Jumat, 08 Februari 2008

Desain Apik Rumah Tumbuh

Desain Apik Rumah Tumbuh

Arsitek Desain Rumah

PEMBANGUNAN bertahap sesuai kemampuan pemilik rumah dapat mewujudkan impian memiliki rumah idaman. Lantas, bagaimana cara merancangnya?

Dana maupun luas lahan yang terbatas tidak perlu menjadi kendala bagi Anda untuk membangun rumah ideal sesuai impian. Karena kini rumah tumbuh dapat menjadi solusi praktisnya. Tren rumah tumbuh kini berjangkit pada pasangan muda yang tinggal dan menetap di kota-kota besar di Indonesia. Karena umumnya dengan dana yang terbatas, banyak pasangan harus berpikir ulang bila ingin kembali membangun rumah mereka.

Tak perlu bingung karena saat ini telah ada salah satu cara untuk mewujudkan impian tersebut, yakni dengan merancang konsep rumah tumbuh. Sesuai dengan namanya, rumah tumbuh adalah rumah yang pembangunannya bertahap. Tentu saja ini tergantung pada kebutuhan dan sesuai dengan kemampuan keuangan sang pemilik rumah.

Hal ini seperti diutarakan oleh Imam Rasyidi dari PT Rumah Idaman Indonesia (RII) yang bergerak di bidang jasa kontraktor. "Umumnya, rumah tumbuh menjadi pilihan bagi Anda yang ingin membangun rumah, namun memiliki keterbatasan biaya dan kebutuhan. Dengan demikian, penambahan ruang per ruang akan hadir maksimal sesuai keinginan sang pemilik rumah," ucapnya.

Umumnya, konsep rumah tumbuh terbagi menjadi dua, yakni vertikal dan horizontal. Konsep rumah tumbuh horizontal memiliki pengembangan yang lebih mudah. Hal ini disebabkan dengan pemilikan lahan yang luas, Anda tak masalah bila harus mengembangkan ke samping atau melebar. Namun, persoalannya kini di kota-kota besar seperti Jakarta, untuk mendapatkan tanah yang luas tentu saja bukan urusan mudah. Kalaupun menemukannya, pasti dengan banderol harga yang mahal dan akan menguras "isi kantong".

Makanya, tren di kota-kota besar, rumah kebanyakan tumbuh secara vertikal. Lantas, apa yang harus Anda persiapkan dengan konsep rumah tumbuh secara vertikal? "Yang menjadi syarat utama adalah fondasi rumah harus kokoh. Ini syarat mutlak bila ingin membangun rumah tumbuh," tutur pria yang berkarier menjadi kontraktor sejak 7 tahun belakangan ini.

Di sini, dibutuhkan fondasi dan struktur yang kuat. Hal ini berdasarkan pada mahalnya budget yang dibutuhkan untuk membangun sebuah dak. "Namun, bila memiliki keterbatasan biaya hingga tidak bisa menambah struktur ke atas, dapat pula melakukan penambahan lantai mezanin," imbuh arsitek dan interior desainer yang juga merangkap sebagai konsultan, I Oetomo Aryobimo Dipl Arch Int.

Arsitek Desain Rumah

sindo//tty) okezone


Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Warna-warna Dingin dalam Interior

Warna-warna Dingin dalam Interior

Arsitek di Jakarta

Seperti halnya warna-warna hangat, maka warna-warna dingin juga dikenal karena efeknya yang memberi nuansa atau perasaan dingin, sejuk. Kita akan coba secara sederhana mencoba merasakan efekyang ditimbulkan oleh warna-warna berikut ini.

Coba rasakan hijau dari padang rumput yang membentang. Atau warna biru kehijauan dari warna air laut. Juga warna abu-abu keperakan dari unsur logam besi. Ya, semua warna itu ada
dalam satu kelompok warna-warna dingin.Kelompok warna itu mulai dari warna hijau sampai ke arah warna biru.

Warna-warna dingin, seperti halnya warna-warna hangat, secara umum juga memiliki sifat yang cukup beragam, mulai dari yang sifatnya tenang menyejukkan, sampai kepada dingin yang memberi nuansa tenang menyegarkan. Warna-warna dingin menyejukkan bisa didapatkan dari warna-warna biru kehijauan, warna-warna biru, sampai warna-warna biru keunguan. Sementara warna-warna dingin yang menyegarkan kita peroleh dari warna-warna hijau kekuningan, warna-warna hijau,sampai warna-warna hijau kebiruan.

Warna-warna Netral
Bagaimana dengan warna-warna abu-abu? Abu-abu pada dasarnya adalah perpaduan dua warna netral hitam dengan putih, dan sifatnya bisa menjadi warna latar belakang yang menenangkan, tidak membuat tekanan berlebih pada emosi manusia. Warna-warna abu-abu seringkali diasosiasikan dengan peralatan yang terbuat dari logam, bersifat bersih, dingin, dan juga diasosiasikan kepada nuansa modern. Sementara warna hitam sering diasosiasikan selain sebagai latar belakang, sesuatu yang kosong, kehampaan alam semesta, juga bisa disosiasikan sebagai sesuatu yang mistis, sedih, atau bahkan sesuatu yang negatif. Berlawan dengan hitam, warna putih diasosiasikan sebagai sesuatu yang tenang, luas terbuka, bersih. Sumber Kompas



Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Membayar Pajak Bumi dan Bangunan

Membayar Pajak Bumi dan Bangunan


Jasa Bangun Rumah



Setiap warga negara wajib membayar pajak. Penerimaan negara dari sektor pajak pun menjadi unggulan. Tahun depan bahkan target perolehan pajak Rp 333 triliun.

Karena itu, setiap tahun pemerintah berusaha melakukan berbagai upaya untuk memperbesar penerimaan negara dari sektor pajak. Untuk tahun depan, misalnya, dengan menggenjot sektor ritel.

Salah satu jenis pajak yang memberikan kontribusi besar bagi pendapatan negara adalah pajak bumi dan bangunan (PBB). Setiap warga negara yang memiliki tanah dan bangunan yang ditunjukkan dengan kepemilikan sertifikat yang sah berkewajiban membayar PBB.

Pajak ini dibayarkan setiap tahun sekali. Namun, banyak warga masyarakat yang belum sepenuhnya memahami tata cara pembayarannya. Ini mungkin yang menjadi salah satu penyebab masih seringnya ditemukan kasus penunggakan PBB.

Sebenarnya pembayaran PBB tidak sulit dan rumit seperti yang dibayangkan. Masyarakat bisa datang langsung ke kantor-kantor pelayanan pajak, kantor kelurahan, atau dengan ATM.

Direktoral Pajak Departemen Keuangan telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Bank Central Asia (BCA). Dengan kerja sama ini, wajib pajak bisa membayar PBB lewat fasilitas ATM BCA yang tersebar di seluruh Indonesia. Struk pembayaran lewat ATM diakui sebagai bukti pembayaran yang sah.

Jika kita baru membeli tanah dan atau rumah serta belum pernah membayar pajak, maka yang perlu disiapkan adalah KTP, kartu keluarga, dan sertifikat tanah dan atau rumah tersebut. Selanjutnya kita bisa mendatangi kantor pelayanan pajak setempat dan menyampaikan kepada petugas bahwa kita ingin membayar PBB.

Petugas kemudian akan mencatat dan mempersilakan kita kembali lagi sekitar tiga minggu kemudian. Setelah itu kita akan diberikan surat pemberitahuan pajak terutang (SPPT). Dengan SPPT ini maka kita bisa langsung membayar PBB.

Untuk tahun-tahun berikutnya, setiap akan membayar PBB maka SPPT perlu dibawa ke kantor pajak. Bagaimana jika membeli rumah dari developer? Sebelum proses jual beli rumah tersebut selesai, pembayaran PBB menjadi kewajiban pengembang. Namun, setelah rumah diserahterimakan, kita yang berkewajiban membayar PBB.

Namun pembayaran PBB ini tidak langsung kita bayar setelah proses serah terima rumah. Biasanya satu tahun kemudian. Setelah kita menandatangani akta jual beli, pengembang akan memecah sertifikat rumah beserta tanah yang kita beli untuk diproses menjadi sertifikat atas nama kita.

Setelah sertifikat jadi, kita diminta untuk melapor ke Badan Pertanahan Nasional (BPN), kelurahan, dan kantor pajak setempat.

Di kantor pajak, kita akan mendapatkan SPPT. Dan setelah itu, kita bisa membayar PBB atas tanah dan rumah yang kita beli dari developer dengan menggunakan SPPT tersebut. Jadi sebenarnya, proses pembayaran PBB tidaklah sulit dan rumit.

(jar/dari berbagai sumber) Republika


Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Menata Teras Rumah

Menata Teras Rumah

Arsitek Rumah Minimalis

Teras rumah merupakan bagian luar dari bangunan rumah. Kehadirannya merupakan satu kesatuan dari seluruh bentuk rumah. Maka, bentuknya pun harus dibuat sedemikian indah karena mencerminkan keindahan rumah secara utuh. Sebagai ruang perantara lingkungan dalam dan luar rumah, karakter teras sama dengan karakter ruang dalam.

Ada dua jenis teras, yaitu depan dan belakang. Teras depan sebagai tempat untuk menyambut tamu karena itu bentuknya ditekankan sisi estetisnya. Sementara teras belakang bersifat privat sehingga bentuknya dibuat untuk menampung kegiatan keluarga atau menyalurkan hobi seperti melukis, membaca koran, minum the di sore hari, atau bercengkaram dengan keluarga.

Di teras depan, seseorang sering menerima tamu yang berkunjung. Karena itu, bagian ini menjadi sangat penting dan perlu ditata agar tampak lebih indah dan cantik.

Luas teras bervariasi tergantung luas rumah secara keseluruhan. Jika rumah luas dan memiliki sisa tanah yang cukup, maka biasanya ruang untuk teras juga cukup luas.

Teras bisa berbentuk ruangan setengah terbuka, atau ruang datar yang luasnya 1x2 m2 yang hanya berisi beberapa kursi. Luas dan bentuk teras sangat tergantung kebutuhan dan kebiasaan pemilik rumah. Yang jelas, karena fungsinya penting bagi sebuah rumah maka teras perlu penataan indah dan cantik.

Untuk menata teras, perlu diperhatikan beberapa hal:

1. Agar lebih nyaman dan indah, material untuk teras seperti lantai, dinding, maupun plafonnya sebaiknya berbeda dari ruangan lain. Untuk lantai, pilihlah bahan yang tidak licin karena berada di luar rumah dan sering terkena hujan. Materialnya bisa dari kayu, keramik, atau batu alam.

2. Jika teras tidak terlalu luas, maka pemilihan furnitur dan perabot pendukung perlu diperhatikan. Pilihlah furnitur yang tidak terlalu besar ukurannya. Kalau furniturnya besar ruang semakin sempit.

3. Jika aktivitas di dalam rumah tidak terlalu padat, teras bisa ditata dengan corak yang sederhana. Tatanan seperti ini lebih cocok dengan situasi rumah dibanding penataan yang kompleks dan rumit.

4. Jika ukuran teras luas, penataannya bisa dengan gaya yang atraktif. Misal dengan gaya tropikal, natural, atau komposisi padat. Beberapa gaya ini bisa meminimalkan kesan kaku yang biasanya tampil di rumah.

5. Jika Anda hobi mengoleksi berbagai benda antik atau barang seni, tidak ada salahnya untuk memajang benda-benda tersebut di teras rumah. Selain untuk memperindah, hal itu juga bisa memperlihatkan karakter pemilik rumah.

Selain di depan dan belakang, teras juga bisa dibangun di samping rumah jika memang ada lahan yang tersisa. Di mana pun letaknya, teras perlu ditata sedemikian rupa agar terlihat cantik dan indah. Kesan indah pada teras bisa mempengaruhi kesan rumah secara keseluruhan.

(jar/dari berbagai sumber ) Republika


Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Menempati Rumah Tusuk Sate

Menempati Rumah Tusuk Sate

Jasa Renovasi Rumah

Siapa pun pasti ingin memiliki rumah sendiri. Ada banyak pertimbangan ketika orang hendak memilih rumah. Salah satunya adalah lokasi. Tentu pilihannya jatuh pada rumah dengan lokasi strategis agar memudahkan beraktivitas. Dalam jangka panjang rumah ini akan mendatangkan peluang investasi yang bagus.

Bagaimana dengan rumah yang posisinya tusuk sate? Kebanyakan orang akan menggeleng jika ditawari rumah tersebut. Mayoritas masyarakat menyakini rumah tusuk sate kurang bagus peruntungannya. Para penganut feng shui juga menyakini rumah tusuk sate kurang mendatangkan keberuntungan bagi pemiliknya.

Bisa dipahami, posisi tusuk sate memang bisa mendatangkan efek negatif. Misalnya, rumah akan berisiko ditabrak oleh kendaraan yang melaju kencang. Dari sisi kesehatan, penghuni juga akan ikut terpengaruh sebab angin dan debu dari kendaraan yang lewat di depan rumah akan mudah masuk.

Di malam hari sorot lampu dari mobil atau motor, yang hendak menuju samping kiri atau kanan rumah posisi tusuk sate tersebut, akan menganggu penghuni rumah. Lama-lama sorotan ini membuat tidak nyaman penghuni rumah.

Begitulah, rumah tusuk sate menjadi kurang diminati. Jika letaknya di kompleks perumahan, rumah ini akan menjadi pilihan terakhir yang dilirik oleh konsumen. Harganya biasanya akan lebih murah jika dibandingkan rumah lainnya. Belum lagi terpaan angin akan lebih banyak ketimbang rumah bukan tusuk sate.

Sebenarnya rumah tusuk sate tetap bisa menguntungkan kalau kita bisa menyiasatinya. Jika dipakai untuk usaha, misalnya, posisinya malah mudah dilihat dan ditemukan.

Jika terlanjur membeli rumah tusuk sate, ada beberapa hal yang bisa dipertimbangkan agar nyaman ditinggali:

1. Ubahlah arah pintu rumah. Jika pada awalnya pintu menghadap ke jalan, pindahkan ke posisi sebelah kiri atau kanan. Dengan demikian debu atau angin yang masuk ke rumah tidak sebanyak bila pintu menghadap jalan tusuk sate.

2. Tanamlah tumbuhan yang berfungsi sebagai penyaring udara dan sebagai pelindung rumah dari bahaya diterobos kendaraan. Misalnya, tanaman bambu kecil. Tanaman ini akan bergerak elastis jika ada angin kencang yang datang dari depan rumah sehingga angin yang masuk ke rumah tidak akan terlalu kencang.

3. Pasanglah cermin di depan rumah. Cermin ini berfungsi sebagai peringatan bagi kendaraan yang lewat di depan rumah agar mengurangi sorot lampunya.

4. Untuk menjaga kesehatan penghuni, sebaiknya tidak memakai ruang depan sebagai ruang tidur. Sebab akan banyak angin dan debu yang masuk sehingga mengganggu kesehatan.

Rumah tusuk sate tidak selamanya merugikan pemiliknya. Jika ditata dengan baik, rumah seperti ini tetap nyaman untuk ditinggali.

( jar/dari berbagai sumber )Republika


Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Tips Membersihkan Rumah Setelah Banjir

Tips Membersihkan Rumah Setelah Banjir

Biro Arsitek


Banjir besar yang terjadi awal bulan ini telah menggelamkan sebagian besar wilayah Jakarta. Wilayah tetangga, seperti Bekasi, Tangerang, Depok, dan Bogor juga terkena banjir.

Para ahli mengatakan, banjir besar tersebut merupakan siklus lima tahunan. Jika tidak segera diantisipasi, lima tahun ke depan sangat mungkin banjir besar akan terjadi lagi, dan bahkan mungkin akan lebih besar.

Bagaimanapun banjir mendatangkan problem tersendiri, khususnya bagi orang yang terkena. Rumah dan barang perabotan yang terendam air, apalagi selama beberapa hari, tentu rentan terhadap kerusakan. Belum lagi ancaman penyakit yang muncul pascabanjir.

Yang rumahnya terendam banjir membutuhkan waktu beberapa hari untuk membersihkankan. Lumpur yang tebal dan kotoran lainnya yang menumpuk di dalam rumah harus segera disingkirkan. Furnitur dan perabot rumah lainnya yang kebanjiran juga harus segera dibersihkan.

Membersihkan rumah pascabanjir membutuhkan kehati-hatian, terutama kotoran yang bisa menyebarkan bibit penyakit. Selain itu, perlengkapan untuk membersihkan rumah juga perlu diperhatikan agar bersih-bersih rumah berlangsung dengan baik dan lancar.

Untuk membersihkan rumah pascabanjir ada sejumlah tips berikut ini.

1. Untuk menghindari terjadinya korsleting, sebaiknya aliran listrik dipadamkan terlebih dahulu. Sebab benda-benda yang basah terkena air banjir bisa mengalirkan aliran listrik dan bisa berakibat fatal bagi keselamatan.
2. Pakailah sarung tangan, masker, dan sepatu bot agar kita terhindar dari penyakit. Kotoran, lumpur, dan air yang masuk ke dalam rumah mengandung banyak kuman penyakit.
Selain melengkapi diri dengan alat-alat tersebut, sebaiknya juga menghindari kontak langsung dengan barang-barang yang terkena banjir untuk mencegah masuknya kuman penyakit ke dalam tubuh.

3. Agar udara segar masuk ke dalam rumah semua ventilasi dan lubang udara sebaiknya dibuka. Biarkan udara pengap dan berbau dalam rumah mengalir ke luar dan digantikan dengan udara baru yang lebih segar. Udara yang masuk juga bisa mencegah timbulnya jamur.

4. Membersihkan sofa dan karpet yang terkena banjir membutuhkan perhatian khusus. Jika memungkinkan, kita bisa menggunakan jasa binatu profesional. Jika tidak, sofa dan karpet harus dilakukan secara hati-hati agar rusak.

5. Semprotkan cairan pembersih kuman (desinfektan) ke seluruh ruangan dalam rumah agar kuman penyakit tidak berkembang biak. Selain itu, cairan desinfektan juga bisa mencegah tumbuhnya jamur.

Membersihkan rumah pascabanjir memang membutuhkan kerja keras. Namun hal itu harus dilakukan secara hati-hati demi keamanan dan keselamatan kita, khususnya dari serangan penyakit.

(jar/dari berbagai sumber )

Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Selasa, 05 Februari 2008

Kos Bergaya Minimalis

Minim, Tetapi Elegan dan Memikat

Kost Bergaya Minimalis. Bangunan bergaya arsitektur minimalis masih menjadi tren di 2008 ini. Tren ini ditangkap pengembang, bahkan pelaku bisnis kos-kosan macam seperti di daerah Cikutra Barat untuk merebut pasar.

Di zaman yang serba praktis, dinamis, dan cepat saat ini, rumah bukanlah sekedar tempat tumpukkan perabot hias dan ornamen berkelas. Sesuai fungsinya, rumah yang ideal harus memberi kenyamanan, keamanan, sekaligus higenis. Esensi inilah yang melahirkan tren minimalis.

Sekretaris Jendral Real Estate Indonesia Teguh Satrio dalam perbincangan, Jumat (4/1) mengungkapkan, tren rumah minimalis yang mewabah sejak 2000-an ini akan terus bertahan di 2008 ini. Dan, masih akan populer dalam beberapa tahun ke depan. Ini tidak terlepas dari pergeseran pola pikir pasar yang lebih mementingkan aspek fungsional dan efisiensi ruang.

Bangunan bergaya interior atau arsitektur minimalis sejatinya menekankan hal-hal yang bersifat esensial atau fungsional. Bentuk-bentuk geometris elementer macam garis, persegi dan kubus, tanpa ornamen atau dekorasi menjadi karakternya. Sudut-sudut tegas dan warna netral macam putih dan krem terlihat menonjol. Keindahan atau kemewahan lebih terkesan dari keapikan susunan detail struktur atau arsitektur, bukan dari kerumitan ornamen penyertanya.

Layaknya tren, arsitektur jenis ini tidaklah statis. Fleksibilitas dan kompromistis terhadap aspek geografis, iklim, dan selera, menyebabkan pola arsitektur minimalis yang kini banyak dipakai di Indonesia, tidak lagi murni. Minimalis modern, minimalis tropis, dan minimalis kontemporer, jadi ragam variasi. Pengunaan material batu alam berwarna gelap netral, logam, dan pilar (asal terbatas) pun tidak lagi diharamkan.

”Minimalis tropis misalnya, mengakomodasi atap dan teras dalam struktur. Dalam konsep minimalis yang murni, kan tidaklah dikenal atap,” ucap Syarif Maulana Nuriman dari PT. Putera Papan Seruni, pengembang Buah Batu Regensi. Perumahan ini menyediakan pula kluster-kluster khusus yang berasitektur minimalis modern seharga Rp 300 juta – Rp 1,1 miliar.

Peluang pasar yang menjanjikan dari tren yang terus mewabah ini pun dicermati para pengembang dan pelaku bisnis properti di Bandung. Mereka mengadaptasi gaya ini ke dalam kluster-kluster atau town house yang baru dikembangkan. Selain Buah Batu Regency, ada pula Kota Baru Parahyangan, Metro Regency Margahayu Raya, dan Town House de Bale Pakuan Ciumbuleuit.

Di tempat yang disebut terakhir ini, seluruh rumah bahkan dibuat seragam bergaya minimalis modern. ”Bagaimanapun, kami bertindak berdasar tren pasar. Saat ini, tren minimalis itu kan masih terlihat menjanjikan. Kami berani mengembangkan karena tren jenis ini lebih abadi dan orang tidak cepat bosan,” ucap Indra Susanto dari Manejemen de Bale Pakuan. Tidak main-main, pasar perumahan ini pun ditujukan kepada golongan menengah atas. Harganya dipukul rata, yaitu Rp 2, 42 miliar untuk luas bangunan 350/150. Dan, sudah 95 persen terjual dalam waktu kurang 2 tahun !

Merambah kos

Uniknya, wabah arsitektur minimalis ini tidak hanya menjalar ke bisnis properti, melainkan juga bisnis jasa dan persewaan kamar (kos). Namun, kuncinya tetap satu, merebut pasar. Tengok saja di sebuah bilangan di Cikutra Barat, Kota Bandung. Di sini, terdapat bangunan kos dan salon ”Abelle” yang berasitektur minimalis kontemporer.

Riska Jamilia, salah satu penghuninya, mengatakan, keunikan asrsitektur itulah yang menjadi daya tarik kos itu. Membedakannya dengan kos lainnya. Di tempat itu, ia bisa merasakan ciri khas arsitektur yang tengah naik daun, sesuatu hal yang belum bisa diperolehnya di rumah. Tanpa perlu membeli, bisa menjadi bagian dari simbol identitas gaya hidup kaum urban itu.

Yang menarik, gaya rumah minimalis ternyata identik dengan personasifikasi pemiliknya. Ada tiga makna filosofis desain minimalis yang bisa dikaitkan dengan karakter manusia, yaitu orientasi kualitas, mementingkan esensi, dan menyukai kebersihan.

Teguh Satrio mengungkapkan, karakter personasifikasi macam ini umumnya ditemui pada pria yang tengah mengejar karir. Atau, belum di puncak karir. Golongan inilah yang umumnya memiliki rumah-rumah bergaya minimalis.

Ia menambahkan, ke depan, aspek fungsional akan lebih mendominasi tren arsitektur modern ketimbang seni desain semata. (Yulvianus Harjono)
JAKARTA, KOMPAS -





Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi