunan- bangunan yang beraneka ragam. Interpretasi ini memiliki ciri pemakaian konstruksi atap yang kokoh dan bentuk lengkung-lengkungan di ruang per ruang.

Rumah adat joglo yang merupakan rumah peninggalan adat kuno dengan karya seninya yang bermutu memiliki nilai arsitektur tinggi sebagai wujud dan kebudayaan daerah yang sekaligus merupakan salah satu wujud seni bangunan atau gaya seni bangunan tradisional.

Joglo merupakan kerangka bangunan utama dari rumah adat Kudus terdiri atas soko guru berupa empat tiang utama dengan pengeret tumpang songo (tumpang sembilan) atau tumpang telu (tumpang tiga) di atasnya. Struktur joglo yang seperti itu, selain sebagai penopang struktur utama rumah,juga sebagai tumpuan atap rumah agar atap rumah bisa berbentuk pencu.

Pada arsitektur bangunan rumah joglo, seni arsitektur bukan sekadar pemahaman seni konstruksi rumah, juga merupakan refleksi nilai dan norma masyarakat pendukungnya. Kecintaan manusia pada cita rasa keindahan, bahkan sikap religiusitasnya terefleksikan dalam arsitektur rumah dengan gaya ini.

Pada bagian pintu masuk memiliki tiga buah pintu,yakni pintu utama di tengah dan pintu kedua yang berada di samping kiri dan kanan pintu utama. Ketiga bagian pintu tersebut memiliki makna simbolis bahwa kupu tarung yang berada di tengah untuk keluarga besar, sementara dua pintu di samping kanan dan kiri untuk besan.

Pada ruang bagian dalam yang disebut gedongan dijadikan sebagai mihrab, tempat Imam memimpin salat yang dikaitkan dengan makna simbolis sebagai tempat yang disucikan, sakral, dan dikeramatkan. Gedongan juga merangkap sebagai tempat tidur utama yang dihormati dan pada waktuwaktu tertentu dijadikan sebagai ruang tidur pengantin bagi anak-anaknya.

Ruang depan yang disebut jaga satru disediakan untuk umat dan terbagi menjadi dua bagian, sebelah kiri untuk jamaah wanita dan sebelah kanan untuk jamaah pria. Masih pada ruang jaga satru di depan pintu masuk terdapat satu tiang di tengah ruang yang disebut tiang keseimbangan atau soko geder, selain sebagai simbol kepemilikan rumah, tiang tersebut juga berfungsi sebagai pertanda atau tonggak untuk mengingatkan pada penghuni tentang keesaan Tuhan.

Begitu juga di ruang dalam terdapat empat tiang utama yang disebut soko guru melambangkan empat hakikat kesempurnaan hidup dan juga ditafsirkan sebagi hakikat dari sifat manusia.

”Untuk membedakan status sosial pemilik rumah, kehadiran bentangan dan tiang penyangga dengan atap bersusun yang biasanya dibiarkan menyerupai warna aslinya menjadi ciri khas dari kehadiran sebuah pendopo dalam rumah dengan gaya ini,” tutur Zulfikar Latief, pemilik galeri Rumah Jawa, yang menyediakan rumah adat joglo dan furnitur etniknya.

Kesan yang akan timbul dari arsitektur bangunan tradisional joglo sering kali terasa antik dan kuno, hal ini timbul melalui kehadiran perabot hingga pernak-pernik pendukung bernuansa lawas yang dibiarkan apa adanya. Namun, dalam penataan hunian bergaya ini tidak ada salahnya bila dikombinasikan dengan gaya modern maupun minimalis.

“Dalam menata rumah joglo, sah-sah saja bila dikombinasikan antara rumah minimalis dengan rumah etnik. Salah satu hal yang lazim dilakukan banyak orang ialah pemakaian pintu gebyok sebagai pintu utama, sementara furnitur yang digunakan berlanggam modern. Ini dilakukan untuk memberi kesan tidak terlalu berat,” ungkap pria yang akrab disapa Itang.

Nuansa asli sering terasa melalui kehadiran hunian berarsitektur tradisional joglo.Kesan inilah yang sengaja dihadirkan oleh bangunan-bangunan modern bergaya etnik yang banyak diaplikasikan pada hunian maupun bangunan umum seperti restoran.

Eksotika Joglo Pencu
Tiga pintu yaitu depan, samping kiri dan kanan hadir dengan makna simbolisnya.

JOGLO Pencu. Ketika seseorang mengatakan kata tersebut, ingatan kita akan segera tertuju pada sebuah rumah tradisional yang berasal dari daerah Kudus (salah satu bagian dari kebudayaan Jawa).

Rumah dengan berbagai keindahan dengan karakter khusus ini tampil memikat melalui kerumitan yang cukup tinggi pada ornamen hias yang ada pada hampir setiap ruang yang ada pada rumah joglo pencu. Karakter spesifik yang ada tersebut sangat berbeda dengan apa yang ada di dalam bangunan tradisional yang ada di Jawa pada umumnya.

Perbedaan lain dapat dijumpai pada bentuk ornamen ukir yang diterapkan, pola susunan ruang dan dimensi yang kemudian berdampak pada proporsi ukuran dari masing-masing ruangnya. Meskipun ruang yang digunakan sama, tetapi terjadi perbedaan yang cukup besar pada dimensidimensi ruangan yang terjadi jika dibandingkan dengan rumah tradisional Jawa pada umumnya.

Hal tersebut dapat terjadi karena kebudayaan yang berpengaruh besar di dalam masyarakat Kudus bukan hanya kebudayaan Jawa saja. Letaknya di jalur perdagangan dan mata pencaharian sebagian besar penduduknya sebagai pedagang memunculkan bentuk yang sekarang dapat dijumpai pada rumah joglo pencu.

Bangunan tradisional seperti rumah joglo yang banyak memakai elemen natural di dalamnya, terbukti tahan terhadap bencana alam seperti gempa. Banyak faktor yang menyebabkan joglo tanggap gempa. Sengaja digunakan kata tanggap gempa bukan tahan gempa karena bangunan ini sepertinya dapat merespons dan berdialog dengan gaya gempa.

Pertama, sistem struktur yang digunakan. Orang menganggap joglo berstruktur rangka karena memang terlihat batang-batang kayu yang disusun membentuk rangka. Struktur joglo menerapkan sistem tenda atau tarik. Hal ini didasarkan pada sistem dan sifat sambungan kayu yang digunakan (cathokan dan ekor burung), semuanya bersifat mengantisipasi gaya tarik. Sistem struktur tarik inilah yang membuat joglo bersifat fleksibel sehingga dapat tanggap terhadap gaya-gaya gempa.

“Bangunan joglo dapat meredam gempa karena memiliki keterkaitan antarstruktur dan materialnya, sambungan antarkayu yang tidak kaku sehingga fleksibel dan memiliki toleransi tinggi terhadap gempa,” ungkap arsitek dan kontraktor dari Mitra Graha Asri Mandiri Ir Wisnu Brata. Kedua, sistem distribusi beban.

Bangunan joglo memiliki soko guru (tiang utama) 4 buah dan 12 buah soko pengarak. Ruang yang tercipta dari keempat soko guru disebut rong-rongan, yang merupakan struktur inti joglo. Soko-soko guru disatukan oleh balok-balok (blandar-pengeret dan sunduk-kili) dan dihimpun-kakukan oleh susunan kayu yang berbentuk punden berundak terbalik di tepi (tumpangsari) dan berbentuk piramida di tengah (brunjung).

Susunan kayu ini bersifat jepit dan menciptakan kekakuan sangat rigid. Soko-soko pengarak di peri-peri dipandang sebagai pendukung struktur inti. Faktor ketiga adalah sistem tumpuan dan sistem sambungan. Sistem tumpuan bangunan joglo menggunakan umpak yang bersifat sendi. Hal ini untuk mengimbangi perilaku struktur atas yang bersifat jepit.

Sistem sambungannya yang tidak memakai paku, tetapi menggunakan sistem lidah alur, memungkinkan toleransi terhadap gaya-gaya yang bekerja pada batang-batang kayu. “Toleransi ini menimbulkan friksi sehingga bangunan dapat akomodatif menerima gaya-gaya gempa,” tutur Wisnu.

Pemilihan dan penggunaan bahan bangunan adalah faktor keempat. Penggunaan kayu untuk dinding (gebyok) dan genteng tanah liat untuk atap disebabkan material ini bersifat ringan sehingga relatif tidak terlalu membebani bangunan.

Pada awalnya penutup atap yang dipakai adalah jerami, daun kelapa, daun tebu, sirap, dan ilalang. Oleh karena merebak penyakit pes, pemerintah kolonial Belanda mengganti penutup atap dengan genteng supaya lebih sehat. (chaerunnisa) okezone
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Selasa, 29 Januari 2008

Karisma Modern - Oriental Desain Minimalis

Karisma Modern - Oriental


Desain modern minimalis banyak dipengaruhi oleh budaya Skandinavia dan Amerika. Kesederhanaan bentuk mebel dan tata letak ruang, serta minimnya detail, yang merupakan ciri utama gaya ini, adalah cerminan dari sisi pragmatis masyarakat masa kini.

Namun, warna monokromatik yang biasanya mendominasi gaya ini, cenderung membuat ruang terasa monoton dan berkesan dingin.

Untuk itu, tak ada salahnya jika Anda memadukan gaya Barat tersebut dengan gaya oriental Cina yang unik dan khas.

Budaya Cina sudah memengaruhi budaya Indonesia kurang lebih sejak 1500 tahun lalu. Adanya perdagangan Indonesia-Cina, membuka jalan bagi masuknya ornamen-ornamen khas Cina. Sutra, lukisan, porselen, dan gerabah adalah beberapa contoh pernik khas Cina yang hingga kini sering digunakan sebagai pelengkap interior.



Warna keemasan yang melambangkan keberuntungan atau kemakmuran serta warna merah perlambang kebahagiaan, juga dianggap sebagai warna ‘wajib’ bagi desain interior yang mengadaptasi gaya oriental tersebut.

Bila ruang modern dengan dominasi mebel bergaris tegas dan cenderung maskulin dipadankan dengan elemen oriental, hasilnya adalah keseimbangan tataan interior yang lebih kaya makna, warna, serta detail. Mebel berbahan kayu dengan garis-garis geometris dipercantik dengan hadirnya kain penutup sofa atau bantal-bantal penuh corak dan sulaman khas Cina (chinosserie silk embroidery). Penggunaan wallpaper (kertas pelapis dinding) dengan motif-motif yang semarak, membuat ruang terasa lebih hangat dan hidup.

Selain itu, aksentuasi pernik, seperti anyaman bambu, porselen, lampu gantung berbahan sutra merah, serta mebel modern berukir Cina (carved latticework) yang ditempatkan pada sudut-sudut ruang, menambah keselarasan tataan interior modern-oriental ini.
Sumber Femina Online
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Rabu, 23 Januari 2008

Nuansa Garis pada Hunian Modern Minimalis

Nuansa Garis pada Hunian Modern Minimalis

Nuansa Garis pada Hunian Modern Minimalis

MINIMALIS, Penggunaan aksen garis banyak ditemui pada rumah berdesain modern minimalis. Penggunaan pola garis baik horizontal maupun vertikal dapat menciptakan nuansa tersendiri pada hunian.

UNTUK mendesain rumah gaya minimalis tetap bernuansa seni dan tak membosankan, ternyata bisa dilakukan dengan berbagai cara. Selain penggunaan elemen furnitur yang sesuai dengan tema ruangan, pemilihan elemen dekoratif yang tepat juga mampu menghadirkan kenyamanan.

Menurut Lola N Madjid, arsitek dan desain interior dari Wiradi Consultant, perkembangan arsitektur dan interior bangunan belakangan ini lebih banyak didominasi jenis rumah dengan desain minimalis modern.Kenyataan ini tak bisa dihindari karena luas lahan di kota-kota besar yang semakin terbatas. ”Agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, desain rumah minimalis merupakan salah satu solusi,” ungkap Lola saat ditemui SINDO di Gedung Jakarta Design Centre, beberapa waktu lalu.

Membangun rumah dengan luas terbatas memang jauh lebih susah. Pasalnya dengan luas terbatas,kebutuhan akan hunian dan fungsi setiap ruangan harus tetap terakomodasi.Tak hanya dari sisi kebutuhan ruangan, penempatan furnitur juga harus lebih memperhatikan aspek estetika dalam ruangan. Bahkan, kita juga harus tetap memperhatikan dari aspek desain eksterior.

Berbeda dengan rumah dengan desain bergaya klasik modern atau tradisional yang lebih bisa diaplikasikan banyak detail dan ornamen, rumah dengan desain minimalis justru sebaliknya. Untuk itu, rumah minimalis disarankan tidak terlalu banyak ornamen dalam desainnya.Jika dilakukan, ini akan dapat mengaburkan kesan minimalis yang bercirikan sederhana dan efisien pada material pendukung. Lalu bagaimana jika ingin menghadirkan nuansa rumah dengan gaya minimalis tapi tetap menarik?

Kini bagi Anda yang akan membangun rumah dengan desain minimalis, ada cara baru untuk menghadirkan kesan artistik pada eksterior bangunan. Aplikasi garis vertikal maupun horizontal ternyata dapat menghadirkan suasana ruangan yang lebih artistik. Garis vertikal dan horizontal ini bisa diaplikasikan pada beberapa bagian di rumah. Mulai dari bagian depan dinding rumah, sampai dengan bagian lain seperti dua tiang bagian depan dan tembok pembatas taman.

Rumah dengan aksen garis vertikal maupun horizontal biasanya dibangun di atas tanah dengan luas terbatas. Bukan hanya itu, rumah dengan aksen garis-garis vertikal dan horizontal ini biasanya lebih banyak menggunakan material yang berasal dari batu-batuan atau semen dan pasir. Keberadaan ornamen dengan bentuk vertikal maupun horizontal ini dapat memberikan kesan tinggi dan lapang pada rumah-rumah dengan luas terbatas. Rumah dengan luas lebih kurang 100–150 meter persegi akan terkesan lapang dengan aplikasi garis horizontal pada pagar bagian depannya.

Penggunaan garis horizontal atau vertikal juga berfungsi untuk memberikan kesan tinggi.Permainan garis horizontal yang didesain dari material semen pada pintu masuk menjadikan rumah terlihat lebih tinggi.

Kombinasikan dengan Tanaman

BATU, rumah yang menggunakan aksen garis biasanya menggunakan material berupa batu, semen, atau pasir.

KEBERADAAN rumah dengan aksen garis vertikal ataupun horizontal terkadang terkesan kaku.Karena itu,untuk mengurangi kesan kaku dan formal, kombinasi tanaman pada sekitar bangunan yang mengekspos garis vertikal dan horizontal ini justru disarankan oleh sejumlah desain interior dan arsitek.

Menurut arsitek dari Lingga Jaya Utama Konsultan, Aris Purwanto, keberadaan rumah dengan desain yang mengaplikasikan aksen vertikal dan horizontal pada bangunan memang terbilang unik. Tak sekadar mendesain rumah, garis vertikal dan horizontal yang biasanya diaplikasikan pada bangunan seperti dinding dan taman di rumah dengan desain gaya minimalis ini harus tetap memperhatikan unsur estetika rumah secara keseluruhan.

Sebab itu, penambahan tanaman dengan warna-warna segar akan dapat menetralkan suasana rumah. Penempatan tanaman yang mampu memberi kesan nyaman dan santai diharapkan dapat menambah kesegaran suasana di rumah. Karena itu, penempatan tanaman di sekitar bangunan bisa menetralisasi unsur batu dan semen yang terkesan kaku.

Beberapa jenis tanaman yang dapat diaplikasikan di sekitar dinding rumah yang mengusung aksen vertikal dan horizontal ini sebagian besar merupakan tanaman dengan jenis daun berwarna hijau. Baik tanaman dengan daun berwarna hijau muda atau hijau kekuningan. Sementara itu, penempatan beberapa pot dengan jenis tanaman seperti aglonema dan tanaman keladi dengan daun lebar juga cocok diaplikasikan pada dinding pagar dengan aksen garis vertikal.

Dengan menempatkan tanaman ini, kesan kontras justru dapat menghadirkan suasana homy dan menyegarkan. Tak hanya tanaman dengan daun lebar, tanaman seperti alang-alang yang memiliki daun menjulang juga sesuai ditempatkan di dinding bagian depan rumah yang menggunakan aksen vertikal dan horizontal. Bahkan, jika ingin menggabungkan tanaman ini dengan tanaman berwarna cerah masih tetap sesuai.

Beberapa jenis tanaman seperti bougenvile dan tanaman jenis paku dapat ditempatkan pada rumah yang mengusung gaya desain minimalis modern. Selain bisa diterapkan pada bagian dinding, aksen vertikal dan horizontal dapat juga diterapkan pada desain taman. Garis horizontal yang sengaja didesain di taman ternyata juga mampu menghilangkan kesan membosankan di area taman. ”Meski rumah minimalis memiliki luas tanah terbatas, dengan sentuhan desain yang kontras melalui tanaman, rumah menjadi semakin menarik dan segar,” kata Lola.

EGIDIA SAWITRI, Kurangi Kesan Kaku

SEBAGAI keluarga muda,Egidia Sawitri lebih menyukai desain rumah bergaya modern minimalis. Selain lebih praktis, rumah berdesain minimalis sudah cukup mengakomodasi kebutuhan akan rumah tinggal untuk keluarga kecilnya.

Artis yang sekarang juga menjadi presenter beberapa acara di stasiun televisi swasta ini mengakui bahwa yang terpenting dari sebuah rumah adalah fungsi setiap ruangan.Kendati demikian, dia juga menyadari pentingnya menciptakan suasana rumah yang segar dan sejuk. Sebab itu,istri dari Dino Martin ini sengaja menempatkan sejumlah tanaman di rumahnya.

”Meski tidak banyak, di rumah saya juga terdapat tanaman yang mampu menyegarkan suasana,” ungkap Egidia Sawitri kepada SINDO. Bagi Egidia, keberadaan tanaman di dalam rumah ternyata juga mampu mengurangi kekakuan pada bangunan. Penempatan sejumlah tanaman dengan daun lebar sangat disukai artis yang kini juga sibuk mengurus buah cinta bersama suaminya.

Sebelumnya, rumah Egidia memang memiliki banyak tanaman pada dinding pagar depan rumah. Namun, karena lama kelamaan tanaman tersebut kurang terawat, akhirnya Egidia memutuskan untuk menghilangkannya. ”Awalnya saya senang sekali dengan tanaman yang ada di depan rumah,tapi karena tidak sempat merawatnya, akhirnya saya pangkas,” ujar Egidia.

Kini di tengah kesibukannya mengurus anak, perempuan yang mengawali debut kariernya di dunia hiburan melalui modeling ini tetap berusaha menjaga agar rumah tetap tampak segar. Salah satu caranya adalah dengan merawat tanaman-tanaman yang mampu menyejukkan rumah. (hasis purwanto) okezone



Jasa Desain Rumah
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Senin, 21 Januari 2008

Rumah Gaya Jepang

STRUKTUR RUMAH JEPANG
Hal terpenting yang harus diperhitungan pada saat membangun rumah du Jepang adalah ketahanannya terhadap 4 musim termasuk pada musim panas dan musim dingin. Rumah tradisional Jepang dibuat dengan terlebih dahulu memasang tiang kayu utama ditengah. Lantai ditinggikan sekitar 10 cm dari tanah lalu ditutup dengan balok kayu untuk lantai, hal ini bertujuan untuk menghindari embun dari tanah.
Area dapur dan ruang masuk memiliki lantai yang terbuat dari kayu namun ruangan dimana biasanya digunakan untuk duduk seperti ruang tamu, lantainya ditutupi dengan sejenis anyaman yang disebut tatami. Orang Jepang tidak biasa menggunakan kursi di ruangan beralasan tatami ini, mereka biasa duduk dengan beralasan tatami atau menggunakan bantal tipis yang disebut zabuton. Inilah alasannya mengapa orang Jepang melepas sepatunya ketika masuk rumah.
Kerangka rumah Jepang terbuat dari kayu dan sisi melebarnya ditopang oleh tiang vertikal, balok yang disusun mendatar dan bingkai diagonal. Bingkai diagonal merupakan adaptasi dari teknologi asing yang diadaptasi oleh masyarakat Jepang. Ciri khas dari rumah Jepang adalah adanya atap yang lebar dan atap yang tinggi untuk melindungi penghuninya dari sinar matahari di musim panas.
Pada masa lalu dinding rumah terbuat dari anyaman bambu yang direkatkan dengan adonan tanah sebagai perekat atau lem nya, namun kini banyak material lain yang bermacam-macam untuk membuat dinding rumah Jepang. Bahan yang sering digunakan saat ini adalah plywood (tripleks). Pada masa lalu banyak rumah yang memiliki tiang penyangga yang tersembunyi yang berada di balik dinding. Pada jaman Meiji (1868-1912), rumah dibuat dengan metode baru dengan memasang tiang penyangga di dalam dinding untuk mengurangi bahaya ketika terjadi kebakaran. Pada jaman Meiji banyak atap ditutupi dengan sirap atau jerami, namun kini biasanya atap rumah ditutupi dengan genteng atap yang disebut kawara. Rumah Jepang saat ini dibuat dengan kombinasi gaya tradisional dan teknologi modern.
B.H.D
Sumber : www.jpf.go.jp/kyouzai/


Rumah tradisional Jepang dibuat dari kayu dan ditunjang tiang-tiang kayu. Namun dewasa ini rumah Jepang biasanya mempunyai kamar-kamar bergaya Barat dengan lantai kayu dan kerap dibangun dengan tiang-tiang baja. Lagi pula, makin banyak keluarga di kawasan perkotaan tinggal di gedung-gedung apartemen baja beton yang besar.



Ada dua perbedaan besar dengan rumah Barat, yakni orang tidak mengenakan sepatu di dalam rumah dan setidaknya ada satu ruang yang cenderung dirancang dalam gaya Jepang, berlantaikan tatami. Orang melepaskan sepatu begitu memasuki rumah agar lantai rumah tetap bersih. Genkan, jalan masuk, merupakan tempat untuk melepaskan sepatu, meletakkannya, dan mengenakannya kembali. Setelah melepaskan sepatu, orang Jepang mengenakan sandal rumah.




Tatami adalah sejenis tikar tebal yang dibuat dari jerami, sudah dipakai di rumah Jepang sejak sekitar 600 tahun yang lalu. Sehelai tatami biasanya berukuran 1,91 x 0,95 meter. Ukuran ruang/kamar biasanya didasarkan pada jumlah tatami. Lantai tatami terasa sejuk pada musim panas dan hangat pada musim dingin, dan tetap lebih segar daripada karpet selama bulan-bulan lembab di Jepang.



Selasa, 28 Maret 2006 06:14:56
Artikel Iptek - Bidang Tata Kota, Perumahan dan Permukiman
Perkembangan Rumah Prefabrikasi
Oleh Muhammad Sani Roychansyah


Rumah prefabrikasi (disingkat prefab) adalah rumah yang kontruksi pembangunannya cepat karena menggunakan modul hasil fabrikasi industri (pabrik). Komponen-komponennya dibuat dan sebagian dipasang oleh pabrik (off site). Setelah semuanya siap, kemudian diangkut ke lokasi, disusun kembali dengan cepat, sehingga tinggal melengkapi utilitas (utility) serta pengerjaan akhir (finishing). Dengan demikian, beberapa manfaat seperti waktu konstruksi yang cepat, lingkungan pembangunan yang lebih bersih, dan biaya yang lebih murah, dapat diraih. Karena biasanya berdasar atas modul, maka keleluasaaan pemilihan disain pun menjadi terbatas pada apa yang telah tersedia. Namun ini tidak mengurangi minat pasar untuk terus menggunakannya.

Dibalik fakta yang dijelaskan di atas, konotasi kata prefabrikasi saat ini mengalami perubahan. Era sebelumnya rumah prefabrikasi hanya mengandung terminologi: material terbatas, massal dan hibrid pada suatu lokasi, moduler, panel, fabrikan (manufactured), dengan sistem semi-fix (pre-engineered system). Namun kini, terutama di Jepang, rumah prefab tak ada bedanya dengan rumah-rumah biasa: materialnya beragam bahkan high-tech end, tidak harus massal pembangunanya (fleksibel sesuai kebutuhan), dan bersifat permanen. Faktor terakhir ini (budaya berumah) tak lepas dari perjalanan sejarah industri perumahan di Jepang sendiri.

Perkembangan Rumah Prefabrikasi

Definisi rumah prefab di dunia sangat beragam. Di Amerika atau Canada rumah prefab lebih dikenal sebagai manufactured house yang bertumpu pada struktur baja, mengikuti mobile home atau caravan sebagai rumah dinamis yang menjadi pendahulu untuk hampir empat abad lamanya (sebutan lain adalah portable house prefab). Ini juga tidak lepas dari proses produksi manufactured house yang 85% di antaranya harus diselesaikan di dalam pabrik, atau masih dibedakan dengan modular house sebagai rumah prefab. Data tahun 1996, 24% konsumsi rumah baru di Amerika adalah rumah keluaran pabrik ini (3% di antaranya adalah rumah prefab moduler).

Kasus di Eropa (terutama negara-negara baltik) dan Jepang berbeda lagi. Rumah prefab hanya mempunyai satu definisi. Yaitu sebagai rumah dengan modul tertentu dan dibangun layaknya rumah biasa (dari satu lantai sampai low rise house). Bedanya adalah sebagian dari komponennya banyak yang diselesaikan di pabrik. Beberapa kalangan mengelompokkan pendefinisian ini ke dalam dwellhouse prefab dan telah menjadi bagian dari budaya berumah di negara-negara tersebut. Setelah perang dunia kedua, dengan banyaknya proyek rehabilitasi permukiman atau pembangunan massal, rumah prefab banyak menjadi pilihan karena kecepatan pembangunannya dan murah. Kayu banyak digunakan sebagai pilihan utama material bangunan karena sifat fleksibiltiasnya (menyangkut teknologi pada saat itu).

Dari kayu ini, saat ini material bangunan untuk rumah prefab sudah sangat beragam, seperti beton pracetak (precast concrete), baja ringan (light gauge-steel), kayu lapis (timber framed) dan beragam materi mutakhir lainnya. Dari produksi massal, saat ini masyarakat bisa memilih rumah-rumah prefab itu secara individu dengan hanya memilih disain di katalog atau ruang pamer (housing plaza) dan beberapa modifikasi yang dimungkinkan. Rumah akan berdiri dalam waktu pengerjaan (construction time) tak lebih dari sebulan setelah semua syarat (termasuk tanah tentunya) tersedia.

Merespon Isu Keberlanjutan

Dewasa ini, imej rumah prefab sebagai rumah semi permanen mulai pudar. Bahkan di Jepang anggapan rumah prefab adalah rumah sementara itu hampir tidak ada. Objektivitas ini didukung oleh budaya bermukim di Jepang dan erat hubungannya dengan dasar-dasar rumah Jepang itu sendiri, seperti adanya kebiasaan penggunaan modul untuk ukuran ruang (jou, ken, kiwari, dan sebagainya). Perkembangan aspek-aspek kenyamanan, gaya, fungsi, kekuatan, kemudahan perawatan, dan keterjangkauan dari rumah prefab ini menjadikannya mengalami peningkatan dalam penjualan. .



Daiwa House dan Sekisui House yang telah lama bergerak dalam bisnis real estat sejak awal tahun 1960-an, yang diikuti Mitsui House dan Misawa Home, telah menggunakan konsep rumah prefab untuk produk-produknya sejak awal. Dengan mempercepat jangka waktu konstruksi dan pengerjaan di lokasi, kualitas terkontrol di pabrik, maka beberapa masalah yang berhubungan dengan biaya konstruksi dan gangguan terhadap lingkungan saat konstruksi sedikit banyak bisa tereduksi. Selain itu respon terhadap isu berkeberlanjutan mulai lebih diperbarui dengan pemanfaatan material-material bangunan ramah lingkungan (eco friendly materials), seperti penggunaan bahan-bahan daur ulang (recycled materials) dan sistem fisika bangunannya pun lebih bertumpu pada solar atau hybrid power system.

Meskipun terdapat keterbatasan disain (minimalis) pada disain rumah prefab, namun pada kenyataannya produksi rumah prefab di Jepang (termasuk untuk ganti model) menunjukkan kecenderungan naik akhir-akhir ini (dari tahun 1991-2000 tiap tahun terdapat pembangunan sekitar 1.2-1.5 juta rumah prefab ini, JREI, 2000). Peran pemerintah, dalam hal ini Pemerintah Jepang dalam mendorong pengembangan rumah prefab sebagai bagian dari metode memperbanyak jumlah rumah layak bagi masyarakat pun berperan besar. Faktor mahalnya harga tanah dan bangunan menjadi faktor penghambat masyarakat memiliki rumah, terutama bagi keluarga muda. Mereka yang memilih tinggal di pinggiran kota atau kota-kota kecil lah yang dibidik sebagai konsumen rumah prefab ini. Mereka lebih memilih hidup di atas rumah sendiri meskipun kecil. Persis seperti ungkapan Frank Gehry, seorang arsitek dunia dalam merespon perkembangan rumah mungil prefab ini, "The problem with the younger generation is that no-one is interested in making monuments".

Muhammad Sani Roychansyah, staf di Jurusan Arsitektur dan Perencanaan FT UGM, saat ini sebagai Postdoctoral Research Fellow pada Department of Architecture and Building Science, Tohoku University, Sendai, Jepang.



Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Sabtu, 12 Januari 2008

Arsitek Terkenal Dunia

Para Desainer Furniture dan Arsitek Terkenal Abad 20

Sesuai dengan postingan kami sebelumnya tentang desain furniture klasik. Berikut ini adalah sebuah liputan tentang para Desainer furniture dan Arsitek terkenal pada abad 20 yang telah menjadikan abad 20 ini sebagai abad dimana sejarah perubahan paling revolusioner terhadap dunia furniture itu terjadi.

Desain Furniture pada abad 20 banyak mengaplikasikan metode inovasi teknologi dan proses manufaktur baru yang sejalan dengan makin berkembangnya penciptaan dan pengenalan terhadap bahan2x material dan konstruksi baru dengan pilihan gaya/style, material & bahan serta inovasi desain yang sangat luas, beragam dan global.

Hal ini telah menjadikan Desain Furniture Abad 20 menjadi sebuah desain yang memiliki perkembangan dan perubahan yang sangat cepat dengan memunculkan Desainer2x dan Arsitek Terkenal dengan berbagai karyanya yang dikagumi oleh dunia. Adapn periode Desain Furniture abad 20 ini juga dikenal sebagai periode furniture klasik, furniture modern dan furniture kontemporer.

Di bawah ini adalah beberapa seleksi dari Desainer Furniture dan Arsitek Terkenal di Abad 20 yang telah merubah dunia desain furniture menjadi seperti yang kita kenal seperti sekarang ini, simak datanya berikut ini yang kami susun sesuai dengan alphabet :

Alvar Aalto Membuat konsep desain yang sesuai dengan bentuk tubuh manusia.

Arne Jacobsen Desain furniturenya kebanyakan terbuat dari plywood yang dibentuk menjadi sebuah bentukan organik.

Bauhaus Pengaruh desain dari Bauhaus masih bisakita rasakan saat ini. terkenal dengan sekolah desain era modernnya.

Charles Eames revolusioner dengan karya furniture yang bisa kita lihat seperti hari ini.

Ettore Sotsass Desainer furniture terkenal dari Italia

Eileen Gray Seorang Arsitek inspirasional dari Irlandia

Eero Saarinen mempercayai bahwa desain adalah satu kesatuan tubuh manusia.

Gerrit Rietveld Terkenal dengan Desain Kursi Merah/Birunya.

Le Corbusier mendesain furniture untuk menciptakan gaya baru dalam dunia arsitektur, terkenal dengan desain kursi “chaise longue” nya.

Mies van der Rohe adalah seorang arsitek yang sangat berpengaruh terhadap dunia desain furniture.

Marcel Breuer terkenal dengan karyanya “tubular steel chairs”.

Mario Bellini Seperti kebanyakan arsitek Italia, range aktifitasnya dari mulai arsitektur dan urban planning sampai pada produk dan furniture desain.

Michelle De Lucch membuat sebuah eksperimental project dengan berorientasi pada produksi kerajinan yang berskala kecil.

Memphis Group sebuah join manufaktur yang memproduksi desain furniture dari beberapa desainer.

Phillipe Starck

Pablo Pardo Interpretasi dari pencahayaan dalam berbagai bentuk desain furniture.

Richard Sapper Seorang Industrial desainer dari Jerman. Juga seorang penerima penghargaan industrial desain ” Compasso d’Oro ” pada tahun 1959.

Shiro Kuramata seorang desainer jepang yang terkenal pada abad 20 dengan penggunaan material industri seperti wire steel mesh, dan lucite untuk menciptakan interior dan furniture.

Ted Boerner


Vico Magistretti adalah seorang industrial desainer dari italia, terkenal sebagai arsitek sekaligus sebagai desainer furniture

Demikian liputan tentang arsitek dan desainer furniture abad 20. Nantikan liputan2x berikutnya tentang hasil karya dari para desainer & arsitek ternama di atas.


Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Jumat, 11 Januari 2008

Kerai Kayu Digemari Pemilik Rumah Modern Minimalis

Kerai Kayu Digemari Pemilik Rumah Modern Minimalis

Jasa Arsitek Rumah Modern Minimalis

Pembuatan kerai kayu banyak memanfaatkan meranti. Kelebihannya, kayu ini tahan panas dehingga tidak mudah melengkung.


Jendela adalah salah satu elemen penting dalam sebuah rumah. Selain berfungsi sebagai jalan sirkulasi udara dan masuknya sinar matahari, jendela juga mendatangkan keindahan, terutama jika didesain dengan bagus dan menarik.

Fungsi jendela menjadi optimal bila arus udara masuk dan keluar dari rumah berlangsung dengan baik. Dan, sinar matahari pun diperlukan sebagai pencahayaan dan agar rumah tidak lembab serta demi kesehatan para penghuninya,

Namun, bisa jadi sinar matahari yang masuk berlebihan sehingga menyebabkan barang-barang, terutama furnitur dari kayu, dalam ruangan berjendela, pudar. Untuk itu perlu penutup jendela.

Ada beberapa jenis penutup jendela. Tapi, pada prinsipnya ada tiga jenis penutup jendela yaitu kerai (blind), tirai (curtain), dan vitrase (sheers).

Kerai terbuat dari kayu dan kain. Kerai yang terbuat dari kayu menciptakan suasana etnik pada interior rumah. Yang biasa dimanfaatkan sebagai kerai adalah kayu meranti.

Kerai kayu meranti bisa menahan sinar matahari yang terlalu terik atau udara yang terlalu dingin. Dengan demikian, perabotan atau furnitur dalam rumah bisa terlindungi dari kerusakan.

Sedangkan kerai dari kain biasanya terbuat dari jenis kain tebal. Misalnya kain belacu, tenun, atau kain katun. Umumnya kerai ini, yang juga dikenal sebagai Roman Blind, dibuka atau ditutup dengan cara menggulung kain ke atas.

Setiap lembar penutup jendela model ini terbagi menjadi beberapa bagian yang berfungsi sebagai lipatan. Untuk memberi bentuk yang indah, pada lipatan-lipatan tadi diisi dengan batangan kayu atau besi. Penutup jendela ini pas untuk rumah dengan desain klasik maupun modern.

Kerai yang sekarang banyak berkembang terbuat dari kayu (wood blind). Perkembangan ini terjadi seiring selera dan selera masyarakat pada rumah modern minimalis.

Salah satu produsen kerai dari kayu meranti adalah PT Artistic Inovasi Jakarta. Dewi, dari perusahaan tersebut mengungkapkan, kayu meranti merupakan jenis kayu yang banyak digunakan untuk pembuatan kerai. Kelebihan katu ini dibanding jenis kayu lain adalah tahan panas. ''Sehingga tidak mudah melengkung,'' ungkapnya.''

Tidak mudah melengkung tidak berarti tidak bisa melengkung. ''Namun, butuh waktu lama bagi kayu meranti untuk melengkung. Karena itu, kayu jenis ini banyak digunakan sebagai kerai,'' lanjut Dewi.

Harga kerai dari kayu meranti ditawarkan oleh perusahaan tersebut secara bervariasi. Yang berukuran 2,5 cm dijual Rp 280 ribu per meter persegi. Sedangkan yang berukuran 5 cm harganya Rp 390 ribu per meter persegi.

Produsen wood blind lainnya adalah PT Indah Jaya Perkasa yang produksinya bermerek Sintaiyo. Desain yang dikembangkan modern minimalis. Karena itu, wood blind biasanya digunakan untuk perumahan yang bercorak modern minimalis maupun ruang perkantoran.

Ada dua ukuran, 25 mm dan 50 mm. Untuk yang berukuran 25 milimeter, harga yang ditawarkan Rp 350 ribu per meter persegi. Sedangkan yang berukuran 50 milimeter dijual seharga Rp 450 ribu per meter persegi.

Tidak panas
Sugiyanto dari Kiawood Blinds mengungkapkan, wood blind kini lebih banyak digunakan oleh konsumen daripada yang terbuat dari kain.

Penutup jendela model ini memiliki kelebihan tersendiri. ''Wood blind tidak panas. Kalau digunakan untuk rumah yang menghadap barat atau timur, maka hawa panasnya tidak bisa masuk ke dalam rumah. Jadi, udara di dalam rumah tetap sejuk,'' katanya. Kelebihan lainnya, wood blind tahan terhadap rayap karena sebelum digunakan kayu dioven terlebih dahulu.

Sugiyanto mengatakan, kalau di luar negeri wood blind lazim digunakan sejak 20 tahun lalu, di Indonesia baru sekitar 10 tahun silam. Namun baru benar-benar digunakan dan ngetren dua hingga tiga tahun terakhir,'' tuturnya.

Perawatan wood blind tidak rumit. Untuk menghilangkan debu kerai kayu ini dibersihkan dengan kemoceng. Berapa kali frekwensi membersihkan kerai kayu ini tergantung kondisi rumah. Kalau memang kotor sebaiknya dibersihkan setiap hari.

Jasa Arsitek Rumah Modern Minimalis

(jar )

Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Kamis, 10 Januari 2008

"Dining Room" yang Membangkitkan Selera

"Dining Room" yang Membangkitkan Selera

"DINING room" atau ruang makan dalam sebuah rumah merupakan salah satu tempat yang sentral. Penataan ruang makan yang cantik akan mampu membangkitkan selera makan. Ruang makan bergaya modern yang dikombinasikan dengan gaya klasik, misalnya, memberi kesan anggun dan romantis

SEDANGKAN ruang makan bergaya klasik Inggris dengan kursi bergaya Prancis, dan warna dinding yang lebih cerah, mengesankan sebuah kesegaran. Penataan kedua ruang makan itu setidaknya mampu membangkitkan selera makan penghuni rumah.

Pada dining room bergaya modern, kata Rini I Sukasdewo, arsitek lulusan Universitas Indonesia (UI), tampak pada model furnitur yang digunakan, serta tidak adanya profil pada list plafon. Furniturnya simpel dengan kaki kursi yang ramping, tapi tekstur kain pelapis kursi merupakan fabrikan sehingga kesan kombinasi dengan gaya klasik sangat terasa.

Pengolahan pada dinding dibuat berkotak-kotak, sedangkan gerbang pemisah ruangan (architrave) digunakan marmer. "Ini merupakan aksen agar terkesan lebih mewah," kata Rini dalam percakapan dengan Kompas, Selasa (22/4). Meja kecil panjang (console) yang terbuat dari batu granit hitam memberi kesan simpel dan itu salah satu ciri gaya modern. Plafonnya sengaja dibuat tinggi sehingga terkesan lebih luas.

Permainan lighting juga sangat penting. Penggunaan indirect lighting memberi kesan romantis dan anggun, sebab lampu tidak langsung menyinari seluruh ruang makan, akan tetapi hanya pada bagian-bagian tertentu saja. Aksesori pemanis seperti vas bunga dan pot bunga di meja makan menambah kesan tersebut.

Gaya modern dining room ini dikombinasikan dengan gaya klasik, yang terlihat jelas pada penggunaan chandelier (lampu gantung) dan wall lamp (lampu dinding), serta pada mirror (kaca) yang dipasang di dinding ruang makan. Adapun lantai ruang makan berpola diagonal dengan border agar terkesan seperti ada frame.

Sementara pada dining room bergaya klasik Inggris, menurut Rini, ditonjolkan warna cerah agar muncul kesan segar. English dining room ini dipadu dengan beberapa elemen, seperti kursi makan bergaya khas Perancis dan meja makan bergaya mediterania yang terbuat dari batu granit. Pemberian warna cerah di sekitar ruang makan, mengesankan adanya kesegaran. Apalagi ada bunga-bunga di vas dan jendela yang memungkinkan udara segar masuk ke ruangan.

Lantai di ruang makan ini tidak berpola (pattern), menggunakan kayu (parquete) dengan pilihan warna terang, coklat muda. Supaya kesannya lega, dipasang kaca yang ditanam di dinding. Plafonnya juga dibuat tinggi sehingga terkesan lebih lapang. Pada list plafon ada profil. Lampu yang digunakan bergaya klasik Eropa.

Ruang makan ini terkesan indah, terutama pemiliknya memasang gorden yang mengikuti bentuk pintu yang melengkung agar kemegahan pintu tetap terlihat makin indah.

Arsitek Rini berpendapat, sebuah dining room harus memperhatikan pencahayaan agar tercipta suasana romantis dan kesegaran yang mampu membangkitkan selera makan. Peran lampu gantung di atas meja makan-apakah itu gaya modern atau klasik-dianggap penting. Agar sebuah ruang makan terkesan luas dan lapang, sebaiknya plafon dibuat lebih tinggi.

Pada rumah yang ukurannya lebih luas dan besar, biasanya pemiliknya membedakan antara ruang makan keluarga sehari-hari dan ruang makan formal untuk menjamu tamu. Namun pada rumah-rumah yang sedang dan kecil, dining room sebaiknya ditata sebaik mungkin, diciptakan untuk membangkitkan selera makan. (KSP)

Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi