Rabu, 02 Januari 2008

Material dan Konsep Rumah Tinggal

Material dan Konsep Rumah Tinggal

Material dan Konsep Rumah Tinggal

MERENCANAKAN suatu pembangunan rumah, atau sekadar merenovasi, sesungguhnya tidaklah terlampau sulit. Hal itu dapat dilakukan asalkan pengenalan terhadap material dan perencanaan penggunaan material tersebut dilakukan dengan tepat.

Oleh karena itu, menjadi penting untuk mengetahui pelbagai karakter dan fungsi setiap material.

Kayu

Material ini sangat umum, mudah didapatkan di banyak tempat dan paling banyak dipergunakan dalam pembangunan sebuah rumah tinggal. Material ini pun memiliki beragam jenis dengan kelebihan masing-masing.

Namun, perlu pula untuk diberi perhatian bahwa setiap jenis kayu memiliki karakteristik masing-masing sehingga akan berbeda pula dalam fungsi, pengaplikasian, dan penggunaannya. Kayu yang telah diolah menjadi papan serat (multipleks) biasanya dibuat menjadi lemari atau perangkat furnitur lainnya.

Multipleks adalah produk industri yang dibuat dari lempengan-lempengan kayu yang dipres dan disatukan membentuk lembaran besar dan diberi lapisan lembaran halus di kedua sisinya dengan sistem perekatan. Ideal untuk furnitur karena dapat diselesaikan dengan berbagai sistem pengecatan warna-warni bervariasi.

Kayu olahan ini tidak umum diaplikasikan sebagai lantai rumah semisal parket (parquet). Untuk lantai parket umumnya dipergunakan kayu yang berserat halus dengan tampilan guratan urat kayu yang indah. Karena itu, lantai parket memerlukan penyelesaian melamin yang tepat untuk menonjolkan ciri khas utama material kayu ini.

Parket ialah lembaran kayu berbentuk persegi yang juga disebut ubin kayu, karena berfungsi sama seperti ubin/keramik lantai (juga dalam berbagai ukuran). Produk bagus ini berupa lempengan-lempengan papan kecil yang disatukan melalui sistem penyambungan yang akurat, perekatan yang kuat. Dipasang sebagai ubin lantai dengan bantuan perekat khusus dan penyelesaiannya berupa laminasi melamin yang mengilap.

Material kayu sangat membutuhkan perhatian dan perawatan yang baik dan tepat dan sebaiknya dihindarkan dari kelembaban dan air (basah).

Metal

Beberapa jenis dari material logam ini dapat dijumpai di rumah kita sebagai perangkat-perangkat yang fungsional. Sejak kerangka furnitur, pagar, railing (susuran tangga), teralis jendela, bahkan rangka atap.

Baja dan baja ringan digunakan sebagai rangka atap dan genteng; besi untuk kerangka pengikat beton; aluminium dibuat pintu, bingkai jendela atau atap seng; besi tempa memperindah tampilan pagar dan railing tangga; dan stainless steel diproduksi sebagai kitchen zink dan tandon air.

Umumnya logam merupakan material yang rentan terhadap karat dan korosi. Dalam mengatasi masalah karat dan korosi ini biasanya logam diberi tambahan lapisan krom dan semacamnya.

Namun, ada juga logam yang antikarat dan berpenampilan mewah serta berkualitas, yakni aluminium dan stainless steel. Tentu saja harganya lebih mahal. Meskipun bersifat antikarat, hal itu tidak menjamin material logam ini tidak bakal pudar kecemerlangannya.

Jenis material logam pun memerlukan perawatan yang sepatutnya.

Keramik

Tegel keramik lantai dan dinding sudah sangat umum bagi kita. Jika menilik fungsinya, granit dan marmer pun boleh digolongkan sebagai ubin keramik ini. Yang membedakan satu dari lainnya hanyalah faktor bahan, tampilan, dan kualitas.

Ubin keramik dapat dibagi atas beberapa kategori utama: keramik lantai (dalam ruang dan luar ruang), biasanya ukuran luasannya per lembar lebih besar, keramik dinding kamar mandi (KM/WC), keramik lantai KM/WC, keramik dapur dan keramik dinding luar.

Tentu saja setiap kategori keramik memiliki karakter yang berlainan. Keramik lantai dalam ruang, misalnya, permukaannya bisa licin mengilap ataupun dof (mat), sedangkan keramik luar ruang (garasi, carport, taman, atau tempat cuci/ jemuran) memiliki permukaan yang kasar.

Kualitas keramik (terutama) untuk pemasangan di area KM/WC mutlak diutamakan karena keramik di area ini akan sangat sering berkontaminasi dengan zat pembersih kimiawi yang dapat mengikis lapisan glasur pada permukaan keramik.

Keramik juga bisa tampil sebagai alat makan (piring, gelas, dan lain-lain). Keramik dalam bentuk yang lebih sederhana dapat kita jumpai di rumah sebagai gerabah dalam bentuk tempayan, pot tanaman, gentong, dan sejenisnya, atau bahkan dibuat sebagai atap genteng yang cantik dan mewah.

Kaca

Material lain yang banyak didapati pada sebuah rumah tinggal adalah kaca. Material ini, dengan tampilan berbagai bentuk, memberikan kreativitas yang tinggi pada desain-desain rumah modern.

Kaca tidak sekadar sebagai sekat di ruang shower atau penutup bingkai jendela untuk pengaman rumah kita. Kini material ini juga hadir dalam aneka bentuk dan kegunaan, seperti glassblock, aksesori tata ruang, dan lampu-lampu elegan.

Tampilannya pun sangat bervariasi, mulai dari kaca bening hingga yang "berkabut" sesuai dengan fungsinya dan selera setiap orang. Kaca es yang buram dipasang pada ruang-ruang dengan tingkat privasi yang tinggi, seperti kamar mandi dan ruang tidur.

Selain itu, juga lebih kreatif dengan beragam teknis penggarapan, seperti sandblast, grafir, patri, bevel, atau lukis (painting). Bahkan ada pula kaca berlaminasi (sejenis dengan kaca mobil) yang pecahannya tidak bakal beterbangan ke mana-mana jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, gempa bumi misalnya.

Bagi yang berduit banyak dan memerlukan keamanan yang ekstra ketat tersedia kaca antipeluru.

Keindahan kaca semakin diperkaya pula dengan hadirnya "stiker kaca" dengan variasi motif yang banyak dan full color. Perawatannya mudah, cukup dilap saja dengan kain bersih.

PVC

Jenis material dari serat plastik ini tidak saja digunakan untuk pipa dan talang air. Material ini bahkan telah diproses menjadi berupa-rupa perangkat rumah, seperti daun pintu serta bahan dinding dan plafon, bahkan juga dibuat berbagai perangkat elektronik.

Sesuai dengan karakter material ini yang water resistant dan kedap air, PVC banyak dipergunakan untuk bidang yang berkaitan dengan masalah air. Meskipun saat ini perannya dalam pembangunan sebuah rumah tidak sedominan material lain, PVC memegang peran yang tak boleh diabaikan (instalasi air bersih/kotor dan perangkat talang air).

Tampaknya peran PVC akan semakin penting di kemudian hari seiring dengan kemajuan teknologi dan inovasi di bidang industri.

Apa pun jenis material yang dipilih, hendaknya dipertimbangkan dan diperhitungkan dengan sebaik-baiknya dan disesuaikan dengan konsep rancangan rumah yang akan dikerjakan.

Untuk rancangan sebuah hunian yang bersifat etnik atau tradisional, karakteristik material kayu sangatlah tepat. Bagi yang menyenangi rancangan modern, metal dan kaca lebih ngepas. Namun, yang paling penting adalah merawat secara benar dan berkesinambungan demi mencapai hasil maksimal.

Yoppy OL Pengamat Perumahan

Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Kiat Renovasi Rumah Sederhana

Kiat Renovasi Rumah Sederhana

Kiat Renovasi Rumah Sederhana


Mungkin anda adalah salah satu pemilik rumah sederhana (RS) yang dibiayai oleh BTN atau lebih dikenal dengan Rumah KPR RS BTN. Rumah yang anda miliki tersebut bisa bertipe 21, 36 atau 45, sedangkan luas tanahnya terdapat beragam ukuran yang tergantung daerahnya.

Pada saat anda menarik napas lega setelah direalisasikan oleh BTN dan pada hari itu secara langsung berarti memiliki rumah sendiri, maka bagi anda yang akan langsung menempati rumah tersebut (untuk ditinggali sendiri), sudah barang tentu terlintas di benak anda untuk segera merenovasi rumah tersebut sesuai dengan angan-angan dan keinginan untuk lebih nyaman tinggal di rumah mungil tersebut. Memang beberapa model rumah sederhana tersebut hanya diberikan standar sederhana tergantung model yang dipilih dan disesuaikan dengan kemampuan angsuran/nilai kredit masing-masing pemilik. Tetapi rumah-rumah tersebut secara umum masih bisa dikembangkan secara optimal, sehingga rumah-rumah BTN tersebut dikenal sebagai ''rumah tumbuh''.

Seperti anda ketahui, kondisi rumah yang telah direalisasikan tersebut memiliki standar seperti ruangan tidur, ruang tamu dan ruang makan, kamar mandi/WC, teras, halaman depan dan halaman belakang. Sedangkan untuk bahan material finishing disesuaikan dengan developernya apakah ada peningkatan mutu atau penambahan-penambahan lainnya.

Merencanakan Pengembangan

Dalam merencanakan pengembangannya yang harus dipegang kaidahnya adalah memiliki rumah yang sehat dan nyaman. Sehat bagi penghuni dan lingkungan, apabila hal tersebut sudah dipedomani maka kenyamanan akan mudah didapati. Pengembangan sehat tersebut dapat berupa menata sedemikian mungkin tetapi harus memiliki pedoman sbb: ventilasi dan sirkulasi udara yang baik, memiliki pencahayaan alami dan buatan yang cukup, memiliki pencapaian antarruang yang efisien, memiliki standar keamanan yang dapat terpantau (peralatan listrik, gas, teralis, pagar, dll), memiliki sumber air yang memadai (PAM, jetpump, sumur, dll).

Membangun atau Merenovasi


Dalam merencanakan pengembangan anda dapat memutuskan apakah membangun, merenovasi atau hanya mengubah penampilan eksterior/interior saja. Untuk membangun dan merenovasi yang paling diperhatikan adalah merancang jadwal pelaksanaan pekerjaan, sebab jangan sampai pembangunan yang anda rencanakan tersebut berhenti di tengah perjalanan, atau jangan membangun pada saat anda akan berlebaran atau bepergian dalam waktu lama, sehingga akan mengakibatkan membengkaknya biaya, situasi kurang nyaman dan akibat-akibat yang lain yang tidak anda duga sebelumnya.

Apabila renovasi yang anda rencanakan adalah untuk menaikkan jumlah lantai maka harus dipertimbangkan faktor cuaca, sebab rata-rata rumah sederhana hanya berlantai 1 (satu) yang berarti anda harus memperhitungkan untuk membuka kap atap, sehingga otomatis dapat anda bayangkan apabila turun hujan. Namun kalau sekadar untuk mengubah penampilan eksterior/interior dapat dilaksanakan kapan saja anda mau karena sifat pekerjaan pengubahan penampilan ini tidak terlalu mengganggu kegiatan rumah sehari-hari.

Tetapkan Prioritas

Ketika anda memutuskan untuk merenovasi rumah sederhana tersebut, di samping menetapkan prioritas renovasi dan jadwal pelaksanaan pekerjaan sebaiknya sudah dipastikan seberapa besarnya budget anda, sehingga anda akan mudah memperkirakan kebutuhan pembangunan/renovasi sesuai prioritas dan besarnya anggaran biaya untuk pelaksanaan.

Langkah pertama adalah menghitung kemampuan financial budged anda, apakah sudah mencukupi atau masih kurang apabila kurang apakah anda dapat mencukupinya dari meminjam dari Bank atau dari meminjam orangtua/kerabat, sehingga dalam penetapan prioritas ini anda dapat berhitung apakah akan merenovasi kecil-kecilan atau merenovasi dengan cara bertahap.

Langkah kedua adalah menetapkan tambahan ruangan untuk mensuport kebutuhan rumah sehari-hari misalnya dapur, kamar mandi/WC dan ruang cuci, teras dan carport, kamar tambahan lengkap dengan ukurannya.

Langkah ketiga adalah menentukan bahan dan material yang diperlukan (lantai keramik, kayu kamper, genting/asbes, bahan cat, dll). Apakah bahan dan material tersebut berstandar istimewa, sedang atau biasa dan biasanya dikenal dengan KW 1, KW 2 atau KW 3 (KW = kualitas).

Langkah keempat adalah menentukan tenaga pelaksana pekerjaan (tukang). Untuk pelaksana pekerjaan ini ada beberapa keahlian yang berbeda-beda dan harga upahnya. Sedangkan dalam cara kerja akan anda temui sistem tenaga kerja borongan atau sistem kerja dengan pembayaran sekaligus bahan dan tenaga. Selain itu, sistem kerja harian atau sistem kerja dengan upah harian dan bahan diadakan sendiri oleh pemberi tugas.

Wujud Ekspresi Diri

Karena rumah sederhana ini akan ditempati seluruh keluarga maka selain anda tentunya ada anggota keluarga turut berperan untuk menentukan pengembangan rumah ini. Anggota ini terutama istri/suami, mertua/orangtua, teman/kerabat atau hanya anda berdua. Dengan prinsip merombak seminimal mungkin, tetapi memperoleh hasil semaksimal mungkin, rumah ini harus dicoba dapat mengekspresikan keinginan berdua dengan menghadirkan ruang-ruang yang fungsional dan nyaman.

Rumah selayaknya sesuai dengan gaya hidup dan ekspresi penghuninya, sehingga walaupun RS tersebut cukup sederhana sebaiknya didesain dengan gaya yang pas. Sebab, kondisi rumah yang tak terlalu luas maka konsep yang hendak ditonjolkan adalah, sebisa mungkin berkesan lapang, tetapi kompak. Oleh karena itu, antara ruang duduk, ruang makan, dan teras belakang dibuat menyatu, menyambung sampai ke taman belakang yang berkesan mengalir tanpa batas. Selain itu unsur cahaya alami yang masuk ke dalam ruangan pun diupayakan sebanyak mungkin untuk menghemat pemakaian lampu pada siang hari dan diupayakan sirkulasi udara yang lancar, sebab anda dapat menghemat penggunaan AC dan udara di dalam ruangan tidak sumpek (system cross ventilation).

Warna cat sangat berperan untuk mempengaruhi suasana di dalam rumah, ekspresi warna cat tersebut dapat bermacam-macam misalnya warna hijau/biru yang suka dengan keteduhan, kuning/krem/pink mencerminkan kehangatan, putih mencerminkan gaya simpel, praktis dan sederhana, sedangkan warna-warna gelap dapat dipakai sebagai pelengkap aksentuasi (pintu, kusen, batas ruangan).

Selain ruangan sebagai wujud ekspresi diri anda yang tak kalah penting adalah pertimbangan anda memilih furniture yang berukuran sesuai dengan rumah mungil anda ini. Jangan sampai anda memilih furniture yang berukuran besar-besar karena di samping harganya lebih mahal juga akan mengakibatkan ruangan berkesan sempit dan membatasi gerak anggota keluarga.

Perawatan

Bagian yang sering terlupakan dalam melakukan renovasi adalah bagaimana anda merawat rumah tersebut. Sedapat mungkin anda harus cermat memperhitungkannya, sebab beberapa kasus terjadi setelah selesai renovasi, karena saluran air kotor mampet maka harus membongkar lantai yang baru diganti.

Maka sebagai pedoman praktis apabila anda akan membangun/merenovasi terlebih dahulu dipastikan kemudahan dalam perawatannya antara lain memperhatikan/membuat jalur khusus untuk saluran air kotor dan bersih yang mudah dicapai kemudian berikan tanda khusus (bak kontrol, lubang ventilasi septictank, saluran PDAM, saluran arir bersih dari pompa air, jalur pipa gas), perhatikan jalur-jalur kabel listrik dan pembagiannya/distribusinya agar tidak terjadi konsleting yang mengakibatkan kebakaran, perhatikan pula derajat kemiringan talang agar tidak terjadi kebocoran, buatlah man hole/atau plafon yang tidak dipaku pada pojok ruangan yang tidak terekspos untuk kemudahan anda merawat bagian atas/bawah atap rumah.

Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Model Rumah Selalu Mengikuti Pasar

Model Rumah Selalu Mengikuti Pasar

Abun Sanda

Jika sedang iseng, perhatikanlah gaya atau model rumah yang dikembangkan oleh pelbagai pengembang di Tanah Air. Pasti campur aduk. Kalau pengembang itu menggunakan model cluster, bisa ditebak model rumahnya umumnya beraneka ragam. Ada cluster yang menekankan pada etnik, ada yang menitikberatkan pada gaya mediterania, dan minimalis. Ada pula yang nekat mengarah ke Romawi dan kespanyol-spanyolan.

Kuat dugaan pengembang ingin menekankan gaya arsitektur atau model rumah yang sejalan dengan tren. Misalnya, ketika gaya klasik sedang digandrungi di mana-mana, pengembang coba menerapkan konsep klasik itu. Maka, semua model rumah di perumahan landed house itu pun dibangun dengan langgam klasik. Akan tetapi apa lacur? Para pembeli rumah mengubah sendiri model rumah yang sudah dikembangkan pengembang. Ada yang mengubahnya menjadi mirip gaya Italia atau rumah putih Spanyol. Ada pula yang dengan berani mengubah dan menekankan rumahnya dengan selera etnik.

Apakah dengan begitu pengembang boleh keberatan? "Keberatan apaan? Wong mereka sudah membeli rumah itu dengan uangnya sendiri. Yang menghuni rumah itu mereka, masak kami harus mengatur bahwa rumahnya harus sejalan dengan pengembang?" ujar Teguh Senoadji, eksekutif pada sebuah perusahaan properti di Jakarta, sambil terbahak, Rabu (12/4).

Apa yang disampaikan Teguh memang terjadi di lapangan. Pengembang tidak bisa apa-apa ketika para pemilik rumah ingin mengubah model rumahnya sesuai dengan selera mereka.

Sebuah perumahan di Jalan Pos Pengumben, Jakarta Barat, misalnya, mengembangkan gaya mediterania, yang serba terang, banyak bukaan jendela, aksesori, banyak lengkung, ornamen oval, jendela tidak sebesar model tropical modern, dan sebagainya. Sebagian besar pembeli rumah puas dan tidak berminat mengubah bentuk rumahnya. Tetapi tidak sedikit pula yang mengubahnya, dengan anggaran fantastis. Misalnya mendekatkan diri dengan gaya klasik, etnik, bahkan minimalis dan tropical modern. Pekerjaan mengubah bentuk rumah ini biasanya memakan waktu berbulan-bulan. Seperti membangun rumah baru saja.

Pengembang dalam hal ini tidak bisa berbuat apa-apa sepanjang pemilik rumah mengajukan izin membangun bangunan, tidak merebut lahan publik, tidak mengganggu pemandangan, tidak melewati garis batas bangunan, dan sebagainya.

Patokan

Pada akhirnya, para pengembang membangun rumah dengan gaya tertentu hanya sebagai patokan atau sebutlah langkah awal pembangunan rumah. Selera pemilik rumah yang kemudian sangat menentukan.

Pernah terdapat beberapa perusahaan pengembang besar yang melarang pembeli rumah mengubah-ubah bentuk rumah. Ketika dilakukan transaksi jual-beli, pengembang langsung menyodorkan perjanjian yang menyatakan bahwa pembeli rumah tidak akan mengubah bentuk rumah. Ini pada sebagian cukup berhasil. Namun, umumnya pengembang yang "kaku" seperti ini ditinggalkan konsumen. Apa boleh buat, belajar dari pengalaman tersebut, tidak banyak pengembang yang "penuh percaya diri" menerapkan regulasi yang rigid. Para pengembang cenderung lebih fleksibel terhadap tuntutan publik.

"Kami selalu ingin menjadi trend setter untuk model rumah. Akan tetapi, kami tidak menafikan selera pasar. Apabila pasar menghendaki gaya tertentu, kami harus rela membuat rumah dengan gaya itu juga," ujar Muhammad Syukur, anggota staf pada sebuah pengembang besar di Surabaya, hari Selasa.

Ia menyatakan, dalam sejarah perusahaan tempat ia bekerja, sudah terdapat enam gaya rumah yang dikembangkan. Pertama, gaya klasik atau model-model rumah Yunani zaman dulu atau model Roma.

"Lalu muncul tipe lain, misalnya American style, kayak kampung koboi-koboi gitu-lah. Rumah-rumah seperti ini pakai warna-warna berani," ujar Syukur.

Pengembang CitraRaya Surabaya juga mengalami hal serupa. Pengembang besar di Surabaya Barat ini mengembangkan model Amerika. Tetapi kemudian gonta-ganti model, sejalan dengan tren dan tuntutan pasar. Maka, ada kalanya perumahan ini bermain dengan gaya mediterania, klasik, dan pernah pula mengembangkan gaya tropical modern. Gaya yang terakhir ini kerap dikombinasikan dengan sentuhan etnik, yang ternyata cukup diminati pembeli selama beberapa tahun.

Pernah pula perumahan CitraRaya mengembangkan gaya Empire style yang agak mirip dengan gaya klasik. Model rumah seperti itu mirip dengan model rumah-rumah di kawasan Pecinan pada era penjajahan Belanda. Namun, gaya seperti itu juga tidak bertahan lama.

Kini, di era setelah tahun 2002, perumahan di banyak kota besar banyak beralih ke gaya perumahan tropical modern yang banyak menekankan pada aspek kayu, suka menunjukkan serat kayu. Pokoknya, bahan-bahan yang digunakan ditunjukkan sesuai dengan kondisi aslinya.

Gaya arsitektur seperti ini berbeda dengan gaya minimalis yang main warna putih dengan aksen merah. Jendela polos, tanpa penutup jendela. Banyak yang menyebut gaya ini tidak terlalu cocok dengan selera Indonesia, tetapi kenyataannya gaya ini sempat cukup diminati publik kelas menengah Jakarta dan beberapa kota besar lain.

Menurut di lapangan, konsumen rumah makin paham dengan gaya arsitektur yang sedang ngetren. Banyaknya buku bacaan tentang arsitektur dunia, serta makin bertambahnya majalah atau tabloid yang bernapaskan rumah, apartemen, dan desain, membuat warga tidak terlampau awam dengan masalah model perumahan. Warga yang suka bepergian ke luar negeri dan banyak melihat model rumah juga mempunyai selera yang makin bagus dan kritis.

Dalam konteks seperti itu, para pengembang mutlak mempunyai sumber daya manusia yang sangat kuat. Pengembang tidak bisa lagi hanya terpaku pada kemampuan kapital, daya jual, dan "tukang ngecap" kepada konsumen. Pengembang mutlak mempunyai tenaga arsitek yang andal, desain interior yang kampiun, serta tenaga yang secara konsisten mengikuti tren yang berkembang.

Konsumen, seperti diketahui, makin kritis, banyak tahu, dan cerdas. Mereka tidak bisa lagi dikelabui dengan janji-janji gombal yang menyebalkan. Mereka membutuhkan pernyataan yang bisa dipegang.

Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Bangunan Tropis Kontemporer

Bangunan Tropis Kontemporer

Bangunan Tropis Kontemporer

Filsuf Walter Benjamin mengatakan bahwa sebagian besar orang mempersepsikan arsitektur sebagai gejala sehari-hari. Mereka jarang melihatnya sebagai karya seni.

Pada saat struktur bangunan berdiri, perancangnya sudah menentukan massa depannya berdasarkan aktivitas pengguna bangunan, lokasi, karakter lahan dan gaya bangunannya. Itulah upaya Stefani F. Hasan, arsitek yang merancang dan membangun rumah keluarga Benny Setiawan ini.

Karya arsitek ini patut mendapat perhatian karena memiliki ciri khas berupa bidang-bidang besar dengan volume yang lapang, menjadikan rumah tinggal di kawasan Pantai Ancol ini terlihat kokoh dan lugas. Atapnya datar terbuat dari plat beton dengan dinding beton sebagai penopang. Bahkan sebagian bidang lantainya dijadikan tempat menggantungkan langit-langit. Bahan bangunan reguler dipakai secara kreatif sehingga terlihat putus-sambung namun tetap mendukung kenyamanan sebuah bangunan tinggal yang berada di iklim tropis.

Bukaan tersedia di setiap penjuru rumah, bahkan ada permintaan khusus dari pemilik rumah untuk menerapkan ruang-ruang yang tembus pandang supaya jangkauan visual tetap luas dan menembus batas ruang. Permintaan ini diluluskan oleh Stefani dengan membuat dinding semi transparan yang membingkai inner courtyard sementara ruangan-ruangan yang mengelilinginya diberi dinding tembus pandang. Sebagai contoh adalah kamar tidur pemilik rumah. Di kamar ini dibuat dinding kaca tembus pandang yang lebar sehingga pemandangannya mencapai ruangan keluarga, inner courtyard dan ruangan makan di seberangnya, padahal posisi kamar tidur utama tersebut masih dibatasi ruangan tangga. Maka itu sisi dinding tangga yang menghadap ke inner courtyard pun memakai kaca tembus pandang juga.

Menurut Stefani konsep rancangan rumah ini digubah sesuai dengan karakter pemilik rumah yang masih muda, dinamis dan fleksibel. Tanpa ragu diciptakannya permainan tinggi rendah plafon, naik turun lantai serta volume ruang yang saling berbeda dalam rangka mengatasi iklim lembap di sekitar pantai. Pengaturan berbagai perbedaan ketinggian dan volume tersebut tercipta melalui tangga yang juga berfungsi menciptakan suasana keterbukaan seraya memperkuat orientasi ke inner courtyard. Menurut Stefani tangga ini digubah berdasarkan fengshui yang mengatur jumlah anak tangga. Dari situ terjadilah berbagai volume ruang yang berbeda.

Permukaan lantai mula-mula ditinggikan untuk ruangan tempat duduk tamu. Setelah itu ditinggikan lagi untuk ruangan tempat duduk keluarga, kamar tidur tamu, dapur bersih, ruangan makan dan dapur kotor. Kemudian ditinggikan lagi agar mencapai tangga dengan bordes lebar untuk mencapai kamar tidur utama, selasar dan kamar tidur anak-anak. Sementara itu dari lantai ruangan tempat duduk tamu dibuka sirkulasi ke lantai servis dan garasi.

Karakter bangunannya yang lugas dan kokoh terlihat dari dinding yang tebal dan ukuran pintu yang besar. Meskipun wanita, Stefani tidak ragu bermain dengan karakter yang maskulin seperti itu. Di pihak lain, bangunan di wilayah dekat pantai memang sebaiknya arsitek mengantisipasi datangnya banjir, badai, angin atau penurunan tanah, di samping korosi dan kelembaban yang tinggi.

Yuli Andyono
http://griya-asri.com/article/arsitektur/bangunan_tropis_kontemporer.deo



Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Suasana Resor Tropis di Rumah Tinggal

Suasana alami, nyaman, sejuk dan mewah yang terasa saat berlibur di sebuah resor dapat memberikan inspirasi untuk membangun rumah tinggal bergaya modern bertaman tropis, seolah-olah kita bukan berada di tengah kota metropolitan.

Gagasan desain hunian seperti ini berawal dari keinginan pemilik untuk mewujudkan rumah tinggal dengan suasana seperti di rumah peristirahatan. Dengan kaveling seluas 1250 m2 dan berlokasi di kompleks perumahan elite di kawasan Jakarta Barat, pemilik juga ingin menikmati kenyamanan fasilitas dan tampilan hunian yang elegan sesuai dengan gaya hidup masa kini. Untuk mewujudkan hal tersebut, arsitek muda Handoko Gunawan merancang hunian bergaya modern kontemporer yang menyatu dengan lanskap bernuansa tropis sehingga begitu pemilik pulang ke rumahnya, mereka langsung merasakan perubahan lingkungan yang lebih tenang dan teduh. Area lanskap pada hunian ini dirancang oleh desainer Widjatmiko Heru dari Agla Pradipta Tama.

Sebagai langkah awal, arsitek berupaya mengoptimalkan potensi tapak yang berbentuk huruf L, berada di sudut dalam kompleks dan membuat bagian depan hunian menghadap ke arah barat. Arsitek meniru tata letak sebuah resor yang pernah dikunjunginya ke dalam pengolahan lahan hunian yaitu dengan membagi kaveling menjadi tiga zona berdasarkan herarki kegiatan dan orientasi terhadap matahari. Yang pertama adalah zona publik, terdiri dari pintu masuk utama, ruangan tamu dan ruangan serbaguna yang berada di bagian muka / barat lahan dan dapat terlihat dari arah luar. Kedua adalah zona privat, terdiri dari pantri, area makan pagi, kamar tidur, ruangan belajar dan home theater yang berada di bagian belakang lahan sehingga privasi penghuni tidak terganggu. Ketiga adalah zona semipublik, terdiri dari ruangan keluarga, ruangan makan formal, area servis dan teras belakang yang bersisian dengan kolam renang.

Pembagian tiga zona kegiatan ini diwujudkan dalam dua unit massa bangunan yang disusun menyerupai huruf T. Seperti halnya konsep sebuah resor, formasi bangunan ini dipadukan dengan area terbuka yang diolah berupa carport, selasar, taman dan kolam renang sehingga menegaskan kesan ruang dalam yang “merangkul” ruang luar. Konsep ini didukung oleh bentuk massa bangunan yang mengacu pada prinsip tropis tetapi “dikemas” dalam wujud yang lebih modern. Elemen bangunan tropis yang dominan adalah atap pelana, atap perisai dan pergola yang menaungi ruang dalam dan menghindari dari teriknya sinar matahari. Atap pada setiap unit bangunan sengaja dibuat dengan ketinggian yang berbeda sehingga menciptakan komposisi yang dinamis. Susunan ini mencapai klimaksnya pada atap ruang duduk lantai atas yang menerus ke belakang sampai membentuk portico di teras belakang.

Bentuk atap yang konvensional ini dikombinasikan dengan lubang-lubang kaca ukuran besar dan tanpa kusen yang dipasang di bawah atap sehingga memberi vista ke arah luar sedangkan pergolanya dibuat dari bilah-bilah kayu dan kaca sehingga tampil lebih kontemporer. Arsitek juga merancang jendela-jendela lebar agar memaksimalkan pandangan antarruang serta masuknya cahaya alami dan sirkulasi udara segar. Arsitek juga mengekspos keindahan tekstur, warna dan motif material alami yang serasi dengan suasana tropis. Pemakaian setiap jenis material disesuaikan juga dengan karakter setiap ruangan. Contohnya marmer jenis scottish brown dipakai di kamar mandi utama sedangkan jenis dark emperador dan serpegiante digunakan pada ruang-ruang utama untuk memberikan kesan mewah.

Lantai teras belakang di dekat kolam renang, pergola dan pintu pagar dibuat dari kayu merbau untuk menegaskan kesan alami. Bahan lantai dengan tekstur yang lebih kasar seperti nero absoluto dengan finishing flame dan batu andesit dipakai pada pintu masuk lobi dan tangga dalam agar tercipta suasana ruang luar di area tersebut. Dalam menata interior rumah, arsitek memilih furnitur bergaya modern klasik yang didominasi bentuk kotak-kotak geometris tetapi dikombinasikan dengan detail melengkung, permainan motif serta warna-warna cokelat monokromatik agar tampil elegan dan berkesan mewah. Sebagai contoh, arsitek merancang panel dekoratif yang dilapisi oleh veneer berserat eksotik seperti motif kayu anigre di ruangan keluarga. Selain itu, panel kayu berlapis veneer motif kayu eboni Makasar di kamar tidur dipadukan dengan padded wall berlapis kain sutra yang lembut.

Sesuai dengan konsep awalnya semua ruang-ruang dalam berorientasi ke arah luar melalui bukaan-bukaaan dan bidang transparan. Agar suasana tidak membosankan desainer lanskap berupaya membuat konsep yang berbeda untuk setiap view dari arah ruang dalam dan dari arah luar. Dengan demikian terbentuk konsep lansekap yang orientasi ruangnya ke segala arah.

Selanjutnya konsep resor diwujudkan dengan memadukan elemen soft material dan hard material secara harmonis. Dari elemen soft material dipilih tanaman-tanaman tropis yang memiliki beragam jenis dan beragam tekstur yang disesuaikan dengan formasi ruangan. Upaya ini tidak hanya memberi keteduhan tetapi juga memberi “sentuhan” dekoratif melalui permainan bentuk dan warna tanaman dan elemen hard material-nya.

Konsep taman depan lebih difokuskan untuk melengkapi fasada bangunan. Untuk mengimbangi tinggi bangunan ditempatkan beberapa palem sadeng yang proporsional dengan sosok bangunan sedangkan komposisi tanaman heterogen ditata lebih rendah dan bergradasi supaya lebih terasa menyatu. Tanaman bugenvil dan kembang sepatu yang mengisi bak tanaman di sepanjang pagar tumbuh menjuntai dengan warna bunganya yang bertonasi hangat. Hal ini mengurangi kesan masif tembok pagar. Pemandangan hijau dari taman depan ini juga dapat dinikmati dari arah ruang dalam baik pada area semi privat maupun pada area privat.

Taman dalam yang dijadikan untuk kolam renang menjadi pusat perhatian dan menjadi orientasi terhadap ruang-ruang dalamnya. Warna biru permukaan air kolam menjadi tampak kontras dengan warna hijau tanaman yang mengelilinginya. Benda seni dari batu paras putih dalam beberapa bentuk dan fungsi menambah indahnya suasana. Beberapa cerukan yang terbentuk mengikuti lekukan bangunan, diciptakan menjadi taman kering yang menyangga pandangan dari arah ruang dalam. Pada lokasi yang sangat teduh seperti pada innercourt di samping pantri dan ruang makan serta di seputar kamar mandi utama dirancang menjadi taman teduh (shade garden) dengan tanaman-tanaman yang tahan teduh dan material kerikil untuk penutupan lantai.

lebih lengkap:

http://griya-asri.com/article/arsitektur/suasana_resor_tropis_di_rumah_tinggal.deo


Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Nyaman dalam Taman Minimalis

Nyaman dalam Taman Minimalis

Nyaman dalam Taman Minimalis



TREN pembangunan rumah berarsitektur minimalis
ternyata belum diimbangi dengan pembangunan taman-taman bergaya minimalis pula sehingga yang terjadi adalah ketidakharmonisan antara bangunan rumah dan taman. Sebagai satu kesatuan, arsitektur bangunan rumah dan taman haruslah selaras. Rumah minimalis tentu akan lebih harmonis jika didukung kehadiran taman minimalis pula.< dan ekletik cenderung masih yang kita masyarakat dasar budaya dipengaruhi sangat taman rumah bangunan arsitektur terhadap minimalis konsep aplikasi Adaptasi taman). (rumah kesatuan satu menjadi merindukan warga membuat kota kosmopolitan dalam efisien praktis serba modern>

Perlu dipahami bersama bahwa minimalis adalah sebuah konsep, bukan gaya, sebagai wujud akhir dari kompleksitas dalam menyelesaikan hal-hal yang kompleks secara esensial (intisari), serta meniadakan semua elemen, terutama yang berunsur dekoratif sampai pada batasnya. Minimalis adalah pola berpikir, bekerja, dan suatu cara hidup. Sebuah cara pandang baru dalam melihat desain sebagai refleksi cara hidup masyarakat urban yang serba praktis, ringan, efisien, dan penuh kesederhanaan.

Konsep minimalis Barat cenderung rasional fungsional yang lebih menekankan pada fungsi (optimalisasi ruang) dan ekspresi kejujuran (material polos). Sementara konsep minimalis Timur dipengaruhi paham Zen-Buddhisme yang sangat filosofis, yakni menemukan "isi" di dalam kekosongan duniawi (nilai spiritual) yang jernih, polos, bening, dan merasakan kenikmatan dalam keterbatasan.

Walhasil, konsep minimalis mengarah pada penyederhanaan dalam segala bidang, baik dalam konsep tata ruang (optimalisasi fungsi-fungsi ruang), bentuk-bentuk geometris, ornamen polos, bahan asli, dan detail-detail pekerjaan yang rapi, sehingga karya tampil dengan kekuatan arsitektur itu sendiri, tidak tergantung pada hal-hal yang serba artifisial. Taman berperan sebagai penyelaras antara bangunan dan lingkungan sekitar rumah sehingga arsitektur lansekap harus menyatu dan harmonis. Taman adalah cermin dari alam yang memberi kita energi, energi adalah sumber kehidupan. Maka kehadiran taman dalam rumah (rumah taman) adalah mutlak adanya sebagai wahana terapi psikis dan fisik penghuni rumah sekaligus sumber kehidupan.

Taman merupakan representasi kehadiran alam (taman surgawi) dalam rumah sebagai bagian dari ingatan kolektif manusia (agama dan budaya) yang selalu ingin dekat dengan alam. Imajinasi taman minimalis tetap di bawah bayangan ingatan kolektif kita di masa kecil dengan lansekap alam pedesaan yang hijau, hamparan padang rumput, pepohonan yang rindang, semerbak harum bunga berwarna-warni, gemericik air sungai yang jernih, angin segar yang bertiup sepoi-sepoi, dan kicauan suara burung di atas pohon, suara jangkrik, atau suara kodok ngorek.

Pada taman minimalis prinsip itu tetap berlaku. Perpaduan unsur bebatuan (pasir, kerikil, koral, batu kali), unsur air (kolam air mancur, air muncrat, air terjun, air semprot), skala ruang terbuka yang tersedia, dan permainan tata cahaya (matahari dan lampu taman gantung, berdiri, atau sorot atas/bawah) dalam massa tanaman berbunga indah (pohon, perdu, semak, pengalas) menghadirkan suasana serasa rumah dalam taman surgawi. Permainan lampu yang tepat dapat memberikan efek dramatis, romantis, atau hening dalam taman di malam hari.

Tema taman minimalis dapat dikembangkan dengan tema taman aromatik (tanaman berbau harum wangi), taman apotek hidup (tanaman berkhasiat obat), taman air (tanaman air), atau taman rempah (tanaman kebutuhan memasak). Pilih tanaman yang mudah pemeliharaan dan perawatannya, termasuk media tanam (di tanah/di pot) dan jenis pupuk (alami/buatan).

Taman minimalis mensyaratkan hemat bahan efisien, praktis, ringan tapi kokoh, dan berteknologi tinggi, tanpa mengurangi kualitas bangunan. Bentuk geometris, garis-garis bidang lurus tegas, terlihat kaku, dan titik-titik pertemuan menyudut, tidak nyeleneh-nyeleneh, proporsional, tetap sangat menonjolkan bentuk dasar arsitektur yang tegas. Pembagian ruang sangat efisien, fungsional, dan jelas hierarkinya, tidak ada ruang mati. Sirkulasi ringkas, optimalisasi multifungsi ruang dan berurut.

Taman minimalis mensyaratkan pemeliharaan yang mudah, ringkas, dan praktis. Pemilihan material keras (hardscape) dan material lunak (softscape) yang tepat akan mempermudah pemeliharaan. Struktur taman dapat dioptimalkan sebagai daerah resapan air yang terdiri dari bawah ke atas berupa batu apung, ijuk, koral, pasir kasar, dan tanah/pasir/koral/kerikil dengan ketebalan beragam sesuai kondisi tanah.

Kehadiran perpaduan rumah dan taman minimalis yang kompak, trendi, dan praktis, tetap akan menjadi pilihan favorit. Kreatifitas dan inovatif dengan cita rasa seni tinggi merupakan simbol baru masyarakat kosmopolitan. Rumah taman minimalis justru menjadi media komunikasi antara arsitektur dan lansekap dengan bentuk kekontrasannya antara alam dan sesuatu buatan manusia (budaya). Nilai keindahan rumah taman minimalis tidak lagi mengandalkan ornamen dan obyek artifisial, tetapi lebih bermakna pada sebuah kejujuran bentuk, fungsi, dan penjiwaan ruang yang diciptakan.

Keelokan taman minimalis yang tampil serasi dengan rumah minimalis jelas akan menyegarkan mata, menyejukkan hati, dan mendinginkan bagi siapa saja yang menikmatinya. Kehadiran taman minimalis yang dinamis membuat suasana rumah juga terasa hidup dan bergairah dalam mengisi rutinitas kehidupan.

NIRWONO JOGA, Arsitek


Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Tips Bangun Rumah Mungil

Rumah Mungil nan Kompak

Rumah Mungil nan Kompak

Terwujudnya sebuah keluarga yang sehat fisik dan mental dapat dimulai dari rumah yang sehat pula.

Sering kali timbul pertanyaan, apa hubungan rumah sehat dengan keluarga sehat? Berbagai penelitian membuktikan bahwa rumah yang sehat berperan besar menjaga kesehatan fisik dan mental penghuni rumah, karena pada umumnya dua per tiga kehidupan manusia berada di rumah.< di berada manusia kehidupan tiga per dua umumnya pada karena rumah, penghuni mental dan fisik kesehatan menjaga besar berperan sehat yang rumah bahwa membuktikan penelitian Berbagai sehat? keluarga dengan hubungan apa pertanyaan, timbul>

Di zaman krisis ekonomi yang berkepanjangan seperti sekarang, rumah mungil yang sehat saja tidaklah cukup. Rumah juga harus hemat, produktif, dan ramah lingkungan. Meski mungil, kualitas rumah harus kompak.

Anggaran keuangan keluarga yang pas-pasan dan rumah tinggal yang imut-imut justru merupakan tantangan bagi penghuni yang menuntut seni kreativitas tinggi dalam mengolah rumah tempat tinggal dengan kesederhanaan. Anda pun bisa mencobanya.

Keterbatasan lahan jelas mensyaratkan optimalisasi alokasi lahan dan pemanfaatan fungsi ruang luar dan ruang dalam, serta kemungkinan rencana pengembangan ruang tingkat ke atas. Multifungsi sudah merupakan keharusan untuk berbagi ruang berbagai macam kebutuhan. Ruang luar depan dapat difungsikan sekaligus sebagai "ruang taman tamu" yang merangkum teras depan, carport, dan ruang tamu dalam suasana taman. Tamu asing dan teman-teman anak remaja kita dapat dijamu di sini.

Ruang dalam mengakomodasi fungsi ruang keluarga, ruang belajar dan bekerja, ruang tidur dan ruang makan dengan pembatas sederhana, serta kamar mandi. Ruang ini merupakan ruang bermain si kecil yang cukup lega dan aman.

Bapak dan ibu dapat bekerja atau membaca, sementara si anak belajar di meja yang sama. Pada saat jam makan, meja berubah menjadi meja makan bersama keluarga, praktis dan efisien.

Ruang luar belakang merupakan ruang servis dapur, ruang jemur, kamar (bisa untuk pembantu, jika ada), kamar mandi, dan ruang cuci.

RUMAH mungil bukan berarti rumah tidak sehat. Rumah sehat memerlukan bukaan-bukaan lubang angin dan jendela yang lebar. Ketersediaan lubang angin di atas dan di bawah dan penanaman pohon di depan dan belakang halaman rumah akan memberikan keteduhan lingkungan dan sirkulasi udara segar yang mengalir ke dalam rumah dari depan ke belakang atau sebaliknya tanpa terhalang untuk menghindari terperangkapnya udara panas dalam rumah.

Penempatan jendela yang lebar dan lubang angin secara bersilangan akan memudahkan sinar Matahari masuk memberikan kehangatan dan penerangan alami ke dalam rumah. Ruang servis, terutama ruang jemur, jelas memerlukan sinar Matahari yang cukup sehingga keteduhan pohon atau pergola harus diperhitungkan. Yang perlu diingat adalah kebersihan rumah sejak dari luar pagar (saluran air dan jalan), ruang luar depan, ruang dalam, dan ruang luar belakang tetap mutlak diperlukan.

Rumah mungil yang hemat mensyaratkan efisiensi pemakaian material bangunan untuk lantai, dinding, dan atap dipilih dengan kualitas sedang (tidak terlalu buruk) tetapi kuat dan tahan lama, seperti keramik KW-2, batako.

Pemilihan material bangunan juga harus hati-hati dengan memperhatikan kandungan bahan-bahan kimia yang ada dalam cat, asbes, atau bahan berbahan plastik sehingga dapat menghindari zat-zat beracun terhadap penghuni rumah dalam jangka panjang.

Perabot dibatasi dengan skala prioritas perabot serbaguna untuk efisiensi ruang. Di bawah kaki tempat duduk keluarga dan meja dapat dilengkapi lemari-lemari kecil tempat menyimpan buku atau perabotan rumah tangga. Untuk menambah kesan ruang luas, perabotan ruang dalam ditata pada sudut-sudut ruangan. Plafon dapat ditiadakan sehingga tampak atap ekspos rangka dengan penyelesaian rapi.

Jaringan kabel harus ditata rapi pula. Namun, perlu diingat untuk menyediakan lubang angin yang cukup untuk melancarkan aliran udara panas yang biasanya ditampung sementara di atas plafon.

KELANCARAN aliran udara yang keluar masuk dan ketersediaan sinar Matahari di siang hari jelas akan menghemat bahkan meniadakan pemakaian listrik alat pengondisian udara (air conditioner), kipas angin, dan lampu penerangan, terutama di siang hari. Namun hal ini juga harus didukung terciptanya keteduhan oleh pepohonan dan kesejukan taman dan kolam yang asri.

Rumah mungil juga produktif mampu mengakomodasi kebutuhan ruang seluruh anggota keluarga. Bagi keluarga muda dengan anak-anak yang masih balita atau kecil, rumah merupakan dunia kecil eksplorasi imajinasi sekaligus ruang bermain, tentu membutuhkan kelegaan ruang dalam bermain, baik di dalam maupun di luar ruangan dengan aman. Bagi yang mempunyai anak-anak remaja, penataan ruang taman tamu di teras depan dapat memenuhi kebutuhan ruang untuk berkumpul, belajar, dan ngerumpi. Bapak dan ibu tentu membutuhkan ruang untuk bekerja atau bersantai dengan nyaman di ruang keluarga.

Pemilihan cat dinding dengan warna cerah kombinasi kuning gading muda, hijau tosca, atau warna-warna pastel dapat menghadirkan suasana hangat, ceria tapi nyaman di mata dan hati. Pemilihan tanaman yang menghasilkan (produktif) seperti penanaman pohon buah- buahan, tanaman sayuran, dan apotek hidup dalam pot-pot tanaman yang tersebar di luar dan dalam rumah akan lebih bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Terciptanya suasana tersebut akan menstimulasi timbulnya inspirasi dan motivasi seluruh anggota keluarga untuk giat beraktivitas, bekerja maupun berkarya.

Keterbatasan dana membuat warga kota tidak mempunyai banyak pilihan dalam menentukan rumah atau kompleks perumahan dengan lokasi ideal, lingkungan asri, dan rumah besar. Namun kita masih dapat menciptakan lingkungan yang asri dengan membuat rumah sendiri ramah lingkungan. Rumah mungil ramah lingkungan merupakan perpaduan keselarasan antara taman dan bangunan rumah dan lingkungan sekitar.

Untuk menyiasati iklim tropis yang panas dengan menghadirkan suasana alami yang teduh, dapat diwujudkan dengan menanam pohon buah-buah di taman depan dan belakang, serta penempatan pot-pot tanaman artistik dan akuarium mungil di teras depan, ruangan dalam, sampai teras belakang.

Pemasangan lukisan atau foto-foto bertema lingkungan atau pemandangan alam hasil karya sendiri atau anak-anak, dapat memperkaya kesan alami dalam ruangan dan kenangan tersendiri. Sementara itu, keindahan taman depan dan belakang juga dapat menyatu dinikmati dari dalam rumah melalui jendela-jendela yang lebar.

Tren pembangunan rumah eko-arsitektur yang kini berkembang justru memperkenalkan penggunaan bahan-bahan bangunan lokal tetapi inovatif, ramah lingkungan, dan dapat didaur ulang, seperti dinding rumah dari potongan batang pohon cemara. Gaya hidup seluruh anggota keluarga juga mulai mengarah ke ramah lingkungan, mulai dari hal kecil tetapi penting seperti dilarang merokok di rumah.

Penghematan pemakaian air bersih untuk memakai keperluan memasak, mandi, mencuci pakaian atau kendaraan, serta mematikan keran air saat tidak diperlukan. Penghematan pemakaian listrik terutama di siang hari dan mengurangi pemakaian barang-barang elektronik yang tidak diperlukan sama sekali bagi masing-masing keluarga.

Aspek lain, daur ulang pemakaian barang-barang bekas seperti stoples atau kaleng untuk tempat bumbu atau menjadi pot-pot tanaman artistik. Kertas untuk menulis lagi, kardus untuk menyimpan barang dan barang sisa lainnya masih dapat disumbangkan ke pemulung, dan sampah pun dapat dihemat.

Kini, keinginan Anda untuk mewujudkan rumah mungil yang kompak bukan impian lagi. Selamat mewujudkan.

NIRWONO JOGA Arsitek Lanskap
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi