Jumat, 22 Agustus 2008

Arsitek Kota Solo, Ir. Thomas Karsten Sang Arsitek Pemadu Unsur Barat dan Jawa di Kota Solo

Arsitek Kota Solo, Ir. Thomas Karsten Sang Arsitek Pemadu Unsur Barat dan Jawa di Kota Solo



Arsitek Kota Solo, Ir. Thomas Karsten Sang Arsitek Pemadu Unsur Barat dan Jawa di Kota Solo

Arsitek kota solo
Sejarah sebuah kota tidak hanya bisa ditelusuri dari perjuangan masyarakatnya. Selain melalui kondisi geologi, masih banyak saksi bisu lainnya yang bisa menceritakan perjalanan masa lalu sebuah kota, terutama ketika kota tersebut memasuki masa jaya, yaitu masa pembangunan. Di setiap kota-kota di Indonesia, pada zaman kolonial Belanda, pasti mempunyai tokoh dari kaum Eropa yang dinobatkan sebagai tokoh kunci dalam perkembangan kota itu sendiri. Contoh, ide brilian Simon Stevin diresapi Jan Pietersz Coen dalam mendirikan Kota Batavia tahun 1619.

Lalu, HT Tillema berhasil membumikan betapa pentingnya higiene dalam pembangunan kampung dan pembangunan sistem pembuangan air di Semarang tahun 1900-an. Kemudian, kehadiran arsitektur hibrid yang menjadi bukti perpaduan budaya Barat dan vernakular di Bandung, tidak lepas atas jasa Ed Cuypers, PAJ Moojen, dan Henri Maclaine Pont. Sedikit penasaran, apakah Kota Solo juga mempunyai “sutradara atau arsitek” pembangunan kota dari golongan Eropa?

Boleh dikata, sejak awal posisi golongan Eropa di Solo tidak menyenangkan dalam hubungan mereka dengan masyarakat dan pemerintah (kerajaan). Ini yang jelas terjadi dalam periode awal kolonial masuk. Sebut saja, interaksi warga kota sangat dibatasi serta diawasi. Betapa tidak, pembangunan Benteng Vastenburg disengaja untuk mengontrol keamanan kota dari pemberontakan. Warga tidak leluasa keluyuran malam, petugas yang berdiri di atas pos benteng, memukul lonceng sebagai jam malam (De Graff, 2002).

Jurang stratifikasi sosial semakin kentara setelah peraturan permukiman penduduk berdasarkan etnis (wijkstelsel) dijalankan. Bahkan, hal administrasi kerajaan pun tak luput dari monitoring. Misalnya, undangan perkawinan dari Keraton Kasultanan Yogyakarta untuk Paku Buwono X (1839-1939) harus melewati Residen terlebih dahulu (Kuntowijoyo, 2004).

Lain dengan seorang Ir Thomas Karsten (1884-1945). Meski keturunan Belanda, namun dia laksana orang pribumi (inlander). Karsten sebagai seorang arsitek kota solo . Dia cukup piawai memadukan unsur Barat dan Jawa dalam menyolek pembangunan fasilitas perkotaan. Keinginannya, dalam setiap membangun suatu bangunan harus ada keserasian dan kenyamanan antara pengguna, lingkungan sekitar dan indera mata manakala memandang. Kesewenang-wenangan arsitektur ia tanggalkan, yang mana kebanyakan arsitekBelanda sekadar ingin memindahkan gaya arsitektur Belanda ke tanah jajahan.

Pada riwayatnya, Karsten merupakan alumni Technisce Hoogesschool di Deff tahun 1914. Bubar lulus, Karsten hengkang dari Belanda menuju Indonesia atas undangan Maclaine Pont untuk bekerja pada biro pembangunan perumahan dan perencanaan kota. Ia melanglang buana, dari kota ke kota. Kota Banjarmasin, Palembang, Semarang, Bogor, Malang, Purwokerta, dan Medan pernah dirias Karsten.

Karya Karsten

Sebagai sebuah daerah yang mulai berkembang jadi kota, Kota Bengawan Solo mengalami penataan yang lebih komprehensif sejak tahun 1920-an. Dukungan dari penguasa lokal yaitu, Paku Buwono X dan Mangkunegara VII memudahkan Karsten untuk berajang kreasi. Nilai-nilai ke-Jawa-an diperoleh Karsten di Institut de Java. Di situ, kepeduliannya terhadap rakyat kecil terbangun. Di setiap rancangan, dia tidak pernah melupakan kepentingan wong cilik. Sungguh sesuatu yang jarang ditemui pada orang-orang Belanda pada waktu itu.

Pasar Gede Hardjanagara rakitan apik Karsten atau sang arsitek kota solo pada tahun 1929. Dari para pedagang, pembeli, buruh gendong hingga kaum difabel dapat merasakan kenyamanan Pasar Gede. Jalan masuk pasar yang ideal, dua jendela berbentuk pipih vertikal, dan rooster untuk lubang angin tambahan agar kesejukan ruang terpenuhi adalah menandakan Karsten sangat tanggap kebutuhan rakyat dengan kenyamanan pasar.
Bangunan eks kantor DPU yang terletak di jalan Urip Sumaharjo di sebelah barat Pasar Gede adalah ciptaan Karsten. Ada persenyawaan antara bentuk peninggalan gaya Eropa yang terlihat dari dinding yang tebal, kolom-kolom yang besar, dan kemudian dibubuhi aroma khas arsitektur Jawa dengan bahan penutup atap terbuat dari sirap mirip joglo dan limasan. Arsitek kota solo berkepala pelontos ini, juga menaruh perhatian pada pembangunan di dalam wilayah keraton. Sebagai bukti, gapura Mangkunegaran di bagian luar dan dalam tidak lain karya Karsten. Pada gapura luar kesannya lebih ringan, sedangkan pada gapura utama bersambung dengan dinding halaman Pura Mangkunegaran. Di pendhapa Mangkunegaran ada hiasan menawan yang disebut Kumudawati, borehan Karsten.

Pavilium Gusti Nurul (Pracimayasa) lahir dari ide Karsten. Bangunan ini perpaduan unsur arsitektur Barat-Timur. Di tempat itu dijumpai meja makan dan sebuah kamar ganti mewah yang diperuntukan permaisuri raja. Agar tampak asri, Karsten menambahkan jendela pada ruang makan yang terbuat dari kaca dengan hiasan motif suasana tradisional. Selanjutnya, eks rumah dinas Residen Surakarta yang berada di ruang publik Villapark Banjasari. Ini dibangun ketika Karsten menjadi penasehat atau konsultan perencanaan atau Arsitek Kota Solo.

Penyatuan lingkungan ruang terbuka dengan lingkungan Eropa kemudian menjadi tren. Itulah kecerdasan lain Karsten untuk menyertakan tata ruang dalam ranah sosial kemasyarakatan. Sehingga konsep garden city (kota kebun) yang dikembangkan di wilayah Solo bagian utara, bisa dinikmati para sinyo dan noni maupun rakyat di kala senggang. Tak hanya itu saja, arsitek yang dilahirkan pada 22 April 1884 di Amsterdam itu, juga berperan dalam pembangunan Stasiun KA Balapan, Lapangan Manahan, dan Masjid Al Wustha di Mangkunegaran.

Simbiosis

Selain Bandung dan Semarang, kota yang dipimpin Pak Jokowi ini sebenarnya termasuk salah satu kota di Indonesia yang beruntung karena masih memiliki salah satu saksi sejarah masa lalunya Karsten yang bisa dibaca lewat bangunan-bangunan tua dengan berbagai langgam arsitekturnya. Melalui salah satu kekayaan itu, setiap orang bisa menelusuri perjalanan sejarah kota dan masyarakat Solo yang begitu disayangi Karsten waktu itu.

Tidak berlebihan ia dipandang sebagai peletak dasar-dasar perencanaan kota “utopis” di Hindia Belanda. Beliau telah menolak pendekatan metode rasionalisasi perumahan gaya Eropa, yang disebutnya tidak akan berhasil diterapkan di Hindia jika tidak mampu berkompromi dengan tradisi budaya lokal. Dalam konteks menanggulangi segregasi sosial, Karsten memperkenalkan metode simbiotis, sebagaimana tercermin di Pasar Gede, Villapark, dan arena olahraga Manahan. Sayang, kalau bangunan-bangunan yang bisa menceritakan tentang sejarah kota, kebudayaan lokal dan kemuliaan Karsten pada suatu hari nanti diruntuhkan. Solo disebut kota yang tak pernah tidur. Begitu juga Karsten yang senantiasa terjaga lewat karyanya.

Pentingnya keberadaan warisan Karsten atau arsitek kota solo yang sarat humanisme ini, terletak pada kontribusi memorialnya dalam membentuk karakter lingkungan binaan di sekitarnya, namun bukan menuju pada romantisme belaka! Hal penting yang harus diperhatikan Pemkot jika ingin pelestariannya berhasil adalah (1) apa yang perlu dilestarikan? (2) mengapa ingin dilestarikan? (3) dan untuk siapa melakukan pelestarian? Kalau ketiga hal itu belum terjawab, jangan diharap pelestarian heritage di Kota Solo berhasil dengan baik.

Sumber : harianjoglosemar.com



Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Izin Mendirikan Bangunan (IMB), dan Segala Ketentuan yang Terkait dengan Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

Izin Mendirikan Bangunan (IMB), dan Segala Ketentuan yang Terkait dengan Izin Mendirikan Bangunan (IMB)



Izin Mendirikan Bangunan (IMB), dan Segala Ketentuan yang Terkait dengan Izin Mendirikan Bangunan (IMB)


* Definisi
Izin Mendirikan Bangunan adalah izin yang diberikan oleh pemerintah daerah kepada orang Pribadi atau badan untuk mendirikan suatu bangunan yang dimasuk agar desain, pelaksanaan pembangunan, sesuai rencana tata ruang yang berlaku, sesuai dengan koefisien dasar bangunan, koefisien luas bangunan, koefisien ketinggian bangunan yang ditetapkan sesuai dengan syarat-syarat keselamatan bagi yang menempati bangunan tersebut.


* Dasar Hukum
Qanun Kabupaten Pidie Nomor 23 Tahun 2002 tentang Tentang : Retribusi Izin Mendirikan Bangunan


* Persyaratan
Untuk Surat Izin Mendirikan Bangunan Baru , dibutuhkan Dokumen Sebagai Berikut :
o Permohonan kepada Bupati
o Fotokopi Kartu Tanda Penduduk
o Fotokopi Surat Tanah
o Asli dan Fotokopi NPWPD (kalau ada)
o Gambar Rancangan Bangunan
o Gambar Sketsa Lokasi Bangunan
o Rekomendasi Lurah /Geuchik dan Rekomendasi Camat


* Biaya
Untuk Pembuatan Surat Izin Mendirikan Bangunan Baru , dikenakan biaya retribusi yang ditentukan dengan rumus sebagai berikut :

o Perhitungan Biaya IMB terdiri dari Jumlah Biaya Rooi per luas lantai bangunan ditambah Biaya Retribusi.

o Besar Biaya Rooi = Harga Dasar Bangunan x Koef.Guna x Koef.Luas x Koef.Kelas x Koef.Tingkat .

o Besar Biaya Retribusi Bangunan =Rp 50.000 x Koef.Guna x Koef.Luasx Koef.Kelas x Koef.Tingkat.


* Waktu
Untuk Pengurusan Surat Izin Mendirikan Bangunan Baru dibutuhkan waktu antara 1(satu) s.d. 2 (dua) hari kerja terhitung mulai berkas masuk dengan persyaratan lengkap.

Sumber : pidie.go.id



Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Arsitektur Dan Arsitek Pengalaman

Arsitektur Dan Arsitek Pengalaman


Arsitektur Dan Arsitek Pengalaman

Apa yang diperlukan untuk mendesain atau membuat karya besar arsitektur? Anda akan memerlukan banyak inspirasi dan kreativitas, tetapi pertama-tama Anda akan memerlukan kualifikasi.

Fondasi kuat untuk masa depan Anda

Sebagai mahasiswa arsitektur, Anda akan mempelajari segala hal dari desain teknik dan struktural, manajemen bangunan dan proyek, grafik dan desain, sampai bisnis.

Apabila Anda ingin belajar yang lebih luas lagi, pertimbangkan gelar ganda—Anda dapat menggabungkan arsitektur dengan arsitektur lansekap, konstruksi dan bahkan hukum.

Anda akan menghabiskan banyak waktu di studio desain dan pada tugas praktik di luar universitas. Seperti dokter dan pengacara, arsitek memerlukan pengalaman yang luas di bidangnya sebelum mereka dapat melakukan praktik. Anda dapat melihat bahwa universitas Anda akan memasukkan pengalaman kerja ke dalam mata kuliah Anda.

Sebagian besar program studi tingkat pascasarjana dirancang bagi para arsitek profesional untuk meningkatkan keahlian mereka. Tetapi, apabila seperti banyak profesional lainnya, Anda melihat arsitektur sebagai suatu disiplin ilmu dan juga praktik, Anda dapat bergabung dengan banyak mahasiswa riset yang memperluas pengetahuan mereka melalui gelar master dan doktor dalam arsitektur, seni atau desain.

Apabila Anda memilih untuk studi di lembaga pendidikan dan pelatihan kejuruan (VET/vocational education and training), Anda akan menemukan banyak program studi para-profesional atau kejuruan yang tersedia. Anda dapat menemukan informasi lebih lanjut dalam profil ‘tata lingkungan bangunan’.

Pengakuan profesional untuk karir global

Di Australia, sebelum Anda terdaftar sebagai seorang arsitek, Anda harus melakukan beberapa pengalaman praktik, sebelum menempuh ujian. Persyaratannya akan sedikit berbeda pada setiap negara, tetapi begitu Anda memenuhi syarat di Australia, gelar Anda bisa membawa Anda ke mana pun Anda inginkan.

APEC Architecture Register telah menjadikan bekerja di luar negeri jauh lebih mudah. Arsitek yang memenuhi syarat di Australia dan negara anggota lainnya dapat mengajukan izin praktik di Kanada, China, Hong Kong, Jepang, Republik Korea, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand dan Amerika Serikat.

Mata kuliah arsitektur adalah beberapa dari mata kuliah yang paling menyenangkan dan memperkaya diri, terutama saat Anda mempunyai pengalaman belajar di luar negeri.

Gunakan fungsi Search (Pencarian) kami untuk melihat daftar lembaga Australia yang menawarkan kualifikasi dalam bidang ini.

Sumber : studyinaustralia.gov.au



Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Kamis, 21 Agustus 2008

Rancangan Arsitek Tidak Boleh Lari Dari Geometri

Rancangan Arsitek Tidak Boleh Lari Dari Geometri


Rancangan Arsitek Tidak Boleh Lari Dari Geometri

Geometri dalam pengertian dasar adalah sebuah cabang ilmu yang mempelajari pengukuran bumi dan proyeksinya dalam sebuah bidang dua dimensi. Cabang ilmu ini pun berkembang sesuai dengan perkembangan arsitektur yang pada dasarnya memiliki keterkaitan satu sama lain. Satu hal yang menjadi pemikiran saya dalam melihat arsitektur adalah bahwa seorang perancang tidak bisa ‘lari’ dari geometri. Pernyataan ‘lari’ disini adalah apa pun yang kita lakukan dalam merancang suatu rancangan, tidak bisa lepas begitu saja tanpa melihat geometri dari rancangan tersebut. Dunia arsitektur telah membuka mata saya bahwa tidak ada batasan dalam geometri. Tidak ada suatu titik dimana kita tidak perlu lagi memikirkan geometri dari sebuah rancangan. Seluruhnya mempunyai aturan geometri. Mungkin memang bukan aturan geometri mendasar seperti yang dikemukakan oleh Euclid dalam 13 buku Euclid’s Elements-nya, tetapi lebih luas lagi pengertian geometri mencakup kenyataan bahwa selalu saja ada aturan, selalu saja ada alasan atau argumentasi mengapa sebuah bentuk itu memiliki bentuk yang demikian. Dalam tulisan singkat ini saya akan memberikan penjabaran bahwa dalam arsitektur kita tidak bisa ‘lari’ dari geometri. Tidak ada bentuk, rancangan, konsep dalam arsitektur yang bisa lepas dari geometri. Dengan kata lain geometri dalam arsitektur bersifat mengikat.

Definisi

Geometri: Geometri dalam pembahasan ini adalah bukan hanya geometri yang terkait dengan ilmu ukur bumi atau penggambaran proyeksi muka bumi dalam selembar kertas dengan elemen titik, garis dan bidang, tetapi mencakup geometri yang terkandung dalam proses perancangan termasuk topologi.

Arsitektur: Hasil dari proses merancang sebuah wadah bagi manusia yang memiliki fungsi tertentu sesuai dengan kebutuhan dengan memasukkan nilai-nilai tambah lain.

Mengikat: Mengikat disini berarti memberikan aturan-aturan sebagai acuan dimana aturan-aturan tersebut selalu bisa diaplikasikan dalam semua hal.

Argumentasi

Untuk mendukung pernyataan bahwa geometri dalam arsitektur memiliki sifat mengikat, saya mempunyai 3 buah argumentasi yang saling terkait yaitu:

Pertama, geometri merupakan alat dasar berkembangnya arsitektur.
Kedua, geometri sebagai cabang ilmu pengetahuan berkembang cepat untuk bisa digunakan dalam proses perancangan arsitektur.
Ketiga, perkembangan geometri yang begitu luas sudah menciptakan cabang ilmu baru yang terkait sehingga tidak ada suatu arsitektur yang tidak berada dalam pembahasan geometri.
Ketiga argumentasi ini merupakan sebuah kesatuan terkait yang merupakan pemetaan perkembangan geometri sesuai dengan perkembangan jaman dan ilmu pengetahuan.

Geometri merupakan alat dasar berkembangnya arsitektur.

Arsitektur terlahir akan adanya dorongan kebutuhan manusia yang hidup di dunia ini. Kebutuhan untuk mempertahankan keberadaan diri manusia membuat manusia untuk memikirkan cara untuk berlindung dari hal-hal yang bisa mengancam keselamatannya. Pada jaman dahulu, arsitektur lahir dari proses trial and error, tanpa perancangan. Tujuannya hanya satu yaitu melindungi diri sendiri. Pada saat itulah geometri terlahir. Ilmu untuk mengukur bumi mulai berkembang seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan manusia. Jadi, arsitektur menggunakan ilmu geometri untuk mulai memahami konsep dasar bentuk yang nantinya akan diaplikasikan langsung di permukaan bumi.

Dokumentasi tertua dalam geometri ditemukan di Mesopotamia, Mesir dan Lembah Indus sekitar 3000 tahun sebelum Masehi [1]. Dokumentasi ini berisikan tentang konsep panjang, sudut, luasan dan volume yang pada saat itu dikembangkan untuk keperluan praktis dalam konstruksi, survey dan astronomi. Lalu barulah pada tahun 300 sebelum Masehi buku teks terpenting dalam geometri ditulis oleh Euclid yang memuat definisi dasar elemen-elemen dalam geometri [2]. Definisi elemen tersebut lalu menjadi sebuah patokan geometri selama lebih dari 21 abad (3 abad sebelum Masehi dan 18 abad setelah Masehi) sampai pada abad ke-19 ditemukannya sebuah konsep bentuk non-Euclidian, oleh matematikawan Rusia Nikolai Ivanovich Lobachevsky [3].

Pada waktu yang bersamaan (abad ke-19 sampai abad ke-20) arsitektur mengalami suatu perubahan yang sangat pesat. Muncul konsep-konsep baru yang menjadi patokan rancangan pada masa tersebut. Louis Sullivan dengan ungkapan “form follows function” memicu perkembangan gaya modern dalam arsitektur. Revolusi industri di Inggris juga mendorong perubahan yang signifikan dalam arsitektur, yaitu international style yang diprakarsai oleh arsitek-arsitek muda seperti Mies van der Rohe, dengan menggunakan teknologi terbaru hasil dari revolusi industri. Dalam masa ini geometri digunakan sebgai alat utama dalam merancang sebuah komposisi yang lalu dikembangkan dengan sentuhan modern, sehingga muncul ucapan “less is more”.

Namun seperti halnya dengan arsitektur, geometri tidak berhenti di situ. Pada saat arsitektur mencapai perkembangan untuk bisa mengatakan “less is bore” dan “think outside the box”, geometri sudah mengembangkan cabang geometri berjudul Topologi selama lebih dari 300 tahun. Solusi akan permasalahan Königsburg Bridge sudah terjawab oleh Leonhard Euler pada tahun 1736 [4]. Topologi pun digunakan dalam arsitektur kota sebagai sarana informasi yang jelas dan memang sesuai dengan yang dibutuhkan. Penggunaan topologi pada peta sistem transportasi dilakukan pertama kali di Inggris untuk menggambarkan peta skematis kereta bawah tanah oleh Harry Back pada tahun 1931.


Gambar 1. Peta London Tube dengan Topologi [5]


Gambar 2. Peta London Tube tanpa Topologi [6]

Informasi yang terkandung dalam peta topologi adalah informasi terpenting yang kita butuhkan dalam sistem transportasi yaitu bagaimana hubungan antara satu titik dan titik lain.

Geometri, sebagai cabang ilmu pengetahuan, berkembang cepat untuk bisa digunakan dalam proses perancangan arsitektur.

Geometri merupakan sebuah cabang ilmu matematika yang memiliki perkembangan yang sebanding dengan berkembangnya ilmu pengetahuan. Perkembangan geometri saat ini bisa digunakan untuk proses perancangan arsitektur yaitu [7]:br>
Practical Geometry: Geometri dasar yang ditujukan untuk keperluan praktis seperti, panjang, lebar, sudut, luasan, volume dll.

Axiomatic Geometry: Sebuah cara untuk menghitung jarak dari sebuah titik ke titik lain yang tidak bisa dilakukan dengan mengukur.

Geometric Construction: Metode penggambaran bentuk-bentuk geometri dasar dengan menggunakan jangka dan penggaris.

Numbers in Geometry: Angka-angka dalam geometri dimunculkan oleh Phytagoras dengan rumus segitiga siku-sikunya yang kemudian disadari bahwa angka Fibonacci memegang sebuah peran besar dalam proporsi yang ada di dunia ini.

Geometry of Position: Dalam geometri posisi bisa dinyatakan dalam sebuah diagram kartesius yang setiap angka memiliki nilai tertentu dalam menentukan posisi sebuah titik. Hal ini lalu dikembangakan menjadi sebuah system GPS (global Positioning System).

Geometry beyond Euclid: Geometri non-euclidian yang pada dasarnya merupakan perkembangan lanjutan dari Euclid memberikan bentuk-bentuk geometri baru dalam proporsi yang berbeda dengan proporsi golden section.

Symmetry: Merupakan geometri yang mendasar dan memunculkan sifat kesempurnaan dalam keesimbangan.

Modern Geometry: Geometri modern merupakan sebuah pengembangan geometri lebih dalam lagi kepada bidang-bidang lain seperti matematika dan pemetaan. Topologi merupakan bagian dari geometri modern yang pada dasarnya makna geometri itu sendiri sudah mengalami pergeseran namun tetap memiliki unsur-unsur geometri.

Dari kedelapan kategori diatas terlihat bahwa keterkaitan geometri dalam arsitektur itu sangat mendalam. Kita tidak bisa memisahkan antara arsitektur dan geometri. Kita tidak bisa merancang sebuah arsitektur tanpa mempertimbangkan geometri.

Perkembangan geometri yang begitu luas sudah menciptakan cabang ilmu baru yang terkait sehingga tidak ada suatu arsitektur yang tidak berada dalam pembahasan geometri.

Geometri saat ini sangat luas cakupannya. Hampir seluruh bidang yang terkait dalam Arsitektur memiliki makna geometri. Untuk memperjelas, saya membagi menjadi 3 kategori bidang yang terkait dalam geometri dan arsitektur yaitu matematika, alam dan seni:

Matematika:
Memang awalnya geometri merupakan ilmu turunan langsung dari matematika. Dari sini seluruh ketentuan dasar definisi dari titik, garis, bidang, sudut, bentuk dua dimensi dan 3 dimensi dasar yang hampir selalu digunakan dalam arsitektur.

Alam:
Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan, saat ini ditemukan bentukan-bentukan geometri yang ada di alam ini [8]. Unsur terkecil di alam semesta ini memiliki susunan geometri baik itu bentuk bola, ataupun gugusan sambungan yang berbentuk segi tiga, segi empat, segi lima, dan seterusnya. Tata surya dan system perbintangan lain juga memiliki geometri yang tersusun secara rapi. Tak lupa pula bentuk geometri yang ada di dunia biologi. Bentukan segi enam yang ada pada sarang lebah, tulangan pada dedaunan, bantuk pintalan sarang laba-laba, semuanya memiliki komposisi geometri. Arsitektur sekarang ini sudah banyak memasukkan unsur biologi dalam perancangannya, mulai dari proporsi, bantuk modul, atau bahkan tulangan dari daun pun bisa dijadikan konsep perancangan. Disini terlihat bukti lain bahwa Arsitektur tidak bisa lepas dari geometri.

Seni:
Dalam bidang seni, geometri menjadi patokan komposisi dan bentuk. Baik itu dalam seni dua dimensi atau tiga dimensi. Komposisi dalam sebuah lukisan atau komposisi dalam susunan patung. Dalam seni musik, komposisi nada-nada baik tinggi maupun rendah mengandung unsur geometri. Arsitektur juga bisa dirancang dari sebuah terjemahan karya seni baik itu dari karya seni dua dimensi, tiga dimensi atau bahkan dari musik [9]. Hal ini juga mendukung bahwa arsitektur yang terkait dengan dunia seni tidak lepas dari geometri.

Kesimpulan

Dari penjabaran di atas kita dapat melihat bahwa geometri telah mengalami suatu perkembangan yang sangat pesat dari kemunculannya pertama kali. Demikian pula arsitektur. Pada saat ini proses perancangan merupakan inti dari sebuah perancangan arsitektur. Keduanya berkaitan baik secara langsung maupun tidak langsung. Ada saat-saat geometri digunakan sebagai alat untuk mencapai sebuah rancangan arsitektur. Ada pula saat-saat geometri digunakan untuk menjelaskan sebuah arsitektur untuk dipelajari proses merancangnya.

Geometri sekarang ini sudah berkembang menjadi sebuah bidang yang sangat luas. Hampir semua yang ada di dunia ini bisa dikaitkan dengan geometri. Dengan demikian, arsitektur pun tidak luput dari geometri. Arsitektur yang proses perancangannya sederhana (hanya merupakan susunan komposisi dan proporsi) sampai arsitektur yang proses perancangannya sangat kompleks (dengan memasukkan parameter-parameter kebutuhan manusia, bahkan parameter waktu) semuanya memiliki unsur-unsur geometri yang harus dikaji dan dipelajari. Ide apa pun yang ada di dalam kepala kita sebagai awal ide perancangan, bisa kita kaitkan ke geometri untuk lebih memperkaya, bukan hanya bentuk, melainkan juga sirkulasi dan esensi yang ada dalam rancangan kita. Oleh karena itu, saya berpendapat bahwa dalam merancang sebuah arsitektur tidak bisa lari dari geometri. Geometri dalam arsitektur memiliki sifat mengikat, karena sebagai perancang tidak bisa tidak mempertimbangkan geometri.

Sumber : arsitektur.net



Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Arsitek Lansekap VS Perubahan Iklim Global Yang Extrem

Arsitek Lansekap VS Perubahan Iklim Global Yang Extrem


Arsitek Lansekap VS Perubahan Iklim Global Yang Extrem

Saat sekarang ini issue perubahan iklim global sedang melanda dunia dan perubahan nyata terjadi dimana-mana akibatnya berbagai kebijaksanaan pemerintah negara dirumuskan dan beraneka-ragam tindakan dan slogan kampanye dari organisasi-organisasi lingkungan seakan saling berlomba-lomba mencari solusi dan strategi yang jitu untuk meredam dampak akibat perubahan iklim.

Indonesia pun di penuhi dengan berbagai diskusi, seminar dan bahkan demonstrasi mengenai pentingnya menemukan strategi pembangunan yang berkelanjutan serta berwawasan lingkungan hidup, semua itu seakan menjadi ‘parameter’ ke ikutsertaan pemerintah RI dalam gerakan meredam dampak perubahan iklim tersebut.

Dalam kaitannya terhadap perubahan iklim yang terjadi seorang Arsitek Lansekap sudah seharusnya mempunyai beban tanggung jawab dalam mereduksi segala aktifitas yang berdampak negative bagi planet bumi.

Kenapa….????

Oleh karena didalam Ilmu Arsitektur Lansekap terkandung 3 nilai dalam pengaplikasiannya yang menjadi 3 pilar utama. Yaitu;

- Tanggung jawab terhadap lingkungan

- Peningkatan kualitas estetika

- Keseimbangan fungsi-fungsi sosial

Ke 3 pilar ini jugalah yang menjadi Batasan dan Kerangka ( frame-work) bagi seorang Arsitek Lansekap bekerja dalam menangani setiap proyek bagi perorangan maupun komunitas yang lebih luas.

Meskipun kadang alasan ekonomi menjadi ‘tembok penghalang’ dan membuat rasa empati menjadi semakin hambar untuk menemukan dan menciptakan suatu strategi yang jitu demi menyiasati dampak akibat perubahan iklim.

akan tetapi berbekalkan sebuah MANTRA “Lakukan yang terbaik bagi Komunitas Masyarakat” di landasi dengan sikap mental altruisme, diharapkan seorang arsitek lansekap dapat menjadi agen-agen perubahan yang dapat berperan memberikan motivasi dan memberikan keteladanan atas pemberdayaan suatu modul strategis yang jitu dan bermanfaat bagi masyarakt luas .

Sumber : smartlandscape.wordpress.com



Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Rabu, 20 Agustus 2008

Rumah Tumbuh Sebagai Rumah Trend Masa Kini dan Masa Depan, Solusi Bagi Pemilik Dana Terbatas

Rumah Tumbuh Sebagai Rumah Trend Masa Kini dan Masa Depan, Solusi Bagi Pemilik Dana Terbatas


Rumah Tumbuh Sebagai Rumah Trend Masa Kini dan Masa Depan, Solusi Bagi Pemilik Dana Terbatas

SETIAP orang berhak merancang dan merencanakan kehidupannya di masa depan, termasuk rencana untuk memiliki hunian atau rumah pribadi yang layak. Tak peduli orang tersebut adalah seorang lelaki yang sudah uzur dengan 12 cucu atau wanita separuh baya yang masih lajang, atau pria muda yang eksekutif sukses.

Bagi kalangan berduit tentu bukanlah masalah, karena spesifikasi rumah yang mereka idamkan dapat terpenuhi dengan mudah oleh dukungan dana yang tersedia. Namun, bagi kalangan yang kurang mampu mestilah cermat dalam menyusun rencana dan ketat dalam anggaran finansialnya.

Terjadi perbenturan dua masalah pokok, yakni keinginan memiliki rumah yang nyaman dan kemampuan finansial yang terbatas. Bagaimana mengatasinya?

Rumah tumbuh

Salahkah jika seorang lajang mempersiapkan sejak dini rumah bagi pasangan hidup dan beberapa orang anaknya kelak?

Tentu tidak salah dan bukan masalah. Yang jadi masalah ialah jika ia belum memiliki dana yang cukup pada saat ini untuk mewujudkan rencana masa depannya itu. Berarti ia mesti menunda membeli rumah? Menunggu bertahun-tahun lagi hingga dananya mencukupi? Boleh jadi bertahun-tahun kemudian harga rumah sudah membubung tinggi.

Membangun sekarang sesuai dengan kemampuan, namun "nyambung" pula jika suatu saat nanti mau dikembangkan menjadi rumah yang besar sesuai berkembangnya jumlah anggota keluarga, apakah mungkin?

Rumah tumbuh! Tepat! Yaitu rumah yang dapat dikembangkan pada suatu saat tertentu nanti guna memenuhi kebutuhan akan ruang dan privasi yang lebih memadai.

Hal penting yang wajib disimak dalam mempersiapkan dan merancang sebuah rumah tumbuh ialah soal konstruksi.

Sebuah rumah tumbuh boleh jadi dikembangkan ke samping asal memiliki areal tanah yang luas. Jika demikian, maka masalah konstruksi mungkin tidak mengalami perubahan yang signifikan.

Namun, umumnya rumah tumbuh mengalami proses pemekaran ke atas, terutama jika mengingat lahan pertanahan di perkotaan yang begitu mahal dan sulit. Jika pemekaran rumah tumbuh dirancang ke bagian atas, maka masalah konstruksi patut digarisbawahi sejak awal. Konstruksi merupakan realisasi dari hitungan-hitungan teknik yang menentukan kekuatan tegaknya bangunan.

Pada kondisi rencana menambah satu level lantai rumah berarti harus menyiapkan konstruksi yang aman terhadap tambahan beban yang cukup besar, terlebih bila yang direncanakan berupa lantai pelat beton. Maka perlu diantisipasi dengan menyiapkan rancangan kolom dan balok yang kekuatannya setara untuk mendukung beban itu.

Pelat beton

Kelak, bagaimana prosedur pelaksanaan penambahan lantai pelat beton di bagian atas rumah, sedangkan semua kolom dan baloknya sudah berbentuk konstruksi beton (pada saat ini) dan berfungsi sebagai pendukung rangka atap?

Kolom beton (tiang/pilar vertikal dari beton dengan tulangan rangka besi) dan balok beton (balok horizontal dari beton dengan tulangan rangka besi) dapat dipapas minimal sete- ngah dari ketebalan yang ada sehingga terpampang besi tulangannya. Maksudnya, agar penulangan untuk pelat beton dan kolom beton lanjutan yang hendak dibuat dapat disambungkan dan saling kait dengan kuat.

Ini merupakan suatu inisiatif konstruksi praktis yang secara teknis kekuatannya relatif lebih lemah dibandingkan dengan konstruksi yang dilaksanakan secara utuh dan lengkap.

Toh inilah satu-satunya upaya yang mudah, cepat, dan hemat dalam pelaksanaan pengembangan rumah tumbuh.

Namun, selain itu, perlu pula diupayakan suatu sistem pembesian (penulangan beton) yang berkualitas dalam artian benar pelaksanaan kerjanya serta tepat spesifikasi materialnya. Pembesian mutlak akurat dan kuat, terutama pada pengembangan atau penambahan lantai atas rumah tumbuh berupa pelat beton.

Sedangkan jika pengembangannya hanya berupa lantai papan dengan rangka balok kayu, tentu lebih mudah lagi karena hanya melanjutkan pembuatan kerangka beton (kolom dan balok) yang tujuannya hanya sebagai kerangka penguat dan pengikat "tubuh" bangunan.

Tentu lebih bijak bila terlebih dahulu meminta pendapat dan saran pada konsultan atau seorang yang ahli sebelum pelaksanaan pembangunan sebuah rumah tumbuh sebab konstruksi adalah bidang yang sangat berbau teknik dan memerlukan hitungan-hitungan nan akurat.

Yang paling pelik dari pelaksanaan sebuah rumah tumbuh ialah masalah desain. Desain yang dibuat haruslah "nyambung" antara pelaksanaan awal dan pengembangannya di kemudian hari. Dan terutama pula, apakah pelaksanaan awal rumah tumbuh tersebut cukup nyaman sebagai sebuah hunian sebelum dikembangkan nantinya.
Faktor desain juga sangat menentukan banyak-tidaknya perombakan yang akan terjadi pada saat pengembangan lanjutan rumah tumbuh tersebut. Maka dibutuhkan desainer tata ruang yang cerdas serta jarak waktu yang cukup sebelum menetapkan pilihan terhadap suatu konsep rumah tumbuh, rumah "tabungan" masa kini untuk masa depan bersama keluarga.

Penting untuk senantiasa diingat tujuan dan proses pelaksanaan sebuah rumah tumbuh. Secara sederhana, rumah tumbuh ialah rumah yang dibangun serta direncanakan dengan matang untuk dikembangkan lebih luas di kemudian hari.

Desain, konstruksi, dan pemakaian material pada sebuah rumah tumbuh sejak awal dipersiapkan secara tepat untuk mendukung pengembangan rumah tumbuh itu sendiri sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Rumah tumbuh sangat berkaitan erat dengan dana yang terbatas. Kendati demikian, rumah tumbuh bukan merupakan konsep yang keliru dalam dunia arsitektur.

Ia merupakan siasat yang pas untuk merancang masa depan dalam situasi ekonomi yang kurang ngepas.

Sumber : 64.203.71.11



Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi

Feng Shui Tata Letak Ruang, Keajaiban dan Tips Memperbaiki Feng Shui Rumah Agar Membawa Hoki

Feng Shui Tata Letak Ruang, Keajaiban dan Tips Memperbaiki Feng Shui Rumah Agar Membawa Hoki


Feng Shui Tata Letak Ruang, Keajaiban dan Tips Memperbaiki Feng Shui Rumah Agar Membawa Hoki

Seni tata letak feng shui bertujuan mengelola sumber chi. Prinsipnya, mengalirkan chi ke dalam ruangan akan membawa energi menguntungkan dalam kehidupan Anda.

Ruang keluarga dan ruang makan:

Bagian tengah rumah mewakili keberuntungan dalam keluarga. Maka paling baik digunakan untuk ruang keluarga atau ruang makan. Kegiatan keluarga, seperti nonton TV atau bermain di ruang tengah akan menciptakan energi feng shui yang baik Bagian ini juga sangat baik untuk menggantungkan potret keluarga.

Dalam ruang keluarga, tempatkan perabot simetris (persegi empat). Hindari pengaturan perabot tidak simetris (berbentuk L atau U). Penting pula untuk mempertimbangkan keleluasaan gerak penghuninya. Gerakan chi dibuat berkelok-kelak lembut.

Dapur dan kamar mandi:

Sudut barat laut akan sangat “terluka” jika digunakan untuk WC, dapur atau gudang karena akan mengusir keberuntungan kepala keluarga. Dapur di sudut barat laut lebih buruk lagi. Kompor atau pemasak di sana menyebabkan pengaruh sangat menghancurkan.

Jika WC berada di sudut barat daya, semua wanita di rumah itu bisa mengalami masalah percintaan, karena laki-laki di rumah itu punya WIL (wanita idaman lain). Atau, mereka berat jodoh.

Posisi tangga:

Hindari menempatkan tangga di ruang tengah, apalagi tangga melingkar. Penempatan seperti ini melambangkan kematian. Pindahkan tangga ke sisi tepi, atau biarkan daerah di antara tangga kosong. Hindari membangun WC, dapur, dan godang di bagian tengah rumah.

Posisi tangga yang baik di bagian tepi rumah. Ingat pula, jangan menggelar karpet merah di anak tangga. Jangan pula menaruh bentuk air (akuarium, lukisan danau, lukisan sungai, air terjun) di bawah tangga, karena bisa “melukai” anak-anak.

Kamar tidur:

Pedoman untuk kamar tidur agar terhindar dari ancaman energi negatif.

* Sebaiknya gunakan satu kasur
* Bentuk ruangan beraturan (persegi).
* Tidak di antara dua pintu, atau menghadap langsung ke pintu.
* Posisi terbaik diagonal antara pintu dan tembok di belakangnya.
* Tidak berada tepat di bawah palang menonjol, jendela, atau kamar mandi.
* Tempatkan kamar tidur di sektor sejuk dan tenang, gunakan teori yin dan yang untuk warna tirai, seprai, dan karpet. Yang adalah putih terang, sedangkan yin hitam, gelap.
* Usahakan posisi kepala mengarah ke sheng chi (energi menguntungkan) Anda.
* Hindari benda bentuk tajam mengarah ke posisi tidur Anda
* Hindari tempat tidur yang terpantul pada cermin.
* Hindarkan bentuk air di kamar tidur. Hindari pula tanaman hidup, lukisan binatang, benda tajam, atau pistol.

Pedoman untuk pintu utama:

* Berbahan solid. Hindari bahan kaca dan plastik keseluruhan.
* Sebaiknya dengan dua daun.
* Posisi tidak terancam energi negatif.
* Tidak menghadap jalan lurus menuju rumah.
* Sebaiknya menghadap ruangan terbuka.
* Tidak menghadap tanah tinggi atau tepat di bawah kamar mandi.
* Tidak terhalang pohon, tiang, perabot, dll.
* Tidak menghadap ke kamar mandi, tangga, pintu lain, dinding bercermin, atau gudang berantakan.
* Lampu di sisi kanan dan kiri pintu utama meningkatkan keberuntungan.
* Pintu dalam dan pintu keluar tidak satu garis lurus, supaya tidak menyebabkan aliran energi mematikan. Jika ada tiga dalam satu lorong, letakkan penyekat di depan pintu kedua.

Menghindari energi beracun:

Hindari energi negatif yang bisa “melukai “Anda. Pilar, furniture, palang menonjol bisa menciptakan ancaman, gara-gara chi terhalang. Jika ada pilar menghalangi aliran energi, bisa diperluas dengan menempatkan tanaman atau membalut pilar dengan cermin.

Bentuk energi negatif bisa bermacam-macam. Misal, sudut yang menonjol tajam, tiang tunggal. Bisa juga karena munculnya energi lurus, atau adanya tiga pintu dalam satu garis lurus. Sementara tanaman dan lonceng bisa memperlambat laju energi. Tanaman juga menyerap energi pembunuh.

Sha: Chi terpotong.

Pagar tanaman, maupun tembok bata, permukaan rata lainnya, serta lapangan menyalurkan energi sangat cepat. Aliran energi ini menimbulkan kesulitan bagi tanaman yang dilaluinya. Ruang antara rumah, garasi, dan sisi tembok menimbulkan efek sirkulasi chi kurang baik.

Sheng: Energi menguntungkan

Angin disaring tanaman di sisi kanan rumah, untuk dapat menerima aliran udara. Konstruksi depan pagar yang terbuka menyaring energi yang meliuk-liuk perlahan menuju ke bagian pinggir dan meliuk menyusuri rerumputan. Semak belukar di sudut rumah ikut mencegah terjebaknya chi di tempat itu.

Menyeimbangkan Chi

Chi! (energi vital) mengalir melewati dan mengelilingi rumah kita. Dengan pedoman pola pa-kua (lambang feng shui 8 sisi) dan unsur alam, Anda dapat mengoptimalkan chi untuk menciptakan keharmonisan dalam kehidupan Anda.

Ada beberapa saran praktis - sebutlah Delapan (Langkah) Perbaikan - untuk meningkatkan energi Anda dan membawa perubahan.

Cahaya. Gunakan lampu penerangan ruangan, atau cermin untuk memantulkan cahaya. Cahaya penting untuk memastikan chi tidak terfokus pada arah yang salah.

Suara. Di pekarangan, tanam tumbuhan yang bisa melembutkan tiupan angin, atau mengatur ketersediaan air. Sementara lonceng angin di dalam rumah mengaktifkan chi yang lemah dan menghalau kekuatan negatif.

Warna. Untuk memfokuskan ruangan dan mempengaruhi kehidupan Anda, gunakan warna yang tepat sesuai pa-kua.

Kehidupan. Akuarium ikan dalam rumah. Burung-burung di taman, dan persemaian menambah semangat. Aktivitas kehidupan merupakan ekspresi kuat dan membawa chi,

Pergerakan. Air di dalam maupun di luar rumah akan menyediakan chi melalui alirannya. Anda dapat juga menggunakan kipas angin atau tanaman untuk memperbaiki tiupan angin.

Peralatan mekanis. Bisa meliputi ornamen yang bergerak ditiup angin dan pompa air. Ini akan memperluas pergerakan. Dengan begitu peralatan mekanis juga menyebarkan chi.

Keteduhan. Batu-batuan dan patung di pekarangan juga berperan penting. Anda dapat menggunakan gambar yang melukiskan kedamaian atau ornamen yang membangkitkan keteduhan di dalam rumah.

Garis lurus. Kadang-kadang chi dapat diam di sudut ruangan rumah. Bentuk garis lurus dapat meneruskan energi. Contoh, pegangan tangga. (Intisari)

14 Tips Memperbaiki Feng Shui di Rumah

Coba perhatikan Feng Shui Rumah Anda? Kemudian perbaiki Feng Shui rumah Anda agar membawa hoki. Berikut ini tips memperbaiki Feng Shui rumah Anda.

1. Perhatikan pintu utama: apakah ada sandal atau sepatu berserakan di depan sana? Hindari ini sebisa mungkin. Jaga agar pintu depan terlihat selalu bersih dan rapi. Energi (chi) datang bersama angin dan akan membawa bau sepatu serta sandal itu ke dalam rumah, sehingga menimbulkan penyakit. Kalau bisa, buat air mancur kecil atau kolam ikan untuk menangkap energi ini.

2. Sebaiknya jangan meletakkan televisi di ruang tidur. Bila tidak mungkin memindahkannya dari ruang tidur, tutup televisi itu dengan plastik, bukan kain.

3. Hindari cermin yang berhadapan atau bersebelahan dengan tempat tidur karena akan menyebabkan ada pihak ketiga dalam hubungan Anda.

4. Kolam ikan bila ditempatkan dengan benar akan memberikan keberuntungan. Sebaliknya, bila diletakkan sembarangan akan menyebabkan kebangkrutan, tekanan di tempat kerja, dan banyak masalah lain. Perhatikan seama empat bulan apakah Anda punya banyak masalah setelah menempatkan kolam ikan. Bila ya, pindahkan ke tempat lain.

5. Pastikan bahwa kompor tidak berhadapan dengan lemari es, mesin cuci, pencucian piring, dan toilet. Air dan api yang berhadapan akan membuat keluarga tidak rukun.

6. Jangan biarkan anak-anak tidur di matras karena akan membuat mereka menjadi sering sakit. Alasannya karena chi tidak mengalir di bawah tempat tidur. Idealnya energi chi harus bersirkulasi di sekitar tempat tidur agar anak tetap sehat.

7. Untuk anak-anak yang masih kecil, sandarkan punggung ke tembok selagi menulis. Tempatkan meja belajar dekat tembok yang kokoh. Ini akan membuat anak betah duduk dan belajar lebih lama.

8. Jangan biarkan anak-anak tidur di bunk bed (tempat tidur yang bisa didorong masuk ke yang lebih tinggi untuk menghemat tempat). Anak yang tidur di tempat tidur lebih rendah akan cenderung sakit-sakitan karena tidak mendapat chi yang segar. Namun, bila terpaksa memakai bunk bed, pasang bola kristal di pintu untuk memecah chi yang tidak baik di sekitar tempat tidurnya.

9. Tempat tidur sebaiknya didukung oleh tembok yang kuat di belakangnya. Ini penting agar Anda bisa beristirahat dengan tenang dan nyenyak, sehingga ketika bangun terasa segar. Pada akhirnya akan membuat Anda bisa berkonsentrasi di kantor dengan lebih baik.

10. Jangan letakkan tiang di atas tempat tidur karena akan menghalangi chi, sehingga membuat Anda hidup tertekan.

11. Bila Anda punya tekanan yang banyak di tempat kerja, mungkin sebabnya adalah meja makan terbuat dari marmer. Ganti saja dengan meja kayu.

12. Bila anak sering jatuh sakit, pindahkan ke kamar lain atau pasang lonceng-loncengan dengan tali logam berjumlah enam karena elemen itu akan memecah semua energi bumi di ruangan itu.

13. Jangan gunakan sofa warna merah karena melambangkan elemen api. Konsultasikan dengan ahli feng shui untuk penggunaan warn ini. Sofa merah akan meningkatkan tekanan kerja, kesulitan, dan hambatan.

14. Selalu buka jendela kamar setidaknya selama 20 menit sehari untuk membiarkan udara bersih masuk. Bila tidak, Anda akan tidur dengan chi yang basi sepanjang malam. Tak heran bila keberuntungan tidak juga datang pada Anda.

Sumber : kompas.com



Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi