Ingin Membangun Rumah Minimalis
Membangun Rumah Minimalis
Saya berencana membangun rumah di atas tanah dengan luas 200 m2, dan saya ingin membangun rumah dengan 2 lantai, lantai pertama memiliki ruangan 2 kamar tidur, 2 kamar mandi, dapur, ruang tamu dan ruang makan, garasi sedangkan lantai 2 dibangun dengan 1 kamar utama, musholla, ruang baca atau ruang kerja, kamar mandi dan balkon.
Saya ingin rumahnya bergaya minimalis dan kira-kira berapa budget yang saya butuhkan untuk membangun rumah impian saya tersebut. Dan bisa kah saya meminta design interior dan exteriornya?
Oh ya saya sangat menyukai warna ungu, orange, dan putih bisakah semuanya dikombinasikan dengan furniture dari kayu jati?
Violet
Jawaban
Ibu Violet yang saya hormati,
Rumah Minimalis memang sedang trend. Wabahnya ada di mana-mana. Hingga di kampung-kampung kecil dan gang senggol tempat saya mengambil jalan pintas untuk mengantar anak saya sekolah. Namanya juga trend masa kini. Tak bisa ditahan lajunya.
Sebenarnya agak sulit memadukan warna ungu dan orange. Apalagi jika harus dikombinaksikan dengan kayu jati. Ungu dan orage identik dengan warna publik yang biasa digunakan di bangunan-bangunan yang bersifat bisnis. a juga identik dengan warna 'ngejreng' yang silau dan menyolok di mata. Sifat warna inilah yang agak bertentangan dengan sifat rumah yang merupakan bangunan hunian.
Hingga agak bertabrakan dengan kayu jati yang bersifat adem dan teduh. Maka jika ingin tetap digunakan harus hati-hati dalam bereksperimen. Teori yang paling sederhana adalah melaburkan warna-warna tersebut secara tidak dominan. Membuatnya hanya ada pada spot ruang tertentu saja. Atau hanya berupa garis aksentuasi yang ringan dan tidak menyolok.
Untuk membangun rumah paling tidak harga paling murah adalah 1, 5 juta per meter perseginya. Itu juga dengan spesifikasi bahan yang sangat sederhana. Jadi jika dikalikan 200 m2 luas bangunan maka dana yang ibu persiapkan adalah 300 juta. Belum ditambah dengan fee arsitektur, fee pelaksanaan dan izin-izin dalam pembangunan seperti IMB.
Untuk disain, saya agak sulit menayangkannya di sini. Karena data yang ibu berikan belum jelas. Tidak ada ukuran dimensi tanah, yang justru merupakan data yang paling penting bagi saya untuk mengolah disain.
Jika ibu ingin langsung berkonsultasi dengan saya dan tim design and build, kami ada arsitek@eramuslim.com atau di 0818 06 22 0506. Alamat kantor di Jati Agung 1 B4/ 12 Pondok Gede- Bekasi.
Demikian Ibu Violet, semoga bermanfaat keterangan saya,
Ir. Andan Nadriasta
Jasa Bangun Rumah Minimalis
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi
Jumat, 11 Januari 2008
Ingin Membangun Rumah Minimalis
Label:
Arsitek Interior,
Arsitek Jakarta,
Arsitek Minimalis,
Arsitek Rumah,
Arsitektur Rumah,
Bangun Rumah,
Contoh Rumah,
Desain Arsitek,
Desain Minimalis,
Desain Rumah,
Design Minimalis,
Design Rumah,
Gambar Rumah,
Interior Rumah,
Membangun Rumah,
Pemborong,
Renovasi Rumah,
Rumah Kayu,
Rumah Minimalis
Mencicil Rumah atau Menabung Dulu?
Mencicil Rumah atau Menabung Dulu?
Jasa Renovasi Rumah Online
Assalamualaikum wr wb
Pak Gozali,
Nama saya Nurjanah. Saya sudah berkeluarga dan Insya Allah sebentar lagi dikaruniai buah hati. Saat ini kami masih tinggal di rumah kontrakan dengan harga sewa 12,5 juta per tahun. Sejak awal pernikahan 2,5 tahun lalu, kami sudah mulai menabung dan Alhamdulillah sekarang kami sudah memiliki Rp 45 juta rupiah. Dengan tabungan tersebut, kami bermaksud menggunakannya sebagai uang muka cicilan rumah seharga Rp 300 juta rupiah.
Tetapi setelah mengunjungi beberapa bank, kami menjadi ragu. Sebab, untuk kredit selama 15 tahun, bunganya saja hampir sama dengan harga rumah itu sendiri. Akhirnya, kami menunda niat kami untuk mencicil rumah dan berpikir untuk menabung/berinvestasi dulu. Sebulan terakhir, kami menginvestasikan dana kami sebesar Rp 10 juta di reksadana saham, Rp 15 juta di reksadana campuran, Rp 10 juta di deposito, dan sisanya di tabungan biasa. Untuk ke depannya, kami pun terus berinvestasi dan menabung dengan harapan dua sampai tiga tahun ke depan kami dapat membeli rumah seharga 300-350 juta rupiah tunai.
Nah, yang ingin saya tanyakan:
1. Bisakah dengan berinvestasi dan terus menabung, bisa mengejar harga properti seperti sekarang ini?
2. Komposisi investasi seperti apakah yang dapat menghasilkan return optimal dengan tidak melupakan faktor risikonya?
Sebagai tambahan informasi, pendapatan kami sebulan tujuh juta rupiah. Mohon penjelasannya. Terima kasih.
Nurjanah
Waalaikumussalam wr wb
Ibu Nurjanah,
Saya salut dengan konsistensi Anda dalam melakukan program menabung untuk bisa memiliki rumah sendiri. Dengan dana sebesar Rp 45 juta, memang sudah cukup memadai untuk dijadikan uang muka kredit kepemilikan rumah (KPR). Bahkan untuk beberapa bank, besarnya uang muka ini bisa untuk nilai rumah sampai Rp 450 juta.
Jika Anda memilih untuk mencicil selama 15 tahun, memang wajar sekali jika total uang yang Anda bayarkan menjadi dua kali lipat dari harga rumah itu sendiri, bahkan lebih. Jika saat ini Anda memilih untuk berinvestasi saja dan menunggu sampai cukup dana untuk membeli rumah secara tunai, strategi itu juga tidak ada salahnya untuk dilaksanakan. Apalagi jika Anda selama ini sudah berinvestasi ke dalam reksadana saham dan campuran, karena potensi hasilnya bisa melebihi kenaikan rata-rata harga properti. Jadi Anda tidak perlu khawatir investasi Anda terkalahkan oleh investasi.
Yang mungkin perlu Anda pertimbangkan adalah masalah lokasi dan unit rumah yang akan Anda beli. Mengingat rumah adalah benda yang 'menempel' pada tanah alias tidak bisa dipindah-pindah, maka Anda bukan hanya membeli bangunannya, tapi lebih penting lagi yaitu membeli lokasinya. Biasanya, lama kelamaan, lokasi rumah yang dijual akan semakin menjauh dari pusat kota.
Jadi, kalau Anda tidak membeli rumah sekarang, Anda masih bisa membeli dengan harga yang relatif sama nilainya di masa depan, tapi Anda tidak bisa membeli di lokasi yang sama. Kalau saat ini memang belum menetapkan lokasi yang pasti, saya sarankan tetap berinvestasi dan beli rumahnya secara tunai saja dalam waktu beberapa tahun ke depan. Mengenai investasinya, Anda masih bisa tambah deposito sampai 20-30 juta rupiah. Sisanya bisa diinvestasikan di reksadana campuran dan saham dengan penempatan mayoritas di reksadana campuran. Hal ini karena Anda memiliki tujuan dalam jangka pendek, namun perlu return yang tinggi untuk bisa segera memiliki rumah sendiri.
Tapi kalau Anda sudah memilih lokasi yang pasti, tidak ada salahnya Anda tetap mengambil KPR sekarang. Anda bisa menjalankan program pelunasan dipercepat sehingga besarnya bunga yang dibayarkan tidak terlalu besar. Caranya adalah dengan membayar tambahan cicilan setidaknya satu tahun sekali (sebelum ulang tahun akad kredit), dan minta agar bank menghitung kembali cicilan Anda di tahun depan. Jika Anda membayar lebih besar dari yang seharusnya, cicilan Anda di tahun depan akan lebih kecil lagi. Jika hal ini terus-menerus dijalankan, KPR Anda akan lebih cepat lunas, dengan beban bunga yang juga lebih kecil.
Jasa Renovasi Rumah Online
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi
Jasa Renovasi Rumah Online
Assalamualaikum wr wb
Pak Gozali,
Nama saya Nurjanah. Saya sudah berkeluarga dan Insya Allah sebentar lagi dikaruniai buah hati. Saat ini kami masih tinggal di rumah kontrakan dengan harga sewa 12,5 juta per tahun. Sejak awal pernikahan 2,5 tahun lalu, kami sudah mulai menabung dan Alhamdulillah sekarang kami sudah memiliki Rp 45 juta rupiah. Dengan tabungan tersebut, kami bermaksud menggunakannya sebagai uang muka cicilan rumah seharga Rp 300 juta rupiah.
Tetapi setelah mengunjungi beberapa bank, kami menjadi ragu. Sebab, untuk kredit selama 15 tahun, bunganya saja hampir sama dengan harga rumah itu sendiri. Akhirnya, kami menunda niat kami untuk mencicil rumah dan berpikir untuk menabung/berinvestasi dulu. Sebulan terakhir, kami menginvestasikan dana kami sebesar Rp 10 juta di reksadana saham, Rp 15 juta di reksadana campuran, Rp 10 juta di deposito, dan sisanya di tabungan biasa. Untuk ke depannya, kami pun terus berinvestasi dan menabung dengan harapan dua sampai tiga tahun ke depan kami dapat membeli rumah seharga 300-350 juta rupiah tunai.
Nah, yang ingin saya tanyakan:
1. Bisakah dengan berinvestasi dan terus menabung, bisa mengejar harga properti seperti sekarang ini?
2. Komposisi investasi seperti apakah yang dapat menghasilkan return optimal dengan tidak melupakan faktor risikonya?
Sebagai tambahan informasi, pendapatan kami sebulan tujuh juta rupiah. Mohon penjelasannya. Terima kasih.
Nurjanah
Waalaikumussalam wr wb
Ibu Nurjanah,
Saya salut dengan konsistensi Anda dalam melakukan program menabung untuk bisa memiliki rumah sendiri. Dengan dana sebesar Rp 45 juta, memang sudah cukup memadai untuk dijadikan uang muka kredit kepemilikan rumah (KPR). Bahkan untuk beberapa bank, besarnya uang muka ini bisa untuk nilai rumah sampai Rp 450 juta.
Jika Anda memilih untuk mencicil selama 15 tahun, memang wajar sekali jika total uang yang Anda bayarkan menjadi dua kali lipat dari harga rumah itu sendiri, bahkan lebih. Jika saat ini Anda memilih untuk berinvestasi saja dan menunggu sampai cukup dana untuk membeli rumah secara tunai, strategi itu juga tidak ada salahnya untuk dilaksanakan. Apalagi jika Anda selama ini sudah berinvestasi ke dalam reksadana saham dan campuran, karena potensi hasilnya bisa melebihi kenaikan rata-rata harga properti. Jadi Anda tidak perlu khawatir investasi Anda terkalahkan oleh investasi.
Yang mungkin perlu Anda pertimbangkan adalah masalah lokasi dan unit rumah yang akan Anda beli. Mengingat rumah adalah benda yang 'menempel' pada tanah alias tidak bisa dipindah-pindah, maka Anda bukan hanya membeli bangunannya, tapi lebih penting lagi yaitu membeli lokasinya. Biasanya, lama kelamaan, lokasi rumah yang dijual akan semakin menjauh dari pusat kota.
Jadi, kalau Anda tidak membeli rumah sekarang, Anda masih bisa membeli dengan harga yang relatif sama nilainya di masa depan, tapi Anda tidak bisa membeli di lokasi yang sama. Kalau saat ini memang belum menetapkan lokasi yang pasti, saya sarankan tetap berinvestasi dan beli rumahnya secara tunai saja dalam waktu beberapa tahun ke depan. Mengenai investasinya, Anda masih bisa tambah deposito sampai 20-30 juta rupiah. Sisanya bisa diinvestasikan di reksadana campuran dan saham dengan penempatan mayoritas di reksadana campuran. Hal ini karena Anda memiliki tujuan dalam jangka pendek, namun perlu return yang tinggi untuk bisa segera memiliki rumah sendiri.
Tapi kalau Anda sudah memilih lokasi yang pasti, tidak ada salahnya Anda tetap mengambil KPR sekarang. Anda bisa menjalankan program pelunasan dipercepat sehingga besarnya bunga yang dibayarkan tidak terlalu besar. Caranya adalah dengan membayar tambahan cicilan setidaknya satu tahun sekali (sebelum ulang tahun akad kredit), dan minta agar bank menghitung kembali cicilan Anda di tahun depan. Jika Anda membayar lebih besar dari yang seharusnya, cicilan Anda di tahun depan akan lebih kecil lagi. Jika hal ini terus-menerus dijalankan, KPR Anda akan lebih cepat lunas, dengan beban bunga yang juga lebih kecil.
Jasa Renovasi Rumah Online
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi
Memiliki Apartemen
Memiliki Apartemen
Jasa Arsitek Online
Pada masa kini memiliki apartemen bukan lagi hal yang sulit dijangkau, terutama bagi para eksekutif muda. Pendapatan mereka yang relatif bagus dan kebutuhan untuk tinggal di tengah kota agar terhindar macet membuat mereka memilih tinggal di apartemen. Ada juga yang beralasan untuk memiliki apartemen selain rumah mereka di kawasan pinggiran kota. Bila tertarik untuk memiliki apartemen, sebaiknya perhatikan hal-hal berikut ini.
1. Tanyakan terlebih dulu kelengkapan surat izin yang layak untuk berdirinya sebuah apartemen, seperti block plan, izin pendahuluan, izin mendirikan bangunan (IMB), sertifikat atas tanah (hak guna bangunan/HGB), dan bank yang memberi kredit untuk pembangunan apartemen. Jangan sampai berurusan dengan pengembang yang berspekulasi membangun apartemen dengan uang dari konsumennya.
2. Pilihlah pengembang yang memiliki track record dan reputasi yang bagus. Ini penting karena pengalaman pengembang akan sangat menentukan kualitas bangunan dari apartemen tersebut, terutama daerah basah seperti kamar mandi, toilet, dan dapur yang sering mengalami kebocoran sehingga mengganggu kenyamanan. Juga, cari tahu bagaimana pengembang menyelesaikan pekerjaannya, apakah selama ini dapat dipercaya atau tidak.
3.Perhatikan lokasi apartemen yang hendak dibeli. Pastikan lokasi apartemen mudah terjangkau dengan alat-alat transportasi. Selain itu, apakah apartemen tersebut dekat dengan pusat-pusat bisnis dan bagaimana akses masuk dan keluar kompleks apartemen.
4. Bagaimana fasilitas yang tersedia, baik dalam jenis maupun ukurannya? Ada banyak pengembang apartemen yang menyediakan berbagai fasilitas untuk calon konsumen. Pilihlah pengembang yang menyediakan fasilitas yang memadai.
5. Perhatikan luas ruangan. Lebih baik membeli unit apartemen yang mempunyai dua atau tiga kamar tidur sehingga cukup untuk keluarga.
6. Perhatikan manajemen dari pengelola apartemen. Ini penting karena akan sangat mempengaruhi pelayanan yang diberikan kepada penghuni maupun tamunya. Pengelolaan apartemen dapat juga memakai jasa pengelola hotel, seperti Mercure, Aston, dan lainnya. Pengelolaan ini mempengaruhi umur dari alat yang dipakai, kualitas kebersihan, keamanan, dan kenyamanan selama tinggal di apartemen tersebut.
7. Apabila Anda membeli apartemen dengan tujuan untuk disewakan, maka pilihlah lokasi apartemen yang banyak diminati oleh konsumen, terutama para pekerja asing. Biasanya mereka lebih senang berkumpul dengan sesama bangsanya di apartemen yang sama.
8. Sesuaikan dengan dana yang dimiliki. Pilihlah apartemen yang harganya sesuai dengan kemampuan keuangan Anda. Perlu juga ditanyakan kepada pengembang, jenis interior apa yang disediakan seperti lemari pakaian, kitchen set, kompor, air conditioning, dan lainnya, sehingga tidak perlu mengeluarkan modal lebih besar untuk melengkapi interior lainnya.
9. Jangan segan berkonsultasi dengan agen properti yang Anda percayai kalau memang Anda membeli lewat agen properti. Mintalah masukan dari mereka tentang untung rugi yang akan Anda dapatkan.
Jasa Arsitek Online
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi
Jasa Arsitek Online
Pada masa kini memiliki apartemen bukan lagi hal yang sulit dijangkau, terutama bagi para eksekutif muda. Pendapatan mereka yang relatif bagus dan kebutuhan untuk tinggal di tengah kota agar terhindar macet membuat mereka memilih tinggal di apartemen. Ada juga yang beralasan untuk memiliki apartemen selain rumah mereka di kawasan pinggiran kota. Bila tertarik untuk memiliki apartemen, sebaiknya perhatikan hal-hal berikut ini.
1. Tanyakan terlebih dulu kelengkapan surat izin yang layak untuk berdirinya sebuah apartemen, seperti block plan, izin pendahuluan, izin mendirikan bangunan (IMB), sertifikat atas tanah (hak guna bangunan/HGB), dan bank yang memberi kredit untuk pembangunan apartemen. Jangan sampai berurusan dengan pengembang yang berspekulasi membangun apartemen dengan uang dari konsumennya.
2. Pilihlah pengembang yang memiliki track record dan reputasi yang bagus. Ini penting karena pengalaman pengembang akan sangat menentukan kualitas bangunan dari apartemen tersebut, terutama daerah basah seperti kamar mandi, toilet, dan dapur yang sering mengalami kebocoran sehingga mengganggu kenyamanan. Juga, cari tahu bagaimana pengembang menyelesaikan pekerjaannya, apakah selama ini dapat dipercaya atau tidak.
3.Perhatikan lokasi apartemen yang hendak dibeli. Pastikan lokasi apartemen mudah terjangkau dengan alat-alat transportasi. Selain itu, apakah apartemen tersebut dekat dengan pusat-pusat bisnis dan bagaimana akses masuk dan keluar kompleks apartemen.
4. Bagaimana fasilitas yang tersedia, baik dalam jenis maupun ukurannya? Ada banyak pengembang apartemen yang menyediakan berbagai fasilitas untuk calon konsumen. Pilihlah pengembang yang menyediakan fasilitas yang memadai.
5. Perhatikan luas ruangan. Lebih baik membeli unit apartemen yang mempunyai dua atau tiga kamar tidur sehingga cukup untuk keluarga.
6. Perhatikan manajemen dari pengelola apartemen. Ini penting karena akan sangat mempengaruhi pelayanan yang diberikan kepada penghuni maupun tamunya. Pengelolaan apartemen dapat juga memakai jasa pengelola hotel, seperti Mercure, Aston, dan lainnya. Pengelolaan ini mempengaruhi umur dari alat yang dipakai, kualitas kebersihan, keamanan, dan kenyamanan selama tinggal di apartemen tersebut.
7. Apabila Anda membeli apartemen dengan tujuan untuk disewakan, maka pilihlah lokasi apartemen yang banyak diminati oleh konsumen, terutama para pekerja asing. Biasanya mereka lebih senang berkumpul dengan sesama bangsanya di apartemen yang sama.
8. Sesuaikan dengan dana yang dimiliki. Pilihlah apartemen yang harganya sesuai dengan kemampuan keuangan Anda. Perlu juga ditanyakan kepada pengembang, jenis interior apa yang disediakan seperti lemari pakaian, kitchen set, kompor, air conditioning, dan lainnya, sehingga tidak perlu mengeluarkan modal lebih besar untuk melengkapi interior lainnya.
9. Jangan segan berkonsultasi dengan agen properti yang Anda percayai kalau memang Anda membeli lewat agen properti. Mintalah masukan dari mereka tentang untung rugi yang akan Anda dapatkan.
Jasa Arsitek Online
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi
Label:
Arsitek Interior,
Arsitek Jakarta,
Arsitek Minimalis,
Arsitek Rumah,
Arsitektur Rumah,
Contoh Rumah,
Desain Arsitek,
Desain Minimalis,
Desain Rumah,
Design Minimalis,
Design Rumah,
Gambar Rumah,
Interior Rumah,
Jasa Arsitek,
Membangun Rumah,
Pemborong,
Renovasi Rumah,
Rumah Minimalis,
Rumah Tinggal
Mencegah Rayap
Mencegah Rayap
Jasa Interior Rumah Online
Kita pasti mengenal rayap.Binatang kecil ini bisa kita temukan di dalam tanah atau di dalam kayu. Mereka memang pemakan kayu sehingga kita sering dibuat jengkel karena benda-benda di rumah kita yang terbuat dari kayu menjadi keropos. Rayap banyak ditemukan di daerah tropis dan subtropis. Di daerah tropis binatang ini banyak ditemukan dari mulai kawasan pantai hingga ke daerah yang ketinggiannya mencapai 3.000 meter di atas permukaan laut.
Rudy C Tarumingkeng, PhD, guru besar Institut Pertanian Bogor pada tulisannya Biologi dan Perilaku Rayap seperti diturunkan oleh www.hayati-ipb.com, perkembangan hidup rayap melalui proses metamorfosa hemimetabola (secara bertahap). Secara teori, perkembangan rayap melalui stadium telur, nimfa, dan akhirnya dewasa. Semua jenis rayap makan kayu dan bahan berselulosa. Namun, perilaku makan rayap ini berbeda dari setiap jenis rayap. Dan, hampir semua jenis kayu potensial untuk dimakan rayap. Tak heran jika pintu, meja, atau kursi di rumah kita dan barang-barang lain yang terbuat dari kayu keropos dimakan rayap tanpa kita sadari.
Rayap bersarang dalam kayu, makan kayu, dan jika perlu menghabiskannya sehingga hanya lapisan luarnya yang tersisa. Kalau kayu-kayu tersebut ditekan dengan jari, tak ada ubahnya seperti kita menekan kotak kertas saja.
Selain kayu, ada jenis rayap yang memakan kayu yang masih hidup (batang pohon) dan bersarang di dahan atau batang pohon. Ini rayap jenis Neotermes tectonae yang menimbulkan kerusakan (pembengkakan) yang dapat menyebabkan kematian pohon jati. Binatang-binatang kecil itu harus dikendalikan. Jika tidak, maka barang-barang yang terbuat dari kayu semakin banyak yang dimakan. Bila itu terjadi, kerugian besar menghadang kita.
Untuk mencegah dan mengendalikan binatang rayap ini ada beberapa langkah yang disarankan oleh Rudy sebagai berikut:
1. Untuk mencegah berkembangnya rayap di halaman rumah atau bangunan, hindari bahan-bahan kayu seperti sisa-sisa tunggak pohon. Sebab, hal itu potensial untuk menjadi sumber infeksi rayap. Selain itu, hindari pohon-pohon tua yang telah mati. Sebab, itu biasanya menjadi sarang bagi rayap.
2. Hindari kontak langsung antara tanah dengan bagian-bagian kayu dari bangunan. Sebab, jika bahan kayu langsung mengenai tanah, rayap akan mudah memakan kayu tersebut. Bila bangunan itu sederhana, cara ini dapat memperlambat serangan rayap.
3. Gunakan bahan kayu yang awet atau yang tahan terhadap serangan rayap. Misalnya, bagian teras dibuat dari kayu jati. Jika tidak, beri bahan-bahan kayu dengan antirayap. Garam pengawet, seperti garam Wolman dengan retensi yang cukup, bisa digunakan untuk menangkap rayap yang menyerang jenis kayu di bawah atap. Sementara itu, bahan kayu yang berada di luar bangunan, bahan pengawet yang bisa digunakan adalah yang larut minyak, seperti kreosot.
4. Perlindungan antirayap yang efektif adalah dengan membuat benteng yang kuat di bagian pondasi bangunan. Caranya, campur bahan pondasi dengan termitisida.
5. Bila bangunan atau barang-barang Anda sudah terserang rayap, maka lakukan penanganan dengan cara yang ramah lingkungan.
Interior Rumah
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi
Jasa Interior Rumah Online
Kita pasti mengenal rayap.Binatang kecil ini bisa kita temukan di dalam tanah atau di dalam kayu. Mereka memang pemakan kayu sehingga kita sering dibuat jengkel karena benda-benda di rumah kita yang terbuat dari kayu menjadi keropos. Rayap banyak ditemukan di daerah tropis dan subtropis. Di daerah tropis binatang ini banyak ditemukan dari mulai kawasan pantai hingga ke daerah yang ketinggiannya mencapai 3.000 meter di atas permukaan laut.
Rudy C Tarumingkeng, PhD, guru besar Institut Pertanian Bogor pada tulisannya Biologi dan Perilaku Rayap seperti diturunkan oleh www.hayati-ipb.com, perkembangan hidup rayap melalui proses metamorfosa hemimetabola (secara bertahap). Secara teori, perkembangan rayap melalui stadium telur, nimfa, dan akhirnya dewasa. Semua jenis rayap makan kayu dan bahan berselulosa. Namun, perilaku makan rayap ini berbeda dari setiap jenis rayap. Dan, hampir semua jenis kayu potensial untuk dimakan rayap. Tak heran jika pintu, meja, atau kursi di rumah kita dan barang-barang lain yang terbuat dari kayu keropos dimakan rayap tanpa kita sadari.
Rayap bersarang dalam kayu, makan kayu, dan jika perlu menghabiskannya sehingga hanya lapisan luarnya yang tersisa. Kalau kayu-kayu tersebut ditekan dengan jari, tak ada ubahnya seperti kita menekan kotak kertas saja.
Selain kayu, ada jenis rayap yang memakan kayu yang masih hidup (batang pohon) dan bersarang di dahan atau batang pohon. Ini rayap jenis Neotermes tectonae yang menimbulkan kerusakan (pembengkakan) yang dapat menyebabkan kematian pohon jati. Binatang-binatang kecil itu harus dikendalikan. Jika tidak, maka barang-barang yang terbuat dari kayu semakin banyak yang dimakan. Bila itu terjadi, kerugian besar menghadang kita.
Untuk mencegah dan mengendalikan binatang rayap ini ada beberapa langkah yang disarankan oleh Rudy sebagai berikut:
1. Untuk mencegah berkembangnya rayap di halaman rumah atau bangunan, hindari bahan-bahan kayu seperti sisa-sisa tunggak pohon. Sebab, hal itu potensial untuk menjadi sumber infeksi rayap. Selain itu, hindari pohon-pohon tua yang telah mati. Sebab, itu biasanya menjadi sarang bagi rayap.
2. Hindari kontak langsung antara tanah dengan bagian-bagian kayu dari bangunan. Sebab, jika bahan kayu langsung mengenai tanah, rayap akan mudah memakan kayu tersebut. Bila bangunan itu sederhana, cara ini dapat memperlambat serangan rayap.
3. Gunakan bahan kayu yang awet atau yang tahan terhadap serangan rayap. Misalnya, bagian teras dibuat dari kayu jati. Jika tidak, beri bahan-bahan kayu dengan antirayap. Garam pengawet, seperti garam Wolman dengan retensi yang cukup, bisa digunakan untuk menangkap rayap yang menyerang jenis kayu di bawah atap. Sementara itu, bahan kayu yang berada di luar bangunan, bahan pengawet yang bisa digunakan adalah yang larut minyak, seperti kreosot.
4. Perlindungan antirayap yang efektif adalah dengan membuat benteng yang kuat di bagian pondasi bangunan. Caranya, campur bahan pondasi dengan termitisida.
5. Bila bangunan atau barang-barang Anda sudah terserang rayap, maka lakukan penanganan dengan cara yang ramah lingkungan.
Interior Rumah
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi
Merawat Lantai Kayu
Merawat Lantai Kayu
Jasa Gambar Rumah
Selain dari keramik dan ubin (tegel), lantai pun bisa terbuat dari kayu. Pemakaian salah satu dari tiga bahan itu tergantung pada selera dan kemampuan keuangan Anda. Baik tegel, keramik, maupun kayu memiliki karakter dan nilai keindahan tersendiri. Yang jelas, terbuat dari apapun lantai rumah kita, bahan lantai tersebut harus dirawat dan dipelihara dengan baik.
Untuk lantai yang terbuat dari kayu perawatan yang dilakukan perlu lebih berhati-hati. Jika tidak, maka keindahan lantai kayu bisa terganggu akibat terkena goresan saat membersihkan, atau sebab lain. Merawat lantai yang terbuat dari kayu memang agak lebih rumit jika dibandingkan merawat lantai dari tegel atau keramik. Untuk merawat lantai yang terbuat dari kayu ini, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan sebagai berikut :
1. Untuk membersihkan lantai kayu, gunakan sapu yang lembut berbahan bulu, atau kemucing. Ini agar permukaan kayu tidak tergores saat dibersihkan. Selain itu, bersihkan lantai dengan menggunakan vacuum cleaner sebanyak satu, atau dua kali dalam seminggu. 2. Untuk menjaga keawetan lantai kayu, hindarkan dari air. Sebab, air dapat merusak lantai kayu. Jika suatu ketika lantai kayu tersiram air, bersihkan dengan menggunakan handuk yang lembut kemudian dikeringkan seluruhnya. Ketika membersihkan, gunakan lap yang sangat kering karena air dari lap yang basah masih dapat merembes ke dalam pori-pori lantai kayu.
3. Untuk menutup lantai kayu, Anda bisa menggunakan karpet, terutama pada areal yang sering dilalui atau terinjak kaki. Untuk menjaga agar lantai kayu tidak rusak, pilihlah karpet dengan lapisan yang tidak licin sehingga tidak mudah tergeser. Yang penting, karpet perlu dibersihkan secara teratur dari debu dengan menggunakan vacuum cleaner. Jika tidak, maka debu-debu yang menempel pada karpet bisa turun melalui serat-serat karpet dan mengotori lantai kayu.
4. Untuk mengurangi munculnya kotoran pada lantai kayu, taruhlah keset pada semua akses keluar-masuk ruangan. Ini penting untuk menghindari kotoran yang mungkin dibawa oleh sepatu atau sandal ketika memasuki ruangan yang lantainya terbuat dari kayu.
5. Untuk menambah keindahan lantai kayu Anda, poles dengan menggunakan lemon oil sebulan sekali. Ada banyak lemon oil yang dijual di pasaran namun pilihlah lemon oil yang aman bagi kesehatan sehingga tidak mengganggu seisi penghuni rumah. Selain itu, lantai kayu juga bisa dipoles dengan menggunakan wax/polish kayu setahun sekali
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Jasa Gambar Rumah
Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi
Jasa Gambar Rumah
Selain dari keramik dan ubin (tegel), lantai pun bisa terbuat dari kayu. Pemakaian salah satu dari tiga bahan itu tergantung pada selera dan kemampuan keuangan Anda. Baik tegel, keramik, maupun kayu memiliki karakter dan nilai keindahan tersendiri. Yang jelas, terbuat dari apapun lantai rumah kita, bahan lantai tersebut harus dirawat dan dipelihara dengan baik.
Untuk lantai yang terbuat dari kayu perawatan yang dilakukan perlu lebih berhati-hati. Jika tidak, maka keindahan lantai kayu bisa terganggu akibat terkena goresan saat membersihkan, atau sebab lain. Merawat lantai yang terbuat dari kayu memang agak lebih rumit jika dibandingkan merawat lantai dari tegel atau keramik. Untuk merawat lantai yang terbuat dari kayu ini, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan sebagai berikut :
1. Untuk membersihkan lantai kayu, gunakan sapu yang lembut berbahan bulu, atau kemucing. Ini agar permukaan kayu tidak tergores saat dibersihkan. Selain itu, bersihkan lantai dengan menggunakan vacuum cleaner sebanyak satu, atau dua kali dalam seminggu. 2. Untuk menjaga keawetan lantai kayu, hindarkan dari air. Sebab, air dapat merusak lantai kayu. Jika suatu ketika lantai kayu tersiram air, bersihkan dengan menggunakan handuk yang lembut kemudian dikeringkan seluruhnya. Ketika membersihkan, gunakan lap yang sangat kering karena air dari lap yang basah masih dapat merembes ke dalam pori-pori lantai kayu.
3. Untuk menutup lantai kayu, Anda bisa menggunakan karpet, terutama pada areal yang sering dilalui atau terinjak kaki. Untuk menjaga agar lantai kayu tidak rusak, pilihlah karpet dengan lapisan yang tidak licin sehingga tidak mudah tergeser. Yang penting, karpet perlu dibersihkan secara teratur dari debu dengan menggunakan vacuum cleaner. Jika tidak, maka debu-debu yang menempel pada karpet bisa turun melalui serat-serat karpet dan mengotori lantai kayu.
4. Untuk mengurangi munculnya kotoran pada lantai kayu, taruhlah keset pada semua akses keluar-masuk ruangan. Ini penting untuk menghindari kotoran yang mungkin dibawa oleh sepatu atau sandal ketika memasuki ruangan yang lantainya terbuat dari kayu.
5. Untuk menambah keindahan lantai kayu Anda, poles dengan menggunakan lemon oil sebulan sekali. Ada banyak lemon oil yang dijual di pasaran namun pilihlah lemon oil yang aman bagi kesehatan sehingga tidak mengganggu seisi penghuni rumah. Selain itu, lantai kayu juga bisa dipoles dengan menggunakan wax/polish kayu setahun sekali
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Jasa Gambar Rumah
Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi
Dekorasi Apartemen Mungil
Dekorasi Apartemen Mungil
Jasa Design Rumah
Apartemen Anda bertipe studio mini? Luasan 97 meter persegi memang susah-susah gampang untuk diakali agar bisa berkesan luas dan memenuhi segala kebutuhan ruang. Cobalah tips dari Anne Krueger, penulis sekaligus pemerhati desain interior, dan lihat perbedaannya!
* Berkreasilah dengan penutup jendela. Lupakan gorden dengan cara pasang biasa. Gantunglah menjuntai dari langit-langit hingga ke lantai. Trik ini akan membuat ruang terlihat lebih tinggi.
* Bangku pendek, meja rendah, pemasangan kaca mendatangkan kesan terbuka. Di lain sisi, segi fungsionalnya masih tetap bisa Anda dapatkan.
* Bermainlah dengan pencahayaan. Sorotan lampu ke bawah, atas, dan menyapu ruang mampu menciptakan daya tarik dan atmosfer ruang. Lampu merupakan jurus mujarab untuk membuat sebuah ruang terasa hangat dan bersahabat. Lampu yang temaram akan mengajak pandangan tamu selalu berkelana dan merasa ruang tidak sesempit aslinya.
* Singkirkan perabot berukuran besar. Sebagai gantinya, susun saja furnitur yang ukurannya sedang atau bahkan mungil. Jika Anda memilih sofa besar, pasangkan dengan kursi yang berkaki panjang.
* Warna karpet ternyata juga menentukan lega tidaknya suatu ruang. Karpet berwarna muda mengesankan ruang yang lapang
.
* Mengingat kebanyakan apartemen berbentuk kotak, lekuk kurva sepertinya bakal sukses menceriakan suasana. Meja bundar, kursi berlekuk, dan karpet yang berbentuk asimetris atau bermotif spiral maupun bulatan cocok untuk menghiasi apartemen mungil Anda.
* Terhadang lahan sempit, Anda benar-benar ditantang untuk menentukan prioritas. Beberapa orang membutuhkan meja kerja tapi tidak perlu meja makan. Ada juga yang nyaman dengan kasur lipat yang merangkap sofa. Yang penting, saat menatanya, jangan berpijak pada pemikiran rumah tradisional.
* Untuk apartemen yang tak terlalu luas, Anda dapat memikirkan untuk memesan furnitur gantung dengan ukuran yang disesuaikan. Rak gantung yang daya tampungnya banyak, mungkin bisa dipilih. Di sini, Anda dapat menyimpan buku resep, vitamin, garam, pengocok lada, teh, gula, dan lainnya. Cukup inspiratif? rei
Jasa Design Rumah
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi
Jasa Design Rumah
Apartemen Anda bertipe studio mini? Luasan 97 meter persegi memang susah-susah gampang untuk diakali agar bisa berkesan luas dan memenuhi segala kebutuhan ruang. Cobalah tips dari Anne Krueger, penulis sekaligus pemerhati desain interior, dan lihat perbedaannya!
* Berkreasilah dengan penutup jendela. Lupakan gorden dengan cara pasang biasa. Gantunglah menjuntai dari langit-langit hingga ke lantai. Trik ini akan membuat ruang terlihat lebih tinggi.
* Bangku pendek, meja rendah, pemasangan kaca mendatangkan kesan terbuka. Di lain sisi, segi fungsionalnya masih tetap bisa Anda dapatkan.
* Bermainlah dengan pencahayaan. Sorotan lampu ke bawah, atas, dan menyapu ruang mampu menciptakan daya tarik dan atmosfer ruang. Lampu merupakan jurus mujarab untuk membuat sebuah ruang terasa hangat dan bersahabat. Lampu yang temaram akan mengajak pandangan tamu selalu berkelana dan merasa ruang tidak sesempit aslinya.
* Singkirkan perabot berukuran besar. Sebagai gantinya, susun saja furnitur yang ukurannya sedang atau bahkan mungil. Jika Anda memilih sofa besar, pasangkan dengan kursi yang berkaki panjang.
* Warna karpet ternyata juga menentukan lega tidaknya suatu ruang. Karpet berwarna muda mengesankan ruang yang lapang
.
* Mengingat kebanyakan apartemen berbentuk kotak, lekuk kurva sepertinya bakal sukses menceriakan suasana. Meja bundar, kursi berlekuk, dan karpet yang berbentuk asimetris atau bermotif spiral maupun bulatan cocok untuk menghiasi apartemen mungil Anda.
* Terhadang lahan sempit, Anda benar-benar ditantang untuk menentukan prioritas. Beberapa orang membutuhkan meja kerja tapi tidak perlu meja makan. Ada juga yang nyaman dengan kasur lipat yang merangkap sofa. Yang penting, saat menatanya, jangan berpijak pada pemikiran rumah tradisional.
* Untuk apartemen yang tak terlalu luas, Anda dapat memikirkan untuk memesan furnitur gantung dengan ukuran yang disesuaikan. Rak gantung yang daya tampungnya banyak, mungkin bisa dipilih. Di sini, Anda dapat menyimpan buku resep, vitamin, garam, pengocok lada, teh, gula, dan lainnya. Cukup inspiratif? rei
Jasa Design Rumah
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi
Kemana Rumah Harus Menghadap?
Kemana Rumah Harus menghadap?
Mengakali Rumah Hadap Barat
Desain Rumah Gallery
Bicara tentang rumah ideal, para pakar arsitektur kerap menyebut arah selatan sebagai orientasi rumah paling oke. Persoalannya, kondisi yang mendekati sempurna itu biasanya sukar untuk dicapai. Terlebih, di area padat seperti perkotaan dan pinggirannya, di mana peluang untuk mendapatkan lokasi yang oke itu harus dibayar mahal. Hunian yang menghadap selatan menjadi favorit karena beberapa hal mendasar, utamanya pencahayaan yang teduh serta aliran angin yang memadai. Bagaimana jika rumah Anda 'terpaksa' menghadap ke arah lain?
Pengalaman Catur Wicaksono menggambarkan suka duka tinggal di rumah yang menghadap ke arah barat. Sejak mentari mencapai puncaknya, segenap penghuni rumah pegawai BUMN itu kipas-kipas kegerahan. Kondisi itu berlanjut hingga sang surya terbenam. ''Coba saja bayangkan berapa jam kami 'bersauna' tiap harinya,'' ayah tiga anak ini berseloroh satir. Adakah jalan keluar bebas gerah bagi Catur dan keluarga lain yang tempat bernaungnya menghadap ke barat? Ternyata, banyak hal yang bisa dilakukan, baik saat proses desain ataupun ketika rumah sudah telanjur berdiri. Nah, saran dari arsitek, Denny Setiawan, berikut ini patut Anda pertimbangkan.
Kisi-kisi
Siang hari, pada pukul 14.00 hingga 16.30 WIB, cahaya matahari akan langsung masuk ke dalam rumah dan kondisi taman depan rumah akan sangat panas. Kalau sudah begitu, mereka yang tak tahan panas bisa tak betah berlama-lama di dalam rumah. ''Sebagai solusi, pasang kisi-kisi kayu atau besi sebagai sun-shading,'' kata Denny. Kisi-kisi bertindak sebagai secondary skin bagi rumah. Ia akan menghalangi panas matahari menerobos ke ruang privat Anda. Dari segi estetika, keberadaan kisi-kisi ini bagus juga. ''Bahan kayu dan besi yang berkualitas biasanya tahan lebih dari 10 tahun,'' tutur Denny yang berkomitmen menjalankan studio berbasis arsitektur hijau.
Plafon tinggi
Plafon yang tinggi mendatangkan kesan lapang pada rumah. Selain itu, udara di dalam ruang juga akan menjadi lebih dingin dengan adanya plafon yang tinggi. Mengapa bisa begitu? Ya, sebab hawa panas selalu naik ke atas. ''Ketika tempat berkumpulnya hawa panas jauh dari permukaan lantai, otomatis hawa panas tidak mengganggu aktivitas penghuni rumah,'' jelas pendiri Studio Denny Setiawan ini. Meski demikian, bukan berarti Anda disarankan untuk membangun plafon setinggi mungkin. Anda cuma perlu membangunnya dengan ketinggian proporsional.
Sirkulasi silang
Plafon tinggi saja belum cukup untuk membuat rumah yang menghadap barat lebih adem untuk dihuni. Anda masih perlu mempersiapkan sirkulasi silang. Artinya, harus ada bukaan di dua dinding yang berbeda. Dengan begitu, pertukaran udara lebih lancar. ''Tanpa adanya cross ventilation, plafon tinggi tak ada gunanya,'' ungkap pria yang lahir di Jakarta, 31 Desember ini. Intinya, tiap ruang harus bersentuhan langsung dengan udara luar. Tiap ruang mesti punya jendela. ''Sayangnya, banyak rumah yang kini dibangun penuh, tak menyisakan taman belakang. Itulah yang membuat rumah makin gerah,'' komentar Denny yang karyanya terpilih untuk dimuat dalam buku 125 Desain Fasade yang diterbitkan Imelda Akmal Architecture Writer.
Vegetasi
Lingkungan yang terjaga keasriannya berperan besar dalam menentukan suhu di luar dan dalam ruang. Jadi, jangan remehkan fungsi vegetasi di halaman rumah. Bagaimana jika halaman depan tidak cukup luas untuk menanam pohon-pohon rindang?
Pohon tak cuma bisa ditanam secara horisontal. Cobalah untuk merambatkannya ke atas. ''Dengan memanfaatkan vegetasi sebagai dinding, penghuni rumah akan mendapatkan pasokan oksigen plus peredam panas yang baik,'' papar Denny.
Coba saja tambahkan tanaman rambat sebagai tirai di muka rumah dan rasakan perbedaan suhu sesudah pemasangannya. Niscaya, yang hijau-hijau ini akan meredam panas mentari. ''Itu bisa diredam dengan adanya kisi-kisi yang ditanami pohon,'' urai Denny. Tak pernah ada kata terlambat untuk melakukan perbaikan. Dengan dana yang tak pula berlebihan, Anda dapat mewujudkan taman vertikal yang memanjakan mata serta menyejukkan atmosfer sekitar rumah. Cantik dan fungsional, bukan?
Penyejuk udara
Menggunakan mesin penyejuk udara (AC) memang solusi singkat yang dipilih banyak orang. Tetapi, pilihan itu mendatangkan masalah baru. Siap-siap bengkak tagihan listrik Anda. Di samping itu, adanya kompresor AC di luar ruang akan membuat udara sekeliling menjadi lebih panas. Tinggal di iklim tropis, hunian tak semestinya dibangun dengan mengandalkan AC sebagai pengusir hawa panas. Masih banyak cara lain yang bisa ditempuh dan tidak berdampak buruk bagi dompet Anda, juga lingkungan hidup. ''Ayo, peduli sesama. Sayangi anak cucu dengan mengemat energi,'' ajak Denny.
Tata ruang
Ingin nyaman seharian di rumah yang menghadap ke peraduan sang surya? Cermati tepat tidaknya pembagian ruang di hunian Anda. Usahakan agar ruang utama alias ruang yang dijadikan tempat beraktivitas, tidak diposisikan di area yang lama terkena panas. Dengan begitu, Anda tak akan terlalu merasa gerah saat menjalani hari di ruang keluarga atau kamar tidur. Nah, sebagai gantinya, posisikan area servis di bagian depan. Panas yang menyengat dapat dimanfaatkan untuk mengeringkan pakaian atau menerangi dapur serta area mencuci. Agar tampak depan rumah tidak terlihat berantakan, diperlukan kamuflase. ''Kasih saja taman vertikal,'' cetus Denny, alumnus Universitas Bina Nusantara.
Bukaan serong
Hunian yang homy hendaknya diwujudkan sejak tahap desain. Untuk itu, pastikan Anda meminimalkan jendela yang menghadap barat. Ubahlah orientasi jendela ke utara atau selatan. Bukaan yang menyerong 30 derajat hingga 45 derajat dapat menghasilkan rumah yang lebih teduh. Dengan begitu, panas matahari tidak secara langsung menyeruak ke ruang-ruang pribadi Anda. ''Prinsipnya, cahaya matahari memang diperlukan, tetapi panasnya harus kita buang,'' tandas Denny. Trik yang simpel, bukan? rei
Desain Rumah
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi
Mengakali Rumah Hadap Barat
Desain Rumah Gallery
Bicara tentang rumah ideal, para pakar arsitektur kerap menyebut arah selatan sebagai orientasi rumah paling oke. Persoalannya, kondisi yang mendekati sempurna itu biasanya sukar untuk dicapai. Terlebih, di area padat seperti perkotaan dan pinggirannya, di mana peluang untuk mendapatkan lokasi yang oke itu harus dibayar mahal. Hunian yang menghadap selatan menjadi favorit karena beberapa hal mendasar, utamanya pencahayaan yang teduh serta aliran angin yang memadai. Bagaimana jika rumah Anda 'terpaksa' menghadap ke arah lain?
Pengalaman Catur Wicaksono menggambarkan suka duka tinggal di rumah yang menghadap ke arah barat. Sejak mentari mencapai puncaknya, segenap penghuni rumah pegawai BUMN itu kipas-kipas kegerahan. Kondisi itu berlanjut hingga sang surya terbenam. ''Coba saja bayangkan berapa jam kami 'bersauna' tiap harinya,'' ayah tiga anak ini berseloroh satir. Adakah jalan keluar bebas gerah bagi Catur dan keluarga lain yang tempat bernaungnya menghadap ke barat? Ternyata, banyak hal yang bisa dilakukan, baik saat proses desain ataupun ketika rumah sudah telanjur berdiri. Nah, saran dari arsitek, Denny Setiawan, berikut ini patut Anda pertimbangkan.
Kisi-kisi
Siang hari, pada pukul 14.00 hingga 16.30 WIB, cahaya matahari akan langsung masuk ke dalam rumah dan kondisi taman depan rumah akan sangat panas. Kalau sudah begitu, mereka yang tak tahan panas bisa tak betah berlama-lama di dalam rumah. ''Sebagai solusi, pasang kisi-kisi kayu atau besi sebagai sun-shading,'' kata Denny. Kisi-kisi bertindak sebagai secondary skin bagi rumah. Ia akan menghalangi panas matahari menerobos ke ruang privat Anda. Dari segi estetika, keberadaan kisi-kisi ini bagus juga. ''Bahan kayu dan besi yang berkualitas biasanya tahan lebih dari 10 tahun,'' tutur Denny yang berkomitmen menjalankan studio berbasis arsitektur hijau.
Plafon tinggi
Plafon yang tinggi mendatangkan kesan lapang pada rumah. Selain itu, udara di dalam ruang juga akan menjadi lebih dingin dengan adanya plafon yang tinggi. Mengapa bisa begitu? Ya, sebab hawa panas selalu naik ke atas. ''Ketika tempat berkumpulnya hawa panas jauh dari permukaan lantai, otomatis hawa panas tidak mengganggu aktivitas penghuni rumah,'' jelas pendiri Studio Denny Setiawan ini. Meski demikian, bukan berarti Anda disarankan untuk membangun plafon setinggi mungkin. Anda cuma perlu membangunnya dengan ketinggian proporsional.
Sirkulasi silang
Plafon tinggi saja belum cukup untuk membuat rumah yang menghadap barat lebih adem untuk dihuni. Anda masih perlu mempersiapkan sirkulasi silang. Artinya, harus ada bukaan di dua dinding yang berbeda. Dengan begitu, pertukaran udara lebih lancar. ''Tanpa adanya cross ventilation, plafon tinggi tak ada gunanya,'' ungkap pria yang lahir di Jakarta, 31 Desember ini. Intinya, tiap ruang harus bersentuhan langsung dengan udara luar. Tiap ruang mesti punya jendela. ''Sayangnya, banyak rumah yang kini dibangun penuh, tak menyisakan taman belakang. Itulah yang membuat rumah makin gerah,'' komentar Denny yang karyanya terpilih untuk dimuat dalam buku 125 Desain Fasade yang diterbitkan Imelda Akmal Architecture Writer.
Vegetasi
Lingkungan yang terjaga keasriannya berperan besar dalam menentukan suhu di luar dan dalam ruang. Jadi, jangan remehkan fungsi vegetasi di halaman rumah. Bagaimana jika halaman depan tidak cukup luas untuk menanam pohon-pohon rindang?
Pohon tak cuma bisa ditanam secara horisontal. Cobalah untuk merambatkannya ke atas. ''Dengan memanfaatkan vegetasi sebagai dinding, penghuni rumah akan mendapatkan pasokan oksigen plus peredam panas yang baik,'' papar Denny.
Coba saja tambahkan tanaman rambat sebagai tirai di muka rumah dan rasakan perbedaan suhu sesudah pemasangannya. Niscaya, yang hijau-hijau ini akan meredam panas mentari. ''Itu bisa diredam dengan adanya kisi-kisi yang ditanami pohon,'' urai Denny. Tak pernah ada kata terlambat untuk melakukan perbaikan. Dengan dana yang tak pula berlebihan, Anda dapat mewujudkan taman vertikal yang memanjakan mata serta menyejukkan atmosfer sekitar rumah. Cantik dan fungsional, bukan?
Penyejuk udara
Menggunakan mesin penyejuk udara (AC) memang solusi singkat yang dipilih banyak orang. Tetapi, pilihan itu mendatangkan masalah baru. Siap-siap bengkak tagihan listrik Anda. Di samping itu, adanya kompresor AC di luar ruang akan membuat udara sekeliling menjadi lebih panas. Tinggal di iklim tropis, hunian tak semestinya dibangun dengan mengandalkan AC sebagai pengusir hawa panas. Masih banyak cara lain yang bisa ditempuh dan tidak berdampak buruk bagi dompet Anda, juga lingkungan hidup. ''Ayo, peduli sesama. Sayangi anak cucu dengan mengemat energi,'' ajak Denny.
Tata ruang
Ingin nyaman seharian di rumah yang menghadap ke peraduan sang surya? Cermati tepat tidaknya pembagian ruang di hunian Anda. Usahakan agar ruang utama alias ruang yang dijadikan tempat beraktivitas, tidak diposisikan di area yang lama terkena panas. Dengan begitu, Anda tak akan terlalu merasa gerah saat menjalani hari di ruang keluarga atau kamar tidur. Nah, sebagai gantinya, posisikan area servis di bagian depan. Panas yang menyengat dapat dimanfaatkan untuk mengeringkan pakaian atau menerangi dapur serta area mencuci. Agar tampak depan rumah tidak terlihat berantakan, diperlukan kamuflase. ''Kasih saja taman vertikal,'' cetus Denny, alumnus Universitas Bina Nusantara.
Bukaan serong
Hunian yang homy hendaknya diwujudkan sejak tahap desain. Untuk itu, pastikan Anda meminimalkan jendela yang menghadap barat. Ubahlah orientasi jendela ke utara atau selatan. Bukaan yang menyerong 30 derajat hingga 45 derajat dapat menghasilkan rumah yang lebih teduh. Dengan begitu, panas matahari tidak secara langsung menyeruak ke ruang-ruang pribadi Anda. ''Prinsipnya, cahaya matahari memang diperlukan, tetapi panasnya harus kita buang,'' tandas Denny. Trik yang simpel, bukan? rei
Desain Rumah
Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872
Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi
Label:
Arsitek Bekasi,
Arsitek Bintaro,
Arsitek Bogor,
Arsitek BSD,
Arsitek Depok,
Arsitek Interior,
Arsitek Jakarta,
Arsitek Minimalis,
Arsitek Perumahan,
Arsitek Pondok Indah,
Arsitek Rumah,
Arsitektur Rumah,
Contoh Rumah,
Desain Arsitek,
Desain Minimalis,
Desain Rumah,
Design Minimalis,
Design Rumah,
Gambar Rumah,
Interior Rumah,
Membangun Rumah,
Pemborong,
Renovasi Rumah,
Rumah Jakarta,
Rumah Kayu,
Rumah Mewah,
Rumah Minimalis,
Rumah Tinggal
Langganan:
Postingan (Atom)