PT. Maghart Kontruksitama
'Arsitek Rumah' Berpengalaman
Membangun Rumah ? atau Merenovasi Rumah ?
Membangun Rumah Baru
Merenovasi Rumah " Bedah Rumah "
Disain Arsitektur
Gambar Kerja
Gambar 3D
dll
'Design Rumah'. Banyak orang mengidamkan memiliki sebuah rumah idaman untuk keluarga. Proses pencarian ‘Denah Rumah’ ‘Model Rumah’ ‘Sketsa Rumah’ ‘Layout Rumah’ dan ‘Gambar Rumah’ bisa dilakukan di internet. Dibutuhkan seorang ‘Arsitek’ berpengalaman untuk membangun rumah yang menarik.
'Arsitek Rumah' bisa membantu mendesain ‘Rumah Minimalis’ ‘Rumah Sehat’ ‘Rumah Modern’ dengan mengikuti pola Arsitektur Modern dan Arsitektur Rumah dewasa ini. Informasi ‘Tren Rumah’ ‘Tren Arsitektur’ ‘Tren Lansekap’ ‘Tren Interior Desain’ ‘Tren Properti’ bisa dicari melalui media cetak ‘Tabloid Rumah’ dan ‘Majalah Rumah’. Dengan memadukan bersama ‘Desain Interior’ yang bagus akan mewujudkan rumah impian menjadi nyata.
Team bangun-rumah-renovasi.com didukung oleh tenaga - tenaga Arsitek, Sipil dan tenaga bangunan berpengalaman, telah puluhan tahun bekerja dan berkarya di bidang rancang bangun perumahan ( Perumahan Mewah, Sedang, maupun perumahan sederhana ).
Kami siap memberikan SOLUSI kepada Anda bukan hanya dalam ‘Desain Rumah’ saja, melainkan siap membangun rumah anda dengan pengerjaan secara professional dan terencana. Sebagai 'Jasa Arsitektur' berpengalaman, kami berikan solusi pembiayaan yang jelas, system pembayaran serta pelaksanaan bangunan secara flesibel sesuai dengan budget keuangan dan kebutuhan anda. Kami juga siap dengan team renovasi rumah untuk merubah tampilan rumah anda menjadi semakin baik.
'Kontraktor Rumah' dan 'Kontraktor Bangunan' berpengalaman di Jakarta.
Team Bangun Renovasi Rumah memiliki ‘Arsitek’ , 'Tukang Bangunan', 'Mandor' 'Konsultan' dan 'Pengawas' kerja terampil dan berpengalaman. Sebagai team ‘Arsitek rumah tinggal’ dan ‘Jasa Renovasi’ serta ‘Kontraktor Proyek’ terkini. Jika Anda ingin Membangun Rumah atau Disain Rumah
PT. Maghart Kontruksitama
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi
Tampilkan postingan dengan label Design Arsitek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Design Arsitek. Tampilkan semua postingan
Rabu, 02 Januari 2008
PT. Maghart Kontruksitama
Label:
Arsitek Bekasi,
Arsitek Bintaro,
Arsitek Bogor,
Arsitek BSD,
Arsitek Depok,
Arsitek Interior,
Arsitek Jakarta,
Arsitek Minimalis,
Arsitek Modern,
Arsitek Perumahan,
Arsitek Pondok Indah,
Arsitek Rumah,
Arsitektur,
Arsitektur Rumah,
Bangun Rumah,
Biaya Bangun Rumah,
Contoh Rumah,
Denah Rumah,
Desain Arsitek,
Desain Minimalis,
Desain Rumah,
Design Arsitek,
Design Minimalis,
Design Rumah,
Gambar Rumah,
Interior Rumah,
Konsultan Rumah,
Konsultasi Rumah,
Kontraktor Rumah,
Membangun Rumah,
Model Rumah,
Pemborong,
Renovasi Rumah,
Rumah Jakarta,
Rumah Mewah,
Rumah Minimalis,
Rumah Tinggal
Senin, 31 Desember 2007
Design Arsitek | Design Arsitek Jakarta | Design Minimalis
Arsitek | Design Arsitek Jakarta | Design Minimalis
Aneka Persiapan Sebelum Membangun Rumah
Dana adalah hal penting yang perlu Anda pertimbangkan. Begitupun dengan desain arsitektur. Persiapan lainnya?
Anda berencana membangun rumah dalam waktu dekat? Tak sedikit orang yang tiba-tiba saja merasa 'pusing tujuh keliling' ketika hendak membangun rumah. Rasanya, begitu banyak hal yang bertumpuk memenuhi isi kepala. Dari soal dana, desain arsitektur bangunan, tukang, harga bahan-bahan bangunan yang meroket, sampai soal-soal kecil seperti memilih motif keramik lantai.
Agar tak sampai senewen seperti itu, maka Anda perlu melakukan persiapan matang. Hal utama yang perlu Anda siapkan adalah dana. Besaran dana yang Anda miliki akan sangat menentukan segala-galanya. Mulai dari desain, bahan bangunan yang digunakan, sampai pernak-perniknya. Masalah dana menjadi makin penting karena saat ini harga berbagai jenis bahan bangunan terus merangkak naik. Kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) memang telah membuat harga semen, pasir, kayu, dan bahan bangunan lainnya melonjak tajam. ''Yang paling terasa kenaikannya adalah kayu, semen, dan pasir,'' ujar Suparman, seorang pegawai swasta di Jakarta, yang berencana membangun rumahnya dalam waktu dekat.
Meroketnya harga bahan-bahan bangunan, membuat orang yang akan membangun rumah, mesti pintar-pintar merancang strategi. Bila dana yang ada tak cukup untuk membeli bahan kelas satu, biasanya orang akan memilih material berkualitas nomor dua. Menurut Otto Satyawan BID MBA, arsitek dari Studio Multi Gaya Andjani, hal itu memang sah-sah saja dilakukan. Hanya saja, bila kualitas material diturunkan, maka ketahanan dari rumah yang dibangun tentu tak akan bertahan lama. ''Kalau memilih material kelas dua atau kelas tiga, setahun mungkin sudah rusak,'' papar alumnus Akademi Teknik Desain Interior ini. Lalu, haruskah memperkecil luasan rumah, bila dana yang ada terbatas? Otto menyarankan, luasan rumah sebaiknya tak boleh dikurangi. ''Rumah tinggal itu untuk seumur hidup, jadi jangan dikecil-kecilin.''
Strategi yang paling jitu untuk mengatasi masalah itu, kata dia, adalah membangun rumah secara bertahap. Otto mencontohkan, bila rumah yang akan dibangun luasannya mencapai 200 meter, maka pada tahap pertama luasan rumah yang dibangun sekitar 150 meter. Dengan begitu, kualitas material yang digunakan bisa tetap sesuai dengan keinginan.
Desain arsitektur
Selain soal dana, hal lain yang sangat penting untuk dipertimbangkan adalah menentukan desain arsitektur. Menurut Otto, bila tak mampu menggambar rumah, maka sebaiknya desain rumah diserahkan kepada ahlinya, yaitu arsitek. ''Memang, harus ada dana yang dikeluarkan untuk ini,'' ungkapnya. Soal biaya, tentu akan sangat tergantung pada Anda untuk memilihnya. Hanya saja, lanjut Otto, ada beberapa hal perlu diperhatikan saat memilih ahli desain arsitektur ini. Kata dia, usahakan untuk tak memilih desainer yang egois. ''Desain rumah harus sesuai dengan selera konsumen. Sebab rumah yang akan dibangun akan ditempati konsumen,'' paparnya. Meski begitu, si pemilik juga perlu bekerja sama dengan desainer. Sehingga, bisa tercipta desain yang matang dan sesuai dengan keinginan si pemilik.
Keuntungan lain yang bisa diperoleh dengan menggunakan jasa desainer adalah Anda dapat merencanakan pembangunan rumah sesuai dengan kemampuan atau bahkan dapat dibangun bertahap sesuai dana. Bila dikerjakan oleh ahlinya, tentu saja bangunan rumah pun akan disesuaikan dengan kontur dan letak tanah. Selain itu, Anda pun bisa memiliki rumah yang sesuai dengan kebutuhan.
Setelah memiliki desain, perlukah menggunakan jasa kontraktor? Menurut Otto, bila Anda memiliki waktu yang panjang, maka mengerjakan sendiri akan lebih menguntungkan. Selain itu, mengerjakan sendiri pembangunan rumah juga bisa menghemat biaya. Bila pilihan itu yang Anda putuskan, maka yang diperlukan adalah para pekerja bangunan. Otto menyarankan agar selektif dalam memilih pekerja bagunan. Sebaiknya, Anda memilih pekerja yang memiliki kemampuan, mampu bekerja dengan rapi, dan tidak curang. Sebab, ada pula tukang yang nakal mencuri-curi bahan. Untuk mendapatkan tenaga bangunan yang baik, mungkin ada baiknya Anda tanya tetangga, teman atau saudara yang telah membangun rumah.
Jasa kontraktor, tutur Otto, sangat efektif digunakan bila Anda tak memiliki banyak waktu. Atau bila rumah yang akan dibangun harus selesai tepat waktu. Tentu Anda pun harus memilih jasa kontraktor yang sudah terpercaya. Ada beberap hal yang harus Anda sepakati dengan jasa kontraktor yang telah dipilih. Misalnya, soal spesifikasi bahan yang akan digunakan, sistem pembayaran, sistem kerja, harga kontrak, hingga soal fee. Bila semua telah dibicarakan secara jelas, maka tak ada keluhan di kemudian hari. Dengan persiapan yang matang, rumah yang dibangun pun akan sesuai dengan impian Anda. Selamat membangun.
Design Arsitek | Design Arsitek Jakarta | Design Minimalis
Jasa Desain Rumah
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi
Aneka Persiapan Sebelum Membangun Rumah
Dana adalah hal penting yang perlu Anda pertimbangkan. Begitupun dengan desain arsitektur. Persiapan lainnya?
Anda berencana membangun rumah dalam waktu dekat? Tak sedikit orang yang tiba-tiba saja merasa 'pusing tujuh keliling' ketika hendak membangun rumah. Rasanya, begitu banyak hal yang bertumpuk memenuhi isi kepala. Dari soal dana, desain arsitektur bangunan, tukang, harga bahan-bahan bangunan yang meroket, sampai soal-soal kecil seperti memilih motif keramik lantai.
Agar tak sampai senewen seperti itu, maka Anda perlu melakukan persiapan matang. Hal utama yang perlu Anda siapkan adalah dana. Besaran dana yang Anda miliki akan sangat menentukan segala-galanya. Mulai dari desain, bahan bangunan yang digunakan, sampai pernak-perniknya. Masalah dana menjadi makin penting karena saat ini harga berbagai jenis bahan bangunan terus merangkak naik. Kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) memang telah membuat harga semen, pasir, kayu, dan bahan bangunan lainnya melonjak tajam. ''Yang paling terasa kenaikannya adalah kayu, semen, dan pasir,'' ujar Suparman, seorang pegawai swasta di Jakarta, yang berencana membangun rumahnya dalam waktu dekat.
Meroketnya harga bahan-bahan bangunan, membuat orang yang akan membangun rumah, mesti pintar-pintar merancang strategi. Bila dana yang ada tak cukup untuk membeli bahan kelas satu, biasanya orang akan memilih material berkualitas nomor dua. Menurut Otto Satyawan BID MBA, arsitek dari Studio Multi Gaya Andjani, hal itu memang sah-sah saja dilakukan. Hanya saja, bila kualitas material diturunkan, maka ketahanan dari rumah yang dibangun tentu tak akan bertahan lama. ''Kalau memilih material kelas dua atau kelas tiga, setahun mungkin sudah rusak,'' papar alumnus Akademi Teknik Desain Interior ini. Lalu, haruskah memperkecil luasan rumah, bila dana yang ada terbatas? Otto menyarankan, luasan rumah sebaiknya tak boleh dikurangi. ''Rumah tinggal itu untuk seumur hidup, jadi jangan dikecil-kecilin.''
Strategi yang paling jitu untuk mengatasi masalah itu, kata dia, adalah membangun rumah secara bertahap. Otto mencontohkan, bila rumah yang akan dibangun luasannya mencapai 200 meter, maka pada tahap pertama luasan rumah yang dibangun sekitar 150 meter. Dengan begitu, kualitas material yang digunakan bisa tetap sesuai dengan keinginan.
Desain arsitektur
Selain soal dana, hal lain yang sangat penting untuk dipertimbangkan adalah menentukan desain arsitektur. Menurut Otto, bila tak mampu menggambar rumah, maka sebaiknya desain rumah diserahkan kepada ahlinya, yaitu arsitek. ''Memang, harus ada dana yang dikeluarkan untuk ini,'' ungkapnya. Soal biaya, tentu akan sangat tergantung pada Anda untuk memilihnya. Hanya saja, lanjut Otto, ada beberapa hal perlu diperhatikan saat memilih ahli desain arsitektur ini. Kata dia, usahakan untuk tak memilih desainer yang egois. ''Desain rumah harus sesuai dengan selera konsumen. Sebab rumah yang akan dibangun akan ditempati konsumen,'' paparnya. Meski begitu, si pemilik juga perlu bekerja sama dengan desainer. Sehingga, bisa tercipta desain yang matang dan sesuai dengan keinginan si pemilik.
Keuntungan lain yang bisa diperoleh dengan menggunakan jasa desainer adalah Anda dapat merencanakan pembangunan rumah sesuai dengan kemampuan atau bahkan dapat dibangun bertahap sesuai dana. Bila dikerjakan oleh ahlinya, tentu saja bangunan rumah pun akan disesuaikan dengan kontur dan letak tanah. Selain itu, Anda pun bisa memiliki rumah yang sesuai dengan kebutuhan.
Setelah memiliki desain, perlukah menggunakan jasa kontraktor? Menurut Otto, bila Anda memiliki waktu yang panjang, maka mengerjakan sendiri akan lebih menguntungkan. Selain itu, mengerjakan sendiri pembangunan rumah juga bisa menghemat biaya. Bila pilihan itu yang Anda putuskan, maka yang diperlukan adalah para pekerja bangunan. Otto menyarankan agar selektif dalam memilih pekerja bagunan. Sebaiknya, Anda memilih pekerja yang memiliki kemampuan, mampu bekerja dengan rapi, dan tidak curang. Sebab, ada pula tukang yang nakal mencuri-curi bahan. Untuk mendapatkan tenaga bangunan yang baik, mungkin ada baiknya Anda tanya tetangga, teman atau saudara yang telah membangun rumah.
Jasa kontraktor, tutur Otto, sangat efektif digunakan bila Anda tak memiliki banyak waktu. Atau bila rumah yang akan dibangun harus selesai tepat waktu. Tentu Anda pun harus memilih jasa kontraktor yang sudah terpercaya. Ada beberap hal yang harus Anda sepakati dengan jasa kontraktor yang telah dipilih. Misalnya, soal spesifikasi bahan yang akan digunakan, sistem pembayaran, sistem kerja, harga kontrak, hingga soal fee. Bila semua telah dibicarakan secara jelas, maka tak ada keluhan di kemudian hari. Dengan persiapan yang matang, rumah yang dibangun pun akan sesuai dengan impian Anda. Selamat membangun.
Design Arsitek | Design Arsitek Jakarta | Design Minimalis
Jasa Desain Rumah
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi
Label:
Arsitek Bekasi,
Arsitek Bintaro,
Arsitek Bogor,
Arsitek BSD,
Arsitek Depok,
Arsitek Interior,
Arsitek Jakarta,
Arsitek Minimalis,
Arsitek Perumahan,
Arsitek Pondok Indah,
Arsitek Rumah,
Arsitektur Rumah,
Bangun Rumah,
Contoh Rumah,
Desain Arsitek,
Desain Minimalis,
Desain Rumah,
Design Arsitek,
Design Minimalis,
Design Rumah,
Gambar Rumah,
Gaya Rumah,
Interior Rumah,
Kontraktor Rumah,
Membangun Rumah,
Pemborong,
Renovasi Rumah,
Rumah Jakarta,
Rumah Kayu,
Rumah Mewah,
Rumah Minimalis,
Rumah Tinggal
Jumat, 24 Agustus 2007
Tips: Merancang Ruang Tidur yang Nyaman
BEBERAPA dekade belakangan ini banyak ilmuwan dari berbagai bidang tertarik menyelidiki mengapa dan seberapa banyak manusia dan semua makhluk memerlukan tidur dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Hasil penyelidikan-penyelidikan tersebut menunjukkan, tidur atau keadaan tidur dari manusia ternyata jauh lebih penting dari yang banyak diperkirakan sebelumnya. Bagi kita pemilik rumah, hal ini sangat berhubungan erat dengan rancangan kamar tidur di rumah kita.
Kebanyakan dari kita berpendapat bahwa otak kita selagi sadar hanya melakukan satu pekerjaan: berpikir, dan hanya pada saat kita terjaga. Secara keseluruhan perkiraan itu memang betul, namun belakangan para ilmuwan dari berbagai bidang, antara lain ahli ilmu syaraf dan psikolog menemukan bahwa otak manusia mampu melakukan kemampuan yang hampir tak terbatas untuk mengorganisasi segala informasi yang kita tangkap.
Akan tetapi, otak kita pun membutuhkan istirahat (dari kesadaran) untuk melakukan kegiatan-kegiatan pengorganisasian tadi yang amat sulit dilakukan oleh otak manusia di saat sadar. Itulah sebabnya manusia dan hampir semua binatang menyusui secara naluriah mau mengambil risiko untuk tidur (artinya masuk ke dalam keadaan yang sangat tidak siaga terhadap berbagai kemungkinan ancaman) untuk mendapatkan waktu bagi otaknya guna berbenah diri. Tanpa tidur otak akan mengalami beban yang tak tertahankan. Tidur ternyata digunakan oleh otak kita untuk mengerjakan hal-hal lain yang tidak bisa dilakukan di saat kita terjaga.
Dengan anggapan tidur untuk memberi kesempatan bagi badan dan otak untuk beristirahat, kita menganggap bahwa kamar tidur juga berfungsi sebagai tempat menarik diri dari kehidupan sosial dan kemudian untuk mempersiapkan diri kembali ke dunia luar.
Fungsi pokok kamar itu sebagai tempat tidur sedikit terganggu dengan fungsi tambahannya. Rancangan tempat tidur kemudian menjadi semakin rumit dengan tambahan-tambahan fasilitas untuk fungsi-fungsi sekundernya. Akibatnya, tidur menjadi sesuatu yang lebih sulit dilakukan di kamar tidur itu. Lalu barangkali ini bisa dijadikan pendekatan alternatif dalam merancang kamar tidur Anda sebagai bagian terpenting dari suatu rumah tinggal.
Kamar tidur, selain ruang dengan tingkat hierarki privasi tertinggi, juga harus memiliki tingkat keheningan tertinggi sebagai cara yang paling umum untuk meningkatkan "kualitas" tidur Anda.
Konsekuensinya adalah tempat tidur harus sesederhana mungkin (hanya ada tempat tidur yang sangat nyaman) dan terisolasi dengan kegiatan-kegiatan lainnya.
Demikian juga ukurannya, jangan terlalu besar dan jangan terlalu kecil. Sekitar empat kali empat atau empat kali lima meter persegi adalah ukuran yang pas untuk sebuah kamar tidur utama. Kamar tidur juga harus menghambat kegiatan-kegiatan selain tidur dilakukan di ruang ini. Pandangan yang umum berlaku dulu dan mungkin sekarang memungkinkan beberapa kegiatan nontidur bisa dilakukan di kamar ini, seperti berias diri, menelepon, menonton TV atau membaca yang dianggap bisa mengantar tidur. Dengan sedikit pengamatan ternyata semua itu akan mengganggu "jadwal" dan "kualitas" tidur Anda.
Rancangan yang tepat bagi sebuah kamar tidur adalah sedemikian rupa sehingga kamar tidur benar-benar berfungsi untuk tidur karena kita telah menyadari betapa pentingnya tidur itu. Jadi apabila nanti Anda terbangun seseorang boleh bertanya, "Bagaimana dengan tidur Anda semalam?
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Hasil penyelidikan-penyelidikan tersebut menunjukkan, tidur atau keadaan tidur dari manusia ternyata jauh lebih penting dari yang banyak diperkirakan sebelumnya. Bagi kita pemilik rumah, hal ini sangat berhubungan erat dengan rancangan kamar tidur di rumah kita.
Kebanyakan dari kita berpendapat bahwa otak kita selagi sadar hanya melakukan satu pekerjaan: berpikir, dan hanya pada saat kita terjaga. Secara keseluruhan perkiraan itu memang betul, namun belakangan para ilmuwan dari berbagai bidang, antara lain ahli ilmu syaraf dan psikolog menemukan bahwa otak manusia mampu melakukan kemampuan yang hampir tak terbatas untuk mengorganisasi segala informasi yang kita tangkap.
Akan tetapi, otak kita pun membutuhkan istirahat (dari kesadaran) untuk melakukan kegiatan-kegiatan pengorganisasian tadi yang amat sulit dilakukan oleh otak manusia di saat sadar. Itulah sebabnya manusia dan hampir semua binatang menyusui secara naluriah mau mengambil risiko untuk tidur (artinya masuk ke dalam keadaan yang sangat tidak siaga terhadap berbagai kemungkinan ancaman) untuk mendapatkan waktu bagi otaknya guna berbenah diri. Tanpa tidur otak akan mengalami beban yang tak tertahankan. Tidur ternyata digunakan oleh otak kita untuk mengerjakan hal-hal lain yang tidak bisa dilakukan di saat kita terjaga.
Dengan anggapan tidur untuk memberi kesempatan bagi badan dan otak untuk beristirahat, kita menganggap bahwa kamar tidur juga berfungsi sebagai tempat menarik diri dari kehidupan sosial dan kemudian untuk mempersiapkan diri kembali ke dunia luar.
Fungsi pokok kamar itu sebagai tempat tidur sedikit terganggu dengan fungsi tambahannya. Rancangan tempat tidur kemudian menjadi semakin rumit dengan tambahan-tambahan fasilitas untuk fungsi-fungsi sekundernya. Akibatnya, tidur menjadi sesuatu yang lebih sulit dilakukan di kamar tidur itu. Lalu barangkali ini bisa dijadikan pendekatan alternatif dalam merancang kamar tidur Anda sebagai bagian terpenting dari suatu rumah tinggal.
Kamar tidur, selain ruang dengan tingkat hierarki privasi tertinggi, juga harus memiliki tingkat keheningan tertinggi sebagai cara yang paling umum untuk meningkatkan "kualitas" tidur Anda.
Konsekuensinya adalah tempat tidur harus sesederhana mungkin (hanya ada tempat tidur yang sangat nyaman) dan terisolasi dengan kegiatan-kegiatan lainnya.
Demikian juga ukurannya, jangan terlalu besar dan jangan terlalu kecil. Sekitar empat kali empat atau empat kali lima meter persegi adalah ukuran yang pas untuk sebuah kamar tidur utama. Kamar tidur juga harus menghambat kegiatan-kegiatan selain tidur dilakukan di ruang ini. Pandangan yang umum berlaku dulu dan mungkin sekarang memungkinkan beberapa kegiatan nontidur bisa dilakukan di kamar ini, seperti berias diri, menelepon, menonton TV atau membaca yang dianggap bisa mengantar tidur. Dengan sedikit pengamatan ternyata semua itu akan mengganggu "jadwal" dan "kualitas" tidur Anda.
Rancangan yang tepat bagi sebuah kamar tidur adalah sedemikian rupa sehingga kamar tidur benar-benar berfungsi untuk tidur karena kita telah menyadari betapa pentingnya tidur itu. Jadi apabila nanti Anda terbangun seseorang boleh bertanya, "Bagaimana dengan tidur Anda semalam?
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Tips Desain Kamar Tidur
Sebutkan satu tempat yang paling Anda sukai di dalam rumah, pasti kebanyakan akan menjawab kamar tidur.
Di ruangan inilah kita bisa mendapatkan ketenangan dan beristirahat setelah aktivitas seharian. Sayangnya, seringkali karena keterbatasan tanah, ukuran kamar tidur tidak sesuai dengan yang kita inginkan.
Sebenarnya ada trik yang bisa dilakukan untuk menyiasati dekorasi di ruang favorit ini menjadi lebih lega dan nyaman. Kami akan membagikannya untuk Anda.
1. Gunakan warna cerah
Warna cat dinding yang cerah akan merefleksikan cahaya lebih baik, sehingga efek yang dihasilkan dari pencahayaan lebih maksimal. Ada beberapa warna cat yang bisa digunakan selain putih, misalnya hijau pupus atau krem.
Sesuaikan warna cat dengan warna hiasan dinding, pilihlah corak hiasan dengan warna senada atau lebih terang. Warna lemari bisa dibuat sama dengan warna dinding sehingga kesannya lebih luas dan jangan membuat berat ruang dengan warna tirai yang mencolok pada jendela. Jika warna ruangan Anda sudah terlanjur gelap, cobalah untuk memindahkan warna gelap sebagai ’background’ dengan memaksimalkan warna putih atau warna gading. Berhati-hatilah dalam menggunakan wallpaper. Untuk amannya, gunakan warna solid, dengan corak kecil-kecil. Apapun warna dinding yang Anda pilih, kami rekomendasikan untuk menggunakan warna putih pada langit-langit kamar untuk memaksimalkan cahaya.
2. Cermin
Cermin memiliki efek yang sangat baik untuk memberi kesan luas pada ruangan. Cermin besar dapat merefleksikan cahaya ke seluruh ruangan. Selain itu kehadiran cermin juga merefleksikan cahaya alami atau cahaya buatan untuk membuat ruangan terlihat lebih terang, baik siang ataupun malam. Akan lebih efektif lagi jika cermin diletakkan dekat jendela, sehingga view dari luar ruangan tertangkap.
3. Letakan perabotan di sudut
Atur perabotan di sudut, sehingga jarak pandang menjadi lebih luas. Malah kita bisa mendapatkan tambahan space diantara sudut-sudut ruangan.
4. Sesuaikan perabotan dengan ukuran ruangan
Gunakan furnitur dengan desain minimalis. Tempat tidur adalah mebel yang dominan dalam ruang tidur, pada ruangan yang sempit, akan lebih bijaksana jika Anda tidak menggunakan headboard (kepala tempat tidur). Sesuaikan pula perabot penunjang lainnya, kursi tanpa sandaran atau sofa kecil akan lebih baik daripada perabotan berat.
Saat ini sudah banyak toko mebel yang khusus menyediakan furnitur untuk apartemen. Meski ukurannya kecil, perabotan yang sesuai dengan luas ruangan akan memudahkan penataan.
Akan lebih baik bila mebel yang dipilih didesain khusus sesuai besaran ruang atau yang multifungsi. Yang penting, gerakan tubuh dalam melakukan aktivitas tidak terganggu dengan hadirnya mebel ini.
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Di ruangan inilah kita bisa mendapatkan ketenangan dan beristirahat setelah aktivitas seharian. Sayangnya, seringkali karena keterbatasan tanah, ukuran kamar tidur tidak sesuai dengan yang kita inginkan.
Sebenarnya ada trik yang bisa dilakukan untuk menyiasati dekorasi di ruang favorit ini menjadi lebih lega dan nyaman. Kami akan membagikannya untuk Anda.
1. Gunakan warna cerah
Warna cat dinding yang cerah akan merefleksikan cahaya lebih baik, sehingga efek yang dihasilkan dari pencahayaan lebih maksimal. Ada beberapa warna cat yang bisa digunakan selain putih, misalnya hijau pupus atau krem.
Sesuaikan warna cat dengan warna hiasan dinding, pilihlah corak hiasan dengan warna senada atau lebih terang. Warna lemari bisa dibuat sama dengan warna dinding sehingga kesannya lebih luas dan jangan membuat berat ruang dengan warna tirai yang mencolok pada jendela. Jika warna ruangan Anda sudah terlanjur gelap, cobalah untuk memindahkan warna gelap sebagai ’background’ dengan memaksimalkan warna putih atau warna gading. Berhati-hatilah dalam menggunakan wallpaper. Untuk amannya, gunakan warna solid, dengan corak kecil-kecil. Apapun warna dinding yang Anda pilih, kami rekomendasikan untuk menggunakan warna putih pada langit-langit kamar untuk memaksimalkan cahaya.
2. Cermin
Cermin memiliki efek yang sangat baik untuk memberi kesan luas pada ruangan. Cermin besar dapat merefleksikan cahaya ke seluruh ruangan. Selain itu kehadiran cermin juga merefleksikan cahaya alami atau cahaya buatan untuk membuat ruangan terlihat lebih terang, baik siang ataupun malam. Akan lebih efektif lagi jika cermin diletakkan dekat jendela, sehingga view dari luar ruangan tertangkap.
3. Letakan perabotan di sudut
Atur perabotan di sudut, sehingga jarak pandang menjadi lebih luas. Malah kita bisa mendapatkan tambahan space diantara sudut-sudut ruangan.
4. Sesuaikan perabotan dengan ukuran ruangan
Gunakan furnitur dengan desain minimalis. Tempat tidur adalah mebel yang dominan dalam ruang tidur, pada ruangan yang sempit, akan lebih bijaksana jika Anda tidak menggunakan headboard (kepala tempat tidur). Sesuaikan pula perabot penunjang lainnya, kursi tanpa sandaran atau sofa kecil akan lebih baik daripada perabotan berat.
Saat ini sudah banyak toko mebel yang khusus menyediakan furnitur untuk apartemen. Meski ukurannya kecil, perabotan yang sesuai dengan luas ruangan akan memudahkan penataan.
Akan lebih baik bila mebel yang dipilih didesain khusus sesuai besaran ruang atau yang multifungsi. Yang penting, gerakan tubuh dalam melakukan aktivitas tidak terganggu dengan hadirnya mebel ini.
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Mendesain Kamar Tidur
Mendesain Kamar Tidur
Sebuah rumah tidak dapat disebut rumah jika tidak ada kamar tidur di dalamnya. Kamar tidur merupakan tempat yang sangat pribadi. Di sinilah kita bisa dan biasa melakukan berbagai aktivitas yang pribadi sifatnya. Tidak hanya itu, di kamar tidur kita juga bisa mendapatkan kenyamanan dan kesegaran setelah lelah melakukan berbagai aktivitas kehidupan.
Singkatnya, kamar tidur memiliki peran dan fungsi yang sangat penting dalam kehidupan kita. Karena itu, kita harus menjaga dan merawat kamar tidur agar tampak lebih indah dan terawat.
Kamar tidur yang tertata secara apik dengan dekorasi yang cantik dan indah akan membuat kita merasa nyaman dan senang tinggal di dalamnya. Sebaliknya, kamar tidur yang serba semrawut dan tidak tertata membuat kita tidak akan betah tinggal berlama-lama di dalamnya.
Penataan kamar tidur sangat penting. Nilai seni dan keindahan di dalamnya bisa memancarkan sejauh mana kepribadian yang kita miliki. Keberhasilan dalam menata dan mendesain kamar tidur bisa menjadi semacam cermin keberhasilan kita untuk menata segi kehidupan yang lain. Sekali lagi, karena kamar tidur menjadi tempat yang sangat strategis dalam kehidupan kita.
Selain memerlukan kecermatan dan ketelitian, mendesain kamar tidur juga membutuhkan naluri dan jiwa seni tersendiri. Namun, itu sangat tergantung dari referensi dan selera yang dimiliki oleh masing-masing orang. Ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk mendesain dan menata kamar tidur Anda agar tampak lebih indah, tertata, dan membuat nyaman penghuninya. (www.interiorcorner.net)
1. Sebelum mendesain kamar tidur, Anda harus tahu terlebih dahulu ukuran dan luas kamar tidur Anda. Ini penting untuk menyesuaikan dekorasi dan barang-barang yang bisa Anda tempatkan di kamar tidur.
2. Untuk kenyamanan pilihlah tempat tidur yang benar-benar cocok dengan selera Anda. Selain itu, tentunya harus disesuaikan dengan ukuran kamar tidur Anda. Artinya, tempat tidur jangan terlalu banyak memakan tempat atau justru sebaliknya.
3. Sebaiknya Anda memilih warna-warna yang lembut pada kamar tidur. Ini akan memberikan kenyamanan tersendiri bagi ruangan privasi tersebut. Warna yang lembut juga akan memberikan kesan yang luas pada ruangan.
4. Perhatikanlah ventilasi dan jendela. Ventilasi tidak hanya untuk aksesori namun juga memiliki fungsi untuk kesehatan mental dan fisik. Ventilasi yang baik akan memudahkan sirkulasi udara bisa dengan lancar masuk dan keluar. Ini akan membawa dampak yang postif bagi kesehatan. Demikian halnya dengan jendela kamar tidur. Untuk lebih menambah nilai keindahan, Anda bisa menghiasi jendela dengan tirai. Warna putih dan krem bisa menjadi pilihan warna yang tepat karena bisa mewakili gaya modern ataupun klasik.
5. Televisi juga bisa Anda letakkan di kamar tidur Anda. Dengan menonton televisi, maka Anda bisa lebih bersantai di kamar tidur. Namun yang perlu diperhatikan, jarak antara televisi dengan tempat tidur Anda harus dijaga. Jangan terlalu dekat agar tidak merusak mata Anda.
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Sebuah rumah tidak dapat disebut rumah jika tidak ada kamar tidur di dalamnya. Kamar tidur merupakan tempat yang sangat pribadi. Di sinilah kita bisa dan biasa melakukan berbagai aktivitas yang pribadi sifatnya. Tidak hanya itu, di kamar tidur kita juga bisa mendapatkan kenyamanan dan kesegaran setelah lelah melakukan berbagai aktivitas kehidupan.
Singkatnya, kamar tidur memiliki peran dan fungsi yang sangat penting dalam kehidupan kita. Karena itu, kita harus menjaga dan merawat kamar tidur agar tampak lebih indah dan terawat.
Kamar tidur yang tertata secara apik dengan dekorasi yang cantik dan indah akan membuat kita merasa nyaman dan senang tinggal di dalamnya. Sebaliknya, kamar tidur yang serba semrawut dan tidak tertata membuat kita tidak akan betah tinggal berlama-lama di dalamnya.
Penataan kamar tidur sangat penting. Nilai seni dan keindahan di dalamnya bisa memancarkan sejauh mana kepribadian yang kita miliki. Keberhasilan dalam menata dan mendesain kamar tidur bisa menjadi semacam cermin keberhasilan kita untuk menata segi kehidupan yang lain. Sekali lagi, karena kamar tidur menjadi tempat yang sangat strategis dalam kehidupan kita.
Selain memerlukan kecermatan dan ketelitian, mendesain kamar tidur juga membutuhkan naluri dan jiwa seni tersendiri. Namun, itu sangat tergantung dari referensi dan selera yang dimiliki oleh masing-masing orang. Ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk mendesain dan menata kamar tidur Anda agar tampak lebih indah, tertata, dan membuat nyaman penghuninya. (www.interiorcorner.net)
1. Sebelum mendesain kamar tidur, Anda harus tahu terlebih dahulu ukuran dan luas kamar tidur Anda. Ini penting untuk menyesuaikan dekorasi dan barang-barang yang bisa Anda tempatkan di kamar tidur.
2. Untuk kenyamanan pilihlah tempat tidur yang benar-benar cocok dengan selera Anda. Selain itu, tentunya harus disesuaikan dengan ukuran kamar tidur Anda. Artinya, tempat tidur jangan terlalu banyak memakan tempat atau justru sebaliknya.
3. Sebaiknya Anda memilih warna-warna yang lembut pada kamar tidur. Ini akan memberikan kenyamanan tersendiri bagi ruangan privasi tersebut. Warna yang lembut juga akan memberikan kesan yang luas pada ruangan.
4. Perhatikanlah ventilasi dan jendela. Ventilasi tidak hanya untuk aksesori namun juga memiliki fungsi untuk kesehatan mental dan fisik. Ventilasi yang baik akan memudahkan sirkulasi udara bisa dengan lancar masuk dan keluar. Ini akan membawa dampak yang postif bagi kesehatan. Demikian halnya dengan jendela kamar tidur. Untuk lebih menambah nilai keindahan, Anda bisa menghiasi jendela dengan tirai. Warna putih dan krem bisa menjadi pilihan warna yang tepat karena bisa mewakili gaya modern ataupun klasik.
5. Televisi juga bisa Anda letakkan di kamar tidur Anda. Dengan menonton televisi, maka Anda bisa lebih bersantai di kamar tidur. Namun yang perlu diperhatikan, jarak antara televisi dengan tempat tidur Anda harus dijaga. Jangan terlalu dekat agar tidak merusak mata Anda.
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Memilih Pintu Kamar Mandi yang Tepat
Memilih Pintu Kamar Mandi yang Tepat
MENGACU pada cara pakai dan kondisinya, kamar mandi dapat dibagi dalam dua kategori, yaitu kamar mandi kering dan kamar mandi basah. Selain itu, juga umum dibuat kamar mandi bergandengan dengan WC dalam satu areal (ruang) demi alasan kepraktisan, efisiensi, ataupun lantaran keterbatasan lahan.
ADA rumah mewah dengan lahan yang luas, masalah kepraktisan dan efisiensilah satu-satunya alasan disatukannya kamar mandi dan WC. Adapun pada rumah kelas menengah-bawah masalah keterbatasan ruang mendominasi alasan penyatuan kamar mandi dan WC.
Bagi sebagian masyarakat perkotaan ada "dalil" lain lagi, yakni ruang sempit di bagian bawah tangga peruntukannya hanya (mutlak) untuk kamar mandi/WC.
Kamar mandi kering dirancang untuk pola mandi yang bernuansa eksklusif. Di dalam zona pribadi ini biasanya tersedia bathtub, wastafel (dilengkapi meja rias), kloset duduk, dan berbagai aksesori modern lainnya. Sesuai dengan namanya, dalam sebuah kamar mandi kering tidak akan ditemui ceceran atau genangan air di permukaan lantainya karena pola mandi yang dilakukan adalah berendam di dalam bathtub. Meskipun tak jarang di dalam kamar mandi kering masih dilengkapi dengan ruang shower.
Kamar mandi basah lebih akseptabel terhadap pola mandi apa pun, baik itu cara mandi "byar-byur" memakai gayung ataupun yang menggunakan selang shower.
• Pintu panel kayu
Pola mandi pada kamar mandi basah membawa persoalan tersendiri, terutama pada perawatan daun pintu dan kusen kamar mandi yang terbuat dari bahan kayu.
Oleh karena air bercipratan ke mana-mana tentu saja pintu kamar mandi tak luput dari guyuran air setiap harinya. Siraman air yang terus-menerus sudah pasti akan merusak daun pintu, menyebabkan lapuk dan rusak.
Memang benar lapisan cat, duco, melamin, ataupun pelitur dapat melindungi pintu panel kamar mandi dari guyuran air, namun itu hanya bersifat sementara. Secara perlahan tapi pasti pintu panel dan pasangan kusennya akan melapuk dan hancur. Biasanya diawali dari bagian bawah sebagai tempat paling lama mengalami kebasahan (tempat mengumpulnya tetesan air).
Jika sudah demikian, tak ada jalan lain kecuali mengganti pintu panel dan kusennya dengan yang baru. Menggantinya dengan pintu panel dan kusen yang terbuat dari bahan kayu lagi? Melakukan kesalahan yang sama lagi?
Dapat dikatakan pintu panel kayu bukan material yang ideal untuk pintu kamar mandi/WC basah.
• Pintu panel aluminium
Ada beberapa macam material atau bahan dasar dalam pembuatan pintu panel yang tahan air (water resistant), salah satu di antaranya adalah aluminium. Selain tahan terhadap air, aluminium juga merupakan material yang antikorosi (karat). Memiliki dua macam warna dasar utama (coklat dan kelabu), aluminium dapat dibuat menjadi pintu panel dan kusen dengan sistem rakitan yang praktis.
Meskipun pintu panel aluminium dapat didesain dengan berbagai model, namun sayang kesan yang ditampilkan material ini kaku dan membosankan, dan juga sering kali tidak selaras dengan tema rumah- rumah di kawasan tropis yang banyak menggunakan kayu.
Kelemahan lain dari pintu aluminium adalah kekokohannya yang mudah berubah akibat keliman yang lepas atau mengendor dan juga suara berisik yang kadang ditimbulkan saat buka-tutup jika presisi pintu berubah.
• Pintu panel vinil
Pintu panel vinil adalah pintu yang keseluruhan body-nya dari bahan vinil, semacam plastik/ PVC, yang diproduksi dengan sistem moulding. Dengan rancangan "penulangan" yang berongga-rongga, pintu ini lumayan kuat dan dijamin tahan air.
Adapun untuk memberi tampilan yang lebih artistik dan variatif, kedua permukaan (cover) daun pintu dapat ditambahkan lapisan lembaran tipis serupa tacon yang dilekatkan dengan teknik pengeleman.
Dibandingkan dengan pintu kayu dan pintu aluminium, pintu panel vinil lebih elegan dan eksklusif. Maka, pintu panel vinil pun kini marak digunakan pada berbagai bangunan, seperti rumah tinggal, hotel, apartemen, rumah sakit, dan bangunan komersial lainnya.
Pun dapat dipilih berbagai tampilan daun pintu yang sesuai dengan selera dan warna yang diinginkan, misalnya motif urat kayu, polos ataupun motif tekstur lainnya. Baik yang permukaannya mengilap serupa sentuhan melamin maupun yang mat (dof).
Selain itu, meskipun pintu jenis ini menggunakan sistem penulangan berongga, masih dapat ditanamkan kunci khusus toilet yang berbentuk bulat dan engsel pintu (yang juga terbuat dari bahan vinil) setelah terlebih dulu diberi bantuan sisipan kayu di dalam rongganya.
Pintu panel vinil ini yang sudah umum digunakan di luar negeri tidak hanya ditempatkan di kamar mandi/WC melainkan dapat pula dipasang pada kamar tidur, ruang baca, dapur dan berbagai ruang lainnya.
Harganya pun relatif murah sebab tidak lagi memerlukan finishing seperti pada pintu panel kayu yang masih harus dimelamin atau diduco, yang biayanya tentu tidak kecil. Dan juga perawatannya sangat mudah karena tinggal mengelap.
Adapun kelemahan dari pintu vinil ini adalah lapisan cover pintu panel yang hanya rekatan di kedua permukaannya, yang semula dimaksudkan untuk mengoptimalkan keindahan penampilan pintu tersebut. Apabila lapisan tersebut sobek atau "terluka", cipratan air akan merembes ke bawah lapisan dan merusak lem perekat di bawahnya yang pada akhirnya mengakibatkan lepasnya lembar pelapis.
Kekurangan utama lainnya adalah ketidakmampuan pintu panel ini menahan terpaan terik sinar Matahari. Meskipun pintu vinil ini boleh dipasangkan pada berbagai ruang selain kamar mandi/WC, sebaiknya pemasangannya hanya pada areal interior saja yang tidak berhubungan langsung dengan sinar Matahari. Selain dapat mengakibatkan perubahan bentuk (melendut dan terpuntir), sinar Matahari dapat memudarkan warna lapisan cover-nya yang memang tidak seawet warna cat atau warna aluminium yang sangat permanen.
Apa pun yang akan dipilih, sebaiknya tidak membiarkan begitu saja kusen (kayu) pintu kamar mandi yang rusak. Mengganti sebagian kaki kusen dengan cara "mengamputasi" tidak sekali-kali dibenarkan oleh aturan fengsui karena dapat mengundang berbagai malapetaka.
Yoppy OL, Pemerhati Rumah
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
MENGACU pada cara pakai dan kondisinya, kamar mandi dapat dibagi dalam dua kategori, yaitu kamar mandi kering dan kamar mandi basah. Selain itu, juga umum dibuat kamar mandi bergandengan dengan WC dalam satu areal (ruang) demi alasan kepraktisan, efisiensi, ataupun lantaran keterbatasan lahan.
ADA rumah mewah dengan lahan yang luas, masalah kepraktisan dan efisiensilah satu-satunya alasan disatukannya kamar mandi dan WC. Adapun pada rumah kelas menengah-bawah masalah keterbatasan ruang mendominasi alasan penyatuan kamar mandi dan WC.
Bagi sebagian masyarakat perkotaan ada "dalil" lain lagi, yakni ruang sempit di bagian bawah tangga peruntukannya hanya (mutlak) untuk kamar mandi/WC.
Kamar mandi kering dirancang untuk pola mandi yang bernuansa eksklusif. Di dalam zona pribadi ini biasanya tersedia bathtub, wastafel (dilengkapi meja rias), kloset duduk, dan berbagai aksesori modern lainnya. Sesuai dengan namanya, dalam sebuah kamar mandi kering tidak akan ditemui ceceran atau genangan air di permukaan lantainya karena pola mandi yang dilakukan adalah berendam di dalam bathtub. Meskipun tak jarang di dalam kamar mandi kering masih dilengkapi dengan ruang shower.
Kamar mandi basah lebih akseptabel terhadap pola mandi apa pun, baik itu cara mandi "byar-byur" memakai gayung ataupun yang menggunakan selang shower.
• Pintu panel kayu
Pola mandi pada kamar mandi basah membawa persoalan tersendiri, terutama pada perawatan daun pintu dan kusen kamar mandi yang terbuat dari bahan kayu.
Oleh karena air bercipratan ke mana-mana tentu saja pintu kamar mandi tak luput dari guyuran air setiap harinya. Siraman air yang terus-menerus sudah pasti akan merusak daun pintu, menyebabkan lapuk dan rusak.
Memang benar lapisan cat, duco, melamin, ataupun pelitur dapat melindungi pintu panel kamar mandi dari guyuran air, namun itu hanya bersifat sementara. Secara perlahan tapi pasti pintu panel dan pasangan kusennya akan melapuk dan hancur. Biasanya diawali dari bagian bawah sebagai tempat paling lama mengalami kebasahan (tempat mengumpulnya tetesan air).
Jika sudah demikian, tak ada jalan lain kecuali mengganti pintu panel dan kusennya dengan yang baru. Menggantinya dengan pintu panel dan kusen yang terbuat dari bahan kayu lagi? Melakukan kesalahan yang sama lagi?
Dapat dikatakan pintu panel kayu bukan material yang ideal untuk pintu kamar mandi/WC basah.
• Pintu panel aluminium
Ada beberapa macam material atau bahan dasar dalam pembuatan pintu panel yang tahan air (water resistant), salah satu di antaranya adalah aluminium. Selain tahan terhadap air, aluminium juga merupakan material yang antikorosi (karat). Memiliki dua macam warna dasar utama (coklat dan kelabu), aluminium dapat dibuat menjadi pintu panel dan kusen dengan sistem rakitan yang praktis.
Meskipun pintu panel aluminium dapat didesain dengan berbagai model, namun sayang kesan yang ditampilkan material ini kaku dan membosankan, dan juga sering kali tidak selaras dengan tema rumah- rumah di kawasan tropis yang banyak menggunakan kayu.
Kelemahan lain dari pintu aluminium adalah kekokohannya yang mudah berubah akibat keliman yang lepas atau mengendor dan juga suara berisik yang kadang ditimbulkan saat buka-tutup jika presisi pintu berubah.
• Pintu panel vinil
Pintu panel vinil adalah pintu yang keseluruhan body-nya dari bahan vinil, semacam plastik/ PVC, yang diproduksi dengan sistem moulding. Dengan rancangan "penulangan" yang berongga-rongga, pintu ini lumayan kuat dan dijamin tahan air.
Adapun untuk memberi tampilan yang lebih artistik dan variatif, kedua permukaan (cover) daun pintu dapat ditambahkan lapisan lembaran tipis serupa tacon yang dilekatkan dengan teknik pengeleman.
Dibandingkan dengan pintu kayu dan pintu aluminium, pintu panel vinil lebih elegan dan eksklusif. Maka, pintu panel vinil pun kini marak digunakan pada berbagai bangunan, seperti rumah tinggal, hotel, apartemen, rumah sakit, dan bangunan komersial lainnya.
Pun dapat dipilih berbagai tampilan daun pintu yang sesuai dengan selera dan warna yang diinginkan, misalnya motif urat kayu, polos ataupun motif tekstur lainnya. Baik yang permukaannya mengilap serupa sentuhan melamin maupun yang mat (dof).
Selain itu, meskipun pintu jenis ini menggunakan sistem penulangan berongga, masih dapat ditanamkan kunci khusus toilet yang berbentuk bulat dan engsel pintu (yang juga terbuat dari bahan vinil) setelah terlebih dulu diberi bantuan sisipan kayu di dalam rongganya.
Pintu panel vinil ini yang sudah umum digunakan di luar negeri tidak hanya ditempatkan di kamar mandi/WC melainkan dapat pula dipasang pada kamar tidur, ruang baca, dapur dan berbagai ruang lainnya.
Harganya pun relatif murah sebab tidak lagi memerlukan finishing seperti pada pintu panel kayu yang masih harus dimelamin atau diduco, yang biayanya tentu tidak kecil. Dan juga perawatannya sangat mudah karena tinggal mengelap.
Adapun kelemahan dari pintu vinil ini adalah lapisan cover pintu panel yang hanya rekatan di kedua permukaannya, yang semula dimaksudkan untuk mengoptimalkan keindahan penampilan pintu tersebut. Apabila lapisan tersebut sobek atau "terluka", cipratan air akan merembes ke bawah lapisan dan merusak lem perekat di bawahnya yang pada akhirnya mengakibatkan lepasnya lembar pelapis.
Kekurangan utama lainnya adalah ketidakmampuan pintu panel ini menahan terpaan terik sinar Matahari. Meskipun pintu vinil ini boleh dipasangkan pada berbagai ruang selain kamar mandi/WC, sebaiknya pemasangannya hanya pada areal interior saja yang tidak berhubungan langsung dengan sinar Matahari. Selain dapat mengakibatkan perubahan bentuk (melendut dan terpuntir), sinar Matahari dapat memudarkan warna lapisan cover-nya yang memang tidak seawet warna cat atau warna aluminium yang sangat permanen.
Apa pun yang akan dipilih, sebaiknya tidak membiarkan begitu saja kusen (kayu) pintu kamar mandi yang rusak. Mengganti sebagian kaki kusen dengan cara "mengamputasi" tidak sekali-kali dibenarkan oleh aturan fengsui karena dapat mengundang berbagai malapetaka.
Yoppy OL, Pemerhati Rumah
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Renovasi Bergaya Modern Tropis
Renovasi Bergaya Modern Tropis
Pendekatan desain bergaya modern tropis banyak diminati oleh masyarakat urban karena gaya ini menciptakan penampilan yang lebih segar dan menciptakan pula suasana homey. Hal ini tampak pada sebuah hunian yang berlokasi di Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Hunian ini merupakan hasil renovasi dari bangunan dua lantai seluas 320 m2. Dulu, layout rumah lama dibagi oleh dinding-dinding penyekat dan terdapat “permainan” naik turun ketinggian lantai sehingga kurang efisien dan berkesan umpek. Kediaman dengan lahan seluas 360 m2 ini terletak di ujung jalan dan bersebelahan dengan taman kompleks perumahan. Seiring dengan berjalannya waktu, penghuni membutuhkan tambahan ruangan sehingga pemilik memutuskan untuk mengubah wujud hunian menjadi lebih lega. Di samping itu diupayakan pula penampilan yang modern namun tidak kaku, penerapan material yang mudah perawatannya dan penataan ruangan sesuai dengan kebiasaan penghuni.
Untuk desain dan pelaksanaan renovasi hunian ini, pemilik mempercayakannya kepada tim konsultan je_feriasthama. Menurut tim arsitek yang terdiri dari Yose Ferdian, Ario Wiastomo dan Jemmy Sikumbang, rancangan hunian ini mengacu pada kaidah arsitektur modern tropis yang menonjolkan permainan kotak-kotak geometris dan garis-garis yang simpel. Sebagai langkah awal, arsitek merancang penahan panas berupa atap pelana dengan kerangka baja di samping juga memasang kanopi baik dari aluminium maupun dari beton. Kanopi di muka rumah cukup unik karena sengaja dipasang miring menyerupai kanopi model tahun 60-an. Pergola dan portico yang sederhana menandai area parkir dan pintu masuk.
Sebidang dinding luar yang menghadap sisi barat dibuat solid dan dicat warna abu-abu untuk meredam panasnya matahari sore dan mengurangi bising di sekitar rumah. Arsitek juga mendesain jendela yang lebar dan dinding transparan berupa glassblock di area tangga untuk memaksimalkan sirkulasi udara segar dan masuknya cahaya matahari. Semua kusen, kanopi dan pergola terbuat dari bahan yang tahan karat yang dicat warna putih sedangkan sebagian dinding muka dan pagar dilapisi oleh batu andesit. Selanjutnya, arsitek membenahi layout dengan membongkar dinding penyekat yang tidak perlu agar interior menjadi terbuka, ringan dan lapang tanpa mengubah posisi dan fungsi ruang.
Misalnya, antara ruang tamu dengan ruang makan dan ruang keluarga hanya disekat sebagian dengan panel kayu rendah sehingga penghuni atau tamu dapat melihat langsung ke semua sudut rumah. Ruangan keluarga menyatu dengan ruang belajar anak dan teras samping sehingga ruangan ini cukup luas untuk menampung berbagai acara bersama yang kerap dilakukan oleh keluarga pemilik. Naik ke lantai atas, terdapat ruang kerja baru yang terpisah dari kamar tidur utama sedangkan interior kamar tidur anak diolah khusus sesuai dengan karakter anak yang ceria.
Untuk mendukung konsep arsitektur hunian ini, desainer interior Yose Ferdian dan Nurul Wulansari juga merancang lemari built-in yang berfungsi menyimpan, memajang sekaligus menjadi bidang penyekat, di samping juga sebagai ambalan diantara ruang tamu dan ruang makan. Lemari unik lain berada di ruang belajar anak yang mejanya dilengkapi oleh roda sehingga bisa dipindah-pindah sesuai dengan kebutuhan. Desainer interior juga membuat elemen dekoratif menarik berupa ambalan dan permainan pencahayaan tidak langsung yang sekilas menyerupai salib di ruangan keluarga. Secara keseluruhan, interior rumah ini didominasi oleh warna cokelat yang bergradasi sehingga menciptakan kesan homey, hangat dan alami.
Lemari-lemari di lantai bawah sengaja diberi finishing warna cokelat muda sedangkan lemari di lantai atas seperti di kamar tidur berwarna cokelat tua. Untuk loose furnitur, desainer lebih memilih sofa berwarna gelap dengan pelapis dari kulit sintetik dan fabric. Aplikasi soft furnishing seperti kepala ranjang yang dilapisi kain suade juga memberi kesan lembut dalam ruang. Secara keseluruhan, desain renovasi hunian ini dapat memenuhi keinginan pemilik.
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Pendekatan desain bergaya modern tropis banyak diminati oleh masyarakat urban karena gaya ini menciptakan penampilan yang lebih segar dan menciptakan pula suasana homey. Hal ini tampak pada sebuah hunian yang berlokasi di Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Hunian ini merupakan hasil renovasi dari bangunan dua lantai seluas 320 m2. Dulu, layout rumah lama dibagi oleh dinding-dinding penyekat dan terdapat “permainan” naik turun ketinggian lantai sehingga kurang efisien dan berkesan umpek. Kediaman dengan lahan seluas 360 m2 ini terletak di ujung jalan dan bersebelahan dengan taman kompleks perumahan. Seiring dengan berjalannya waktu, penghuni membutuhkan tambahan ruangan sehingga pemilik memutuskan untuk mengubah wujud hunian menjadi lebih lega. Di samping itu diupayakan pula penampilan yang modern namun tidak kaku, penerapan material yang mudah perawatannya dan penataan ruangan sesuai dengan kebiasaan penghuni.
Untuk desain dan pelaksanaan renovasi hunian ini, pemilik mempercayakannya kepada tim konsultan je_feriasthama. Menurut tim arsitek yang terdiri dari Yose Ferdian, Ario Wiastomo dan Jemmy Sikumbang, rancangan hunian ini mengacu pada kaidah arsitektur modern tropis yang menonjolkan permainan kotak-kotak geometris dan garis-garis yang simpel. Sebagai langkah awal, arsitek merancang penahan panas berupa atap pelana dengan kerangka baja di samping juga memasang kanopi baik dari aluminium maupun dari beton. Kanopi di muka rumah cukup unik karena sengaja dipasang miring menyerupai kanopi model tahun 60-an. Pergola dan portico yang sederhana menandai area parkir dan pintu masuk.
Sebidang dinding luar yang menghadap sisi barat dibuat solid dan dicat warna abu-abu untuk meredam panasnya matahari sore dan mengurangi bising di sekitar rumah. Arsitek juga mendesain jendela yang lebar dan dinding transparan berupa glassblock di area tangga untuk memaksimalkan sirkulasi udara segar dan masuknya cahaya matahari. Semua kusen, kanopi dan pergola terbuat dari bahan yang tahan karat yang dicat warna putih sedangkan sebagian dinding muka dan pagar dilapisi oleh batu andesit. Selanjutnya, arsitek membenahi layout dengan membongkar dinding penyekat yang tidak perlu agar interior menjadi terbuka, ringan dan lapang tanpa mengubah posisi dan fungsi ruang.
Misalnya, antara ruang tamu dengan ruang makan dan ruang keluarga hanya disekat sebagian dengan panel kayu rendah sehingga penghuni atau tamu dapat melihat langsung ke semua sudut rumah. Ruangan keluarga menyatu dengan ruang belajar anak dan teras samping sehingga ruangan ini cukup luas untuk menampung berbagai acara bersama yang kerap dilakukan oleh keluarga pemilik. Naik ke lantai atas, terdapat ruang kerja baru yang terpisah dari kamar tidur utama sedangkan interior kamar tidur anak diolah khusus sesuai dengan karakter anak yang ceria.
Untuk mendukung konsep arsitektur hunian ini, desainer interior Yose Ferdian dan Nurul Wulansari juga merancang lemari built-in yang berfungsi menyimpan, memajang sekaligus menjadi bidang penyekat, di samping juga sebagai ambalan diantara ruang tamu dan ruang makan. Lemari unik lain berada di ruang belajar anak yang mejanya dilengkapi oleh roda sehingga bisa dipindah-pindah sesuai dengan kebutuhan. Desainer interior juga membuat elemen dekoratif menarik berupa ambalan dan permainan pencahayaan tidak langsung yang sekilas menyerupai salib di ruangan keluarga. Secara keseluruhan, interior rumah ini didominasi oleh warna cokelat yang bergradasi sehingga menciptakan kesan homey, hangat dan alami.
Lemari-lemari di lantai bawah sengaja diberi finishing warna cokelat muda sedangkan lemari di lantai atas seperti di kamar tidur berwarna cokelat tua. Untuk loose furnitur, desainer lebih memilih sofa berwarna gelap dengan pelapis dari kulit sintetik dan fabric. Aplikasi soft furnishing seperti kepala ranjang yang dilapisi kain suade juga memberi kesan lembut dalam ruang. Secara keseluruhan, desain renovasi hunian ini dapat memenuhi keinginan pemilik.
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Label:
Arsitek Bekasi,
Arsitek Bintaro,
Arsitek Bogor,
Arsitek BSD,
Arsitek Depok,
Arsitek Interior,
Arsitek Modern,
Arsitek Perumahan,
Arsitek Pondok Indah,
Design Arsitek,
Gaya Rumah,
Interior Rumah,
Jasa Bangun Rumah,
Konsultan Rumah,
Konsultasi Rumah,
Membangun Rumah,
Model Rumah,
Renovasi Rumah,
Rumah Jakarta,
Rumah Kayu,
Rumah Mewah
Interior Kamar Anak
Kamar Anak, Otoritas dan Imajinasi
NAMANYA adalah kamar untuk anak, artinya bukan kamar untuk orangtua bukan pula kamar untuk orang dewasa. Maka, kamar anak merupakan wilayah otoritas sang anak, wilayah yang menjadi hak anak untuk belajar mengembangkan kepribadiannya, mengembangkan tanggung jawabnya, mengembangkan kreativitas serta imajinasinya.
A>small 2small 0< anak memiliki saudara dengan siapa dia harus tidur bersama-sama, maka kamar tersebut akan merupakan tempat baginya untuk belajar berbagi dengan saudara serta belajar saling menghargai. Kamar tersebut niscaya akan menjadi tempat kenangan masa kecil bagi mereka berdua ketika mereka beranjak dewasa kelak.
Maka, pengaturan ruang anak juga perlu mempertimbangkan kebutuhan-kebutuhan tersebut. Misalnya sebaiknya lebih luas daripada sekadar berukuran 3 x 3 meter persegi, dengan jendela yang memungkinkan sinar matahari mencapai sebagian besar sudut-sudut ruangnya serta memungkinkan udara bersirkulasi dengan baik demi tujuan kesehatan. Tak berlebihan apabila anak yang merupakan anggota terkecil di dalam rumah tangga berhak mendapatkan kamar dengan kriteria terbaik dari sisi kesehatan.
Apakah yang paling mendasar perlu ada di dalam ruang tidur anak? Selain tempat tidur, juga meja belajar dengan rak buku, adalah baik apabila lemari pakaian dan lemari mainan anak juga berada di dalam ruang yang sama, sehingga memudahkan bagi anak untuk mengurusnya sendiri dalam rangka ia belajar bertanggung jawab dan berdisiplin.
Orangtua, dalam hal ini mungkin ibu, terkadang punya kecenderungan ingin menjadikan anak sebagai duplikat dari dirinya serta memaksakan seleranya terhadap sang anak. Misalnya dalam hal memilih interior kamar tidur anak. Demi menghormati otoritas anak menyangkut kamar tidurnya, juga demi merangsang imajinasi dan kreativitas sang anak, sekaligus mengajar anak untuk membuat pilihan serta bertanggung jawab atas pilihannya, orang dewasa perlu bertanya kepada anak tentang interior macam apa yang dikehendakinya.
Melibatkan anak sejak awal dalam menentukan interior kamarnya tidak hanya menghargai hak anak untuk berpendapat, namun juga melatih anak berpikir mandiri. Tentu karena pemahaman anak masih minim, orang dewasa bisa memberikan masukan tentang akibat-akibat pilihannya. Misalnya jika memilih warna gelap untuk cat tembok, maka akan mengundang nyamuk, membuat ruangan terkesan pengap seperti gua, dan juga membuat perasaan tertekan sekaligus bisa merusak mata karena pupil mata akan dipaksa bekerja keras.
Tidak perlu gusar seandainya anak akan menyulap kamar tidurnya menjadi lebih merupakan bengkel atau laboratorium daripada tempat tidur. Yang penting anak diajar untuk menjaga kebersihan dan bertanggung jawab terhadap barang-barangnya.
Karena anak-anak yang kreatif akan punya gagasan yang aneh-aneh, misalnya mengusung sepeda kayuhnya ke dalam kamar dan membongkarnya di sana serta kemudian merakitnya ulang sesuai dengan seleranya sendiri. Para ibu mungkin akan gusar karena kamar menjadi kotor. Tetapi anak pasti punya alasan sendiri, misalnya, ketika ia berangkat tidur bisa memandanginya dan kemungkinan ia menemukan ide lanjutan dari gagasannya yang kreatif. Demikian pula seandainya anak ingin temboknya penuh gambar atau poster.
Ini adalah otoritas yang perlu dihormati orang dewasa. Yang paling penting adalah kamar tersebut memiliki fasilitas minimal: tempat tidur, meja belajar dengan rak buku, dengan lampu baca yang cukup terang. Yang membuat anak bisa bertahan duduk untuk belajar, minimal dua jam sehari. Selebihnya adalah membiarkan anak mengembangkan kreativitasnya dan imajinasinya berkembang.
Untuk alasan itu anak mungkin akan memilih memasang stiker plastik berbentuk bintang-bintang yang mengandung fosfor bertebaran di atap kamar tidurnya, bahkan juga dindingnya, sehingga ketika lampu dipadamkan maka ia seolah sedang tidur di alam semesta di bawah taburan bintang.
Mungkin ia akan bermimpi mengendarai pesawat dengan kecepatan melebihi kecepatan cahaya dan terbebas dari hukum relativitas ruang-waktu Einstein, dan ketika kembali ke Bumi merasa menjadi seorang Carl Sagan.
Nusya K Pemerhati Rumah
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
NAMANYA adalah kamar untuk anak, artinya bukan kamar untuk orangtua bukan pula kamar untuk orang dewasa. Maka, kamar anak merupakan wilayah otoritas sang anak, wilayah yang menjadi hak anak untuk belajar mengembangkan kepribadiannya, mengembangkan tanggung jawabnya, mengembangkan kreativitas serta imajinasinya.
A>small 2small 0< anak memiliki saudara dengan siapa dia harus tidur bersama-sama, maka kamar tersebut akan merupakan tempat baginya untuk belajar berbagi dengan saudara serta belajar saling menghargai. Kamar tersebut niscaya akan menjadi tempat kenangan masa kecil bagi mereka berdua ketika mereka beranjak dewasa kelak.
Maka, pengaturan ruang anak juga perlu mempertimbangkan kebutuhan-kebutuhan tersebut. Misalnya sebaiknya lebih luas daripada sekadar berukuran 3 x 3 meter persegi, dengan jendela yang memungkinkan sinar matahari mencapai sebagian besar sudut-sudut ruangnya serta memungkinkan udara bersirkulasi dengan baik demi tujuan kesehatan. Tak berlebihan apabila anak yang merupakan anggota terkecil di dalam rumah tangga berhak mendapatkan kamar dengan kriteria terbaik dari sisi kesehatan.
Apakah yang paling mendasar perlu ada di dalam ruang tidur anak? Selain tempat tidur, juga meja belajar dengan rak buku, adalah baik apabila lemari pakaian dan lemari mainan anak juga berada di dalam ruang yang sama, sehingga memudahkan bagi anak untuk mengurusnya sendiri dalam rangka ia belajar bertanggung jawab dan berdisiplin.
Orangtua, dalam hal ini mungkin ibu, terkadang punya kecenderungan ingin menjadikan anak sebagai duplikat dari dirinya serta memaksakan seleranya terhadap sang anak. Misalnya dalam hal memilih interior kamar tidur anak. Demi menghormati otoritas anak menyangkut kamar tidurnya, juga demi merangsang imajinasi dan kreativitas sang anak, sekaligus mengajar anak untuk membuat pilihan serta bertanggung jawab atas pilihannya, orang dewasa perlu bertanya kepada anak tentang interior macam apa yang dikehendakinya.
Melibatkan anak sejak awal dalam menentukan interior kamarnya tidak hanya menghargai hak anak untuk berpendapat, namun juga melatih anak berpikir mandiri. Tentu karena pemahaman anak masih minim, orang dewasa bisa memberikan masukan tentang akibat-akibat pilihannya. Misalnya jika memilih warna gelap untuk cat tembok, maka akan mengundang nyamuk, membuat ruangan terkesan pengap seperti gua, dan juga membuat perasaan tertekan sekaligus bisa merusak mata karena pupil mata akan dipaksa bekerja keras.
Tidak perlu gusar seandainya anak akan menyulap kamar tidurnya menjadi lebih merupakan bengkel atau laboratorium daripada tempat tidur. Yang penting anak diajar untuk menjaga kebersihan dan bertanggung jawab terhadap barang-barangnya.
Karena anak-anak yang kreatif akan punya gagasan yang aneh-aneh, misalnya mengusung sepeda kayuhnya ke dalam kamar dan membongkarnya di sana serta kemudian merakitnya ulang sesuai dengan seleranya sendiri. Para ibu mungkin akan gusar karena kamar menjadi kotor. Tetapi anak pasti punya alasan sendiri, misalnya, ketika ia berangkat tidur bisa memandanginya dan kemungkinan ia menemukan ide lanjutan dari gagasannya yang kreatif. Demikian pula seandainya anak ingin temboknya penuh gambar atau poster.
Ini adalah otoritas yang perlu dihormati orang dewasa. Yang paling penting adalah kamar tersebut memiliki fasilitas minimal: tempat tidur, meja belajar dengan rak buku, dengan lampu baca yang cukup terang. Yang membuat anak bisa bertahan duduk untuk belajar, minimal dua jam sehari. Selebihnya adalah membiarkan anak mengembangkan kreativitasnya dan imajinasinya berkembang.
Untuk alasan itu anak mungkin akan memilih memasang stiker plastik berbentuk bintang-bintang yang mengandung fosfor bertebaran di atap kamar tidurnya, bahkan juga dindingnya, sehingga ketika lampu dipadamkan maka ia seolah sedang tidur di alam semesta di bawah taburan bintang.
Mungkin ia akan bermimpi mengendarai pesawat dengan kecepatan melebihi kecepatan cahaya dan terbebas dari hukum relativitas ruang-waktu Einstein, dan ketika kembali ke Bumi merasa menjadi seorang Carl Sagan.
Nusya K Pemerhati Rumah
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Memindahkan Suasana Alam ke Rumah
Memindahkan Suasana Alam ke Rumah
Interior Kamar
Back to Nature. Saat ini jargon itu kembali santer dikumandangkan. Trend gaya hidup kembali ke alam kini sudah jadi bagian dari gaya hidup metropolis. Setelah seharian penuh suntuk berkutat dengan rutinitas pekerjaan dan hiruk-pikuk kota yang serbapadat dan bikin stres, tentunya kita mengharapkan dapat bersantai dan menenangkan pikiran.
Harapan itu bisa terwujud dengan kembali kepada suasana alam pedesaan yang asri nan menenteramkan. Ketenangan dengan kembali kepada suasana alam. Untuk menikmati suasana alam itu, kita tidak perlu berlibur ke pedesaan yang tentu menghabiskan waktu dan biaya. Sebab, nuansa alam itu sejatinya bisa dipindahkan ke rumah tinggal Anda.
Semua itu bisa diwujudkan dengan penataan interior ruangan yang memberikan kesan alami. Ada beberapa alternatif desain yang mengarah ke alam. Benda-benda alam berkaitan dengan benda-benda yang bukan buatan, namun terjadi karena proses natural alam seperti batu-batuan, kayu pohon, tumbuh-tumbuhan, dedaunan dan akar-akaran bisa dijadikan elemen utama penunjang interior rumah.
Ruangan yang sering dituju begitu pulang dari tempat kerja adalah kamar tidur dan kamar mandi. Anda dapat menyulap kedua ruangan itu sebagai ruang alami tempat ''berlibur'' dan menenteramkan diri guna menetralisasi kejenuhan kerja.
Ada baiknya Anda menempatkan kamar tidur di lantai dasar jika ingin memindahkan suasana alam itu ke kamar tidur.
Dengan begitu, memudahkan Anda membuat kebun kecil untuk menunjang suasana di sekitar kamar tidur berkesan lebih alami. Waktu membuka jendela, Anda merasa sedang berada di alam terbuka. Bukan berada di tengah kota yang hiruk-pikuk. Lantas, bagaimana jika kamar tidur Anda berada di lantai atas? Jangan berkecil hati, Anda bisa menyiasatinya dengan menggantung sejumlah tanaman pot yang rimbun.
Syarat utama untuk merancang ruang alami adalah melupakan keteraturan yang baku. Bayangkanlah diri Anda tidak sedang berada di sebuah ruangan, tetapi berada di alam terbuka.
Jika kamar tidur Anda cukup luas, Anda bisa membuat semacam pondok kecil di dalam ruang. Pemilihan konsep ini menciptakan efek rasa bahwa Anda tengah berteduh di sebuah pondok kecil di tengah hutan. Guna memperkuat kesan alaminya, Anda bisa menyusun kayu-kayu pohon sebagai penutup tempat tidur.
Jika tak mau kehilangan kenyamanan saat tidur, sah-sah saja Anda menggunakan springbed sebagai alas tidur. Sinar matahari yang masuk menyinari kayu-kayu di interior kamar tidur Anda serta aroma kayu-kayu yang khas dan alami, membuat Anda akan lupa sejenak tengah berada di tengah kota dengan segala kebisingannya. Agar kesan alami lebih mencuat, dinding-dinding kamar sebaiknya dilapisi dengan kayu yang diikat jerami dan sudah dilapisi dengan antingengat.
Jika Anda tidak mau menggunakan lantai kayu karena perawatannya merepotkan, lantai keramik pun sejatinya tetap mampu menghadirkan nuansa alami. Saat ini, sudah banyak lantai keramik yang motifnya menyerupai serat-serat kayu. Pilihan warnanya juga bisa disesuaikan dengan warna alami kayu. Apabila untuk dipan Anda merasa lebih nyaman menggunakan springbed, kesan ''kaku'' pada piranti ini bisa disiasati dengan menggunakan penutup bermotif flora.
Bidang Pembentuk Interior
Dalam menata interior kamar tidur bernuansa alami, bidang-bidang pembentuk interior merupakan elemen penting yang tidak bisa diabaikan. Elemen-elemen pembentuk interior ini bisa diolah secara kreatif untuk menghasilkan bentuk-bentuk yang unik. Namun, tekstur alami dari material yang digunakan harus tetap dipertahankan.
Sedapat mungkin, gunakanlah material-material alami seperti batu-batuan dan kayu atau material sintetis yang mirip alami. Hindarilah penggunaan material sintetis berbahan baku plastik yang berwarna terang lantaran bisa ''merusak'' tema alami yang hendak ditonjolkan. Pilihlah bentuk-bentuk organis karena pilihan ini akan menguatkan kesan alami penampilan akhir ruangan Anda.
Sirkulasi udara juga tidak bisa dikesampingkan dalam penataan interior bergaya back to nature. Begitu pula dengan pencahayaan alami merupakan hal yang mutlak. Guna kepentingan itu, bukaan jendela harus cukup luas sebagai sarana memasukkan pencahayaan dan penghawaan alami. Guna menghindari serangan serangga, bisa digunakan kasa nyamuk. Jika sinar matahari terlalu terang, dapat digunakan tirai. Tirai berbahan baku bambu bisa dipilih karena pilihan itu akan menguatkan kesan alami.
Kamar Mandi Alami
Guna mengentalkan kesan alami di rumah Anda, jangan abaikan penataan kamar mandi. Ruangan untuk bersih-bersih ini pun bisa dibuat matching dengan tema back to nature yang Anda terapkan dalam penataan interior kamar tidur Anda. Kamar tidur bernuansa alami akan membantu perasaan Anda dalam melepaskan kelelahan serta mengembalikan keseimbangan tubuh dengan aktivitas mandi yang Anda lakukan.
Seringkali, luasan kamar mandi diabaikan oleh pemilik rumah. Pasalnya, aktivitas mandi dianggap kegiatan rutin semata-mata sehingga tak perlu diistimewakan. Barang-barang yang mengisi kamar mandi pun biasanya bersifat ''tetap''. Hanya berisi bak mandi, closet dan washtafel. Sangat jarang yang mau memberikan perhatian khusus pada kamar mandi untuk menciptakan suasana berbeda.
Kelengkapan sanitari yang standar itu belum menjamin kualitas dari aktivitas mandi Anda. Padahal, dengan sedikit ''sentuhan'' kreasi bercitarasa alami, aktivitas mandi itu bisa memberikan ketengan emosi.
Guna menguatkan kesan alami, alat-alat sanitari dapat dipilih yang menampilkan warna lam atau motif alam seperti coklat kayu, hijau daun, putih kekuningan seperti warna pasir. Akan lebih pas lagi jika alat-alat sanitari itu benar-benar didesain dengan motif alam. Peletakan sejumlah tanaman hijau di dalam kamar mandi juga sangat mendukung penciptaan nuansa alami.
Untuk elemen-elemen beserta aksesoris kamar mandi, pilihlah bahan-bahan yang terbuat dari alam. Misalnya, penggantung handuk dapat dipilih dari bahan kayu. Kesan alami juga bisa diciptakan dengan meletakkan pernik-pernik batu alam. Kepalang tanggung, anda juga bisa memodifikasi shower dengan buluh bambu yang dibentuk menyerupai pancuran. Selama "memindahkan" alam ke rumah Anda! (ian, berbagai sumber)
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Interior Kamar
Back to Nature. Saat ini jargon itu kembali santer dikumandangkan. Trend gaya hidup kembali ke alam kini sudah jadi bagian dari gaya hidup metropolis. Setelah seharian penuh suntuk berkutat dengan rutinitas pekerjaan dan hiruk-pikuk kota yang serbapadat dan bikin stres, tentunya kita mengharapkan dapat bersantai dan menenangkan pikiran.
Harapan itu bisa terwujud dengan kembali kepada suasana alam pedesaan yang asri nan menenteramkan. Ketenangan dengan kembali kepada suasana alam. Untuk menikmati suasana alam itu, kita tidak perlu berlibur ke pedesaan yang tentu menghabiskan waktu dan biaya. Sebab, nuansa alam itu sejatinya bisa dipindahkan ke rumah tinggal Anda.
Semua itu bisa diwujudkan dengan penataan interior ruangan yang memberikan kesan alami. Ada beberapa alternatif desain yang mengarah ke alam. Benda-benda alam berkaitan dengan benda-benda yang bukan buatan, namun terjadi karena proses natural alam seperti batu-batuan, kayu pohon, tumbuh-tumbuhan, dedaunan dan akar-akaran bisa dijadikan elemen utama penunjang interior rumah.
Ruangan yang sering dituju begitu pulang dari tempat kerja adalah kamar tidur dan kamar mandi. Anda dapat menyulap kedua ruangan itu sebagai ruang alami tempat ''berlibur'' dan menenteramkan diri guna menetralisasi kejenuhan kerja.
Ada baiknya Anda menempatkan kamar tidur di lantai dasar jika ingin memindahkan suasana alam itu ke kamar tidur.
Dengan begitu, memudahkan Anda membuat kebun kecil untuk menunjang suasana di sekitar kamar tidur berkesan lebih alami. Waktu membuka jendela, Anda merasa sedang berada di alam terbuka. Bukan berada di tengah kota yang hiruk-pikuk. Lantas, bagaimana jika kamar tidur Anda berada di lantai atas? Jangan berkecil hati, Anda bisa menyiasatinya dengan menggantung sejumlah tanaman pot yang rimbun.
Syarat utama untuk merancang ruang alami adalah melupakan keteraturan yang baku. Bayangkanlah diri Anda tidak sedang berada di sebuah ruangan, tetapi berada di alam terbuka.
Jika kamar tidur Anda cukup luas, Anda bisa membuat semacam pondok kecil di dalam ruang. Pemilihan konsep ini menciptakan efek rasa bahwa Anda tengah berteduh di sebuah pondok kecil di tengah hutan. Guna memperkuat kesan alaminya, Anda bisa menyusun kayu-kayu pohon sebagai penutup tempat tidur.
Jika tak mau kehilangan kenyamanan saat tidur, sah-sah saja Anda menggunakan springbed sebagai alas tidur. Sinar matahari yang masuk menyinari kayu-kayu di interior kamar tidur Anda serta aroma kayu-kayu yang khas dan alami, membuat Anda akan lupa sejenak tengah berada di tengah kota dengan segala kebisingannya. Agar kesan alami lebih mencuat, dinding-dinding kamar sebaiknya dilapisi dengan kayu yang diikat jerami dan sudah dilapisi dengan antingengat.
Jika Anda tidak mau menggunakan lantai kayu karena perawatannya merepotkan, lantai keramik pun sejatinya tetap mampu menghadirkan nuansa alami. Saat ini, sudah banyak lantai keramik yang motifnya menyerupai serat-serat kayu. Pilihan warnanya juga bisa disesuaikan dengan warna alami kayu. Apabila untuk dipan Anda merasa lebih nyaman menggunakan springbed, kesan ''kaku'' pada piranti ini bisa disiasati dengan menggunakan penutup bermotif flora.
Bidang Pembentuk Interior
Dalam menata interior kamar tidur bernuansa alami, bidang-bidang pembentuk interior merupakan elemen penting yang tidak bisa diabaikan. Elemen-elemen pembentuk interior ini bisa diolah secara kreatif untuk menghasilkan bentuk-bentuk yang unik. Namun, tekstur alami dari material yang digunakan harus tetap dipertahankan.
Sedapat mungkin, gunakanlah material-material alami seperti batu-batuan dan kayu atau material sintetis yang mirip alami. Hindarilah penggunaan material sintetis berbahan baku plastik yang berwarna terang lantaran bisa ''merusak'' tema alami yang hendak ditonjolkan. Pilihlah bentuk-bentuk organis karena pilihan ini akan menguatkan kesan alami penampilan akhir ruangan Anda.
Sirkulasi udara juga tidak bisa dikesampingkan dalam penataan interior bergaya back to nature. Begitu pula dengan pencahayaan alami merupakan hal yang mutlak. Guna kepentingan itu, bukaan jendela harus cukup luas sebagai sarana memasukkan pencahayaan dan penghawaan alami. Guna menghindari serangan serangga, bisa digunakan kasa nyamuk. Jika sinar matahari terlalu terang, dapat digunakan tirai. Tirai berbahan baku bambu bisa dipilih karena pilihan itu akan menguatkan kesan alami.
Kamar Mandi Alami
Guna mengentalkan kesan alami di rumah Anda, jangan abaikan penataan kamar mandi. Ruangan untuk bersih-bersih ini pun bisa dibuat matching dengan tema back to nature yang Anda terapkan dalam penataan interior kamar tidur Anda. Kamar tidur bernuansa alami akan membantu perasaan Anda dalam melepaskan kelelahan serta mengembalikan keseimbangan tubuh dengan aktivitas mandi yang Anda lakukan.
Seringkali, luasan kamar mandi diabaikan oleh pemilik rumah. Pasalnya, aktivitas mandi dianggap kegiatan rutin semata-mata sehingga tak perlu diistimewakan. Barang-barang yang mengisi kamar mandi pun biasanya bersifat ''tetap''. Hanya berisi bak mandi, closet dan washtafel. Sangat jarang yang mau memberikan perhatian khusus pada kamar mandi untuk menciptakan suasana berbeda.
Kelengkapan sanitari yang standar itu belum menjamin kualitas dari aktivitas mandi Anda. Padahal, dengan sedikit ''sentuhan'' kreasi bercitarasa alami, aktivitas mandi itu bisa memberikan ketengan emosi.
Guna menguatkan kesan alami, alat-alat sanitari dapat dipilih yang menampilkan warna lam atau motif alam seperti coklat kayu, hijau daun, putih kekuningan seperti warna pasir. Akan lebih pas lagi jika alat-alat sanitari itu benar-benar didesain dengan motif alam. Peletakan sejumlah tanaman hijau di dalam kamar mandi juga sangat mendukung penciptaan nuansa alami.
Untuk elemen-elemen beserta aksesoris kamar mandi, pilihlah bahan-bahan yang terbuat dari alam. Misalnya, penggantung handuk dapat dipilih dari bahan kayu. Kesan alami juga bisa diciptakan dengan meletakkan pernik-pernik batu alam. Kepalang tanggung, anda juga bisa memodifikasi shower dengan buluh bambu yang dibentuk menyerupai pancuran. Selama "memindahkan" alam ke rumah Anda! (ian, berbagai sumber)
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Bila Dapur dan Pantry Menyatu
Interior Desain
Penataan area dapur dan pantry yang diletakkan berdekatan, akan memudahkan sirkulasi dalam persiapan dan penyajian makanan. Bagaimana desainnya?
Bicara sebuah ruang adalah bicara mengenai sebuah fungsi. Seperti halnya dapur yang berfungsi sebagai tempat aktivitas memasak, yaitu mengolah bahan mentah jadi barang matang. Apa yang dilakukan mulai dari reparasi (persiapan), memasak sampai membersihkan. Semua rangkaian ini harus ada dan menjadi elemen penting yang saling berhubungan satu sama lain meski untuk letaknya bisa disesuaikan selera.
Menurut desain interior alumnus Institut Teknologi Bandung Jurusan Desain, Mohammad Husni Saleh, dalam menata dapur itu, baik dapur bersih (pantry) maupun dapur kotor itu harus terdiri atas elemen yang tidak dapat dipisahkan.
”Untuk persiapan yang perlu diperhatikan itu perlu adanya sebuah storage (gudang) untuk menyimpan sayuran, lauk, dan buah yang ditaruh di dalam kulkas (refrigerator). Dari kulkas semua persediaan memasak diambil, dicuci, sehingga harus ada tempat untuk mencucinya yaitu di sink (bak cuci piring). Dan terakhir perlu ada tempat untuk memasak dan barang-barang yang digantung dalam lemari (tempat piring, panci),” papar pemilik PT Aesthetics Home yang bergerak di bidang home furnishing itu.
Dengan desain yang semakin modern, biasanya dapur dilengkapi kompor gas dan cooker hood. Untuk menghilangkan bau tak sedap dan asap dalam area tersebut, sebaiknya menggunakan sistem penyedot udara (exhaust fan). ”Bahkan peletakan beberapa panci yang digantung dan diekspos dapat membentuk estetika ruang ini,” ungkapnya.
Namun, dalam hal penataan sebuah ruang, tidak selamanya letak dapur kotor atau area kegiatan masak-memasak harus terpisah dari pantry (dapur bersih). Bahkan, menyatukan kegiatan masak memasak dan kegiatan dalam satu ruangan kerap menghasilkan desain yang menarik. Dapur yang menyatu dengan pantry memudahkan kegiatan penyajian makanan.
Akan tetapi, untuk membedakan kedua fungsi ruang tersebut, dapat dengan ketinggian ruang atau permainan split level atau dengan pemisahan warna dinding yang imaginer (tidak riil). Dapat pula dengan berbagai furnitur yang digunakan, tetapi tetap melihat dari fungsinya masing-masing.
Pada area ini pun harus diperhatikan sirkulasi (jalannya udara) dengan kenyamanan tersendiri, ya itu dengan mengoptimalkan pencahayaan menggunakan ruang terbuka berupa jendela maupun pintu. Agar lebih aman dan sambil memasak bisa memantau lingkungan, biasanya untuk posisi ruang ini harus berada di depan area carport.
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Penataan area dapur dan pantry yang diletakkan berdekatan, akan memudahkan sirkulasi dalam persiapan dan penyajian makanan. Bagaimana desainnya?
Bicara sebuah ruang adalah bicara mengenai sebuah fungsi. Seperti halnya dapur yang berfungsi sebagai tempat aktivitas memasak, yaitu mengolah bahan mentah jadi barang matang. Apa yang dilakukan mulai dari reparasi (persiapan), memasak sampai membersihkan. Semua rangkaian ini harus ada dan menjadi elemen penting yang saling berhubungan satu sama lain meski untuk letaknya bisa disesuaikan selera.
Menurut desain interior alumnus Institut Teknologi Bandung Jurusan Desain, Mohammad Husni Saleh, dalam menata dapur itu, baik dapur bersih (pantry) maupun dapur kotor itu harus terdiri atas elemen yang tidak dapat dipisahkan.
”Untuk persiapan yang perlu diperhatikan itu perlu adanya sebuah storage (gudang) untuk menyimpan sayuran, lauk, dan buah yang ditaruh di dalam kulkas (refrigerator). Dari kulkas semua persediaan memasak diambil, dicuci, sehingga harus ada tempat untuk mencucinya yaitu di sink (bak cuci piring). Dan terakhir perlu ada tempat untuk memasak dan barang-barang yang digantung dalam lemari (tempat piring, panci),” papar pemilik PT Aesthetics Home yang bergerak di bidang home furnishing itu.
Dengan desain yang semakin modern, biasanya dapur dilengkapi kompor gas dan cooker hood. Untuk menghilangkan bau tak sedap dan asap dalam area tersebut, sebaiknya menggunakan sistem penyedot udara (exhaust fan). ”Bahkan peletakan beberapa panci yang digantung dan diekspos dapat membentuk estetika ruang ini,” ungkapnya.
Namun, dalam hal penataan sebuah ruang, tidak selamanya letak dapur kotor atau area kegiatan masak-memasak harus terpisah dari pantry (dapur bersih). Bahkan, menyatukan kegiatan masak memasak dan kegiatan dalam satu ruangan kerap menghasilkan desain yang menarik. Dapur yang menyatu dengan pantry memudahkan kegiatan penyajian makanan.
Akan tetapi, untuk membedakan kedua fungsi ruang tersebut, dapat dengan ketinggian ruang atau permainan split level atau dengan pemisahan warna dinding yang imaginer (tidak riil). Dapat pula dengan berbagai furnitur yang digunakan, tetapi tetap melihat dari fungsinya masing-masing.
Pada area ini pun harus diperhatikan sirkulasi (jalannya udara) dengan kenyamanan tersendiri, ya itu dengan mengoptimalkan pencahayaan menggunakan ruang terbuka berupa jendela maupun pintu. Agar lebih aman dan sambil memasak bisa memantau lingkungan, biasanya untuk posisi ruang ini harus berada di depan area carport.
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Desain Interior Untuk Dapur
Dapur kecil yang fungsional
Dapur termasuk ruangan yang paling vital. Dapur tempat menyimpan persediaan makanan atau sayur-sayuran dan peralatan lainnya.Bahkan generasi muda masa kini cenderung untuk lebih menyederhanakan makanannya, apalagi dengan adanya banyak promosi tentang health food. Yang disukai semua yang serba praktis, makanan global menjadi jenis makanan yang terpilih, seperti spaghetti dan pizza.
Ada tiga kategori peruntukan dapur yang dikenal. Pertama, untuk ibu rumah tangga ditambah pembantu yang kegiatan memasaknya penuh. Kedua, ibu rumah tangga ditambah pembantu yang hobinya menjamu tamu. Ketiga, ibu rumah tangga yang serba praktis, tidak suka melakukan kegiatan memasak. Desain dapur tentu bergantung pada selera pemiliknya. Ada yang suka country style, victorian, modern, minimalis, dan lain-lain yang semuanya tampil menarik, sehingga desain dapur pun layak tampil menjadi satu dengan ruang makan.
Desain dapur kecil yang fungsional, umumnya terdiri dari sink, kalau perlu ada dishwasher, kompor dengan oven, microwave, lemari es, electrical outlet, minimal untuk kompor, exhaust fan, sink erator, rice cooker, electrical appliances, lemari es, microwave, dan water dispenser.Misalnya dapur bagi mereka yang suka memasak, ada baiknya memiliki island yaitu counter yang ada di tengah-tengah ruangan dilengkapi kompor atau sink atau grill dengan exhaust fan yang udaranya disedot ke bawah.
Meja island dapat multifungsi, bisa dimanfaatkan sebagai meja pesta untuk tempat makanan atau minuman. Dengan adanya meja ini kita tidak harus bekerja menghadap dinding melulu, tetapi juga bisa melakukan pekerjaan memasak di sini bersama keluarga dan kerabat sehingga lebih komunikatif
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Dapur termasuk ruangan yang paling vital. Dapur tempat menyimpan persediaan makanan atau sayur-sayuran dan peralatan lainnya.Bahkan generasi muda masa kini cenderung untuk lebih menyederhanakan makanannya, apalagi dengan adanya banyak promosi tentang health food. Yang disukai semua yang serba praktis, makanan global menjadi jenis makanan yang terpilih, seperti spaghetti dan pizza.
Ada tiga kategori peruntukan dapur yang dikenal. Pertama, untuk ibu rumah tangga ditambah pembantu yang kegiatan memasaknya penuh. Kedua, ibu rumah tangga ditambah pembantu yang hobinya menjamu tamu. Ketiga, ibu rumah tangga yang serba praktis, tidak suka melakukan kegiatan memasak. Desain dapur tentu bergantung pada selera pemiliknya. Ada yang suka country style, victorian, modern, minimalis, dan lain-lain yang semuanya tampil menarik, sehingga desain dapur pun layak tampil menjadi satu dengan ruang makan.
Desain dapur kecil yang fungsional, umumnya terdiri dari sink, kalau perlu ada dishwasher, kompor dengan oven, microwave, lemari es, electrical outlet, minimal untuk kompor, exhaust fan, sink erator, rice cooker, electrical appliances, lemari es, microwave, dan water dispenser.Misalnya dapur bagi mereka yang suka memasak, ada baiknya memiliki island yaitu counter yang ada di tengah-tengah ruangan dilengkapi kompor atau sink atau grill dengan exhaust fan yang udaranya disedot ke bawah.
Meja island dapat multifungsi, bisa dimanfaatkan sebagai meja pesta untuk tempat makanan atau minuman. Dengan adanya meja ini kita tidak harus bekerja menghadap dinding melulu, tetapi juga bisa melakukan pekerjaan memasak di sini bersama keluarga dan kerabat sehingga lebih komunikatif
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Nuansa Cahaya dalam Ruangan
JAKARTA - Cahaya merupakan bagian penting yang tak terpisahkan pada hunian. Sebagai penerang ruangan, cahaya sebenarnya juga memiliki fungsi lain seperti membangun suasana lebih easy dan comfortable. Bahkan, jika penghuni rumah mampu mengoptimal fungsi cahaya, kesan artistik dapat tercipta dalam ruangan.
Keberadaan cahaya sebenarnya dapat menghadirkan kesan berbeda di rumah. Demikian menurut Nirwono Yoga, konsultan interior dan ahli lanskap dari Joga Sandjaya Consultan. Pada beberapa ruangan, bahkan cahaya bisa membangkitkan suasana rileks dan santai. Beberapa ruangan seperti ruang tamu, ruang keluarga, dan ruang tidur merupakan contoh ruangan yang membutuhkan cahaya yang cukup banyak.
Pada awalnya cahaya hanyalah berfungsi sebagai penerang pada hunian. Baik pada eksterior maupun pada interior. Pengaturan tata letak cahaya yang disinergikan dengan jatuhnya sinar lampu, selain dapat menerangi bagian ruangan juga dapat menghadirkan kesan dramatis pada ruangan.
Cahaya yang diharapkan mampu menghadirkan efek dramatis pada ruangan sebenarnya memiliki perbedaan dengan cahaya biasa yang berasal dari lampu yang difungsikan sebagai penerang.
Sebagai penerang, cahaya yang berasal dari lampu justru lebih sederhana. Lampu yang yang difungsikan sebagai penerang dalam ruangan lebih banyak mengusung warna terang seperti putih dan kuning.
Aplikasi lampu warna-warna terang seperti kuning dan putih ini lebih banyak ditempatkan pada ruangan yang difungsikan sebagai ruang publik. Beberapa ruangan seperti ruang tamu, ruang makan lebih banyak menggunakan lampu jenis ini. Sebagai ruang publik beberapa ruangan di atas memang membutuhkan pencahayaan yang memadai. Karena itu, sebenarnya tak dibutuhkan permainan lampu yang menonjolkan warna cahaya lampu.
Lalu bagaimana jika ingin menghadirkan kesan dramatis dalam ruangan? Seperti dikatakan Nirwono, penataan lampu yang ingin difungsikan sebagai pemanis atau penyeimbang ruangan haruslah berhati- hati. Sebab, jika salah dan kurang sesuai, malah menjadi terasa berlebihan karena terlalu meriah. ?Asal tepat dalam menempatkan lampu, efek dramatis pada ruangan dapat tercipta,? ujarnya.
Untuk menghindari kesan yang terlalu meriah ini, penggunaan lampu dekoratif hendaknya juga disesuaikan dengan luas dan kebutuhan ruangan. Beberapa ruang publik seperti ruang tamu dan ruang keluarga sebaiknya tidak menggunakan lampu dengan warna-warna gelap.
Tindakan ini lebih banyak didasarkan kebutuhan ruangan yang difungsikan sebagai ruang berkumpul atau menjamu para tamu.Sebab itu, aplikasi lampu dekoratif yang berlebihan dengan warna-warna seperti merah atau biru justru tidak penting.
Konsultan Interior
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Keberadaan cahaya sebenarnya dapat menghadirkan kesan berbeda di rumah. Demikian menurut Nirwono Yoga, konsultan interior dan ahli lanskap dari Joga Sandjaya Consultan. Pada beberapa ruangan, bahkan cahaya bisa membangkitkan suasana rileks dan santai. Beberapa ruangan seperti ruang tamu, ruang keluarga, dan ruang tidur merupakan contoh ruangan yang membutuhkan cahaya yang cukup banyak.
Pada awalnya cahaya hanyalah berfungsi sebagai penerang pada hunian. Baik pada eksterior maupun pada interior. Pengaturan tata letak cahaya yang disinergikan dengan jatuhnya sinar lampu, selain dapat menerangi bagian ruangan juga dapat menghadirkan kesan dramatis pada ruangan.
Cahaya yang diharapkan mampu menghadirkan efek dramatis pada ruangan sebenarnya memiliki perbedaan dengan cahaya biasa yang berasal dari lampu yang difungsikan sebagai penerang.
Sebagai penerang, cahaya yang berasal dari lampu justru lebih sederhana. Lampu yang yang difungsikan sebagai penerang dalam ruangan lebih banyak mengusung warna terang seperti putih dan kuning.
Aplikasi lampu warna-warna terang seperti kuning dan putih ini lebih banyak ditempatkan pada ruangan yang difungsikan sebagai ruang publik. Beberapa ruangan seperti ruang tamu, ruang makan lebih banyak menggunakan lampu jenis ini. Sebagai ruang publik beberapa ruangan di atas memang membutuhkan pencahayaan yang memadai. Karena itu, sebenarnya tak dibutuhkan permainan lampu yang menonjolkan warna cahaya lampu.
Lalu bagaimana jika ingin menghadirkan kesan dramatis dalam ruangan? Seperti dikatakan Nirwono, penataan lampu yang ingin difungsikan sebagai pemanis atau penyeimbang ruangan haruslah berhati- hati. Sebab, jika salah dan kurang sesuai, malah menjadi terasa berlebihan karena terlalu meriah. ?Asal tepat dalam menempatkan lampu, efek dramatis pada ruangan dapat tercipta,? ujarnya.
Untuk menghindari kesan yang terlalu meriah ini, penggunaan lampu dekoratif hendaknya juga disesuaikan dengan luas dan kebutuhan ruangan. Beberapa ruang publik seperti ruang tamu dan ruang keluarga sebaiknya tidak menggunakan lampu dengan warna-warna gelap.
Tindakan ini lebih banyak didasarkan kebutuhan ruangan yang difungsikan sebagai ruang berkumpul atau menjamu para tamu.Sebab itu, aplikasi lampu dekoratif yang berlebihan dengan warna-warna seperti merah atau biru justru tidak penting.
Konsultan Interior
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Cita Rasa Etnik pada Penataan Interior
JAKARTA – Interior bergaya etnik tidak selamanya tampil berat. Agar tatanannya menyatu dengan desain lain, maka harus dibuat selaras antara tekstur dan ornamennya.
Banyak yang mengerutkan dahi jika mendengar kata etnik dalam penataan interior. Karena biasanya yang terlintas dalam pikiran adalah barang-barang antik dengan ukiran yang terlihat serbaberat. Padahal, etnik itu bukan berarti perabotan dengan ukiran berat, tapi bisa lebih dari itu. Etnik selalu mengadaptasi dengan unsur tradisional yang diterjemahkan dari kultur budaya di Indonesia.
Meski biasanya rumah dengan langgam etnik seluruh komponennya banyak menggunakan ukiran penuh dengan ornamen dari berbagai gaya. Hal itu membuat simbol status bagi pemiliknya dan sudah sepantasnya bila mendapatkan penghormatan dan penyetaraan.
Namun seiring bergulirnya waktu dan keterbatasan lahan yang tersedia, untuk mengaplikasikan rumah etnik saat ini tidak perlu utuh mengambil bentuk etnik secara keseluruhan. Jadi dari permainan berbagai ornamennya saja sudah bisa menandakan rumah dengan gaya ini. Bahkan, bila ingin lebih berkesan modern, dapat memadukannya dengan sentuhan furnitur yang lebih simpel.
Mengenai hal itu, seorang arsitek dan interior desainer yang juga merangkap sebagai konsultan, I Oetomo Aryobimo mengungkapkan, “Gaya etnik sebetulnya diambil dari ciri khas suatu daerah atau kebudayaan tertentu. Tetapi saat ini dalam menata hunian bergaya etnik tersebut tidak perlu secara keseluruhan, namun dapat diambil sebagai background atau salah satu bidangnya saja yang ditonjolkan sebagai eye catching. Meski demikian, harus dalam satu keselarasan antara tekstur dan ornamennya.”
Untuk menata dan menguatkan nuansa etnik pada interior, material kayu banyak dipakai sebagai bahan utamanya. Namun, untuk melengkapi tatanan secara keseluruhan, rumah dengan gaya ini juga banyak memadupadankan kelambu dan kain sebagai elemen interior pendukung. Pemilihan kain tradisional seperti kain batik atau kain tenun dapat menghadirkan nuansa etnik pada interior ruang.
”Material kain batik yang dijadikan sebagai sarung bantal kursi atau kain penghias dekorasi dinding dapat menjadi penunjang interior yang lebih menghidupkan kesan etnik hunian,” papar pria yang pernah mengenyam pendidikan di luar negeri itu.
Mendengar kata etnik pasti yang langsung terlintas ialah perawatan yang merepotkan dan harus ekstra karena etnik identik dengan ukiran yang mudah menyimpan debu. Karena itu, memilih gaya etnik berarti juga perlu mengambil konsekuensi dalam hal perawatan yang banyak memakai ukiran kayu. Karena itu meski hanya sedikit, pasti akan meninggalkan debu yang membutuhkan ekstraperhatian.
”Perawatan gaya etnik yang sarat dengan ukiran dan detail-detail ornamen memang lebih sulit daripada gaya lain. Maka memerlukan perawatan khusus untuk membersihkannya yaitu dengan menggunakan kuas kering yang ketebalan dan kekerasan cukup untuk mengangkat debu pada ukiran,” ungkap peraih Best Design Classic House di Roddeck, London itu.
Pada sentuhan akhir, agar gaya etnik selaras dengan kombinasi unsur lain di dalamnya memerlukan mata yang tajam dan feeling yang pas. Ini ditekankan agar menghadirkan suasana etnik yang teduh dan alami. Caranya yaitu dengan pemilihan efek lampu berwarna kuning yang memberi kehangatan di seluruh ruang.
”Untuk membantu memberi kesan etnik yang ingin dihadirkan sebaiknya menggunakan spot lighting. Jangan memakai general lighting karena justru malah tidak mendukung suasana,” tuturnya
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Banyak yang mengerutkan dahi jika mendengar kata etnik dalam penataan interior. Karena biasanya yang terlintas dalam pikiran adalah barang-barang antik dengan ukiran yang terlihat serbaberat. Padahal, etnik itu bukan berarti perabotan dengan ukiran berat, tapi bisa lebih dari itu. Etnik selalu mengadaptasi dengan unsur tradisional yang diterjemahkan dari kultur budaya di Indonesia.
Meski biasanya rumah dengan langgam etnik seluruh komponennya banyak menggunakan ukiran penuh dengan ornamen dari berbagai gaya. Hal itu membuat simbol status bagi pemiliknya dan sudah sepantasnya bila mendapatkan penghormatan dan penyetaraan.
Namun seiring bergulirnya waktu dan keterbatasan lahan yang tersedia, untuk mengaplikasikan rumah etnik saat ini tidak perlu utuh mengambil bentuk etnik secara keseluruhan. Jadi dari permainan berbagai ornamennya saja sudah bisa menandakan rumah dengan gaya ini. Bahkan, bila ingin lebih berkesan modern, dapat memadukannya dengan sentuhan furnitur yang lebih simpel.
Mengenai hal itu, seorang arsitek dan interior desainer yang juga merangkap sebagai konsultan, I Oetomo Aryobimo mengungkapkan, “Gaya etnik sebetulnya diambil dari ciri khas suatu daerah atau kebudayaan tertentu. Tetapi saat ini dalam menata hunian bergaya etnik tersebut tidak perlu secara keseluruhan, namun dapat diambil sebagai background atau salah satu bidangnya saja yang ditonjolkan sebagai eye catching. Meski demikian, harus dalam satu keselarasan antara tekstur dan ornamennya.”
Untuk menata dan menguatkan nuansa etnik pada interior, material kayu banyak dipakai sebagai bahan utamanya. Namun, untuk melengkapi tatanan secara keseluruhan, rumah dengan gaya ini juga banyak memadupadankan kelambu dan kain sebagai elemen interior pendukung. Pemilihan kain tradisional seperti kain batik atau kain tenun dapat menghadirkan nuansa etnik pada interior ruang.
”Material kain batik yang dijadikan sebagai sarung bantal kursi atau kain penghias dekorasi dinding dapat menjadi penunjang interior yang lebih menghidupkan kesan etnik hunian,” papar pria yang pernah mengenyam pendidikan di luar negeri itu.
Mendengar kata etnik pasti yang langsung terlintas ialah perawatan yang merepotkan dan harus ekstra karena etnik identik dengan ukiran yang mudah menyimpan debu. Karena itu, memilih gaya etnik berarti juga perlu mengambil konsekuensi dalam hal perawatan yang banyak memakai ukiran kayu. Karena itu meski hanya sedikit, pasti akan meninggalkan debu yang membutuhkan ekstraperhatian.
”Perawatan gaya etnik yang sarat dengan ukiran dan detail-detail ornamen memang lebih sulit daripada gaya lain. Maka memerlukan perawatan khusus untuk membersihkannya yaitu dengan menggunakan kuas kering yang ketebalan dan kekerasan cukup untuk mengangkat debu pada ukiran,” ungkap peraih Best Design Classic House di Roddeck, London itu.
Pada sentuhan akhir, agar gaya etnik selaras dengan kombinasi unsur lain di dalamnya memerlukan mata yang tajam dan feeling yang pas. Ini ditekankan agar menghadirkan suasana etnik yang teduh dan alami. Caranya yaitu dengan pemilihan efek lampu berwarna kuning yang memberi kehangatan di seluruh ruang.
”Untuk membantu memberi kesan etnik yang ingin dihadirkan sebaiknya menggunakan spot lighting. Jangan memakai general lighting karena justru malah tidak mendukung suasana,” tuturnya
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Label:
Arsitek Bekasi,
Arsitek Bintaro,
Arsitek Bogor,
Arsitek BSD,
Arsitek Depok,
Arsitek Interior,
Arsitek Modern,
Arsitek Perumahan,
Arsitek Pondok Indah,
Design Arsitek,
Design Rumah,
Gaya Rumah,
Interior Rumah,
Jasa Bangun Rumah,
Konsultan Rumah,
Konsultasi Rumah,
Membangun Rumah,
Rumah Jakarta,
Rumah Kayu,
Rumah Mewah
Memilih Tinggal di Apartemen
JAKARTA – Hidup di apartemen bagi sebagian besar warga memang sudah merupakan kebutuhan sekaligus gaya hidup. Lalu,bagaimana menatanya agar terasa nyaman, meski berada di lahan terbatas?
Tinggal di hunian apartemen dengan bentuk bangunan vertikal merupakan solusi paling ideal untuk menyelesaikan masalah permukiman di perkotaan saat ini. Kondisi seperti ini yang menjadikan tren untuk masyarakat kota besar. Karena konsep apartemen adalah tempat hunian yang modern dan praktis. Dengan begitu sangat cocok dengan kebutuhan para penghuninya yang memiliki mobilitas tinggi.
Dengan berbagai keuntungan akses ke lokasi yang mudah dijangkau (strategis), baik ke pusat bisnis, hiburan, olahraga, perbelanjaan, pendidikan, maupun rumah sakit menjadi alasan mengapa tempat tinggal seperti ini pantas dipilih sebagai hunian ideal.
Kemudahan aksesibilitas memberi nilai jual tinggi dalam alasan pemilihan tinggal di sebuah apartemen. Efisiensi waktu dan kemudahan akses menjadi kebutuhan utama di dunia serbacepat ini. Orang-orang enggan menghabiskan waktunya di jalanan. Begitu juga dengan beragam fasilitas yang menguntungkan dan memudahkan penghuninya.
“Kenapa memilih apartemen untuk tinggal di Jakarta? Alasan utama yang paling banyak dipilih karena lokasinya yang mudah dicapai dan strategis,” ujar Ir Imelda Akmal M Bus M Cert Int Iv, almamater Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Trisakti itu ketika ditemui dalam acara talkshow dan peluncuran buku bertajuk “Menata Apartemen”.
Faktor keamanan yang terjamin menjadi alasan lain untuk memilih tinggal di apartemen. Selain itu, pengelolaan mulai dari sistem pengolahan sampah, sistem instalasi, dan berbagai fasilitas dapat dinikmati penghuni di kompleks apartemen, mulai dari pusat ATM, minimarket, pusat kebugaran, jogging track, kolam renang, pusat perawatan kecantikan dan beberapa di antaranya menyediakan business center bahkan mixed use apartemen yang dilengkapi mal perbelanjaan, perkantoran atau hotel.
Untuk anak-anak, tersedia pula area khusus untuk bermain lengkap dengan sarana pendukung dan kolam renang anak. Tempat ini juga dilengkapi fasilitas keamanan dan kamera CCTV di beberapa area publik.
Bahkan, untuk kepentingan bisnis, di area tertentu dilengkapi pula akses internet broadband.Maka untuk memperoleh informasi lengkap, Anda selaku konsumen jangan ragu bertanya mengenai segala hal yang bersangkutan dengan apartemen tersebut.
“Sebagai calon pembeli, sudah seharusnya bertanya siapa developer yang membangun apartemen tersebut dan fasilitas apa saja yang ada di dalamnya,” ungkap wanita yang memperdalam ilmunya di bidang interior di Royal Melbourne Institute of Technology, serta mendapatkan gelar Master of Business Management dari Swinburne University, Melbourne, Australia itu.
Tinggal di apartemen juga mengurangi perusakan lingkungan, memberi ruang terbuka hijau dan memperpendek mobilitas. Karena tinggal di sebuah hunian dengan konsep rumah biasa (landed house) di pusat kota kian pelik. Pusat kota yang dulu masih ideal sebagai area permukiman, kini cenderung dipadati oleh kegiatan ekonomi seperti perkantoran atau pertokoan. Kondisi ini yang membuat permukiman penduduk kian bergeser ke pinggir kota.
Dampak dari perubahan ini adalah jarak tempuh yang relatif lebih jauh dari tempat tinggal ke pusat aktivitas yang pada gilirannya menyebabkan masyarakat ingin kembali tinggal di kota. Namun, kebutuhan lahan untuk tempat tinggal tidak sebanding lagi dengan ketersediaan lahan. Sebab itulah, apartemen menjadi alternatif yang layak bagi pengembang perumahan di wilayah pusat kota, yang pada gilirannya menguntungkan bagi masyarakat yang ingin tinggal di wilayah ini.
“Masalah global warning ternyata akibat kita membuat bangunan berupa rumah. Karena itu, tinggal di apartemen dengan bentuk bangunan vertikal sudah menjadi keharusan untuk hidup di Jakarta. Sebab kondisi luas lahan yang terbatas sudah tidak memungkinkan bagi masyarakat Jakarta memilih tinggal di sebuah landed house,” sebut penulis buku yang juga kontributor untuk artikel arsitektur dan interior majalah dalam dan luar negeri serta program televisi itu.
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Tinggal di hunian apartemen dengan bentuk bangunan vertikal merupakan solusi paling ideal untuk menyelesaikan masalah permukiman di perkotaan saat ini. Kondisi seperti ini yang menjadikan tren untuk masyarakat kota besar. Karena konsep apartemen adalah tempat hunian yang modern dan praktis. Dengan begitu sangat cocok dengan kebutuhan para penghuninya yang memiliki mobilitas tinggi.
Dengan berbagai keuntungan akses ke lokasi yang mudah dijangkau (strategis), baik ke pusat bisnis, hiburan, olahraga, perbelanjaan, pendidikan, maupun rumah sakit menjadi alasan mengapa tempat tinggal seperti ini pantas dipilih sebagai hunian ideal.
Kemudahan aksesibilitas memberi nilai jual tinggi dalam alasan pemilihan tinggal di sebuah apartemen. Efisiensi waktu dan kemudahan akses menjadi kebutuhan utama di dunia serbacepat ini. Orang-orang enggan menghabiskan waktunya di jalanan. Begitu juga dengan beragam fasilitas yang menguntungkan dan memudahkan penghuninya.
“Kenapa memilih apartemen untuk tinggal di Jakarta? Alasan utama yang paling banyak dipilih karena lokasinya yang mudah dicapai dan strategis,” ujar Ir Imelda Akmal M Bus M Cert Int Iv, almamater Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Trisakti itu ketika ditemui dalam acara talkshow dan peluncuran buku bertajuk “Menata Apartemen”.
Faktor keamanan yang terjamin menjadi alasan lain untuk memilih tinggal di apartemen. Selain itu, pengelolaan mulai dari sistem pengolahan sampah, sistem instalasi, dan berbagai fasilitas dapat dinikmati penghuni di kompleks apartemen, mulai dari pusat ATM, minimarket, pusat kebugaran, jogging track, kolam renang, pusat perawatan kecantikan dan beberapa di antaranya menyediakan business center bahkan mixed use apartemen yang dilengkapi mal perbelanjaan, perkantoran atau hotel.
Untuk anak-anak, tersedia pula area khusus untuk bermain lengkap dengan sarana pendukung dan kolam renang anak. Tempat ini juga dilengkapi fasilitas keamanan dan kamera CCTV di beberapa area publik.
Bahkan, untuk kepentingan bisnis, di area tertentu dilengkapi pula akses internet broadband.Maka untuk memperoleh informasi lengkap, Anda selaku konsumen jangan ragu bertanya mengenai segala hal yang bersangkutan dengan apartemen tersebut.
“Sebagai calon pembeli, sudah seharusnya bertanya siapa developer yang membangun apartemen tersebut dan fasilitas apa saja yang ada di dalamnya,” ungkap wanita yang memperdalam ilmunya di bidang interior di Royal Melbourne Institute of Technology, serta mendapatkan gelar Master of Business Management dari Swinburne University, Melbourne, Australia itu.
Tinggal di apartemen juga mengurangi perusakan lingkungan, memberi ruang terbuka hijau dan memperpendek mobilitas. Karena tinggal di sebuah hunian dengan konsep rumah biasa (landed house) di pusat kota kian pelik. Pusat kota yang dulu masih ideal sebagai area permukiman, kini cenderung dipadati oleh kegiatan ekonomi seperti perkantoran atau pertokoan. Kondisi ini yang membuat permukiman penduduk kian bergeser ke pinggir kota.
Dampak dari perubahan ini adalah jarak tempuh yang relatif lebih jauh dari tempat tinggal ke pusat aktivitas yang pada gilirannya menyebabkan masyarakat ingin kembali tinggal di kota. Namun, kebutuhan lahan untuk tempat tinggal tidak sebanding lagi dengan ketersediaan lahan. Sebab itulah, apartemen menjadi alternatif yang layak bagi pengembang perumahan di wilayah pusat kota, yang pada gilirannya menguntungkan bagi masyarakat yang ingin tinggal di wilayah ini.
“Masalah global warning ternyata akibat kita membuat bangunan berupa rumah. Karena itu, tinggal di apartemen dengan bentuk bangunan vertikal sudah menjadi keharusan untuk hidup di Jakarta. Sebab kondisi luas lahan yang terbatas sudah tidak memungkinkan bagi masyarakat Jakarta memilih tinggal di sebuah landed house,” sebut penulis buku yang juga kontributor untuk artikel arsitektur dan interior majalah dalam dan luar negeri serta program televisi itu.
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Spesialis Mendesain Apartemen dan Perumahan
Spesialis Mendesain Apartemen dan Perumahan
Pengerjaan desain biasanya membutuhkan waktu sekitar 2-3 minggu. Sedangkan proses pengadaan barang-barang furnitur hasil desain bisa memakan waktu enam minggu. Dengan demikian, proses dari awal hingga akhir membutuhkan waktu sekitar dua bulan.
Salah satu yang berkembang seiring pertumbuhan properti adalah profesi desainer interior. Namun, meski properti agak lesu, profesi ini tetap dibutuhkan. Selain untuk mendesain ruang perkantoran, seorang desainer interior juga dibutuhkan untuk menata ruang apartemen dan perumahan.
Jumlah pemain di bisnis ini kini semakin banyak. Ada yang mengkhususkan diri pada desain perkantoran, tapi ada juga yang spesialisasi mendesain residensial. Desain untuk residensial -- apartemen dan rumah. Ini karena angka permintaan cukup tinggi.
''Pada awalnya kami fokus pada desain ruang perkantoran. Tapi karena kami banyak diminta juga untuk mendesain rumah dan apartemen, akhirnya kami membuka sebuah divisi khusus yang menangani itu, yaitu Acierto. Ini dilakukan sekitar enam bulan lalu,'' ujar Direktur Operasional Acierto, Wuyosika Dewi Estrelita kepada Republika.
Meski baru enam bulan, sejumlah klien telah menikmati desain kreasi . Di antaranya apartemen Sudirman Mansion, SCBD Suit, dan para pemilik rumah di sejumlah kawasan di Jakarta.
''Pendekatan kami masih personal touch,'' kata Wuyosika. ''Sekarang kami masih membangun nama dulu. Kalau nama kami sudah besar dan dikenal orang, nantinya bukan kami yang mencari klien tapi klien lah yang akan mencari kami. Prinsip kerja desain interior biasanya seperti itu,'' lanjutnya.
Modern minimalis
Menurutnya, lebih banyak menerapkan desain dengan konsep modern minimalis. Sebab, model inilah yang sedang berkembang dan disenangi oleh masyarakat. Namun, pihaknya tetap mengakomodasi keinginan klien. Jika keinginan tersebut kurang sesuai dengan prinsip-prinsip desain, maka pihaknya akan memberikan masukan dan arahan.
''Jadi, ketika ketemu klien, kami tanya tentang kemauan mereka seperti apa, lalu kami merancang desainnya, dan kami ajukan kepada mereka. Kalau mereka setuju, baru kami kerjakan,'' ungkap Wuyosika.
jika mendesain sebuah ruangan, pihaknya akan menyesuaikan dengan kondisi ruangan, termasuk ukurannya. Jika ruangan sempit, desain dibuat sedemikian rupa sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas di dalam ruangan namun tetap cantik.
Unsur desain yang diciptakan meliputi juga aksesori ruangan, seperti hiasan dinding dan wallpaper, serta warna-warna yang digunakan. Pengerjaan desain biasanya membutuhkan waktu sekitar 2-3 minggu. Sedangkan proses pengadaan barang-barang furnitur hasil desain bisa memakan waktu enam minggu. Dengan demikian, proses dari awal hingga akhir membutuhkan waktu sekitar dua bulan.
''Ketika mendesain, kami sertakan juga bentuk dan furnitur yang cocok. Kalau klien setuju, baru kami kerjakan furnitur itu. Yang agak sulit saat ini adalah membuat furnitur yang bahan bakunya kayu solid, khususnya kayu jati. Sebab bahan bakunya sulit dicari,'' ujarnya.
Selain itu, harga kayu solid cukup mahal, bisa mencapai Rp 20 juta per meter kubik. Namun kelebihannya, kayu jati bisa tahan lama. Jika tergores, furnitur dari kayu solid mudah diperbaiki kembali. Makin lama umur furnitur dari kayu jati, nilainya semakin meningkat. Bahkan, pada puluhan tahun mendatang, harganya bisa sangat mahal karena nilai antiknya.
Itu berbeda dari furnitur yang bahan bakunya multipleks. Karena bahannya tripleks, furnitur dari bahan ini mudah rusak. Namun, dari sisi harga furnitur begini jauh lebih murah dibandingkan kayu solid. ''Sebagai contoh, meja yang terbuat dari kayu solid harganya sekitar Rp 5 juta. Tapi jika bahannya multipleks, harganya bisa Rp 2,5 juta hingga Rp 3 juta,'' ungkap pria lulusan Melbourne, Australia ini.
Lamanya pengerjaan kayu solid, lanjut Anthonny, karena memang diperlukan kehati-hatian. Proses pengeringan dengan cara dioven membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga minggu.
Apartemen sewa
Karena apartemen ini tidak untuk ditempati sendiri oleh pemiliknya, melainkan untuk disewakan, ini akan mempengaruhi desain yang diinginkan oleh klien.
Biasanya klien meminta desain yang tidak terlalu mahal dan pengerjaannya relatif lebih cepat. Sebab mereka berpikir yang akan menempati apartemennya adalah orang lain.
Ini berbeda jika apartemen tersebut akan ditempati sendiri oleh pemiliknya. ''Kalau mau ditempati sendiri, tentu mereka akan menginginkan desain yang benar-benar bagus meski harganya mahal. Mereka menginginkan kenyaman tinggal di apartemen,'' ujar Wuyosika.
Karena ruangan apartemen biasanya terbatas, masih kata Wuyosika, desain yang diciptakan harus benar-benar disesuaikan dengan luas ruangan. Agar terlihat lebih luas, desainnya disertai dengan penataan lampu, cahaya, dan penggunaan kaca jenis tertentu.
Tentang harga, Wuyosika menyebutkan kisaran Rp 150 juta hingga Rp 250 juta untuk ruangan seluas 145 meter persegi. ''Namun, bisa juga harganya di bawah itu tapi bahan yang digunakan berbeda kualitasnya,'' jelas Wuyosika.
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Pengerjaan desain biasanya membutuhkan waktu sekitar 2-3 minggu. Sedangkan proses pengadaan barang-barang furnitur hasil desain bisa memakan waktu enam minggu. Dengan demikian, proses dari awal hingga akhir membutuhkan waktu sekitar dua bulan.
Salah satu yang berkembang seiring pertumbuhan properti adalah profesi desainer interior. Namun, meski properti agak lesu, profesi ini tetap dibutuhkan. Selain untuk mendesain ruang perkantoran, seorang desainer interior juga dibutuhkan untuk menata ruang apartemen dan perumahan.
Jumlah pemain di bisnis ini kini semakin banyak. Ada yang mengkhususkan diri pada desain perkantoran, tapi ada juga yang spesialisasi mendesain residensial. Desain untuk residensial -- apartemen dan rumah. Ini karena angka permintaan cukup tinggi.
''Pada awalnya kami fokus pada desain ruang perkantoran. Tapi karena kami banyak diminta juga untuk mendesain rumah dan apartemen, akhirnya kami membuka sebuah divisi khusus yang menangani itu, yaitu Acierto. Ini dilakukan sekitar enam bulan lalu,'' ujar Direktur Operasional Acierto, Wuyosika Dewi Estrelita kepada Republika.
Meski baru enam bulan, sejumlah klien telah menikmati desain kreasi . Di antaranya apartemen Sudirman Mansion, SCBD Suit, dan para pemilik rumah di sejumlah kawasan di Jakarta.
''Pendekatan kami masih personal touch,'' kata Wuyosika. ''Sekarang kami masih membangun nama dulu. Kalau nama kami sudah besar dan dikenal orang, nantinya bukan kami yang mencari klien tapi klien lah yang akan mencari kami. Prinsip kerja desain interior biasanya seperti itu,'' lanjutnya.
Modern minimalis
Menurutnya, lebih banyak menerapkan desain dengan konsep modern minimalis. Sebab, model inilah yang sedang berkembang dan disenangi oleh masyarakat. Namun, pihaknya tetap mengakomodasi keinginan klien. Jika keinginan tersebut kurang sesuai dengan prinsip-prinsip desain, maka pihaknya akan memberikan masukan dan arahan.
''Jadi, ketika ketemu klien, kami tanya tentang kemauan mereka seperti apa, lalu kami merancang desainnya, dan kami ajukan kepada mereka. Kalau mereka setuju, baru kami kerjakan,'' ungkap Wuyosika.
jika mendesain sebuah ruangan, pihaknya akan menyesuaikan dengan kondisi ruangan, termasuk ukurannya. Jika ruangan sempit, desain dibuat sedemikian rupa sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas di dalam ruangan namun tetap cantik.
Unsur desain yang diciptakan meliputi juga aksesori ruangan, seperti hiasan dinding dan wallpaper, serta warna-warna yang digunakan. Pengerjaan desain biasanya membutuhkan waktu sekitar 2-3 minggu. Sedangkan proses pengadaan barang-barang furnitur hasil desain bisa memakan waktu enam minggu. Dengan demikian, proses dari awal hingga akhir membutuhkan waktu sekitar dua bulan.
''Ketika mendesain, kami sertakan juga bentuk dan furnitur yang cocok. Kalau klien setuju, baru kami kerjakan furnitur itu. Yang agak sulit saat ini adalah membuat furnitur yang bahan bakunya kayu solid, khususnya kayu jati. Sebab bahan bakunya sulit dicari,'' ujarnya.
Selain itu, harga kayu solid cukup mahal, bisa mencapai Rp 20 juta per meter kubik. Namun kelebihannya, kayu jati bisa tahan lama. Jika tergores, furnitur dari kayu solid mudah diperbaiki kembali. Makin lama umur furnitur dari kayu jati, nilainya semakin meningkat. Bahkan, pada puluhan tahun mendatang, harganya bisa sangat mahal karena nilai antiknya.
Itu berbeda dari furnitur yang bahan bakunya multipleks. Karena bahannya tripleks, furnitur dari bahan ini mudah rusak. Namun, dari sisi harga furnitur begini jauh lebih murah dibandingkan kayu solid. ''Sebagai contoh, meja yang terbuat dari kayu solid harganya sekitar Rp 5 juta. Tapi jika bahannya multipleks, harganya bisa Rp 2,5 juta hingga Rp 3 juta,'' ungkap pria lulusan Melbourne, Australia ini.
Lamanya pengerjaan kayu solid, lanjut Anthonny, karena memang diperlukan kehati-hatian. Proses pengeringan dengan cara dioven membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga minggu.
Apartemen sewa
Karena apartemen ini tidak untuk ditempati sendiri oleh pemiliknya, melainkan untuk disewakan, ini akan mempengaruhi desain yang diinginkan oleh klien.
Biasanya klien meminta desain yang tidak terlalu mahal dan pengerjaannya relatif lebih cepat. Sebab mereka berpikir yang akan menempati apartemennya adalah orang lain.
Ini berbeda jika apartemen tersebut akan ditempati sendiri oleh pemiliknya. ''Kalau mau ditempati sendiri, tentu mereka akan menginginkan desain yang benar-benar bagus meski harganya mahal. Mereka menginginkan kenyaman tinggal di apartemen,'' ujar Wuyosika.
Karena ruangan apartemen biasanya terbatas, masih kata Wuyosika, desain yang diciptakan harus benar-benar disesuaikan dengan luas ruangan. Agar terlihat lebih luas, desainnya disertai dengan penataan lampu, cahaya, dan penggunaan kaca jenis tertentu.
Tentang harga, Wuyosika menyebutkan kisaran Rp 150 juta hingga Rp 250 juta untuk ruangan seluas 145 meter persegi. ''Namun, bisa juga harganya di bawah itu tapi bahan yang digunakan berbeda kualitasnya,'' jelas Wuyosika.
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Menghadirkan Atmosfer Kemewahan
Kemewahan biasanya dikaitkan dengan rumah real estate bergaya klasik, furnitur berlapis kulit atau aksesori penuh detail ukiran. Kini, kemewahan memiliki dimensi baru berupa desain apartemen ultra modern dengan suasana glamor dan pemandangan fantastis ke arah laut. thumb_atmo_eSuasana ini terwujud dalam desain interior unit contoh apartemen Regatta di Pantai Mutiara, Jakarta Utara yang dirancang oleh konsultan interior Wilson & Associates dari Singapura. Tidak hanya itu, sosok bangunannya yang menyerupai gugusan perahu juga akan menjadi salah satu bangunan icon di dunia yang konsepnya digarap oleh konsultan arsitektur ternama Atkins dari Inggris.
Unit apartemen seluas 243 m2 dengan tiga buah kamar tidur ini didesain sesuai dengan karakter penghuni yang sebagian besar telah mapan dan memiliki cita rasa eksklusif. Pertama, apartemen disusun dengan layout terbuka tanpa dinding penyekat diantara foyer, ruang keluarga dan ruang makan sehingga memberi kesan lapang. Lagi pula area utama ini dikelilingi oleh jendela lebar dari lantai hingga plafon sehingga memaksimalkan pemandangan ke arah laut sekaligus mengoptimalkan masuknya cahaya matahari ke dalam apartemen. Pengudaraan mengggunakan AC dengan sistem ceiling duct dengan beberapa daun jendela yang dapat dibuka untuk sirkulasi udarathumb_atmo_d segar.
Untuk menghadirkan atmosfer kemewahan, apartemen ini ditata dengan perpaduan gaya klasik dan modern agar indah dilihat dan bertahan lama. Pendekatan desain ini diterapkan pada bentuk furnitur dan aksesori yang mengacu pada kotak-kotak geometris tetapi dipermanis dengan detail lengkungan seperti pada kaki kursi, lengan sofa dan tepi headboard tempat tidur. Untuk menciptakan suasana yang nyaman, sejuk dan mewah, nuansa warna dalam apartemen dipilih dari kombinasi warna-warna lembut seperti blue navy, pale gray, broken white dengan sedikit sentuhan cokelat kayu, hitam atau perak yang memberi kesan glamor dan elegan.
Selain itu, motif dan tekstur dari setiap jenis material impor juga diekspos sehingga memperindah ruang tanpa perlu menambah ornamen. Material impor ini diantaranya kayu jenis wenge dari Afrika yang melapisi lantai kamar tidur dan marmer jenis palissandro classico dari Italia yang memiliki motif urat eksotis dan menutupi hampir seluruh lantai apartemen. Dinding dan lantai kamar mandi juga dilapisi oleh marmer jenis travertino rosso dan jenis red marquine dari Italia serta jenis tearose dari Spanyol. Selain itu, interior apartemen juga dihias dengan soft furnishing seperti vitrage, gorden dan blind untuk jendela, wallpaper untuk dinding, karpet untuk lantai, upholstery untuk furnitur serta bedcover di kamar tidur.
Selain memiliki tekstur lembut, elemen-elemen soft furnishing ini juga dipadukan dengan harmonis. Contohnya, ruang keluarga ditata dengan satu sofa berlapis beludru, single chair berlapis sutra dan karpet jenis frieze. Aksen menarik terlihat pada kain pelapis bantal, ada yang dihiasi bulu dan ada pula yang dihiasi manik-manik. Hal yang unik adalah perpaduan kursi makan berlapiskan bahan kulit dengan permukaan meja makan dan cermin di dinding yang dihiasi oleh susunan kerang. Seluruh dinding area utama ini dilapisi oleh wallpaper warna krem yang dipadankan dengan langit-langit gantung (dropped down ceiling) dan sepasang tempat lilin dari kristal.
Di kamar tidur utama, bedcover berwarna biru dengan motif berwarna emas dan bernuansa baroque berhasil menjadi eye catcher yang dipadukan dengan karpet jenis cut and loop bermotif lebih kontemporer serta upholstery berwarna pale blue pada cleopatra chair, headboard dan bench. Di kamar tidur anak, bahan pony skin yang digunakan sebagai upholstery single sofa dan karpet berhasil membuat suasana menjadi hidup. Terakhir pencahayaan tata lampu dan koleksi benda seni berperan penting memberikan “jiwa” pada interior. Lampu di apartemen ini telah diprogram untuk menampilkan empat pilihan suasana yaitu normal, terang, romantis dan galeri.
Selain menggunakan dimmer dan integrated automation system, armatur lampu dipilih dengan bentuk yang tidak biasa diantaranya lampu dekoratif koleksi Floss. Secara keseluruhan, desain apartemen ini berhasil memberikan citra mewah dan elegan sesuai dengan gaya hidup masyarakat modern. (Imelda Anwar)
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Unit apartemen seluas 243 m2 dengan tiga buah kamar tidur ini didesain sesuai dengan karakter penghuni yang sebagian besar telah mapan dan memiliki cita rasa eksklusif. Pertama, apartemen disusun dengan layout terbuka tanpa dinding penyekat diantara foyer, ruang keluarga dan ruang makan sehingga memberi kesan lapang. Lagi pula area utama ini dikelilingi oleh jendela lebar dari lantai hingga plafon sehingga memaksimalkan pemandangan ke arah laut sekaligus mengoptimalkan masuknya cahaya matahari ke dalam apartemen. Pengudaraan mengggunakan AC dengan sistem ceiling duct dengan beberapa daun jendela yang dapat dibuka untuk sirkulasi udarathumb_atmo_d segar.
Untuk menghadirkan atmosfer kemewahan, apartemen ini ditata dengan perpaduan gaya klasik dan modern agar indah dilihat dan bertahan lama. Pendekatan desain ini diterapkan pada bentuk furnitur dan aksesori yang mengacu pada kotak-kotak geometris tetapi dipermanis dengan detail lengkungan seperti pada kaki kursi, lengan sofa dan tepi headboard tempat tidur. Untuk menciptakan suasana yang nyaman, sejuk dan mewah, nuansa warna dalam apartemen dipilih dari kombinasi warna-warna lembut seperti blue navy, pale gray, broken white dengan sedikit sentuhan cokelat kayu, hitam atau perak yang memberi kesan glamor dan elegan.
Selain itu, motif dan tekstur dari setiap jenis material impor juga diekspos sehingga memperindah ruang tanpa perlu menambah ornamen. Material impor ini diantaranya kayu jenis wenge dari Afrika yang melapisi lantai kamar tidur dan marmer jenis palissandro classico dari Italia yang memiliki motif urat eksotis dan menutupi hampir seluruh lantai apartemen. Dinding dan lantai kamar mandi juga dilapisi oleh marmer jenis travertino rosso dan jenis red marquine dari Italia serta jenis tearose dari Spanyol. Selain itu, interior apartemen juga dihias dengan soft furnishing seperti vitrage, gorden dan blind untuk jendela, wallpaper untuk dinding, karpet untuk lantai, upholstery untuk furnitur serta bedcover di kamar tidur.
Selain memiliki tekstur lembut, elemen-elemen soft furnishing ini juga dipadukan dengan harmonis. Contohnya, ruang keluarga ditata dengan satu sofa berlapis beludru, single chair berlapis sutra dan karpet jenis frieze. Aksen menarik terlihat pada kain pelapis bantal, ada yang dihiasi bulu dan ada pula yang dihiasi manik-manik. Hal yang unik adalah perpaduan kursi makan berlapiskan bahan kulit dengan permukaan meja makan dan cermin di dinding yang dihiasi oleh susunan kerang. Seluruh dinding area utama ini dilapisi oleh wallpaper warna krem yang dipadankan dengan langit-langit gantung (dropped down ceiling) dan sepasang tempat lilin dari kristal.
Di kamar tidur utama, bedcover berwarna biru dengan motif berwarna emas dan bernuansa baroque berhasil menjadi eye catcher yang dipadukan dengan karpet jenis cut and loop bermotif lebih kontemporer serta upholstery berwarna pale blue pada cleopatra chair, headboard dan bench. Di kamar tidur anak, bahan pony skin yang digunakan sebagai upholstery single sofa dan karpet berhasil membuat suasana menjadi hidup. Terakhir pencahayaan tata lampu dan koleksi benda seni berperan penting memberikan “jiwa” pada interior. Lampu di apartemen ini telah diprogram untuk menampilkan empat pilihan suasana yaitu normal, terang, romantis dan galeri.
Selain menggunakan dimmer dan integrated automation system, armatur lampu dipilih dengan bentuk yang tidak biasa diantaranya lampu dekoratif koleksi Floss. Secara keseluruhan, desain apartemen ini berhasil memberikan citra mewah dan elegan sesuai dengan gaya hidup masyarakat modern. (Imelda Anwar)
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Label:
Arsitek Bekasi,
Arsitek Bintaro,
Arsitek Bogor,
Arsitek BSD,
Arsitek Depok,
Arsitek Interior,
Arsitek Modern,
Arsitek Perumahan,
Arsitek Pondok Indah,
Design Arsitek,
Gaya Rumah,
Interior Rumah,
Jasa Bangun Rumah,
Konsultan Rumah,
Konsultasi Rumah,
Membangun Rumah,
Rumah Jakarta,
Rumah Kayu,
Rumah Mewah
Apartemen Di Jakarta Seperti Jamur di Musim Hujan
Jakarta Telah Menjadi “Supermarket” Apartemen
JAKARTA – Untuk soal validitas data, hasil riset yang dilakukan perusahaan konsultan properti PT Procon Indah dan Pusat Studi Properti Indonesia (PSPI) bisa dijadikan pegangan.
Procon memprediksi, akumulasi pasokan apartemen (termasuk apartemen sewa) di Jabotabek (Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi) berjumlah lebih dari 49.500 unit. Sementara itu, PSPI mencatat, selama kurun waktu 1999-2005, tidak kurang dari 45.000 unit apartemen membanjiri Jabotabek.
Bila ditambah dengan periode 1980-1998, jumlahnya mencapai 70.000 unit. Luar biasa! Bila angka itu mendekati kebenaran, tepatlah pula bila disebut-sebut Jakarta kini telah menjadi supermarket apartemen.
Simak pula laporan Jakarta Quarterly Properti Market Review untuk kuartal ke-4 tahun 2004 yang dirilis oleh PT Procon Indah, baru-baru ini di Jakarta. Sejumlah developer secara gencar menjual proyek apartemen dijual secara pre-sales di antaranya Puri Jimbaran, Lotus Palace, keduanya di Jakarta Utara dengan total pasokan 125 unit dengan jadwal penyelesaian pembangunan tahun 2005.
Untuk tahun 2006, beberapa proyek apartemen siap mengisi pasar, antara lain Mediterania Garden Residence 2 di Jakarta Barat (dibangun oleh Agung Podomoro Group) sebanyak 3.000 unit, lalu ada lagi Hollywood Residence Tower 2 di Jakarta Selatan sebanyak 311 unit dan The Thamrin Nine Residence di Jakarta Pusat dengan 133 unit.
Itu belum termasuk The Times Square Residence di wilayah yang kian padat, yakni Cibubur, dengan pasokan 600 unit bakal masuk ke pasar di tahun 2007. Tercatat proyek-proyek apartemen lainnya gencar dipasarkan seperti Graha Cempaka Mas, Kondominium Rajawali, Apartemen Laguna dan Apartemen Riverside. Jadi, singkat kata, Jakarta kini semakin diramaikan oleh apartemen.
“Service Charge”
Rumah jangkung, demikian orang biasa menyebut apartemen, bagi sebagian masyarakat Jakarta masih menjadi polemik. Ada yang setuju tinggal di apartemen, namun tidak sedikit pula yang masih enggan. Seperti yang dikemukakan oleh Maria, 32 tahun, seorang konsultan manajemen.
“Kalau harganya masih seperti sekarang mahalnya, lebih baik beli satu unit rumah. Bukan apa-apa sih, tinggal di apartemen kan perlu menyiapkan dana yang tidak sedikit untuk service charge, transportasi mobil dan biaya-biaya lain. Berat banget,” katanya.
Meski ada keinginan tinggal di apartemen, namun faktor mahalnya unit yang dipasarkan menjadi kendala serius. Hal yang sama juga dialami oleh anggota masyarakat lainnya.
Masih berdasarkan laporan PT Procon Indah, untuk waktu dekat ini diperkirakan harga apartemen tidak akan berubah. Hal itu disebabkan pengembang mungkin akan menaikkan biaya service charge bulanan tetapi tidak untuk harga unit apartemen, sebagai antisipasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
“Banyak pula proyek apartemen yang menawarkan potongan harga, tetapi bukan menaikkan harga agar lebih kompetitif dengan pasar sekunder atau secondary market,” kata Lini Djafar dari PT Procon Indah.
Bagaimana dengan prospek penjualan apartemen untuk tahun 2005? Lini Djafar memprediksi, untuk apartemen di lokasi strategis seperti sentra bisnis distrik atau CBD (Central Business District), bila harganya juga bersaing, pastinya akan menikmati tingkat penjualan yang tinggi. Dan pasar yang responsnya kuat saat ini, menurutnya adalah kelas menengah atau menengah-bawah.
”Privasi”
Panangian Simanungkalit, Direktur Eksekutif PSPI, mengungkapkan yang termasuk dalam kelas menengah atau menengah-bawah adalah mereka yang memiliki daya beli apartemen seharga Rp 200-300 juta. Dan ia mengakui, selama 2-3 tahun terakhir, pasar apartemen yang paling hot adalah apartemen yang harganya berkisar antara Rp 200 juta hingga Rp 400 juta.
Ia mencontohkan apartemen Gading Mediterania Residence, Mediterania Garden Residence 1, dan kini Mediterania Garden Residence 2 yang jumlahnya ribuan unit, namun laris terjual, sebagai ilustrasi besarnya minat konsumen untuk apartemen kelas menengah.
“Minat tinggal di apartemen mulai muncul di kalangan warga masyarakat perkotaan karena apartemen menawarkan solusi untuk terhindar dari kemacetan serta menjanjikan kehidupan yang aman, nyaman dan dengan privasi yang terjaga,” paparnya.
Yang penting sekarang, tambahnya, para pengembang perlu mendidik masyarakat untuk tinggal di apartemen. Jadi, tidak semata-mata asal jual putus unit apartemen. Jika itu dilakukan, ia percaya bisnis apartemen di tahun 2005 akan tetap menjanjikan.
“Memang ada isu over supply atau kelebihan pasokan. Tetapi tidak seperti trade center yang memang sudah berlebih, apartemen kondisinya masih lebih baik. Pada dasarnya, orang itu butuh tempat tinggal. Tinggal sekarang pintar-pintarnya menjaring pembeli,” papar Panangian.
Potensial
Segmen konsumen kelas menengah itu pula yang kini dilirik oleh Apartemen Salemba Residence (ASR). Adalah PT Adhi Realty bersama-sama dengan Eden Capital Sdn Bhd, pengembang asal Malaysia, yang membangun apartemen dengan 715 unit itu di bilangan Salemba yang sangat strategis.
Dengan investasi senilai Rp 250 miliar, Adhi Realty membidik pasangan muda, kalangan profesional, dosen, mahasiswa paska sarjana, dengan menawarkan harga unit apartemen mulai dari Rp 165 juta (diluar PPN dan biaya surat-surat) hingga Rp 500 juta.
Bambang Budi Raharjo, Direktur Utama PT Adhi Realty, menyatakan ASR ditargetkan untuk pasar menengah mengingat segmen inilah yang merupakan segmen terbesar dan paling potensial.
“Lokasi kita memang di Salemba yang strategis karena dekat dengan pusat kota. Tetapi daerah ini juga kita tahu belum terlalu berkembang pesat. Karena itu yang paling tepat adalah apartemen untuk kelas menengah,” katanya.
Dengan lokasi yang dekat dengan rumah sakit, universitas, fasilitas belanja berupa mal, Apartemen Salemba Residence, kata Bambang, merupakan alternatif solusi atas kebutuhan tempat tinggal yang representatif dan dekat dengan tempat bekerja.
Hebatnya, tidak seperti apartemen lain yang dijual dengan pola pre-sales, artinya apartemen baru akan dibangun dari uang hasil penjualan dari konsumen, tidak demikian dengan ASR.
Pihak Adhi Realty dan Eden Capital, jelas Bambang, sudah menyiapkan dana untuk pembangunan sehingga apartemen pasti dibangun dan diserahterimakan kepada pembeli pada pertengahan 2006.
“Kalau ada pemasukan dari penjualan apartemen, kita berterima kasih. Tetapi tanpa itu pun, kita sudah punya uang untuk membangun. Jadi konsumen tidak perlu ragu,” katanya.
Kalau sudah begini tentunya konsumen semakin diuntungkan. Lokasi yang strategis, harga yang kompetitif, ditambah keuangan dari developer yang solid. Itu yang dibutuhkan oleh bisnis apartemen di Jakarta.
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
JAKARTA – Untuk soal validitas data, hasil riset yang dilakukan perusahaan konsultan properti PT Procon Indah dan Pusat Studi Properti Indonesia (PSPI) bisa dijadikan pegangan.
Procon memprediksi, akumulasi pasokan apartemen (termasuk apartemen sewa) di Jabotabek (Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi) berjumlah lebih dari 49.500 unit. Sementara itu, PSPI mencatat, selama kurun waktu 1999-2005, tidak kurang dari 45.000 unit apartemen membanjiri Jabotabek.
Bila ditambah dengan periode 1980-1998, jumlahnya mencapai 70.000 unit. Luar biasa! Bila angka itu mendekati kebenaran, tepatlah pula bila disebut-sebut Jakarta kini telah menjadi supermarket apartemen.
Simak pula laporan Jakarta Quarterly Properti Market Review untuk kuartal ke-4 tahun 2004 yang dirilis oleh PT Procon Indah, baru-baru ini di Jakarta. Sejumlah developer secara gencar menjual proyek apartemen dijual secara pre-sales di antaranya Puri Jimbaran, Lotus Palace, keduanya di Jakarta Utara dengan total pasokan 125 unit dengan jadwal penyelesaian pembangunan tahun 2005.
Untuk tahun 2006, beberapa proyek apartemen siap mengisi pasar, antara lain Mediterania Garden Residence 2 di Jakarta Barat (dibangun oleh Agung Podomoro Group) sebanyak 3.000 unit, lalu ada lagi Hollywood Residence Tower 2 di Jakarta Selatan sebanyak 311 unit dan The Thamrin Nine Residence di Jakarta Pusat dengan 133 unit.
Itu belum termasuk The Times Square Residence di wilayah yang kian padat, yakni Cibubur, dengan pasokan 600 unit bakal masuk ke pasar di tahun 2007. Tercatat proyek-proyek apartemen lainnya gencar dipasarkan seperti Graha Cempaka Mas, Kondominium Rajawali, Apartemen Laguna dan Apartemen Riverside. Jadi, singkat kata, Jakarta kini semakin diramaikan oleh apartemen.
“Service Charge”
Rumah jangkung, demikian orang biasa menyebut apartemen, bagi sebagian masyarakat Jakarta masih menjadi polemik. Ada yang setuju tinggal di apartemen, namun tidak sedikit pula yang masih enggan. Seperti yang dikemukakan oleh Maria, 32 tahun, seorang konsultan manajemen.
“Kalau harganya masih seperti sekarang mahalnya, lebih baik beli satu unit rumah. Bukan apa-apa sih, tinggal di apartemen kan perlu menyiapkan dana yang tidak sedikit untuk service charge, transportasi mobil dan biaya-biaya lain. Berat banget,” katanya.
Meski ada keinginan tinggal di apartemen, namun faktor mahalnya unit yang dipasarkan menjadi kendala serius. Hal yang sama juga dialami oleh anggota masyarakat lainnya.
Masih berdasarkan laporan PT Procon Indah, untuk waktu dekat ini diperkirakan harga apartemen tidak akan berubah. Hal itu disebabkan pengembang mungkin akan menaikkan biaya service charge bulanan tetapi tidak untuk harga unit apartemen, sebagai antisipasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
“Banyak pula proyek apartemen yang menawarkan potongan harga, tetapi bukan menaikkan harga agar lebih kompetitif dengan pasar sekunder atau secondary market,” kata Lini Djafar dari PT Procon Indah.
Bagaimana dengan prospek penjualan apartemen untuk tahun 2005? Lini Djafar memprediksi, untuk apartemen di lokasi strategis seperti sentra bisnis distrik atau CBD (Central Business District), bila harganya juga bersaing, pastinya akan menikmati tingkat penjualan yang tinggi. Dan pasar yang responsnya kuat saat ini, menurutnya adalah kelas menengah atau menengah-bawah.
”Privasi”
Panangian Simanungkalit, Direktur Eksekutif PSPI, mengungkapkan yang termasuk dalam kelas menengah atau menengah-bawah adalah mereka yang memiliki daya beli apartemen seharga Rp 200-300 juta. Dan ia mengakui, selama 2-3 tahun terakhir, pasar apartemen yang paling hot adalah apartemen yang harganya berkisar antara Rp 200 juta hingga Rp 400 juta.
Ia mencontohkan apartemen Gading Mediterania Residence, Mediterania Garden Residence 1, dan kini Mediterania Garden Residence 2 yang jumlahnya ribuan unit, namun laris terjual, sebagai ilustrasi besarnya minat konsumen untuk apartemen kelas menengah.
“Minat tinggal di apartemen mulai muncul di kalangan warga masyarakat perkotaan karena apartemen menawarkan solusi untuk terhindar dari kemacetan serta menjanjikan kehidupan yang aman, nyaman dan dengan privasi yang terjaga,” paparnya.
Yang penting sekarang, tambahnya, para pengembang perlu mendidik masyarakat untuk tinggal di apartemen. Jadi, tidak semata-mata asal jual putus unit apartemen. Jika itu dilakukan, ia percaya bisnis apartemen di tahun 2005 akan tetap menjanjikan.
“Memang ada isu over supply atau kelebihan pasokan. Tetapi tidak seperti trade center yang memang sudah berlebih, apartemen kondisinya masih lebih baik. Pada dasarnya, orang itu butuh tempat tinggal. Tinggal sekarang pintar-pintarnya menjaring pembeli,” papar Panangian.
Potensial
Segmen konsumen kelas menengah itu pula yang kini dilirik oleh Apartemen Salemba Residence (ASR). Adalah PT Adhi Realty bersama-sama dengan Eden Capital Sdn Bhd, pengembang asal Malaysia, yang membangun apartemen dengan 715 unit itu di bilangan Salemba yang sangat strategis.
Dengan investasi senilai Rp 250 miliar, Adhi Realty membidik pasangan muda, kalangan profesional, dosen, mahasiswa paska sarjana, dengan menawarkan harga unit apartemen mulai dari Rp 165 juta (diluar PPN dan biaya surat-surat) hingga Rp 500 juta.
Bambang Budi Raharjo, Direktur Utama PT Adhi Realty, menyatakan ASR ditargetkan untuk pasar menengah mengingat segmen inilah yang merupakan segmen terbesar dan paling potensial.
“Lokasi kita memang di Salemba yang strategis karena dekat dengan pusat kota. Tetapi daerah ini juga kita tahu belum terlalu berkembang pesat. Karena itu yang paling tepat adalah apartemen untuk kelas menengah,” katanya.
Dengan lokasi yang dekat dengan rumah sakit, universitas, fasilitas belanja berupa mal, Apartemen Salemba Residence, kata Bambang, merupakan alternatif solusi atas kebutuhan tempat tinggal yang representatif dan dekat dengan tempat bekerja.
Hebatnya, tidak seperti apartemen lain yang dijual dengan pola pre-sales, artinya apartemen baru akan dibangun dari uang hasil penjualan dari konsumen, tidak demikian dengan ASR.
Pihak Adhi Realty dan Eden Capital, jelas Bambang, sudah menyiapkan dana untuk pembangunan sehingga apartemen pasti dibangun dan diserahterimakan kepada pembeli pada pertengahan 2006.
“Kalau ada pemasukan dari penjualan apartemen, kita berterima kasih. Tetapi tanpa itu pun, kita sudah punya uang untuk membangun. Jadi konsumen tidak perlu ragu,” katanya.
Kalau sudah begini tentunya konsumen semakin diuntungkan. Lokasi yang strategis, harga yang kompetitif, ditambah keuangan dari developer yang solid. Itu yang dibutuhkan oleh bisnis apartemen di Jakarta.
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Mengenal sosok Imelda Akmal
TOKOH DAN BUKU
Imelda Akmal: Mantap Menjadi Penulis
”Siapa bilang menjadi penulis di Indonesia tidak bisa hidup! Saya sudah menjalaninya, bahkan bisa memberikan pekerjaan kepada orang lain,” ungkap Imelda Akmal (36) yang dikenal sebagai penulis buku desain interior ini.
Sejak tahun 2004, untuk keperluan penulisan, baik untuk buku maupun majalah, di studionya di kawasan Rempoa, di bagian selatan Jakarta, Imelda dibantu oleh satu tim yang jumlahnya enam orang, termasuk suaminya sendiri, Sony Sanjaya yang berperan sebagai fotografer. Karena itu, kalau sebelumnya Imelda hanya menerbitkan satu buku dalam satu tahun, tahun ini ia bersama timnya sudah meluncurkan tiga judul buku.
Imelda saat ini tercatat sebagai penulis buku desain interior yang terbilang sukses. Buku-buku interior karyanya mendapat sambutan baik. Buku-buku karyanya yang diterbitkan Gramedia Pustaka Utama mengalami cetak ulang lebih dari dua kali. Bahkan, buku pertamanya, Menata Rumah Mungil, sudah dicetak ulang 11 kali atau sudah laku mendekati angka 80.000 eksemplar.
Profesi sebagai penulis diawalinya sebagai pengasuh rubrik desain rumah dan taman di sebuah majalah wanita tahun 1993 hingga tahun 1996. Terdorong oleh kenyataan bahwa saat itu buku desain interior lokal hampir-hampir tidak ada, sementara kebutuhan banyak, maka tahun 1996 ia mulai membuat buku yang akhirnya terbit tahun 1997. Ia sempat berhenti menerbitkan buku lantaran harus menyelesaikan studi di Australia. Saat itu di Indonesia pun sedang krisis ekonomi.
Tahun 2000, setelah menyelesaikan studi di bidang dekorasi interior di Melbourne Institute of Technology, sekaligus menggondol gelar MBA dari Swinburne University, ia memantapkan dirinya menjadi penulis buku. ”Saya tinggalkan keinginan bekerja kembali di bidang desain dan full time menjadi penulis di bidang desain interior,” ungkap Imelda yang menamatkan jenjang sarjananya di Jurusan Teknik Arsitektur Universitas Trisakti.
Sebagai penulis, ia memang haus referensi. Saat ini setiap bulannya Imelda tak kurang menghabiskan Rp 2 juta hingga Rp 3 juta untuk membeli buku, terutama buku-buku desain interior.
”Ke mana pun saya pergi, yang saya cari adalah toko buku yang menjual buku murah. Sampai-sampai kalau pulang dari Singapura, tempat biasanya saya belanja buku, selalu kelebihan beban di pesawat,” kata Imelda yang mengaku menjadi tergila-gila terhadap buku setelah menjadi penulis. (WEN/Litbang Kompas)
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Imelda Akmal: Mantap Menjadi Penulis
”Siapa bilang menjadi penulis di Indonesia tidak bisa hidup! Saya sudah menjalaninya, bahkan bisa memberikan pekerjaan kepada orang lain,” ungkap Imelda Akmal (36) yang dikenal sebagai penulis buku desain interior ini.
Sejak tahun 2004, untuk keperluan penulisan, baik untuk buku maupun majalah, di studionya di kawasan Rempoa, di bagian selatan Jakarta, Imelda dibantu oleh satu tim yang jumlahnya enam orang, termasuk suaminya sendiri, Sony Sanjaya yang berperan sebagai fotografer. Karena itu, kalau sebelumnya Imelda hanya menerbitkan satu buku dalam satu tahun, tahun ini ia bersama timnya sudah meluncurkan tiga judul buku.
Imelda saat ini tercatat sebagai penulis buku desain interior yang terbilang sukses. Buku-buku interior karyanya mendapat sambutan baik. Buku-buku karyanya yang diterbitkan Gramedia Pustaka Utama mengalami cetak ulang lebih dari dua kali. Bahkan, buku pertamanya, Menata Rumah Mungil, sudah dicetak ulang 11 kali atau sudah laku mendekati angka 80.000 eksemplar.
Profesi sebagai penulis diawalinya sebagai pengasuh rubrik desain rumah dan taman di sebuah majalah wanita tahun 1993 hingga tahun 1996. Terdorong oleh kenyataan bahwa saat itu buku desain interior lokal hampir-hampir tidak ada, sementara kebutuhan banyak, maka tahun 1996 ia mulai membuat buku yang akhirnya terbit tahun 1997. Ia sempat berhenti menerbitkan buku lantaran harus menyelesaikan studi di Australia. Saat itu di Indonesia pun sedang krisis ekonomi.
Tahun 2000, setelah menyelesaikan studi di bidang dekorasi interior di Melbourne Institute of Technology, sekaligus menggondol gelar MBA dari Swinburne University, ia memantapkan dirinya menjadi penulis buku. ”Saya tinggalkan keinginan bekerja kembali di bidang desain dan full time menjadi penulis di bidang desain interior,” ungkap Imelda yang menamatkan jenjang sarjananya di Jurusan Teknik Arsitektur Universitas Trisakti.
Sebagai penulis, ia memang haus referensi. Saat ini setiap bulannya Imelda tak kurang menghabiskan Rp 2 juta hingga Rp 3 juta untuk membeli buku, terutama buku-buku desain interior.
”Ke mana pun saya pergi, yang saya cari adalah toko buku yang menjual buku murah. Sampai-sampai kalau pulang dari Singapura, tempat biasanya saya belanja buku, selalu kelebihan beban di pesawat,” kata Imelda yang mengaku menjadi tergila-gila terhadap buku setelah menjadi penulis. (WEN/Litbang Kompas)
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Gambar Interior Rumah Indahnya Tapestri
Ruang tamu diisi seperangkat meja dari lumpang yang unik dan kursi berukir dari kayu hitam. Di satu sisi dinding dipasang sebuah lukisan batik antik. Pada sisi yang lain, didesain satu partisi ditutup sebuah tapestri dengan aplikasi kupu-kupu dari kain batik. Motif kupu-kupu dengan aneka warna dan bentuk merupakan motif favorit nyonya rumah.
Di latar belakang ruang pas dipasang sebuah gebyok yang indah bermotif parang klitik digabung dengan motif anyaman bambu. Untuk mempermanis ruang ini diletakkan sebuah meja hias yang terbuat dari bekas lumpang penumbuk padi yang di bagian atasnya diberi kaca untuk tempat meletakkan pernik-pernik, seperti sebuah lampu duduk dari batu amethis yang indah.
Untuk mengisi interior rumah tinggal, biasanya orang menempatkan furnitur yang fungsional sesuai dengan kebutuhan. Namun rasanya tidak cukup hanya furnitur saja. Untuk mendapatkan suasana yang dikehendaki dan mempercantik ruangan, orang menambahkan berbagai aksesori atau pernik interior. Dalam menempatkan aksesori tersebut, dibutuhkan kepekaan memilih benda penunjang yang sesuai dengan interior ruangan, sehingga aksesori akan memberikan nilai tambah pada ruangan dan menyatu dalam interior.
Aksesori interior dapat berupa benda koleksi seperti lukisan, tapestri, kain-kain tradisional antik ataupun kain kontemporer, yang biasanya ditempatkan di dinding ruangan. Patung, guci, peti dan benda lain yang ukurannya relatif besar dapat ditempatkan pada sudut-sudut ruang. Benda-benda yang lebih kecil mungkin diletakkan di atas meja, lemari dan perabot lain atau mungkin dipajang di dalam lemari hias yang disediakan khusus untuk menyimpan benda koleksi. Tanaman indoor dengan wadah pot dari ukuran kecil yang diletakkan di atas meja, sampai tanaman dengan wadah pot besar ataupun yang tingginya sampai mencapai langit-langit ruangan, sering juga mengisi interior ruangan. Semuanya itu bergantung pada selera penghuninya.
Dalam Griya Asri edisi ini kami tampilkan interior rumah Yetty Ansar Sudirman dengan dominasi aksesori berupa ukiran kayu dan paduan tapestry yang dibuat dari kain perca batik antik. Rumah ini terletak di kawasan tenang Pondok Indah Jakarta Selatan. Rumah tua yang berbentuk memanjang ke belakang, seluruh ruang interiornya direnovasi, disesuaikan dengan usaha nyonya rumah di bidang seni jahit-menjahit. Ruang-ruang rumah dibagi menurut kebutuhan, ada ruang menerima tamu, ada ruang pas, ada ruang pajang yang semuanya didesain menarik sesuai dengan selera pemiliknya.
Pada beberapa bagian ruangan yang tidak begitu luas, diletakkan gebyok Jawa antik. Untuk menghindari kesan ruangan tidak sempit, gebyok Jawa yang berwarna ukiran cokelat tua dikerok dan di-finish kembali dengan warna krem berteknik pupur, sehingga kesan sakral dan kesan berat dari gebyok tersebut hilang, yang kelihatan adalah kesan yang ringan dan segar. Gebyok-gebyok ini antara lain ditempatkan di sepanjang dinding pada ruang pas pakaian. Agar tidak monoton nyonya rumah memilih gebyok yang bermotif flora yang digabung dengan motif anyaman. Dari ruang tamu ke ruang dalam dipasang bingkai ukiran, demikian juga pada latar belakang ruang pamer, dipasang sebuah gebyok berukir halus di latar belakangnya. Di ruang ini ditempatkan sebuah dressoir untuk menyimpan berbagai keperluan dan di atasnya untuk meletakkan pernik-pernik koleksi nyonya rumah.
Kecuali menempatkan gebyok ia juga memasang tapestry dari kain batik antik yang dirasa sangat sesuai untuk gaya rumahnya yang etnik. Karena itu hiasan yang dominan di rumah ini adalah tapestry dari kain batik antik yang dirasa sangat sesuai untuk gaya rumahnya yang etnik.
Karena itu hiasan yang dominan di rumah ini adalah tapestry, dengan berbagai teknik penjahitan dan berbagai aksesori yang berkesan eksklusif dan etnik pula.
Untuk menata keseluruhan interiornya, nyonya yetty Ansar Sudirman dibantu oleh seorang desainer interior, Ahmad Djaenubin. Berbagai perabotan yang berkesan etnik, seperti meja, partisi, lemari pajang, kayu gantungan untuk tapestry batik dan detail interior lainnya seperti pembatas ruang, plafon skylight dan pernik-pernik lainnya dibantu pembuatannya oleh pak Abin, demikian panggilan akrab interior desainernya. Dengan kerja sama antara pemilik rumah, desainer interior dan seniman tapestry, nyonya rumah sangat bangga dan menikmati penataan interior rumahnya yang sangat berlainan dengan suasana rumahnya sebelum di renovasi. (Anur E.Mulhadiono)
Salah satu sudut di ruang pajang, di atas meja hias digantungkan sebuah tapestri yang manis. Dari kain batik diambil bagian tumpalnya sehingga menghasilkan motif segitiga. Pada ujung-ujung tumpal ini dijahitkan rangkaian bantal-bantal kecil yang khusus dibentuk untuk keperluan ini. Tak lupa komposisi batok kelapa untuk pemanis.
Detail dari lukisan yang ada di ruang tamu. Lukisan berukuran 125x125 cm ini mempunyai komposisi yang manis dan materi yang unik. Bagian atas lukisan dibiarkan polos, hanya diberi motif dari teknik quilting. Untuk aksen dijahitkan potongan-potongan kayu, di bagian bawah batik motif sidomukti dan parang klitik. Tak lupa dijahitkan kerang, tali dan aksesori sebagai pemanis.
Apa dan siapa dibalik karya tapestry di rumah Yetty Ansar Sudirman
Tapestry yang dibuat dengan teknik patchwork ini tampak ekslusif karena bahannya dari kain batik antik yang kadang-kadang sudah agak pudar warnanya. Kain batik bekas pakai dengan kondisi demikian pasti sangat langka. Berbagai motif batik seperti kawung, parang rusak dan ceplokan digabung menjadi satu, kadang-kadang dikombinasi dengan kain polos yang serasi. Untuk mengisi bagian yang masih dianggap kosong, dan mendapatkan komposisi yang baik dijahitkan berbagai benda-benda kecil seperti kerang, kacang-kacangan, kulit buah, rempah-rempah seperti buah pala, dan kulit kayu manis dan kapulaga.
Rumput-rumputan, akar-akaran dan berbagai jenis tali, manik-manik dari kayu, kayu kelapa, manik dari keramik dan kaca, juga sering digunakan untuk variasi karya patchwork quilting batik ini.
Tapestry yang unik ini merupakan hasil karya satu grup yang terdiri dari empat orang profesional di berbagai bidang seni, yang mencintai benda-benda seni. Dengan demikian mereka dapat menyalurkan ide kreatifnya di bidang seni. Mereka adalah Ir. Lilla Noerhayati, Ir. Kirono Arundatie, Hartati Grad.Ing dan Ongko Sutjahyo Dipl.Ing.
Disamping profesi mereka dibidang enginering, dan bekerja di bidang masing-masing, diwaktu senggangnya mereka bereksperimen pada selembar kain batik membuat kreasi baru. Kadang-kadang berdiskusi mengenai motif, wana dan aksesori apa yang manis diterapkan pada selembar kain tersebut.
Keempat insinyur ini sering mengadakan survey ke daerah-daerah untuk mendapatkan kain batik yang unik untuk mencari perpadanan aksesori kreasi mereka. Setelah kembali dari survey merka maisng-masing membuat desain berupa gambar. Setelah dirasa puas, baru gambar tersebut diserahkan kepada pelaksana penjahit, penyulam dan pemasang manik-manik. Tentu saja pekerjaan ini diawasi sendiri oleh para perancang, agar mutu produksinya terjamin.
Hasil seni kerajinan tangan ini hanya dipasarkan melampaui pameran-pameran khusus. Mula-mula peminat artcraft ini hanya orang asing yang ada di Indonesia, tetapi sekarang banyak orang Indonesia menjadi peminatnya. Salah seorang pencinta "berat" karya-karya batik ini adalah Yetty Ansar Sudirman. Selain batik langka ini dipakai untuk tapestry, karya olah batik ini diterapkan juga untuk aksesori busana seperti tas dan sepatu wanita. Karya seni kerajinan tidak hanya oleh seniman saja, tetapi juga dapat menjadi obyek hobi bagi siapapun yang berminat untuk berekreasi.
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Di latar belakang ruang pas dipasang sebuah gebyok yang indah bermotif parang klitik digabung dengan motif anyaman bambu. Untuk mempermanis ruang ini diletakkan sebuah meja hias yang terbuat dari bekas lumpang penumbuk padi yang di bagian atasnya diberi kaca untuk tempat meletakkan pernik-pernik, seperti sebuah lampu duduk dari batu amethis yang indah.
Untuk mengisi interior rumah tinggal, biasanya orang menempatkan furnitur yang fungsional sesuai dengan kebutuhan. Namun rasanya tidak cukup hanya furnitur saja. Untuk mendapatkan suasana yang dikehendaki dan mempercantik ruangan, orang menambahkan berbagai aksesori atau pernik interior. Dalam menempatkan aksesori tersebut, dibutuhkan kepekaan memilih benda penunjang yang sesuai dengan interior ruangan, sehingga aksesori akan memberikan nilai tambah pada ruangan dan menyatu dalam interior.
Aksesori interior dapat berupa benda koleksi seperti lukisan, tapestri, kain-kain tradisional antik ataupun kain kontemporer, yang biasanya ditempatkan di dinding ruangan. Patung, guci, peti dan benda lain yang ukurannya relatif besar dapat ditempatkan pada sudut-sudut ruang. Benda-benda yang lebih kecil mungkin diletakkan di atas meja, lemari dan perabot lain atau mungkin dipajang di dalam lemari hias yang disediakan khusus untuk menyimpan benda koleksi. Tanaman indoor dengan wadah pot dari ukuran kecil yang diletakkan di atas meja, sampai tanaman dengan wadah pot besar ataupun yang tingginya sampai mencapai langit-langit ruangan, sering juga mengisi interior ruangan. Semuanya itu bergantung pada selera penghuninya.
Dalam Griya Asri edisi ini kami tampilkan interior rumah Yetty Ansar Sudirman dengan dominasi aksesori berupa ukiran kayu dan paduan tapestry yang dibuat dari kain perca batik antik. Rumah ini terletak di kawasan tenang Pondok Indah Jakarta Selatan. Rumah tua yang berbentuk memanjang ke belakang, seluruh ruang interiornya direnovasi, disesuaikan dengan usaha nyonya rumah di bidang seni jahit-menjahit. Ruang-ruang rumah dibagi menurut kebutuhan, ada ruang menerima tamu, ada ruang pas, ada ruang pajang yang semuanya didesain menarik sesuai dengan selera pemiliknya.
Pada beberapa bagian ruangan yang tidak begitu luas, diletakkan gebyok Jawa antik. Untuk menghindari kesan ruangan tidak sempit, gebyok Jawa yang berwarna ukiran cokelat tua dikerok dan di-finish kembali dengan warna krem berteknik pupur, sehingga kesan sakral dan kesan berat dari gebyok tersebut hilang, yang kelihatan adalah kesan yang ringan dan segar. Gebyok-gebyok ini antara lain ditempatkan di sepanjang dinding pada ruang pas pakaian. Agar tidak monoton nyonya rumah memilih gebyok yang bermotif flora yang digabung dengan motif anyaman. Dari ruang tamu ke ruang dalam dipasang bingkai ukiran, demikian juga pada latar belakang ruang pamer, dipasang sebuah gebyok berukir halus di latar belakangnya. Di ruang ini ditempatkan sebuah dressoir untuk menyimpan berbagai keperluan dan di atasnya untuk meletakkan pernik-pernik koleksi nyonya rumah.
Kecuali menempatkan gebyok ia juga memasang tapestry dari kain batik antik yang dirasa sangat sesuai untuk gaya rumahnya yang etnik. Karena itu hiasan yang dominan di rumah ini adalah tapestry dari kain batik antik yang dirasa sangat sesuai untuk gaya rumahnya yang etnik.
Karena itu hiasan yang dominan di rumah ini adalah tapestry, dengan berbagai teknik penjahitan dan berbagai aksesori yang berkesan eksklusif dan etnik pula.
Untuk menata keseluruhan interiornya, nyonya yetty Ansar Sudirman dibantu oleh seorang desainer interior, Ahmad Djaenubin. Berbagai perabotan yang berkesan etnik, seperti meja, partisi, lemari pajang, kayu gantungan untuk tapestry batik dan detail interior lainnya seperti pembatas ruang, plafon skylight dan pernik-pernik lainnya dibantu pembuatannya oleh pak Abin, demikian panggilan akrab interior desainernya. Dengan kerja sama antara pemilik rumah, desainer interior dan seniman tapestry, nyonya rumah sangat bangga dan menikmati penataan interior rumahnya yang sangat berlainan dengan suasana rumahnya sebelum di renovasi. (Anur E.Mulhadiono)
Salah satu sudut di ruang pajang, di atas meja hias digantungkan sebuah tapestri yang manis. Dari kain batik diambil bagian tumpalnya sehingga menghasilkan motif segitiga. Pada ujung-ujung tumpal ini dijahitkan rangkaian bantal-bantal kecil yang khusus dibentuk untuk keperluan ini. Tak lupa komposisi batok kelapa untuk pemanis.
Detail dari lukisan yang ada di ruang tamu. Lukisan berukuran 125x125 cm ini mempunyai komposisi yang manis dan materi yang unik. Bagian atas lukisan dibiarkan polos, hanya diberi motif dari teknik quilting. Untuk aksen dijahitkan potongan-potongan kayu, di bagian bawah batik motif sidomukti dan parang klitik. Tak lupa dijahitkan kerang, tali dan aksesori sebagai pemanis.
Apa dan siapa dibalik karya tapestry di rumah Yetty Ansar Sudirman
Tapestry yang dibuat dengan teknik patchwork ini tampak ekslusif karena bahannya dari kain batik antik yang kadang-kadang sudah agak pudar warnanya. Kain batik bekas pakai dengan kondisi demikian pasti sangat langka. Berbagai motif batik seperti kawung, parang rusak dan ceplokan digabung menjadi satu, kadang-kadang dikombinasi dengan kain polos yang serasi. Untuk mengisi bagian yang masih dianggap kosong, dan mendapatkan komposisi yang baik dijahitkan berbagai benda-benda kecil seperti kerang, kacang-kacangan, kulit buah, rempah-rempah seperti buah pala, dan kulit kayu manis dan kapulaga.
Rumput-rumputan, akar-akaran dan berbagai jenis tali, manik-manik dari kayu, kayu kelapa, manik dari keramik dan kaca, juga sering digunakan untuk variasi karya patchwork quilting batik ini.
Tapestry yang unik ini merupakan hasil karya satu grup yang terdiri dari empat orang profesional di berbagai bidang seni, yang mencintai benda-benda seni. Dengan demikian mereka dapat menyalurkan ide kreatifnya di bidang seni. Mereka adalah Ir. Lilla Noerhayati, Ir. Kirono Arundatie, Hartati Grad.Ing dan Ongko Sutjahyo Dipl.Ing.
Disamping profesi mereka dibidang enginering, dan bekerja di bidang masing-masing, diwaktu senggangnya mereka bereksperimen pada selembar kain batik membuat kreasi baru. Kadang-kadang berdiskusi mengenai motif, wana dan aksesori apa yang manis diterapkan pada selembar kain tersebut.
Keempat insinyur ini sering mengadakan survey ke daerah-daerah untuk mendapatkan kain batik yang unik untuk mencari perpadanan aksesori kreasi mereka. Setelah kembali dari survey merka maisng-masing membuat desain berupa gambar. Setelah dirasa puas, baru gambar tersebut diserahkan kepada pelaksana penjahit, penyulam dan pemasang manik-manik. Tentu saja pekerjaan ini diawasi sendiri oleh para perancang, agar mutu produksinya terjamin.
Hasil seni kerajinan tangan ini hanya dipasarkan melampaui pameran-pameran khusus. Mula-mula peminat artcraft ini hanya orang asing yang ada di Indonesia, tetapi sekarang banyak orang Indonesia menjadi peminatnya. Salah seorang pencinta "berat" karya-karya batik ini adalah Yetty Ansar Sudirman. Selain batik langka ini dipakai untuk tapestry, karya olah batik ini diterapkan juga untuk aksesori busana seperti tas dan sepatu wanita. Karya seni kerajinan tidak hanya oleh seniman saja, tetapi juga dapat menjadi obyek hobi bagi siapapun yang berminat untuk berekreasi.
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Gambar Interior Modern Etnik
Gaya interior modern, pada umumnya menggunakan furnitur yang juga bergaya modern. Ciri dari furnitur modern ini biasanya didesain sederhana (simpel), plain, dengan bentuk yang persegi atau bentuk lain yang geometris, garisnya jelas, lurus atau lengkung, bersih tanpa banyak hiasan.
Walaupun interior modern dapat dikatakan simpel, bukan berarti sederhana dalam arti harfiah. Justru karena menghendaki furnitur yang simpel, tanpa hiasan atau tempelan berupa pernik-pernik atau bunga-bunga seperti biasanya pada furnitur berukir, maka untuk membuat furnitur modern diperlukan suatu desain yang serius.
Bentuk dari furnitur diusahakan mempunyai proporsi sebaik mungkin antara bagian-bagiannya, disamping proporsinya sesuai dengan furnitur lain dalam ruangan. Biasanya furnitur modern mempunyai garis lurus atau lengkung yang tegas.Apabila diinginkan ada
aksen juga berupa garis atau massa yang senada.
Furnitur modern sebagai perabot interior yang fungsional, walaupun simpel, juga harus ergonomis, enak atau nyaman digunakan, dan sesuai dengan fungsinya
Dalam mengerjakan furnitur yang simpel ini hendaknya dipilihkan bahan baku yang baik kualitasnya, seperti kayu, metal dan bahan pengempuk yang biasanya berupa kain. Dalam memilih kain pelapis ini , warna dan teksturnya harus diperhatikan. Apabila teksturnya menarik, mungkin unik, warnanya tidak mudah pudar dan berkesan anggun, akan meningkatkan nilai dari furnitur simpel tadi. Biasanya bila kain ini berkualitas baik, pengerjaan finishing-nya atau menjahitnya dapat rapi. Kalau tidak demikian nilainya akan turun karena tampak kasar. Jadi yang simpel tadi tidak berarti "murahan".
Dalam interior modern, furnitur dan aksesorinya dapat di mix -match (dipadupadankan secara serasi) dengan bahan baku yang bergaya etnik. Pembaca kami ajak mengamati gambar sebuah ruang duduk yang diisi oleh kursi-kursi berpelapis kain polos berkualitas tinggi dengan warna antara abu-abu, dan cokelat yang netral. Di antaranya di "jodoh" kan dengan kursi bergaya etnik dari bahan kayu, pelapis dari anyaman pelepah pohon pisang yang sudah dikeringkan. Untuk variasi atau penguat, sekeliling sandaran dan dudukan diberi anyaman kulit rotan. Kursi-kursi ini di finish dengan warna natural cokelat tua. Di antaranya ada meja sudut yang daun mejanya dari anyaman kulit rotan. Aksesorinya ada yang bergaya etnik seperti jambangan yang diberi hiasan kolase kain batik, ada yang modern seperti lukisan di dinding berupa foto hitam/putih. Antara modern dan etnik ini di "satu"kan oleh selembar karpet yang dianyam dari daun agel, sejenis rumput yang biasa tumbuh di pesisir pantai.
Pada sudut ruang makan, ada lemari, meja dan rak tempat menyimpan peralatan makan modern , dipadu dengan kursi-kursi rotan, pernik-pernik seperti place mate, tatakan gelas dari bahan alam, di atasnya piring dan gelas bergaya modern. Meja sudut yang terbuat dari sejenis bambu serta latar belakangnya bergaya etnis.
Satu sudut ruang tamu dengan furnitur modern, berupa meja kursi dan lampu berdiri dilengkapi dengan aksesori yang bergaya etnik. Pada gambar yang lain, sebuah partisi berkesan modern karena terbuat dari rangka kayu dan pelapis kain digabung dengan pernik-pernik tempat majalah, kotak penyimpanan berbentuk persegi dan bulat dari bahan baku alam yang berkesan etnik.
Perpaduan yang serasi walaupun "asalnya" berbeda ini adalah hasil olahan Kenneth G.D. seorang desainer interior. Dia berujar "Bagaimanapun hasil desain sebuah interior, yang penting adalah furniturnya nyaman digunakan, ruangan tampak enak dilihat dan penghuninya happy tinggal di rumahnya. {Anur.E.Mulhadiono}
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Walaupun interior modern dapat dikatakan simpel, bukan berarti sederhana dalam arti harfiah. Justru karena menghendaki furnitur yang simpel, tanpa hiasan atau tempelan berupa pernik-pernik atau bunga-bunga seperti biasanya pada furnitur berukir, maka untuk membuat furnitur modern diperlukan suatu desain yang serius.
Bentuk dari furnitur diusahakan mempunyai proporsi sebaik mungkin antara bagian-bagiannya, disamping proporsinya sesuai dengan furnitur lain dalam ruangan. Biasanya furnitur modern mempunyai garis lurus atau lengkung yang tegas.Apabila diinginkan ada
aksen juga berupa garis atau massa yang senada.
Furnitur modern sebagai perabot interior yang fungsional, walaupun simpel, juga harus ergonomis, enak atau nyaman digunakan, dan sesuai dengan fungsinya
Dalam mengerjakan furnitur yang simpel ini hendaknya dipilihkan bahan baku yang baik kualitasnya, seperti kayu, metal dan bahan pengempuk yang biasanya berupa kain. Dalam memilih kain pelapis ini , warna dan teksturnya harus diperhatikan. Apabila teksturnya menarik, mungkin unik, warnanya tidak mudah pudar dan berkesan anggun, akan meningkatkan nilai dari furnitur simpel tadi. Biasanya bila kain ini berkualitas baik, pengerjaan finishing-nya atau menjahitnya dapat rapi. Kalau tidak demikian nilainya akan turun karena tampak kasar. Jadi yang simpel tadi tidak berarti "murahan".
Dalam interior modern, furnitur dan aksesorinya dapat di mix -match (dipadupadankan secara serasi) dengan bahan baku yang bergaya etnik. Pembaca kami ajak mengamati gambar sebuah ruang duduk yang diisi oleh kursi-kursi berpelapis kain polos berkualitas tinggi dengan warna antara abu-abu, dan cokelat yang netral. Di antaranya di "jodoh" kan dengan kursi bergaya etnik dari bahan kayu, pelapis dari anyaman pelepah pohon pisang yang sudah dikeringkan. Untuk variasi atau penguat, sekeliling sandaran dan dudukan diberi anyaman kulit rotan. Kursi-kursi ini di finish dengan warna natural cokelat tua. Di antaranya ada meja sudut yang daun mejanya dari anyaman kulit rotan. Aksesorinya ada yang bergaya etnik seperti jambangan yang diberi hiasan kolase kain batik, ada yang modern seperti lukisan di dinding berupa foto hitam/putih. Antara modern dan etnik ini di "satu"kan oleh selembar karpet yang dianyam dari daun agel, sejenis rumput yang biasa tumbuh di pesisir pantai.
Pada sudut ruang makan, ada lemari, meja dan rak tempat menyimpan peralatan makan modern , dipadu dengan kursi-kursi rotan, pernik-pernik seperti place mate, tatakan gelas dari bahan alam, di atasnya piring dan gelas bergaya modern. Meja sudut yang terbuat dari sejenis bambu serta latar belakangnya bergaya etnis.
Satu sudut ruang tamu dengan furnitur modern, berupa meja kursi dan lampu berdiri dilengkapi dengan aksesori yang bergaya etnik. Pada gambar yang lain, sebuah partisi berkesan modern karena terbuat dari rangka kayu dan pelapis kain digabung dengan pernik-pernik tempat majalah, kotak penyimpanan berbentuk persegi dan bulat dari bahan baku alam yang berkesan etnik.
Perpaduan yang serasi walaupun "asalnya" berbeda ini adalah hasil olahan Kenneth G.D. seorang desainer interior. Dia berujar "Bagaimanapun hasil desain sebuah interior, yang penting adalah furniturnya nyaman digunakan, ruangan tampak enak dilihat dan penghuninya happy tinggal di rumahnya. {Anur.E.Mulhadiono}
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Langganan:
Postingan (Atom)